Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Tim Gabungan Amankan Empat WNA

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at 10 Januari 2017

?????????????????????????????????????????????????????????

Polda Kalsel (05/01) : Tim Gabungan yang terdiri dari Satpolair, Sat Reskrim, Sat Intelkam, Polsek KPL Polresta Banjarmasin, bersama KSOP Banjarmasin, melakukan pemeriksaan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin hasilnya empat warga negara asing berhasil diamankan oleh aparat Tim Gabungan.
“Sebanyak empat warga negara asing yang diamankan itu semuanya berasal dari Negara Tiongkok,” kata Kasat Polair Polresta Banjarmasin Kompol Untung Widodo di Banjarmasin, Kamis (5/1/2017).
Kompol Untung Widodo menambahkan, keempat warga Tiongkok itu diamankan di Terminal Multi Purpose Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, pada Kamis sore, sekitar pukul 16.00 Wita.
“Para warga Tiongkok itu diamankan saat berada di atas Kapal Sugara Anak II dan mereka sebagai pengawas kapal tersebut,” ucapnya saat memimpin kegiatan pemeriksaan tersebut.
Pria yang baru saja berpangkat Kompol itu terus mengatakan, untuk keempat warga Tiongkok yang diamankan itu diketahui bernama Lie Fei, Shi Shoujing, Liv Fee dan Shi Yihu.
Saat ini para warga negara asing itu diperiksa di Kantor Imigrasi Kelas II Banjarmasin, dan pemeriksaan dipimpin Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Mulyadi.
Hasil pemeriksaan diketahui, dua dari empat warga asing yang diamankan itu terindikasi melakukan pelanggaran berupa tidak memiliki izin tinggal di perairan.
“Kedua orang asing yang terindikasi melakukan pelanggaran diketahui bernama Liu Fee dan Shi Shoujing,” tutur Kompol Untung.
Terus dikatakannya, untuk agen yang mendatangkan atau mempekerjakan mereka itu diketahui dari PT Kaesfafe Jaya Shipping.
“Untuk kasus ini semuanya diserahkan kepihak Imigrasi guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya
 
 
 
 
***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
 

Kapolres Tabalong Beri Arahan Bhabinkamtibmas

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Kapolres Tabalong Beri Arahan Bhabinkamtibmas

Polda Kalsel (05/01) : Daerah perdesaan yang notabennya daerah yang aman dan tenang dikarenakan jauh dari keramaian namun itu dimanfaatkan oleh para pelaku tindak kejahatan sehingga tidak dapat dipungkiri bahwa daerah perdesaan menjadi tempat pelarian bahkan menjadi tempat persembunyian bagi para pelaku tindak kejahatan.
Hal ini pun disadari betul oleh Kapolres Tabalong AKBP Hardiono, sehingga  Kapolres memberikan arahan kepada para Bhabinkamtibmas terkait tugas pokok di tingkat desa.
Arahan Kapolres yang digelar di Halaman Mapolres Tabalong Kamis (5/1/2017), meminta para Bhabinkamtibmas bisa membangun komunikasi yang baik dengan aparat Desa dan warga desa agar dapat bersama-sama menjaga dan memberikan keamanan di daerah perdesaan.




***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
 

Kapolres Tanahlaut Terima Penghargaan

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

kapolres-tala-terima-penghargaan
Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pelaihari, Tjahjo Purnomo, menyerahkan penghargaan kepada Kapolres Tanahlaut, AKBP Sentot Adi Dharmawan.

Polda Kalsel (05/01) : Kapolres Tanahlaut, AKBP Sentot Adi Dharmawan menerima penghargaan sebagai satuan kerja berkinerja terbaik pertama dari Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pelaihari, Tjahjo Purnomo, di Aula KPPN Pelaihari, Rabu (4/1/2017).
Kapolres Tanahlaut, AKBP Sentot Adi Dharmawan sumringah ketika menerima penghargaan itu, selain itu juga Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan didampingi Kabag Ren Kompol Syaiful Bahri SH juga menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2017.
Selain itu Kapolres juga melakukan penandatanganan pakta integritas yang dilanjutkan dengan penyerahan petikan DIPA tahun 2017.
Polres Tanahlaut memberikan plakat dan piagam penghargaan berkinerja terbaik I dalam kategori satuan kerja skala besar dengan kinerja terbaik di wilayah kerja KPPN Pelaihari.
Satuan kerja berkinerja terbaik kedua, diraih Pengadilan Agama Pelaihari. Disusul terbaik ketiga diraih satuan kerja Rumah Tahanan Kelas III Pelaihari.




***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
 

Kasus Kecelakaan Tanahbumbu Meningkat Selama 2016

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

kepala-satuan-lalu-lintas-polres-tanahbumbu-akp-indra-a-putra-sik_20170103_222420
Kasat Lantas Polres Tanahbumbu, AKP Indra A Putra

Polda Kalsel (05/01) : Selama tahun 2016 kasus kecelakaan di Tanahbumbu mengalami kenaikan, dari 69 menjadi 72 kasus kecelakaan yang ditangani Satuan lalu Lintas polres Tanahbumbu. Tren kenaikan angka tersebut menjadi bahan evaluasi agar bisa menekan angka kecelakaan di 2017 ini.
Bahkan ada 52 nyawa melayang selama 2016. Kejadian signifikan terjadi pada Agustus kemarin 2015 hanya ada 3 kasus dan 2016 naik menjadi 7 kasus kecelakaan lalu lintas.
“Pada tahun 2016 ada 52 orang meninggal dunia, luka berat 35 orang sehingga turun dari 39 kasus pada 2015, dan luka ringan turun dari 28 menjadi 14 orang,” kata Kasat Lantas Polres Tanahbumbu, AKP Indra A Putra, Rabu (4/1/2017) di Polres Tanbu.
Dari peristiwa tersebut, mengalami kerugian material sebesar Rp 243.250.000. Tren kenaikan pada angka kecelakaan dan peristiwa dengan rata-rata pelaku kecelakaan adalah korban yang meninggal. Itu diawali dengan kelalaian dan tidak menggunakan helm.
“Yang paling banyak itu di Satui karena treknya lurus dan jalannya lebar ditambah adanya faktor hujan dan oleng. Kebanyakan korban yang meninggal karena kelalaian dan tidak menggunakan helm,” kata Indra.




***Tribratnews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
 

Dikmaba 2000 Terjun Langsung Bantu Masyarakat

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Dikmaba 2000 Terjun Langsung Bantu Masyarakat

Polda Kalsel (05/01) : Alumni Dikmaba Polri angkatan 2000 yang dikenal dengan Dikmaba Two Thousand (DTT) dan Sepolwan Milenium Dua Empat (SMDE) se-Polda Kalsel menggelar temu kangen, Selasa (3/1/2017).
Ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Dimana pada 23 Desember 2000 silam, semua Siswa Dikmaba Polri se Indonesia secara Resmi diangkat menjadi Anggota Polri berdasarkan Keputusan Kapolri nomor Kep/1602/XII/2000 tanggal 23 Desember 2000.
“Ini kegiatan rutin yang biasanya kami laksanakan setiap 23 Desember, namun karena kesibukan tugas menjaga situasi kamtibmas saat natal dan tahun baru dalam operasi lilin intan, maka itu kegiatan diundur ke awal Januari ini,” kata Ketua Angkatan DTT-SMDE Kalsel Ipda Andi Tri Hidayat SAP.
Pertemuan itu dimanfaatkan untuk kegiatan Bhakti Sosial, dimana sekitar 20 anggota Polri yang tergabung di angkatan DTT dan SMDE se-Polda Kalsel yang hadir langsung membagikan bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan. ‎Kegiatan tersebut dalam rangka Milad ke-16 DTT-SMDE.‎
Kebiasaannya, mereka menggelar kegiatan reuni atau temu kangen di hotel atau restoran. Namun kali itu, kegiatan digelar outdoor, yakni terjun langsung ke masyarakat dan berdaya guna bagi masyarakat.
“Hari ini, kami dari Letting 19 tahun 2000 se-Kalsel, menggelar Bhakti Sosial dengan berbagi ke orang yang membutuhkan serta panti asuhan. Sumber dananya dari hasil iuran angkatan ini,” ungkap lelaki yang saat ini menjabat sebagai Kanit Regident Satlantas Polresta Banjarmasin tersebut.
Kegiatan diawali dengan kumpul bersama di Mapolresta Banjarmasin. Baru bertolak ke Mako Satpolair Polresta Banjarmasin, dimana mereka akan mendistribusikan tali asih pertama kepada warga pesisir sungai yang kurang mampu.
Menggunakan sarana apung, KP XIII-1001-28 dan KP XIII-1002-28 serta Unit Speed Opsnal TBC, personel Polri satu angkatan ini menyusuri sungai untuk menuju warga kurang mampu yang menjadi target.
Kebersamaan pun terjalin dari personel Polri satu angkatan yang bertugas di satuan berbeda-beda ini. Sampailah di rumah lanting yang jadi target di kawasan Panglima Batur RT 9 Banjarmasin Utara untuk memberi bantuan kepada warga yang membutuhkan di sana.
Setelahnya kembali lagi untuk kegiatan lewat jalur darat. Mendistribusikan bantuan ke warga tidak mampu lainnya di kawasan Purnasakti Banjarmasin Barat.
Selanjutnya yang juga jadi sasaran Bhaksos yakni Rumah Yatim di Jalan Soetoyo S No 12/15 Teluk Dalam Banjarmasin Tengah. Saat itu personel satu angkatan ini disambut langsung Kepala Cabang Rumah Yatim Kalsel, Deny Rustandi.
“Kami terima kasih sekali atas bantuan peralatan sekolah dan alat tulis yang diberikan alumni DTT/SMDE se-Polda Kalsel kepada anak-anak di Rumah Yatim ini. Tentu sangat membantu anak-anak di sini dengan ragam bantuan yang diberikan” kata Deny Rustandi.‎
Selanjutnya yang jadi sasaran bhaksos yakni Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhu’afa ‎Yayasan Al-Ashr Banjarmasin di Jalan Tembus Perumnas Kayutangi Ujung No 127 RT 45 Kecamatan Alalak Utara.
Pengurus sekaligus pengasuh di panti asuhan itu, Rini, juga sangat berterima kasih karena mendapat bantuan sembako untuk keperluan sehari-hari anak-anak di sana. “Semoga yang diberikan ini mendapat berkah bagi semua,” kata Rini.
‎Ketua Angkatan DTT, SMDE Kalsel Ipda Andi Tri Hidayat SAP menyebut kegiatan saat itu sebagai salah satu bentuk menjaga kemitraan dengan masyarakat dan peduli terhadap sesama yang membutuhkan.
“Sasaran bhaksos itu sudah kami survei terlebih dahulu. Bantuan yang kami salurkan pun memang yang diingin mereka. Semoga semua bermanfaat dan apa yang kami lakukan membawa keberkahan bagi semua,” pungkasnya.




***Tribratanew3s.poldakalsel/yudha/Bidhumaspolda
 

Polisi Dalami Kasus Penganiayaan di Teluk Tiram

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

penganiayaan-dan-pembunuhan

Polda Kalsel (05/01) : Pasca kasus penganiayaan di Ampera Teluk Tiram Banjarmasin, kini kasus itu masih didalami aparat kepolisian. Hingga Rabu (4/1/2017), sementara ini pelaku penganiayaan masih dalam penyelidikan.
Sebelumnya, warga menemukan seorang lelaki dalam keadaan tersungkur di kawasan Ampera 1 Teluk Tiram Darat Kecamatan Banjarmasin Barat, Selasa (3/1) sekitar pukul 13.00 wita.
Diketahui korban tersungkur itu bernama Hairul Anwar (28) warga Teluk Tiram Darat Gang Murni RT 27 Banjarmasin. Korban yang merupakan tuna wicara ini tersungkur dengan luka tusuk di bagian pinggang sebelah kiri dekat perut.
Korban ditemukan oleh warga setempat dalam keadaan tersungkur di jalan. Saat itu kondisi wilayah setempat sedang sepi dan dengan adanya kejadian itu warga setempat pun langsung heboh.
Warga dibuat panik karena saat ditemukan korban nampak mengerang kesakitan. Kondisinya masih sadar saat didapati warga dalam keadaan tersungkur.
“Oleh warga korban langsung dibawa ke IGD RSUD Ulin untuk mendapat tindak medis atas luka yang dideritanya,” kata Imau seorang anggota emergency Banjarmasin.
Saat dipantau ke IGD RSUD Ulin Banjarmasin, korban penganiayaan oleh orang tak dikenal tersebut diketahui berada di ruang penindakan. Sedang beristirahat agar kondisinya bisa kembali stabil.
Korban baru saja menjalani tindak medis. Kondisinya dalam pengawasan dan terus dipantau. “Korbannya sedang istirahat itu,” kata seorang petugas medis.
Kasus ini dalam penyelidikan mendalam aparat Polsekta Banjarmasin Barat dan Polresta Banjarmasin.
Melihat kondisi korban yang diketahui adalah seorang tuna wicara, perlu pendalaman aparat untuk melakukan penyidikan terhadap korban terkait kasus itu.
Introgasi pun menggunakan bahasa isyarat dan dibantu penerjemah agar bisa secepatnya didapat keterangan dari korban.
Informasi terhimpun, dari keterangan yang didapat sementara, korban mengatakan saat itu dia didatangi orang tak dikenal menggunakan motor matic dan ingin memerasnya.
Lalu pelaku coba memeras korban dan tidak diindahkan. Pelaku geram dan langsung menusuk korbannya. Selanjutnya para pelaku kabur usai melakukan aksinya.
Adapun saat dikonfirmasi terpisah terkait kejadian ini, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana menyebut kasus tersebut sedang didalami pihaknya.
“Ya, kami masih mendalami dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait tindak penganiayaan tersebut. Hasil introgasi sementara dibantu penerjemah, korban menyebut pelaku berjumlah dua orang,” kata Kapolresta Banjarmasin.





***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

Pelaku Penganiayaan Serahkan Diri

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

pelaku-penganiayaan-serahkan-diri
Sajam yang dipakai Umhutudin (40) menganiaya korbannya Inayatullah (40)

Polda Kalsel (05/01) : Umhutudin Yusuf (40) diamankan Kepolisian Sektor Banjarmasin Barat setelah menyerahkan diri usai menganiaya dengan menikam korbannya Selasa malam (3/1/2017). Korbannya Inayatullah (40) mendapat luka tikam lebih dari satu kali, korban selamat karena cepat dibawa ke rumah sakit terdekat.
Tindak penganiayaan yang dilakukan Umhutudin terjadi di Jalan PHM Noor tepatnya di depan Salon Muldi tak jauh dari persimpangan yapahut Banjarmasin Barat.
Pelaku melakukan penganiayaan beserta penusukan karena ia kesal ditagih utang terus oleh korban.
Terkait hal itu, Kapolsekta Banjarmasin Barat Kompol Indra Prihantoro melalui Kanit Reskrim Polsekta Banjarmasin Barat Iptu Sisworo Zulkarnaen membenarkan bahwa pelaku penusukan sudah diamankan.
“Pelaku menyerahkan diri malam itu juga setelah menganiaya korbannya,” kata Kanit Reskrim ketika dikonfirmasi, Rabu (4/1/2017) malam.




***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

Polisi Selidiki Kasus Percobaan Bunuh Diri “IRT”

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at 02 Januari 2017

Polisi Selidiki Kasus Percobaan Bunuh Diri “IRT”

Polda Kalsel (03/01) : Unit Reserse Kriminal Polsekta Banjarmasin Timur, sedang menyelidiki kasus percobaan bunuh diri di kota setempat yang dilakukan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT).
“Kasus percobaan bunuh diri sedang didalami oleh pihak Polsekta setempat,” kata Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana Sik di Banjarmasin, Senin.
Kapolresta mengatakan, percobaan bunuh diri itu dilakukan seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial UT (23) Kecamatan Banjarmasin Timur  pada Minggu (1/1), sekitar pukul 7.30 WITA.
Korban yang ditemukan warga langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.
“Dari hasil pemeriksaan medis korban mengalami luka sayatan di lengan kiri bagian bawah yang diduga dilakukan oleh korban sendiri dengan gunakan pisau alat cukur,” kata mantan Dirkrimsus Polda Kalsel itu.
Kapolresta menambahkan, dari hasil penyelidikan sementara motif korban melakukan percobaan bunuh diri dikarenakan suami korban tidak pulang ke rumah selama dua hari.
“Motif sementara karena suami korban tidak pulang ke rumah selama dua hari sehingga korban nekat melakukan aksi tersebut,” ucap perwira menengah lulusan Akpol angkatan 1993 itu.




***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
 

Bid Humas Polda Kalsel Rapat Internal Tahunan

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Bid Humas Polda Kalsel Rapat Internal Tahunan

Polda Kalsel (03/01) Awal tahun merupakan awal pembahasan, penyusunan dan perencanaan kegiatan, begitu pun yang dilakukan oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) khususnya Bid Humas Polda Kalsel. Seperti tahun-tahun sebelumnya Bid Humas Polda Kalsel menggelar rapat internal pembahasan, penyusunan serta membuat perencanaan kegiatan di tahun 2017 ini.
Ini terlihat saat Kabid Humas Polda Kalsel AKBP Drs.Sunyipto beserta jajaran yang berada di lingkup Bid Humas Polda Kalsel berkumpul di ruang Kabid Humas Polda Kalsel untuk membahas, menyusun serta membuat perencanaan kegiatan tahunan terlebih untuk tahun 2017 ini, Selasa (3/1/2017)
Hal ini bertujuan agar di tahun 2017 ini Polda Kalsel khususnya Bid Humas Polda Kalsel memiliki kegiatan di tahun 2017.





***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

Bid Dokkes Polda Kalsel Data Keluarga Penumpang Hilang

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Bid Dokkes Polda Kalsel Data Keluarga Penumpang Hilang




Polda Kalsel (03/01) : Secara umum dibutuhkan dua data yang saling berkaitan untuk mengidentifikasi korban, yakni antemortem dan postmortem. Antemortem adalah data-data fisik khas korban sebelum meninggal. Mulai dari pakaian atau aksesoris yang terakhir kali dikenakan, barang bawaan, tanda lahir, tato, bekas luka, cacat tubuh, foto diri, berat dan tinggi badan, serta sampel DNA. Data-data ini biasanya didapatkan dari keluarga, ataupun dari instansi di mana korban pernah berhubungan semasa hidup.
Misalnya pihak keluarga memberikan data fisik korban, menyebutkan umur, warna kulit, ciri fisik seperti sidik jari, tanda lahir atau susunan gigi berdasarkan data dari dokter gigi jika yang bersangkutan pernah melakukan pemeriksaan gigi, Semua data ini akan dibandingkan dengan data postmortem. Apa saja yang termasuk data postmortem? Data postmortem adalah data-data fisik yang diperoleh melalui personal identification setelah korban meninggal. Seperti sidik jari, golongan darah, konstruksi gigi dan foto diri korban pada saat ditemukan lengkap dengan barang-barang yang melekat di tubuhnya dan sekitarnya, bahkan termasuk isi kantong pakaiannya. Berlokasi kediaman H Badarudin bertempat di Jalan A Yani Km 38,5 Kelurahan Sungai Paring Kecamatan Martapura Kota Kabupaten Banjar Kalsel, Bid Dokkes Polda Kalsel, Polres Banjar dan Banjarbaru, melakukan pengambilan data awal terhadap keluarga penumpang speedboat yang hilang di perairan Kotabaru, Senin (2/1/2017).

img-20170102-wa0001

Dalam kegiatan tersebut langsung diikuti oleh Kasubbid Dokpol Polda Kalsel, Kompol Indarti didampingi oleh Ipda Supriadi Noor dan 3 anggota subbid dokpol biddokkes polda kalsel, Berjumlah sebanyak 12 orang yang mewakili masing-masing lima keluarga penumpang speedboat hilang. Mereka yang menjalani pendataan terdiri dari orangtua, anak maupun istri. Tujuan pengambilan data awal sendiri guna sebagai pembanding antara pihak keluarga korban dengan penumpang speedboat yang hilang, baik nanti saat ditemukan selamat ataupun tidak, mengingat para penumpang pun masih lost kontak dan pihak basarnas melakukan pencarian.
Speedboat tersebut hilang di perairan Kotabaru itu berangkat dari Sarang Tiung, Kotabaru, tanggal 31 Desember 2016 pukul 16.00 Wita dan Diperkirakan harusnya sampai pukul 19.30 Wita, tapi sampai pukul 23.00 wita tak kunjung ada kabar.

img-20170102-wa0002






















    img-20170102-wa0003




    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

    Polresta Banjarmasin Dukung Pelestarian ‘Bekantan’

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    Polresta Banjarmasin Dukung Pelestarian ‘Bekantan’
    Polda Kalsel (02/01) : Kepala Kepolisian Resor Kota Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana Sik di Banjarmasin mengatakan pihaknya mendukung penuh terhadap pelestarian satwa Bekantan yang ada di wilayah kota setempat.
    “Kami mendukung sekali terhadap pelestarian satwa tersebut,” kata perwira menengah lulusan Akpol angkatan 1993, Sabtu.
    Dia mengatakan, dukungan itu diberikan kepada suatu organisasi yang dikenal dengan sebutan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) wilayah Kalsel.
    Bukan itu saja, pihaknya juga secara langsung meninjau tempat untuk konservasi Bekantan di wilayah Kalsel, yang terletak di Pulau Bakut, Kabupaten Batola, Kalsel.
    “Saya bersama organisasi Sahabat Bekantan Indonesi meninjau tempat konservasi binatang yang dikenal dengan sebutan monyet Belanda itu,” ucapnya.
    Kapolresta Banjarmasin juga memerintahkan kepada jajaran untuk menindak tegas terhadap oknum-oknum yang melakukan penyeludupan terhadap binatang yang menjadi maskot Kota Banjarmasin itu.
    “Tindak tegas siapapun orangnya yang berani melakukan pembunuhan ataupun penyelundupan terhadap Bekantan di wilayah kota ini,” tutur orang nomor satu dijajaran Polresta Banjarmasin itu.
    Mari bersama-sama melindungi satwa langka itu agar populasi tidak punah di kota ini dan kepada masyarakat agar bisa melaporkan apabila menemukan atau mengetahui adanya aktivitas penyelundupan Bakantan di wilayahnya masing-masing.




    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
     

    Polresta Banjarmasin Ringkus Pencuri yang Masih ABG

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    kapolresta-banjarmasin-kombes-pol-anjar-wicaksana_20160930_104957-300x300

    Polda Kalsel (02/01) : Unit Reskrim Polsekta Banjarmasin Barat, berhasil meringkus seorang pencuri yang masih berusia di bawah umur setelah korbannya melaporkan kejadian tersebut ke Polsekta setempat.
    “Pelaku kami ringkus pada Senin (26/12) malam, sekitar pukul 21.30 WITA, setelah korban melapor pada Minggu (25/12),” kata Kanit Reskrim Polsekta Banjarmasin Barat Ipda Pol Sisworo di Banjarmasin, Sabtu.
    Dia mengatakan, untuk pelaku pencurian itu diketahui berinisial VN (16) warga Kelurahan Sei Miai Banjarmasin Utara.
    “VN kami ringkus saat dia berada di rumahnya dan saat ini pelaku terkejut dan tidak melakukan perlawanan,” ucapnya.
    Dikatakan, modus yang dilakukan pelaku dari hasil pemeriksaan diketahui kalau VN minta bantuan kepada korban yang bernama Nurul Hayati (36), di mana pelaku ingin menginap karena beralasan tidak mempunyai tempat tinggal.
    Karena merasa iba akhirnya korban mengizinkan VN untuk menginap dan saat kondisi rumah sepi, karena pemilik rumah berjualan gas elpiji di situ Pelaku melakukan aksinya.
    Saat korban pulang ke rumah alangkah terkejutnya melihat kaca lemari yang ada di kamarnya pecah dan uang tunai sebesar Rp38.750.000 telah hilang seretah satu unit sepeda motor jenis Yamaha Mio juga raib.
    “Tidak perlu membutuhkan waktu lama dan pelaku sudah kami ringkus, untuk kasus ini masih terus dikembangkan dan di dalami siapa tahu masih ada pelaku lainnya,” tuturnya.




    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
     

    Polda Kalsel: 14 Personel Dilakukann Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH)

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    air

    Polda Kalsel (02/01) : Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel selama tahun 2016 telah melakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap 14 personel di jajaran Polda setempat.
    Kapolda Kalsel Brigjen Pol Erwin Triwanto di Banjarmasin, Sabtu, mengatakan ke-14 personel tersebut dipecat karena melakukan kesalahan yang fatal terhadap peraturan Polri.
    “Kesalahan mereka fatal sehingga sudah sewajarnya dilakukan pemecatan dan PTDH itu sudah sesuai aturan Polri,” kata orang nomor satu di lingkungan Polda Kalsel.
    Terus dikatakannya, belasan personel di jajaran Polda Kalsel yang dilakukan PTDH itu karena mereka melakukan kesalahan baik pidana umum, pidana khusus maupun pidana narkotika.
    Sebelum dilakukan PTDH biasanya diawali dengan beberapa sidang disiplin namun apabila anggota tersebut masih saja melakukan kesalahan yang sama maka dengan terpaksa harus menjalani sidang kode etik Polri.
    “Kesalahan mereka bermacam-macam dan fatal sehingga sampai dilakukan PTDH,” tutur pria yang pernah menjabat sebagai Kapolda Yogyakarta itu.
    Semoga di tahun 2017 semua anggota di lingkungan dan di jajaran Polda Kalsel bisa menjalankan tugas sesuai dengan aturan yang ada dan tidak pernah membuat kesalahan.
    “Jadilah polisi yang baik dan disenangi oleh masyarakat, dan bekerjalah sesuai dengan motto melayani, mengayomi dan melindungi, sekali lagi saya ingatkan jangan pernah melanggar aturan,” ujarnya saat menggelar press release akhir tahun 2016 di Aula Bhayakara Polda Kalsel.





    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

    Himbauan Kapolda Untuk Warga Banua di Malam Tahun Baru

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    Himbauan Kapolda Untuk Warga Banua di Malam Tahun Baru

    Polda Kalsel (02/01) : Menjalani pergantian tahun ke 2017, masyarakat tentunya merayakan moment pergantian tahun dengan beragam cara.
    Kapolda Brigjen Erwin Triwanto pun mengimbau masyarakat untuk merayakan pergantian tahun ini dengan tidak berlebihan.
    “Rayakan dengan tidak berlebihan, Jangan nyalakan petasan, tidak kebut-kebutan danm tertib berlalu lintas,” ucap Erwin.
    Selain itu tidak melakukan tindakan kontraproduktif yang bisa memicu hal-jal yang tak diinginkan seperti perkelahian dan lainnya.
    “Saya harap masyarakat mempertahankan Banjarmasin sebagai kota yang religius dan jangan ‘kotori’ hal itu dengan tindakan negatif,” papar Erwin.
    Apalagi selama ini situasi dan keamanan Banjarmasin kondusif. Aparat sendiri dalam pergantian tahun ini melakukan pengamanan di berbagai titik.
    Erwin pun mengatakan dirinya pun juga akan melakukan pemantauan kondisi Kalimantan Selatan di RTMC.
    “Saya akan pantau kondisi keamanan dan lalu lintas di RTMC,” ucap Kapolda yang hobi ngegowes ini.




    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

    Polda Kalsel Berhasil Ungkap Kasus Sebanyak 73 Persen

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    Polda Kalsel Berhasil Ungkap Kasus Sebanyak 73 Persen
    Polda Kalsel (01/01) : Polda Kalsel selama tahun 2016, berhasil mengungkap kasus sebanyak 73 persen, dibandingkan dengan tahun 2015 memang memang mengalami trend penurunan.
    Hal itu dikatakan Kapolda Kalsel Brigjen Erwin Triwanto, pada gelar perkara selama tahun 2016,  dimana kasus narkoba yang paling menonjol yakni, tahun 2014 tindak pidana narkoba sebanyak 1.415 kasus dengan tersangka 1.831 orang, barang bukti ineks 21.371 butir, sabu 11,739 gram, dan golongan IV 683.100,5 butir.
    Kemudian 2015 dengan kasus 1.890 dengan jumlah tersangka sebanyak 2.335 orang dengan barang bukti ineks 22.678 butir, sabu 11.405 gram, dan golongan IV 1.230 .932 butir.
    “Pada 2016 sebanyak 2.188 kasus dengan tersangka 2.677 orang dan arang bukti ineks 4.221 butir, sabu 9.340 gram golongan IV sebanyak 16.031,623 butir,” ucap Erwin seraya kasus narkoba menjadi perhatian mereka dan juga musuh negara.
    Pada kesempatan ini Erwin pun berharap masyarakat bisa melaporkan ke petugas jika ada peredaran narkoba.



    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
     

    KORPS RAPORT KENAIKANPANGKAT : 1.216 Personel Polda Kalsel Naik Pangkat

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    KORPS RAPORT KENAIKANPANGKAT : 1.216 Personel Polda Kalsel Naik Pangkat
    Polda Kalsel (30/12) : Polda Kalsel menggelar upacara Korps Raport kenaikan pangkat personel Polda Kalsel dan pembacaan komitmen Inspektur alih golongan serta pengambilan sumpah PNS Polri di lapangan Upacara Mapolda Kalsel, Sabtu (31/12).
    Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Brigjen Pol Erin Triwanto. Upacara korps raport kenaikanpangkat juga serentak dilaksanakan di Polres jajaran Mapolda Kalsel untuk kenaikan pangkat periode 01 januari 2017.
    Sebanyak 1.216 personel yang naik pangkat terdiri dari Pamen 38 orang, Pama 148 orang, Bintara 1.030 orang dan pengambilan sumpah 57 PNS Polri Polda Kalsel.




    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
     

    Acara Syukuran Pengangkatan CPNS Menjadi PNS Polri Tahun 2016

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    Acara Syukuran Pengangkatan CPNS Menjadi PNS Polri Tahun 2016
    Polda Kalsel (30/12) : Kabagbinkar Biro SDM Polda Kalsel AKBP Arif didampingi Ketua KORPRI PNS Polri Polda Kalsel Drs Hamsan menghadiri acara syukuran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Polda Kalsel tahun 2016 menjadi PNS dilingkungan Polda Kalsel. Kegiatan syukuran dengan tema Peran Korpri dalam Mewujudkan PNS Polri yang Profesional., Modern dan Terpercaya (Promoter) berjalan lancar dan penuh suasana kearaban di langsungkan di Restaurant D’Kos Kota Jl Pulau Laut Kota Banjarmasin, Sabtu (31/12),

    pns2

    pns3





    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

    Mewujudkan Public Trust melalui e-Tilang, e-Samsat dan SIM Baru Online

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    kompol-dydit-susanto-sik-m-si
    Kasi Dikmas Sub Dit Dikyasa Ditlantas Polda Kalsel Kompol Dydit Susanto SIK M.Si

    OLEH : KOMPOL DYDIT DWI SUSANTO, SIK, M.SI*)
    Polda Kalsel 930/12) : Pada pertengahan bulan Desember tahun 2016 ini, Polri telah melaunching layanan online berbasis teknologi untuk tilang, samsat dan SIM. Launching E-Tilang, E-Samsat dan SIM baru Online dilakukan oleh Bapak Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan dihadiri oleh Menpan RB Asman Abnur, Ketua KPK Agus Rahardjo, Menteri BUMN Rini Soemarno, Komisi III DPR dan para pejabat utama Polri di Jakarta. Dalam sambutannya Bapak Kapolri menegaskan bahwa sistem berbasis teknologi surat izin mengemudi (SIM) online, e-Tilang, serta e-Samsat diharapkan dapat membentuk dan meningkatkan public trust terhadap Polri karena menurut Bapak Kapolri bahwa saat ini tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri masih rendah sebagai akibat adanya oknum petugas Polri yang kerap melakukan tindakan yang merugikan dan menyakiti masyarakat, seperti maraknya pungutan liar (pungli), calo dan sebagainya.
    Public Trust (kepercayaan publik) merupakan hal utama yang harus dibangun dan dipertahankan karena kekuasaan berada di tangan masyarakat. Terlebih lagi pada tahun ketiga pemerintahan Presiden Jokowi menyoroti Reformasi dibidang hukum dengan cara memperkuat pelayanan publik (pencegahan dan penindakan), pemberantasan dan penyelundupan, memperbaiki pelayanan publik dalam bidang SIM, STNK, BPKB, dan SKCK Polri, serta mempercepat dan memperbaiki perizinan. Selain itu, layanan online berbasis teknologi ini merupakan bentuk kongkrit upaya Polri dalam mewujudkan Reformasi Birokrasi sebagai tindak lanjut dari Program Prioritas Kapolri dalam rangka mewujudkan Polisi yang Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter) dengan menciptakan pelayanan publik di bidang lalu lintas yang cepat, sederhana, murah, tidak berbeli-belit, bebas pungli dan berbasis teknologi informasi.
    E-Tilang
    Program e-Tilang atau tilang online ini didasarkan pada Pasal 272 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang menyebut bahwa : “untuk mendukung kegiatan penindakan pelanggaran di bidang lalu lintas dan angkutan jalan, dapat digunakan peralatan elektronik. Hasil penggunaan peralatan elektronik itu dapat digunakan sebagai alat bukti di pengadilan. Selain itu, dalam UU ITE Pasal 5 yang menyebutkan bahwa pengakuan informasi/dokumen elektronik sebagai alat bukti hukum yang sah yang pada prinsipnya merupakan perluasan alat bukti yang sudah diatur di KUHAP Pasal 184.
    Adapun mekanisme e-Tilang adalah saat terjadi pelanggaran lalu lintas, data pelanggar akan dicatat melalui aplikasi smartphone (Android atau iOs) milik petugas tilang. Setelah data terinput di aplikasi e-Tilang, pelanggar akan mendapat informasi berupa kode yang isinya sama seperti surat tilang, besarnya denda tilang, yang dilengkapi kode atau token untuk melakukan pembayaran melalui bank BRI. Pelanggar dapat membayar denda tilang ke rekening BRI melalui teller, ATM, SMS banking, maupun dengan i-banking. Jika denda sudah dibayar, maka petugas akan menerima notifikasi di ponselnya, sehingga pelanggar bisa mengambil barang bukti yang disita dengan menyerahkan tanda bukti setoran atau transfer ke BRI, dan mengambilnya di lokasi yang disebut dalam notifikasi via ponsel. Sedangkan untuk tilang slip merah dimana pelanggar hendak mengikuti sidang tilang, maka prosesnya juga sama. Karena sistem e-Tilang telah terintegrasi dan terkoneksi dengan pengadilan dan kejaksaan, dimana Hakim akan memberi putusan, dan jaksa akan mengeksekusi putusan itu, yang pada umumnya membutuhkan waktu satu sampai dua minggu. Jika sidang, hakim pada umumnya menetapkan denda lebih rendah dari denda maksimum, sehingga terdapat sisa pembayaran denda tilang yang akan ditransfer kembali ke rekening pelanggar, atau diambil langsung di kejaksaan bagi pelanggar lalu lintas yang tidak memiliki rekening bank.
    Berdasarkan uraian diatas, selain dapat meminimalisir peluang oknum petugas melakukan pungli, e-Tilang juga dapat memangkas birokrasi penyelesaian tilang dan mempercepat proses hukum, sehingga masyarakat tidak perlu repot untuk mengikuti sidang tilang di pengadilan, karena bisa bayar denda tilang secara online melalui layanan perbankan.
    SIM Baru Online
    SIM Baru Online juga merupakan terobosan kreatif dalam rangka mempermudah masyarakat yang akan melakukan pembuatan dan perpanjangan SIM tanpa harus kembali kedaerah asal atau tidak terikat domisili. Pengurusan pembuatan dan perpanjangan SIM dapat dilakukan di satpas, gerai SIM, dan SIM keliling di seluruh Indonesia dengan memanfaatkan data di server e-KTP Kementerian Dalam Negeri. Selain itu, dengan sistem online ini, menyederhanakan kebutuhan akan sumber daya manusia, sehingga petugas Polantas yang biasanya bertugas dikantor melayani pemohon SIM dapat turun kelapangan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
    E-Samsat
    Dengan e-Samsat diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran Pajak Ranmor dan pengesahan STNK. Pembayaran bisa dilakukan melalui ATM maupun membayar langsung di teller bank sehingga masyarakat dapat membayar kewajiban pajak kendaraan bermotor mereka dengan cepat dan praktis.
    Kita patut mengapresiasi dan bangga atas upaya dan inovasi Polri dalam memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat. Di butuhkan moralitas dan integritas petugas yang baik dalam mendukung inovasi yang sudah menerapkan kecanggihan teknologi ini. Kita harus menyadari bagaimanapun canggihnya teknologi, tentunya sumber daya manusia sebagai operatornya menjadi sorotan untuk melihat baik atau buruknya sebuah penerapan teknologi. Penerapan teknologi tanpa dukungan kejujuran dan mental yang kuat akan memunculkan penyimpangan-penyimpangan baru berdalih teknologi. Selain itu, dikuatirkan juga penerapan teknologi yang mahal ini akan sia-sia apabila tidak didukung oleh motivasi dan kesiapan mental petugas itu sendiri.
    Sebagai warga negara yang baik dan sebagai anak bangsa marilah kita sama-sama mendukung dan mengapresiasi yang telah dilakukan Polri bagi masyarakat. Masyarakat diharapkan juga siap mental untuk mengikuti aturan dan birokrasi yang telah ditentukan. Masyarakat diharapkan tidak lagi mengiming-iming dan membujuk rayu petugas untuk mempersingkat dan memotong birokrasi yang sudah tentu melanggar aturan dengan imbalan financial tertentu karena praktek suap terjadi berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak. Masyarakat juga harus berani melaporkan apabila mengetahui maupun menjadi korban pungli dari oknum petugas. Apabila kedua belah pihak dapat memperbaiki diri dan berkomitmen untuk lebih baik, maka semuanya akan berjalan sesuai dengan harapan. Mari sama-sama kita awasi dan koreksi kinerja Polri tentunya dengan cara-cara yang santun dan bermartabat sesuai dengan jati diri bangsa kita. Bravo Polri!! Bravo Polantas!!
    *) Kasi Dikmas Sub Dit Dikyasa Ditlantas Polda Kalsel






    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
     

    E-Samsat Memberikan Kenyamanan, Bayar Pajak Ranmor Cukup ke ATM

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    E-Samsat Memberikan Kenyamanan, Bayar Pajak Ranmor Cukup ke ATM
    Polda Kalsel (30/12) : Menurut Dir Lantas Polda Kalsel AKBP E Zulpan, dengan e-Samsat diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran Pajak Ranmor dan pengesahan STNK. Pembayaran bisa dilakukan melalui ATM maupun membayar langsung di teller bank sehingga masyarakat dapat membayar kewajiban pajak kendaraan bermotor mereka dengan cepat dan praktis.
    Kita patut mengapresiasi dan bangga atas upaya dan inovasi Polri dalam memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat. Di butuhkan moralitas dan integritas petugas yang baik dalam mendukung inovasi yang sudah menerapkan kecanggihan teknologi ini. Kita harus menyadari bagaimanapun canggihnya teknologi, tentunya sumber daya manusia sebagai operatornya menjadi sorotan untuk melihat baik atau buruknya sebuah penerapan teknologi. Penerapan teknologi tanpa dukungan kejujuran dan mental yang kuat akan memunculkan penyimpangan-penyimpangan baru berdalih teknologi. Selain itu, dikuatirkan juga penerapan teknologi yang mahal ini akan sia-sia apabila tidak didukung oleh motivasi dan kesiapan mental petugas itu sendiri.
    Sebagai warga negara yang baik dan sebagai anak bangsa marilah kita sama-sama mendukung dan mengapresiasi yang telah dilakukan Polri bagi masyarakat. Masyarakat diharapkan juga siap mental untuk mengikuti aturan dan birokrasi yang telah ditentukan. Masyarakat diharapkan tidak lagi mengiming-iming dan membujuk rayu petugas untuk mempersingkat dan memotong birokrasi yang sudah tentu melanggar aturan dengan imbalan financial tertentu karena praktek suap terjadi berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.




    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

    SIM Baru Online Permudah Masyarakat Pembuatan dan Perpanjangan SIM

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    dir-lantas-polda-kalsel-akbp-e-zulpan-s-ik-m-si

    Polda Kalsel (30/12) : Menurut Dir Lantas Polda Kalsel AKBP E Zulpan layanan SIM baru secara online yang dilaunching juga merupakan terobosan kreatif dalam rangka mempermudah masyarakat yang akan melakukan pembuatan dan perpanjangan SIM tanpa harus kembali kedaerah asal atau tidak terikat domisili.
    Pengurusan pembuatan dan perpanjangan SIM dapat dilakukan di satpas, gerai SIM, dan SIM keliling di seluruh Indonesia dengan memanfaatkan data di server e-KTP Kementerian Dalam Negeri. Selain itu, dengan sistem online ini, menyederhanakan kebutuhan akan sumber daya manusia, sehingga petugas Polantas yang biasanya bertugas dikantor melayani pemohon SIM dapat turun kelapangan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
    Sebelumnya menang sudah ada SIM Online namun hanya untuk perpanjangan saja.
    Asal pemohon memiliki e-KTP, pembuatan SIM baru bisa dilakukan dimana saja. Bagaimana langkahnya jika ingin membuat SIM baru secara online?
    Pertama pemohon melakukan pendaftaran melalui Web Registrasi SIM Online yaitu http://sim.korlantas.polri.go.id.
    Kedua, pemohon melakukan pembayaran melalui Teller, ATM, EDC BRI. Ketiga, datang ke lokasi Satpas, Gerai SIM Keliling yang telah dipilih saat registrasi melalui website.
    Keempat, pihak kepolisian akan mengecek data yang dimasukkan di website. Kelima, jika data cocok langsung dilakukan identifikasi dan verifikasi (pengambilan foto, sidik jari, dan tanda tangan).
    Keenam, pemohon akan menjalani ujian teori dan praktik seperti halnya pada pembuatan SIM baru konvensional. Ketujuh, jika lulus ujian, SIM diterbitkan.
    Selain SIM online, layanan elektronik yang diluncurkan Polri hari ini adalah e-Tilang dan e-Samsat.




    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
     

    Makin Praktis, Mudah dan Cepat Lewat Layanan E-Samsat Dit Lantas Polda Kalsel

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    Makin Praktis, Mudah dan Cepat Lewat Layanan E-Samsat Dit Lantas Polda Kalsel

    Polda Kalsel (30/12) : Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Polda Kalimantan Selatan tak henti memberikan pelayanan kepada masyarakat Banua. Segala usaha dilakukan guna memberikan kemudahan warga dalam melakukan kegiatan yang berhubungan dengan lalu lintas.
    Hari ini Kamis (29/12) Direktorat Lalu Lintas melauching E-Samsat, Regional Traffic Management Center (RTMC) Polda Kalsel, SIM baru online, dan Materi Sistem Praktek SIM Otomatis/Sipraktis
    Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan AKBP E Zulpan SIK. MSi mengatakan, E- Samsat ini memberikan kemudahan kepada masyarakat khususnya wajib pajak untuk bayar pajak kendaraan bermotor baik roda dua atau roda empat.
    “Selama ini wajib pajak yang ingin bayar pajak kendaraan mereka meski datang ke Samsat dan Polisi kan, dengan E- Samsat kita berikan kemudahan kepada wajib pajak,” paparnya.
    Yakni wajib pajak yang pajak kendaraan mereka mati dan mempunyai kesibukan bisa membayar pajak mereka dengan dua cara.
    Pertama dengan SMS mobile banking pada seluruh Bank Kalsel yang ada di wilayah Kalsel. Dan kedua melalui Teller Bank Kalsel dimana proses tersebut bisa dilakukan setiap saat dan dimana pun.
    “Proses pembayaran ini tentunya akan mempermudah proses pembayaran pajak kendaraan bermotor bagi masyarakat Kalsel. Proses ini tidak memerlukan waktu yang lama dan mencegah keterlambatan pembayaran pajak,” tuturnya seraya mengatakan launching dilakukan Kapolda Kalsel Brigjen Erwin Triwanto.




    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
     

    Layanan ‘Si-Praktis’ Polres Tanbu Jadi Pilot Project di Indonesia

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    Layanan ‘Si-Praktis’ Polres Tanbu Jadi Pilot Project di Indonesia

    Polda Kalsel (30/12) : ‘Si-Praktis’ yakni Sim baru online dengan materi sistem pengujian praktek otomatis, yang idenya dari Polres Tanah Bumbu (Tanbu), ternyata satu-satunya baru diberlakukan di Indonesia dan diusulkan menjadi pilot project (menjadi percontohan,red).
    “Ia sistem sensor yang ada di Polres Tanbu pertama di Indonesia, dan ini kita laporan ke tingkat pusat dan bisa diberlakukan secara Nasional nantinya,’’ kata Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel, AKBP E Zulpan, kepada awak media disela launching E-Samsat, `si-praktis’ dan peresmian gedung RTMC di Mapolda Kalsel, Kamis (29/12).
    “Untuk seluruh Indonesia Polres Tanah Bumbu yang menjadi percontohan melaksanakan pembuatan ‘Si-Praktis’ ini,’’ tambah E Zulpan.
    Sedangkan Kapolres Tanbu, AKBP Kus Subiyantoro dan Kasat Lantas Tanbu, AKP Indra, kepada KP mengatakan, inovasi yang dilakukan pihaknya, agar pemohon dalam pengurusan tak selalu bersentuhan dengan petugas.
    Dalam artian menghidari hal yang sifatnya `permainan’ dalam pengurusan serta mengoptimalkan  kerja anggota atau sifatnya membantu kemudahan dalam pengurusan dan pelaksaannya.
    “Ini sudah berjalan, dan tentunya bisa menjadi percontohan,’’ tambah AKBP Kus Subiyantoro.
    Dikatakan, selama ini kegiatan uji praktek SIM dilaksanakan dengan metode manual yang mana uji praktek diawasi langsung oleh penguji di lapangan dan sistem penilaiannyapun dilakukan secara manual.
    Ketika peserta uji melakukan kesalahan maka penguji akan memberikan penilaian pada kolom dan tabel penilai.
    Hal ini rawan terjadi kesalahan penilaian maupun tindak kecurangan dalam proses penilaian.
    “Terobosan baru ini untuk meninimilisir kelemahan dan proses uji praktek SIM secara manual. Berdasarkan hal tersebut agar sesuai dengan peraturan Kapolri Nomor 9 Tahun 2012 Tentang SIM, maka diperlukan kegiatan uji praktek SIM secara otomatis dengan penerapan teknologi informasi dan Polres Tanah Bumbu Polda Kalsel sebagai salah satu pelaksana,’’ tambah Direktur Lalu Lintas.
    AKBP E Zulpan, selain itu juga launching E-Samsat,  tujuannya untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat khususnya wajib pajak untuk bayar pajak kendaraan bermotor baik roda dua atau roda empat.
    “Selama ini wajib pajak yang ingin bayar pajak kendaraan mereka meski datang ke Samsat dan Polisi, namun dengan E- Samsat bisa berikan kemudahan kepada wajib pajak,’’ ujarnya.
    Bagi warga wajib pajak yang pajak kendaraan mereka mati dan  mempunyai kesibukan, bisa membayar pajak mereka dengan cara SMS mobile banking pada seluruh Bank Kalsel yang ada di wilayah Kalsel.
    Dan melalui Teller Bank Kalsel dimana proses tersebut bisa dilakukan setiap saat dan dimanapun.
    Proses pembayaran ini tentunya akan mempermudah proses pembayaran pajak kendaraan bermotor bagi masyarakat Kalsel.
    “Proses ini tidak memerlukan waktu yang lama dan mencegah keterlambatan pembayaran pajak,’’ paparnya.
    Sedangkan untuk SIM Online bisa dilakukan di Polresta Banjarmasin dimana warga penduduk mana saja bisa membuat SIM di Polresta Banjarmasin dengan syarat tentunya pemohon harus memiliki E-KTP.
    Semua Ini pihaknya lakukan  sesuai hasil kerjasama antara Kakorlantas Polri dengan Kementerian Dalam Negeri dengan Data Kependudukan E KTP sehingga memudahkan masyarakat untuk melakukan perpanjangan SIM Online, dan masyarakat tak perlu repot harus pulang pergi ke daerah asal untuk membuat SIM.
    Misal, warga dari Tanah Bumbu mau membuat SIM, perpanjangan SIM  tak perlu ke Tanah Bumbu, bisa datang saja ke Polresta Banjarmasin.
    “Tentunya dengan syarat tadi harus memiliki E-KTP,’’ jelas AKBP Zulpan.
    Menurutnya terobosan ini diharapkan akan mempermudah masyarakat dalam pembuatan SIM tanpa harus ribet antri dan menunggu panggilan yang lama dan menghindari pungli dan calo-calo pembuatan SIM.





    ***Tribratanews.poldakalsel/yudha/Bidhumaspolda
     

    Road Transport and Traffic Management Center (RTMC) Dit Lantas Polda Kalsel Pantau Titik Rawan Selama 24 Jam

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    Road Transport and Traffic Management Center (RTMC) Dit Lantas Polda Kalsel Pantau Titik Rawan Selama 24 Jam


    Polda Kalsel (30/12) : Dioerasikannya 66 kamera televisi sirkuit tertutup atau Closed Circuit Television (CCTV) yang disebar di sejumlah wilayah rawan kecelakaan lalu-lintas serta rawan macet di kota/kabupatendi di Kalsel. Mendapat apresiasi semua kalangan di Kota Banjarmasin, karena sebagai bentuk pengawasan yang profesional dan moderen di kota besar seperti Banjarmasin yang terus berkembang.
    “Kami sangat bangga dan ikut bersyukur Dit Lantas Polda Kalsel memiliki CCTV pemantau, hal ini sangat perlu guna menyikapi kondisi lalu-lintas di Kalsel yang terus berkembang, serta untuk mengetahui adanya jalur rawan kecelakaan serta rawan macet,” tegas HM Iriansyah salah satu tokoh masyarakat di Kuin Selatan.
    Menurut Iriansyah, keberadaan CCTV sebaiknya juga dipublikasikan lewat media melalui kerjsama dengan media elektronik, minimal sebulan sekali.
    Menurut Iriansyah, 66 CCTV dipasang di wilayah yang dinilai rawan macet serta kerap terjadi kecelalaan lalu-lintas. Dimana hasil pemantauan dari CCTV nantinya juga sebaiknya bisa diakses masyarakat melalui hand phone. “Ditlantas Polda Kalsel juga harus terus membuat terobosan baru agar masyarakat agar bisa memantau perkembangan arus lalu lintas secara langsung,” katanya.
    Selain itu, 66 CCTV yang terpasang terhubung langsung dengan Road Transport and Traffic Management Center (RTTMC) atau Pusat Manajemen Lalu Lintas dan Transportasi Darat yang dikelola Ditlantas Polda Kalsel.
    Lewat CCTV tersebut akan bisa diketahui dengan cepat titik rawan macet dan laka lantas, juga untuk melakukan pemantauan kondisi arus lalu-lintas di Kalsel secara langsung ditiap tiap polres. Juga bisa menghitung jumlah kendaraan yang melintas, klasifikasi kendaraan, dan untuk mengetahui kendaraan yang lewat yang nasuk ke kalsel dan yang keluar.
    Selain itu untuk mengecek kesiapan anggota di tiap wilayah, bersama Shabara melakukan penggelaran kekuatan. Semua itu, untuk mengetahui kesiapan anggota dalam melakukan pelayanan di masyarakat. Ketika terjadi kasus kecelakaan lalu-lintas, memantau anggota secara langsung melalui RTMC di tiap titik CCTV yang dipasang.

    rtmc2




    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

    Polwan Polda Kalsel Selalu Menjaga 4 S ( Senyum, Sapa, Salam, dan Sopan)

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at



    bripda-anatasya-dewi-tresnowati

    Polda Kalsel (30/12) : Bagi pengendara lalu lintas di kota Banjarmasin mungkin tak asing lagi dengan seraut wajah manis yang terkadang mengatur lalu lintas di beberapa ruas jalan di Kota Seribu Sungai ini.
    Baik pagi, siang, atau pun kadang malam ia terlihat mengatur lalu lintas, meski terkadang cuaca cukup terik dan debu bertebangan, ia tetap enjoy melakukan sosialiasasi tertib berlalu lintas.
    Gadis muda belia ini adalah Bripda Anatasya Dewi Tresnowati, anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan.
    Kala berbincang dengan Insight ia mengatakan memang sejak kecil bercita-cita jadi anggoya Polisi Wanita (Polwan).
    “Ya sejak kecil melihat ortu yang juga seorang polisi dan ruang lingkup saya juga kebanyakan berteman dengan polisi,” papar gadis kelahiran 1 Januari 1993 ini.
    Sebagai perempuan apakah takut tugas di lapangan dan ‘berpanas-panas’ ria?Sambil tersenyum ia mengatakan tentunya sebagai polisi sudah dari awal tau tugas. Sehingga ia selalu siap ditempatkan dimana saja.
    “Berhubung saya bekerja di bagian Direktorat Lalu Lintas sudah pasti saya siap walaupun itu kita harus bekerja di jalan mengatur arus lalu lintas siang atau malam hari,” paparnya.
    Baginya mengatur lalu lintas itu sebenarnya menyenangkan karena di jalan dapat bertemu dengan masyarakat luar dan berinteraksi dengan mereka.
    Yang terpenting juga harus sabar dan harus siap menghadapi berbagai karakter masyarakat pada saat melaksanakan tugas.
    “Intinya setiap melaksanakan tugas awali dengan 4 S. Apa itu yakni Senyum, Sapa, Salam, dan Sopan,” ucapnya.
     
     
     
     
     
    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
     

    Polresta Banjarmasin Tangkap Pelaku Gadai Mobil Rental

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    Polresta Banjarmasin Tangkap Pelaku Gadai Mobil Rental
    Polda Kalsel (30/12) : Unit Reskrim Polsekta Banjarmasin Barat menangkap seorang pria yang diketahui sebagai penggadai mobil rental di wilayah kota setempat.
    “Pelaku kami tangkap setelah korban pemilik mobil rental sebut melaporkan kasus tersebut,” kata Kanit Reskrim Polsekta Banjarmasin Barat Ipda Pol Sisworo di Banjarmasin, Kamis.
    Dia mengatakan, pelaku diamankan oleh Unit Reskrim pada Selasa (27/12) pagi, sekitar pukul 10.30 WITA, saat berada di kawasan tempat tinggalnya di Kecamatan Banjarmasin Barat.
    Untuk pelaku diketahui bernama Ahmad Ahmadi (40) warga Jalan Belitung Darat Gang Karya 4 Kelurahan Kuin Cerucuk kota setempat.
    Kanit Reskrim terus mengatakan, kejadian itu berawal ketika pelaku merental atau menyewa mobil milik korban bernama H Masran warga Jalan Belitung Darat.
    Namun, saat sampai batas waktu yang telah ditentukan pembayaran sewa mobil retal belum juga dilakukan pembayaran oleh pelaku.
    Setelah ditanya korban kepada istri pelaku dikatakan kalau mobil milik korban telah digadaikan pelaku kepada orang lain di daerah Pontianak, Kalbar.
    Atas kejadian itu korban langsung melaporkan perbuatan tersebut dan polisi cepat tanggap dan berhasil mengamankan serta menangkap pelaku Ahmad.
    “Mobil milik korban yang telah digadaikan oleh pelaku itu diketahui Toyota Avanza warna hitam DA 7540 TT,” tuturnya.
    Dari kejadian itu H Masran mengalami kerugian sebesar Rp120.000.000 dan pelaku sudah dilakukan penahanan guna proses hukum lebih lanjut.
    Hasil penyidikan sementara pelaku Ahmad telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasak 372 KUHP Tentang Penggelapan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.




    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
     

    Polresta Banjarmasin Selidiki Kasus Pekerja yang Tewas Kesetrum

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    Polresta Banjarmasin Selidiki Kasus Pekerja yang Tewas Kesetrum
    Polda Kalsel (30/12) : Unit Reskrim Polsekta Banjarmasin Timur sedang melakukan penyelidikan terhadap seorang pekerja yang kesetrum saat bekerja di Jalan Pramuka kota setempat.
    “Menurut keterangan saksi korban tewas karena kesetrum alat bor yang dia gunakan saat mengebor kayu,” kata Kapolsekta Banjarmasin Timur AKP Dese Yulianti di Banjarmasin, Kamis.
    Dia mengatakan, pekerja tersebut tewas kesetrum pada Kamis siang, sekitar pukul 14.00 WITA di Jalan Pramuka Komp. Smanda IV tepat di rumah bapak Agus Hadi RT02 Kel Sungai Lulut, Kec. Banjarmasin Timur.
    Untuk pekerja yang tewas kesetrum dari hasil penyelidikan diketahui bernama Suriyadi (40) tukang, warga Jalan Veteran gg. Sepakat RT21 kota setempat.
    Kejadian itu berawal ketika korban membor kayu saat memperbaiki rumah Agus, tiba-tiba saja korban kesetrum dari alat bor yang digunakannya.
    Saat kesetrum korban sempat berteriak, kemudian temannya yang mendengar langsung menolong dengan menyingkirkan alat bor tersebut dari tangan korban.
    Melihat kejadian itu, korban langsung dievakuasi oleh temannya dibantu warga sekitar untuk membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.
    “Korban tewas saat dievakuasi ke rumah sakit, untuk sementara korban tewas karean kesetrum, dan kasus ini ditangani oleh pihak Polsekta Banjarmasin Timur,” ujarnya.




    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
     

    Polresta Banjarmasin Tetap Fokus Pemberantasan Obat Berbahaya

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    Polresta Banjarmasin Tetap Fokus Pemberantasan Obat Berbahaya
    Polda Kalsel (23/12) : Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banjarmasin, pada tahun 2017 mendatang akan tetap fokus melakukan pemberantasan terhadap peredaran obat berbahaya seperti pil Zenith yang kini marak beredar di kota setempat.
    “Pemberantasan obat berbahaya seperti pil Zenith tetap menjadi atensi kami untuk melakukan penangkapan terhadap para pengedar dan penjual obat daftar G yang sudah dicabut izin edarnya itu,” kata Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana Sik di Banjarmasin, Kamis.
    Dia mengatakan, obat-obat daftar G seperti pil Zenith memang marak beredar di kota ini namun tak sedikit pula Polresta Banjarmasin telah menangkap para pelakunya.
    Pada 2017 mendatang Polresta Banjarmasin sudah menyiapkan langkah-langkah atau upaya untuk melakukan pemberantasan terhadap para pelaku pengedar obat sediaan farmasi tersebut.
    Salah satu upaya yang dilakukan nantinya dengan cara melakukan pencegahan terhadap obat tersebut di lingkungan pelajar.
    “Jadi setiap sekolah di Banjarmasin para pelajarnya akan kami lakukan tes urine untuk mengetahui mereka sebagai pengguna obat berhaya atau tidak,” tuturnya.
    Selain itu Polresta juga akan menjadwalkan pemeriksaan Narkoba kepada para pelajar, dan bagi pelajar yang terlibat sebagai pengguna obat berbahaya dan Narkoba akan mendapatkan sanksi tegas.
    “Lihat saja pada 2017 Polresta Banjarmasin akan lebih tegas melakukan sanksi bagi para pengedar dan penjual obat berbahaya seperti pil Zenith itu,” ujarnya.




    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

    Bid Humas Polda Kalsel Gelar FGD Bersama Kades dan Ketua RT/RW Beruntung Baru Martapura

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    Bid Humas Polda Kalsel Gelar FGD Bersama Kades dan Ketua RT/RW Beruntung Baru Martapura
    Polda Kalsel (30/12) : Upaya pencegahan paham radikal dan terorisme terus gencar dilakukan. Para kepala desa hingga RT dan RW dikumpulkan di aula Kantor camat Beruntung baru, Kabupaten Banjar.
    Tak masalah duduk lesehan, warga begitu antusias mengikuti paparan dari Kapolsek Beruntung Baru Iptu Sudarwanto dan Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kalsel Kompol Ana setiani.
    Ana, polwan yang pernah menjabat Kapolsek Banjarbaru Kota ini begitu semangat memberikan penyuluhan mengenai pencegahann paham radikal dan terorisme.
    Keduanya jadi narasumber pada kegiatan penyuluhan yang digelar Bid Humas Polda Kalsel tentang Indonesia bersatu, focus group discussion FGD.
    “Dengan tema pencegahan paham radikal dan teroris di Kalsel,” ucap Ana.
    Pada kegiatan itu hadir Camat Beruntung Baru, para kades, ketua rt/rw dan tokoh masyarakat setempat.




    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

    Kapolda Kalsel Pimpin Sertijab Wakapolda dan Irwasda Polda Kalsel

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at


    pisah

    Polda Kalsel (29/12) : Kapolda Kalsel Brigjen Pol Erwin Triwanto memimpin acara serah terima jabatan (sertijab) tiga pejabat utama, yakni Wakapolda Kalsel Kombes Pol Iriyanto kepada Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Ade Rahmat Suhendi, serta Kombes Pol Djoko Poerbo Hadijojo menggantikan posisi Kombes Pol Ade R Suhendi yang menjadi Wakapolda Kalsel menggantikan Kombes Pol Iriyanto yang dipromosikan menjadi Wako Brimob Mabes Polri.
    Kegiatan sertijab dilakukan di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri berlangsung cukup khidmat  dan lancar.





    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
     

    Pisah Sambut Wakapolda Kalsel dan Irwasda Polda Kalsel Berlangsung Khidmat Penuh Keakraban

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at



    waka

    Polda Kalsel (29/12) : Acara pisah sambut Wakapolda Kalsel Kombes Pol Iriyanto kepada penggantinya Kombes Pol Ade R Suhendi di Aula Bhayankari Polda Kalsel Kamis (29/12) berjalan khidmat dan penuh suasana keakraban.
    Kombes Pol Iriyanto selanjutnya mendapat amanah dan kepercayaan menjadi Wako Brimob Mabes Polri, sementara penggantinya dipercayakan kepada Kombes Pol Ade R Suhendi yang sebelummya menjabat sebagai Irwasda Polda Kalsel.
    Sementara Irwasda Polda Kalsel dipercayakan kepada pejabat baru dari Mabes Polri, Kombes Pol Joko P





    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
     

    Kapolda Kalsel Saksikan Penyerahan RKA, KL/DIPA 2017 dan Penandatangan Pakta Integritas

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    Kapolda Kalsel Saksikan Penyerahan RKA, KL/DIPA 2017 dan Penandatangan Pakta Integritas
    Polda Kalsel (29/12) : Polda Kalsel menggelar pertemuan di Aula Rupatama Polda Kalsel guna menyerahkan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Kementerian/Lembaga serta Daftar Isian Proyek Anggaran (DIPA) tahun 2017.
    Kegiatan ini dihadiri Kapolda Kalsel Brigjen Pol Erwin Triwanto, Wakapolda Kalsel Kombes Pol Ade R Suhendi yang baru dilantik menggantikan Kombes Pol Iriyanto, Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Joko dan Karo Rena Polda Kalsel, juga dihadiri seluruh Pejabat Utama, satker dan Polres se jajaran Polda Kalsel.
    Seperti diketahui, Polri meminta tambahan anggaran sebesar Rp 23,9 triliun untuk 2017. Penambahan anggaran itu akan digunakan untuk pembayaran gaji hingga pembangunan fasilitas.
    Untuk tahun 2017, Polri sebenarnya membutuhkan anggaran sebanyak Rp 110,752 triliun. Namun, pagu indikatif yang ditetapkan untuk Polri hanyalah Rp 72,5 triliun.
    “Pagu indikatif Polri tahun 2017 secara umum masih kurang untuk pemenuhan kebutuhan sarana prioritas sesuai rencana kerja Polri masih terdapat kekurangan sebesar Rp 23,988 triliun,” papar Asrena Polri Irjen (Pol) Arif Wachyunadi saat rapat dengan Komisi III di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat.
    Penambahan anggaran itu akan digunakan untuk pembayaran gaji, tunjangan, dan remunerasi sebesar Rp 5,042 triliun; kegiatan operasional perkantoran Rp 3,788 triliun; serta pembangunan fasilitas dan pengadaan peralatan Rp 15,166 triliun.
    Di tahun 2016, anggaran Polri sebesar Rp 73,002 triliun. Itu berarti, di 2017 akan turun sebanyak Rp 429,362 miliar.
    Anggaran tahun 2017 dijabarkan ke dalam 13 program kerja yang akan dijalankan 1.254 satuan kerja. Mayoritas anggaran digunakan untuk belanja pegawai sebesar Rp 43,250 triliun.





    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
     

    Gubernur Kalsel Berharap Layanan Dit Lantas Polda Kalsel dan Samsat Jadi Pioner Layanan Cepat dan Efisien

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    Gubernur Kalsel Berharap Layanan Dit Lantas Polda Kalsel dan Samsat Jadi Pioner Layanan Cepat dan Efisien
    Polda Kalsel (29/12) : Asisten Pemerintahan Gustafa Yandi yang mewakili Gubernur Kalsel H Sahbirin ketika membacakan amanat gubernur mengatakan, layanan E-Samsat, SIM Online Baru, Si Praktis SIM Polres Tanbu dan peresmian Gedung RTMC jadi pioner layanan yang praktis, cepat dan efisien di Kalsel, “Kami berharap layanan Samsat dan Polda Kalsel menjadi pioner dan pembaharu dalam merencanakan, melaksanakan, serta mengevaluasi seluruh tahapan terkait dengan layanan.

    2

    3






    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

    Humas Polda Kalsel Kerjasama FISIP Unlam FGD “Antisipasi HOAX di Medsos”

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    Humas Polda Kalsel Kerjasama FISIP Unlam FGD “Antisipasi HOAX di Medsos”

    Polda Kalsel (29/12) : Maraknya berita yang tak jelas sumber dan akurasinya, atau yang disebut dengan istilah HOAX, menjadi keprihatinan semua elemen di masyarakat. Guna menindak lanjuti persoalaN HOAX atau berita bohong yang menjurus fitnah, Bid Humas Polda Kalsel bersama dengan BEM Fisip Unlam menggelar Focus Group Discussion (FGD) di aula FISIP Unlam Banjarmasin, Kamis (29/12) dengan tema “Antisipasi HOAX di Medsos”.
    Nara sumber pada kegiatan ini, Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Kalsel Kompol Ana Setiani, Fahriannor SIP M.Si dosen FISIP Unlam dan Didi Gunawan jurnalis.
    Menurut penuturan Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Kalsel Kompol Ana Setiani, masyarakat yang sering menggunakan internet. Hendaknya bisa menggunakan secara benar dan bertanggung jawab.
    Masyarakat jangan dengan mudah dan gampang menyebarkan keterangan yang belum jelas kebenarannya.
    Karena ada ancaman pidana untuk masyarakat yang dengan sengaja menyebarkan keterangan palsu atau hoax, yang berpotensi menimbulkan gejolak di masyarakat.
    Pelaku penyebar hoax dapat dijerat Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
    Dalam pasal tersebut disebutkan, “Setiap orang yg dengan sengaja dan atau tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan, ancamannya mampu terkena pidana maksimal enam tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar”.
    Oleh karena itu, Polri mengingatkan kepada pihak-pihak tertentu yang tak bertanggung jawab yang menyebarkan isu demikian tak melakukan lagi.
    Masyarakat harus selektif terhadap keterangan yang diterima. Masyarakat juga diminta tak gampang yakin dengan isu-isu yg berkembang di media sosial.
    Polri, memberi jaminan keamanan kepada semua warga negara seandainya benar terjadi hal-hal yang menimbulkan keresahan.
    Seandainya mendapatkan pesan berantai yang diragukan kebenarannya, masyarakat diimbau jangan segera menyebarkannya.
    Polisi sebaiknya menjadi pihak pertama yg mengetahui keterangan tersebut buat dicek ulang kebenarannya. Jika itu terbukti hoax, polisi akan mulai mengusutnya.





    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
     

    Kapolda Kalsel Buka Acara Launching Layanan E-Samsat, SIM Online Baru, Si Praktis SIM Polres Tanbu dan peresmian Gedung RTMC

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    Kapolda Kalsel Buka Acara Launching Layanan  E-Samsat, SIM Online Baru, Si Praktis SIM Polres Tanbu dan peresmian Gedung RTMC

    Jpeg


    Polda Kalsel (29/12) : Kapolda Kalsel Brigjen Pol Erwin Triwanto secara resmi membuka acara launching E-Samsat, SIM Online Baru, Si Praktis SIM Polres Tanbu dan peresmian Gedung RTMC Ditlantas Polda Kalsel Kamis (29/12) di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri.
    Peluncuran program layanan berbasis online ini merupakan perwujudan program Promoter Kapolri yang salah satunya memberikan layanan berbasis IT yang mudah dan cepat dan aman.
    Acara peluncuran juga dihadiri Staff ahli Gubernur Rusdianyash, Korem 101/Antasari, Direktur Bank Kalsel, Jasa Raharja, Dishub Kalsel, pejabat utama dan jajaran se Polda Kalsel.
    Penerapan sistem berbasis online ini bisa mencegah serta mengurangi praktik pungutan liar (pungli) serta mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran tilang. Sebab, pembayaran dapat dilakukan melalui bank. Selain itu, sistem ini juga bisa mengurangi jumlah pelanggar yang hadir di persidangan tilang.
    Dengan e-tilang (tilang online), data pelanggar terkoneksi dengan kejaksaan dan pengadilan untuk menyidangkan atau menjatuhkan putusan denda (amar putusan). Tak hanya itu, pelanggaran dapat terkoneksi dengan sistem penerbitan SIM sehingga dapat diketahui pelanggaran-pelanggaran yang pernah dilakukan oleh pemohon penerbitan SIM.
    Keuntungan dalam penggunaan aplikasi tilang online, bisa diketahui secara transparan, akurat, dan cepat oleh pihak-pihak terkait. Di antaranya Polri, Kejaksaan, Mahkamah Agung, atau Pengadilan di setiap tingkatan, mulai dari kabupaten/kota, provinsi, hingga pusat. Rekapitulasi data penindakan tilang dapat diakses melalui Aplikasi Tilang Online dan website.
    Sedangkan untuk program e-Samsat, nantinya masyarakat dapat membayar pajak tahunan secara online, tidak harus datang ke Kantor Samsat.
    Begitu pun dengan SIM online yang dapat mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Jadi jika ingin memperpanjang SIM, pengemudi cukup mendatangi Satuan Administrasi Penerbit SIM (Satpas) di Polres setempat.
    Selama ini jika masyarakat yang SIM-nya dikeluarkan di daerah, mereka harus membuatnya kembali di daerah asal tempat pemilik membuat SIM. Kini dengan SIM online, warga cukup mendatangi Satpas di Polres terdekat. Nantinya, Satpas terdekatlah yang akan menerbitkan SIM. Jadi, hanya data saja yang akan masuk ke Satpas tempat warga membuat SIM.
    Jpeg





    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
     

    Polsek Amuntai Tengah Kini Dilengkapi SKCK Online

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    Polsek Amuntai Tengah Kini Dilengkapi SKCK Online
    Petugas melakukan pengecekan alat perekaman SKCK online yang baru dipasang di Polsek Amuntai Tengah.

    Polda Kalsel (29/12) : Pembutan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) kini sudah bisa dilakukan secara online di Polsek Kota Amuntai Tengah.
    Peralatan untuk mendukung program tersebut juga telah terpasang.
    Humas Polres HSU Iptu Alam Saktiswara mengatakan alat SKCK online kini telah terpasang di ruang unit intelkam Polsek Amuntai Kota.
    Pemasangan alat ini akan mempermudah dalam proses pembuatan SKCK di Polsek Amuntai Tengah yang sebelumnya masih dilakukan secara manual.
    Pemasangan yang dilakukan oleh pihak ketiga berupa Barcode Reader Zebra LI2208, Camera CanonEOS 1200D Kit Black lengkap dengan Tripod.
    Scriptel ST1550 Digital Signature Pad, ‎ E-ID Reader sekaligus dengan aplikasi recording data KTP Elektronik B-Cat Biomorf, Fingerprint Livescanner ( 10 jari ), Backdrop Warna Merah Logo Intelkam Polri, dan Printer All In One.
    Karena telah berbasis online, teknisi juga memasang perangkat jaringan berbasis LAN.
    “Data pemohon disesuaikan dengan data kependudukan di KTP Elektronik, karena alamat pemohon harus sama dengan yang tertera di identitas,” ujarnya.




    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
     

    Kapolda Kalsel Minta Pemantauan Lapas di Kalsel Lebih Ketat

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    Kapolda Kalsel Minta Pemantauan Lapas di Kalsel Lebih Ketat
    Polda Kalsel (29/12) : Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Brigjen Erwin Triwanto memerintahkan personel kepolisian menyambangi dan memantau keamanan dan ketertiban di lembaga pemasyarakatan.
    “Saya sudah perintahkan personel kepolisian menyambangi dan memantau kamtibmas di lapas sehingga tidak lagi terulang narapidana yang kabur,” ujarnya di Banjarbaru, Selasa.
    Pernyataan kapolda terkait kaburnya 31 narapidana di Lapas Klas II Banjarbaru pada Minggu (25/12) dinihari dan 28 narapidana yang sempat kabur berhasil ditangkap sebagian menyerahkan diri.
    Sebelumnya, Selasa kapolda bersama Kakanwil Kemenkum dan HAM Kalsel Imam Suyudi mengunjungi satu lapas di Banjarbaru, dua lapas di Martapura dan satu lapas di Kota Banjarmasin.
    Empat lapas yang didatangi adalah Lapas Kelas III Banjarbaru, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dan Lapas Teluk Dalam.
    “Kejadian kaburnya narapidana dari lapas jangan sampai terulang kembali sehingga kami memerintahkan personel memantau kamtibmas di dalam lapas seluruh Kalsel,” ungkapnya.
    Menurut kapolda, kelebihan daya tampung (over kapasitas) pada seluruh lapas dan rutan di Kalsel memerlukan kreativitas pimpinan untuk menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif.
    Disisi lain, keterbatasan petugas disamping sarana dan prasarana yang cukup tua usia, rawan menimbulkan gangguan keamanan di dalam maupun luar lingkungan lapas.
    “Kami siap membantu petugas lapas untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas sepanjang adanya koordinasi pimpinan lapas dengan pimpinan polri di daerah,” ucapnya.
    Kepala Kanwil Kemenkum dan HAM Kalsel Imam Suyudi mengatakan sudah melaksanakan permintaan kapolda yakni bersama personel kepolisian melakukan razia ke dalam lingkungan lapas.
    “Permintaan kapolda melaksanakan sambang dan pantau kamtib di dalam lapas maupun rutan akan ditingkatkan menjadi per dua jam sehingga keamanan terjamin,” katanya.




    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
     

    Gladi Bersih Launching E-Samsat, SIM Online, Si Praktis Polres Tanbu dan Peresmian Gedung RTMC Dihadiri Irwasda Polda Kalsel

    Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

    Gladi Bersih Launching E-Samsat, SIM Online, Si Praktis Polres Tanbu dan Peresmian Gedung RTMC Dihadiri Irwasda Polda Kalsel

    Jpeg

    Polda Kalsel (28/12) : Pelaksanaan gladi bersih launching E-Samsat, SIM Online Baru, Si Praktis SIM Polres Tanbu dan peresmian Gedung RTMC Ditlantas Polda Kalsel yang akan dilakukan Kamis (29/12) berjalan lancar, simulasi peluncuran program dilakukan dengan baik.
    Acara gladi yang dimulai sejak jam 9 pagi di Aula Bhayangkari juga dipantau langsung Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Ade R Suhendi, Dir Lantas Polda Kalsel AKBP E Zulpan, Manager Umum Bank Kalsel, Dispenda Kalsel, serta Dishub Kalsel.

    Jpeg

    Jpeg





    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda