Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Peringatan Hari Jadi Polwan ke-69 Tahun 2017, Polwan Polda Kalsel Ajak Generasi Muda Kokohkan NKRI

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 28 Agustus 2017

Ada ungkapan yang berbunyi “Dibalik Kesuksesan seorang Pria, pasti ada wanita hebat dibelakangnya”, mungkin itulah yang pantas disematkan di institusi Polri, sebab kiprah Polisi Wanita (Polwan) dalam menjadi Polisi pelayan masyarakat semakin baik dan semakin dicintai masyarakat. Kinerja ribuan personil Polwan yang baik dan lembut akan sangat bisa menopang kinerja dari Polri dalam melayani dan mengayomi masyarakat.

Memperingati Hari Ulang Tahun Polisi Wanita (Polwan) ke-69 tahun 2017, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan melalui para Polwan Police Go To School menyambangi sekolah-sekolah yang ada di Kota Banjarmasin, seperti SMAN 1 Banjarmasin, Selasa (22/8/2017).
Para Polwan Polda Kalsel seperti  Kompol Indartri, AKP Sari S.IK, AKP Irma, AIPTU Lilik dan sejumlah Brigadir Polwan yang hadiri pada kesempatan tersebut menyampaikan kepada siswa siswi generasi penerus bangsa Indonesia mengenai Cinta Tanah Air Yang Berwawasan Kebangsaan.
AKP Irma yang didapuk menjadi salah satu narasumber pada kesempatan itu membawakan materi mengenai Wawasan Kebangsaan dan Wawasan Nusantara, sedangkan AIPTU Lilik membawakan materi mengenai Wawasan Bela Negara.

Hal ini dirasa perlu untuk disampaikan khususnya kepada generasi penerus bangsa agar menumbuhkan dan menanamkan kembali rasa memiliki, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesatuan dan persatuan, serta bela negara dan cinta tanah air dalam rangka mewujudkan tegak kokohnya NKRI yang terus dibangun dan di pupuk di benak dan sanubari warga negara Republik Indonesia khususnya para generasi penerus bangsa yang semakin luntur rasa bangga dan semangat wawasan kebangsaannya.
Kehadiran para Polwan Polda Kalsel pada kesempatan ini untuk mengajak kembali mengingat perjuangan para pahlawan, mengingat nama pahlawan, lagu-lagu nasional, nilai saling menghormati, kesetiakawan, sopan santun, kejujuran, dan tentunya giat belajar sebagai generasi saat ini dan yang akan datang.

Selain itu menumbuhkan kembali rasa bela negara, serta memiliki rasa bangga dan semangat wawasan kebangsaan, sehingga nanti akan menjadi generasi berkompeten dalam menjaga kedaulatan NKRI.

Sementara itu Polda Kalimantan Selatan telah melakukan pembinaan sumber daya manusia khususnya anak-anak generasi muda untuk lebih mencintai tanah airnya, memiliki rasa bela negara, memiliki semangat juang dalam belajarnya serta tumbuh rasa saling menghormati antar sesama semenjak dini, dalam menunjang Pertahanan Semesta sebagai sitem pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pada kesempatan itu para Polwan Polda Kalsel mengajak para siswa siswi bernyanyi dan menari dan para siswa siswi SMAN 1 Banjarmasin juga diberikan bingkisan apabila dapat menjawab pertanyaan yang diberikan oleh para Polwan polda Kalsel maupun dapat tampil bernyanyi di hadapan rekan-rekannya.

Diakhir kegiatan Polwan Polda Kalimantan Selatan menyerahkan cinderamata kepada Kepala Sekolah SMAN 1 Banjarmasin, dan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama antar Polwan Polda Kalsel, para siswa siswi dan guru SMAN 1 Banjarmasin.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

Terbukti Langgar Kode Etik Profesi Polri, Dua Oknum Polres HST Terancam Sanksi Dipecat

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Terbukti Langgar Kode Etik Profesi Polri, Dua Oknum Polres HST Terancam Sanksi Dipecat 
Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan telah menyelesaikan pemeriksaan dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh anggota Kepolisian Resor Hulu Sungai Tengah, Aiptu MM dan Brigadir Dua DB. Kepala Sub bidang Waprof Propam Polda Kalimantan Selatan, Komisaris Polisi Budhi Santoso, mengatakan penyidik kode etik masih mengebut berkas pemeriksaan kedua oknum polisi itu.
“Setelah berkas selesai, kami kirim ke bagian hukum. Kalau sudah lengkap, lalu dilaksanakan sidang kode etik,” kata Budhi, Selasa 22 Agustus 2017. Menurut dia, kedua oknum polisi itu kedapatan melanggar pasal 7 ayat 1 huruf b Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri.
Budhi enggan membuka detail bentuk hukuman yang pantas untuk kedua oknum tersebut. Namun, dia melanjutkan, ada kemungkinan kedua oknum dipecat karena terbukti melanggar kode etik Polri.
“Ancaman hukuman maksimal tentu pemecatan. Kalau memang banyak pelanggarannya, bisa dipecat. Tapi, ini ranah persidangan yang menentukan,” ujar Budhi.
Ia mengaku polisi sempat kesulitan mencari sopir truk Ade Ridwan Syahroni untuk melengkapi berkas pemeriksaan. Alhasil, polisi baru memeriksa Ade Ridwan sebagai saksi korban pada Senin, 21 Agustus 2017. Karena video pungli keburu memicu kontroversi publik, polisi cepat mengamankan kedua oknum itu pada Kamis 10 Februari 2017, dua hari setelah video pungli diunggah pada Selasa, 8 Agustus lalu. “Sekarang masih di sel khusus, menunggu sidang kode etik.”
Kepala Polda Kalimantan Selatan, Brigadir Jenderal Rachmat Mulyana, mengatakan ada sejumlah alternatif hukuman terhadap kedua polisi sesuai tingkat kesalahan. Menurut dia, sidang komisi kode etik akan menetapkan terlebih dulu bahwa perbuatan kedua oknum polisi tercela.
“Diwajibkan meminta maaf kepada pimpinan dan masyarakat, atau demosi ke luar wilayah atau keluar fungsi. Kalau paling parah, direkomendasikan yang bersangkutan tidak layak jadi polisi, yaitu di-PDTH. Saksi kami lindungi,” kata Rachmat Mulyana.
Ia memastikan tidak bakal menjerat Ade Ridwan karena video yang diunggah sesuai fakta lapangan. “Betul-betul dilakukan oleh anggota. Kalau video itu fitnah, hasutan, dan provokasi, baru bisa dipidana,” kata Rachmat.
Sementara itu, Ade Ridwan, mengatakan tidak sadar bahwa video pungli yang diunggah tiba-tiba viral di media sosial. Menurut dia, yang menyebarkan video justru teman-temannya di Facebook. Melihat video pungli menuai kontroversi, Ade lekas menghapus unggahan video itu setelah 12 jam nangkring di akun facebooknya.
“Sudah sering, setiap kali bawa muatan ada pungli. Ada anggota lain, banyak pos yang dilewati. Lebih dari 10 pos, saya siapkan Rp 1 jutaan, satu titik ngasih Rp 50-100 ribu,” kata warga Martapura itu.

Biddokkes Polda Kalsel dan Unkes Batola Bantu Korban Laka Air PT. Batola Sevian

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Pihak Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan melalui Tim Subbid Dokpol Biddokkes Polda Kalsel dan Unkes Batola tengah menggelar cek olah tempat kejadian perkara (TKP) laka air dan Proses DVI laka air/tenggelamnya kelotok PT. Batola Sevian di 20 meter kea rah sungai dari docking/dermaga PT. Batola Sevian, Selasa (22/8/2017) pukul 07.00 wita.
Kegiatan yang diambil oleh Tim yakni Pendirian Posko DVI di Mako Pol Air Batola untuk penerimaan data ante mortem/sebelum meninggal dari pihak keluarga, teman atau perusahaan tentang korban yang hilang (tenggelam), berkoordinasi berkaitan kejadian di TKP dengan Polres Batola, Koordinasi dengan instasi terkait Dinkes, Puskesmas setempat, Menyiapkan proses DVI bila korban ditemukan dalam keadaan tidak utuh (tidak dikenali), Melaporkan kepada pimpinan, Menyiapkan Rumkit Rujukan untuk proses identifikasi dan DVI, Menyiapkan dan mengarahkan personil urkes Batola rescue dan evakuasi korban sesuai proses DVI, Jemput Bola Tim Subbid Dokpol Biddokkes  dan Urkes Batola pencarian data AM di tempat  (Korban tenggelam)  bekerja/ kediaman di Desa Belandean Kecamatan Alalak.
Kejadian berawal Senin (20/8/2017) pukul 20.00 wita, ketika kelotok dari docking PT. Batola Sevian menuju Seberang Jembatan Barito yang diduga kelebihan muatan diterjang gelombang besar yang akhirnya membuat kelotok tenggelam dan menimbulkan korban, diantaranya korban tenggelam atas nama :
  1. Munir (40 tahun) warga Mes Batola Desa Belandean Kecamatan Belawang Kabupaten Batola
  2. Wanto (40 tahun) warga Mes Batola Desa Belandean Kecamatan Belawang Kabupaten Batola
  3. Johan (30 tahun) warga Mes Batola Desa Belandean Kecamatan Belawang Kebupaten Batola
Sedangkan korban selamat :
  1. Boim (30 tahun)
  2. Supri (20 tahun)
  3. Femi (31 tahun)
  4. Sirait (36 tahun)
  5. Robi (40 tahun)
  6. Edy

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

Polwan Polda Kalsel Police Go To School Ke SMKN 4 Banjarmasin Peringati HUT Polwan ke-69

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Di usia yang tidak muda lagi kiprah Polisi Wanita (Polwan) dalam menjadi Polisi pelayan masyarakat semakin baik dan semakin dicintai masyarakat.

Kinerja ribuan personil Polwan yang baik akan sangat bisa menopang kinerja dari Polri dalam melayani dan mengayomi masyarakat.
Memperingati Hari Ulang Tahun Polisi Wanita (Polwan) ke-69 tahun 2017, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan melalui para Polwan menyambangi sekolah-sekolah yang ada di Kota Banjarmasin, seperti SMKN 4 Banjarmasin, Selasa (22/8/2017).

Dipimpin AKP Sri Mining para Polwan Polda Kalsel saat menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan kepada siswa siswi generasi penerus bangsa Indonesia mengenai Cinta Tanah Air Yang Berwawasan Kebangsaan.
Hal tersebut disampaikan AKP Sri Mining agar menumbuhkan dan menanamkan kembali rasa memiliki, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesatuan dan persatuan, serta bela negara dan cinta tanah air dalam rangka mewujudkan tegak kokohnya NKRI yang terus dibangun dan di pupuk di benak dan sanubari warga negara Republik Indonesia khususnya para generasi penerus bangsa yang semakin luntur rasa bangga dan semangat wawasan kebangsaannya.

Kehadiran para Polwan Polda Kalsel pada kesempatan ini untuk mengajak kembali mengingat perjuangan para pahlawan, mengingat nama pahlawan, lagu-lagu nasional, nilai saling menghormati, kesetiakawan, sopan santun, kejujuran, dan tentunya giat belajar sebagai generasi saat ini dan yang akan datang.

Selain itu menumbuhkan kembali rasa bela negara, serta memiliki rasa bangga dan semangat wawasan kebangsaan, sehingga nanti akan menjadi generasi berkompeten dalam menjaga kedaulatan NKRI.
Sementara itu Polda Kalimantan Selatan telah melakukan pembinaan sumber daya manusia khususnya anak-anak generasi muda untuk lebih mencintai tanah airnya, memiliki rasa bela negara, memiliki semangat juang dalam belajarnya serta tumbuh rasa saling menghormati antar sesama semenjak dini, dalam menunjang Pertahanan Semesta sebagai sitem pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada kesempatan itu para Polwan Polda Kalsel mengajak dan mengajarkan Tari Maumere Ala Polda Kalsel dan Tari Revolusi Mental Polda Kalsel. Bukan itu saja para siswa siswi juga diberikan bingkisan apabila dapat menjawab pertanyaan yang diberikan oleh para Polwan polda Kalsel maupun dapat tampil bernyanyi di hadapan rekan-rekannya.

Diakhir kegiatan para Polwan Polda Kalimantan Selatan yang dipimpin AKP Sri Mining menyerahkan cinderamata kepada Kepala Sekolah SMKN 4 Banjarmasin, dan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama antar Polwan Polda Kalsel, para siswa siswi dan guru SMKN 4 Banjarmasin.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

Peringati HUT Polwan ke-69, Polwan Polda Kalsel Ajak Siswa Siswi SMAN 7 Banjarmasin Cinta Tanah Air Yang Berwawasan Kebangsaan

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Ideologi serta kemungkinan penyesuaian di dunia yang dinamis, wawasan kebangsaan harus terus dipupuk di tengah-tengah masyarakat, terutama pada generasi muda penerus bangsa.
Memperingati Hari Ulang Tahun Polisi Wanita (Polwan) ke-69 tahun 2017 Polda Kalimantan Selatan Police Go To School menyambangi sekolah-sekolah yang ada di Kota Banjarmasin, seperti SMAN 7 Banjarmasin, Selasa (22/8/2017).
Dipimpin AKBP Siti Zubaidah para Polwan Polda Kalsel saat menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan materi mengenai Cinta Tanah Air Yang Berwawasan Kebangsaan.
AKBP Siti Zubaidah berkata, tujuan wawasan kebangsaan adalah, menumbuhkan dan menanamkan kembali rasa memiliki, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesatuan dan persatuan, serta bela negara dan cinta tanah air dalam rangka mewujudkan tegak kokohnya NKRI. “Oleh sebab itu, wawasan kebangsaan harus terus dibangun dan di pupuk di benak dan sanubari warga negara Republik Indonesia,” katanya AKBP Siti Zubaidah.
Terutama lagi bagi para generasi muda penerus bangsa Indonesia yang semakin lunturnya rasa bangga dan semangat wawasan kebangsaan.

Kehadiran para Polwan Polda Kalsel pada kesematan ini untuk mengajak kembali mengingat perjuangan para pahlawan, mengingat nama pahlawan, lagu-lagu nasional, nilai saling menghormati, kesetiakawanan, sopan santun, kejujuran, dan tentunya giat belajar sebagai generasi saat ini dan yang akan datang.

Selain itu menumbuhkan kembali rasa bela negara, serta memiliki rasa bangga dan semangat wawasan kebangsaan, sehingga nanti akan menjadi generasi berkompeten dalam menjaga kedaulatan NKRI.
Sementara itu Polda Kalimantan Selatan telah melakukan pembinaan sumber daya manusia khususnya anak-anak generasi muda untuk lebih mencintai tanah airnya, memiliki rasa bela negara, memiliki semangat juang dalam belajarnya serta tumbuh rasa saling menghormati antar sesama semenjak dini, dalam menunjang Pertahanan Semesta sebagai sitem pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada kesempatan itu para Polwan Polda Kalimantan Selatan yang dipimpin AKBP Siti Zubaidah menyerahkan cinderamata kepada Kepala Sekolah SMAN 7 Banjarmasin Bapak Arusliadi, M.Pd, dan kemudian kegiatan diakhiri dengan foto bersama.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto