Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Antisipasi Karhutla, Wakapolda Kalsel dan Gubernur Pimpin Simulasi Penanggulangan Karhutla

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 07 Agustus 2020

  

Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si bersama Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor menyaksikan dan memimpin demonstrasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dilaksanakan di Guntung Damar BanjarbaruJumat (7/8/2020) pukul 08.30 Wita.

Simulasi Karhutla yang digelar ini adalah antisipasi TNI – Polri dan instansi terkait lainnya apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Selatan maka Tim Gabungan ini sudah siap menghadapinya karena hampir setiap tahun pada saat musim kemarau Kalsel khususnya di daerah Guntung Damar sekitar lokasi Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru selalu terbakar. Wakapolda Kalsel pun berharap masyarakat turut membantu mencegah kebakaran dengan tidak membuang puntung rokok dan membakar sampah sembarangan.

Selain dihadiri Gubernur dan Wakapolda Kalsel simulasi ini turut dihadiri juga Kasrem Kolonel Inf Parulian MarpaungS.Sos., M.M.Kabinda Lo BNPB Brigjen (Purn) SyahyudiKajati diwakili Aspidum Indah Laila, S.H., M.H., Pasops Kapten Kaut Ductia VantaraKadisops Mayor Lek Agus SusantoKepala BPBDKepala BMKG Kalsel Bapak KarmanaKepala Basarnas Kalsel Bapak SunartoKoordinator Manggala Agni Bapak Bambang DahatDirut PT. Angkasapura Syamsudin NoorKa Dinas Perkebunan Drh. Hj. SuparmiKa Dinas Kehutanan Dr Hanif Faisol NurofiqKa Dinas PUPR Ir. Roy Rizali Anwar, dan Ka Dinas Pertanian Ir. Syamsir Rahman.

Sebelum dilakukannya simulasi, lebih dulu dilaksanakan Apel dengan peserta Denzipur 8/GM dan Kodim 1006 MartapuraSat Samapta Polres BanjarbaruManggala Agni KalselBPBD Provinsi Kalsel dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel.

Dalam sambutannya Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si. menuturkan ditengah upaya percepatan penanganan Covid-19 saat ini, seluruh stakeholder di Indonesia khususnya di Provinsi Kalsel juga bersiap mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), seiring dengan penetapan siaga darurat bencana kabut asap dan Karhutla yang tertuang melalui Surat Keputusan Gubernur Kalsel Nomor 188.44/0487/kum/2020 tertanggal 29 Juni 2020. Mendasari hal tersebut Polda Kalsel kemudian melaksanakan Operasi Kepolisian Kontijensi “Karhutla Intan – 2020” yang dimulai sejak tanggal 1 Agustus 2020 sampai dengan tanggal 30 November 2020.

Menurutnya, sebagai upaya bersama dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutlamaka digelar Simulasi Pemadaman Karhutla dengan tujuan mewujudkan kesiapsiagaan dalam menghadapi serta mencegah Karhutla di semua lokasi yang ada di wilayah Kalimantan Selatan, juga untuk meningkatkan kerjasama dan sinergitas dalam rangka penanggulangan Karhutla secara proporsional dan professional.

Kita ketahui bersama bahwa sebagian wilayah Kalimantan Selatan dipenuhi ekosistem lahan gambut yang rentan terbakar bilamana musim kemarau tiba. Tingkat kesulitan yang cukup tinggi dihadapi para anggota pemadam di lapangan dalam penanggulangan kebakaran di lahan gambut. Tercatat dalam Aplikasi Bekantan Polda Kalsel sejak bulan Januari 2020 telah ada 99 hotspot di wilayah Kalimantan Selatan,” terang Wakapolda Kalsel.

Wakapolda pun meyakini manakala seluruh stakeholder baik dari Pemerintah Daerah, BPBD, TNI, Polri, Basarnas, Perusahaan serta dari seluruh lapisan masyarakat terkait bisa bersinergi, sarana prasarana sudah teruji, serta simulasi (pemadaman Karhutla) seperti yang dilaksanakan saat ini, pada saat penerapannya dapat terlaksana secara maksimal. Tentunya upaya dalam mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan tahun ini, jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, karena pada saat yang bersamaan juga sedang dihadapkan dengan permasalahan Pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

Untuk itu pada kesempatan ini Saya mengingatkan, agar senantiasa tetap mengutamakan menjaga keselamatan diri pada saat melakukan pemadaman titik api, Kita juga harus menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Virus Covid-19. Jangan sampai niat dan usaha baik Kita dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan, justru malah menjadi boomerang bagi Kita apabila tidak menerapkan protokol kesehatan dalam setiap pelaksanaan kegiatan,” tutup Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si.

Sementara itu Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa Simulasi ini akan meningkatkan soliditas dan sinergitas sekaligus kesiapan untuk cepat tanggap dan bergerak cepat dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan di Bumi Lambung Mangkuratsebab kebakaran hutan dan lahan merupakan ancaman yang sangat serius bagi kehidupan bangsa.

Hampir setiap musim kemarau tiba sejumlah daerah akan menghadapi masalah kebakaran hutan dan lahan khususnya Provinsi Kalimantan Selatan, bila hutan dan lahan terbakar maka dampaknya bukan hanya menimbulkan permasalahan lingkungan tetapi juga mengakibatkan gangguan kesehatan, hambatan transportasi serta kerusakan lingkungan,” ucap H. Sahbirin Noor.

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin ini pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memelihara hutan dan lahan dari kebakaran karena sesungguhnya hutan adalah paru – paru dunia sehingga jangan biarkan hutan khususnya di Kalsel terbakar karena itu sama saja dengan membiarkan kerusakan lingkungan.


Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Label:

Polda Kalsel Gelar Konferensi Pers Pengungkapan 300 Kg Sabu

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) resmi menggelar Konferensi Pers Pengungkapan Narkoba Jaringan Internasional setelah pada hari kemarin Kamis 6 Agustus 2020, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalsel bersama Tim Gabungan Satgas Merah Putih bentukan Kapolri dan Kabareskrim Polri beranggotakan personil Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya dan Polda Kalsel berhasil meringkus kawanan pengedar Narkoba.

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. memimpin langsung Konferensi Pers pengungkapan tidak pidana Narkotika jenis Sabu-sabu dengan didampingi Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si. dan Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol. Iwan Eka Putra, S.I.K. serta Pejabat Utama Polda Kalsel, Jumat (7/8/2020) pukul 08.00 Wita.

Konferensi Pers yang digelar di Lapangan Mapolda Kalsel oleh Ditresnarkoba turut dihadiri Gubernur Kalsel, Komisi IV DPRD Kalsel, Kajati Kalsel, Wakil Ketua MUI Kalsel, Danlanud Syamsudin Noor, Danlanal Banjarmasin, Asintel Korem 101/Antasari, Kepala BNNP Kalsel, Kepala Pengadilan Tinggi, Irwasda dan Pejabat Utama Polda Kalse serta Tim dari Bareskrim Polri.

Dalam releasenya, Kapolda Kalsel mengatakan terungkapnya kasus ini merupakan hasil kerjasama dari semua pihak dimana pimpinan di daerah Kalsel dalam hal ini Gubernur dan seluruh jajaran selalu mendukung Polri khususnya Polda Kalsel dalam pemberantasan Narkoba.

Kapolda Kalsel pun tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kapolri dan Kabareskrim Polri yang telah membantu Polda Kalsel dengan menurunkan Tim Gabungan Satuan Tugas Bareskrim Polri.

Dijelaskan, pengungkapan kasus 300 Kilogram Sabu-sabu yang dikemas dengan bungkus The Cina dan bungkus plastik klip transparan Jaringan Internasional ini dilakukan oleh Tim Gabungan Satgas Merah Putih bentukan Kapolri dan Kabareskrim Polri dengan beranggotakan personil Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya dan Polda Kalsel.

Terungkapnya kasus ini berawal saat Subdit II Ditresnarkoba Polda Kalsel yang dipimpin oleh Wadir Resnarkoba Polda Kalsel AKBP Budi Hermanto, S.I.K., M.Si. bergabung dengan Tim Satgas Merah Putih Mabes Polri mengamankan 1 unit mobil Innova dengan nopol KT 1668 GC beseta 2 orang tersangka berinisial AY dan S membawa ratusan Kilogram Sabu.

Berdasarkan keterangan Pelaku, barang haram tersebut akan dibawa ke Kalimantan Selatan dan akan diterima oleh kurir yang lain. Dari informasi tersebut selanjutnya dilakukan pengawasan/pemantauan terhadap ratusan kilogram Sabu tersebut sampai ke Kalimantan Selatan.

Dari hasil pemantauan, petugas mendapatkan informasi bahwa mobil yang membawa ratusan kilogram Sabu tersebut akan diletakkan di Area Parkiran Hotel Sienna Inn, Jalan Soetoyo S, Banjarmasin Tengah, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kemudian pada hari Kamis 6 Agustus 2020 pukul 09.30 Wita, petugas berhasil meringkus 2 (dua) pelaku lainnya dengan lebih dulu memancing dengan dengan cara memarkirkan mobil Innova dengan nopol KT 1668 GC berisikan ratusan Kilogram Sabu tersebut di Area Parkiran Hotel Sienna Inn Banjarmasin.

Upaya yang dilakukan petugas itu pun berbuahkan hasil, 2 (dua) tersangka diringkus saat membawa mobil Innova yang terletak di Area Parkiran Hotel Sienna Inn. Kedua tersangka tersebut berinisial A (30) dan R (23) yang bertugas sebagai kurir.

Kapolda Kalsel menuturkan, 300 paket Sabu tersebut dikemas dengan bungkus The Cina dan bungkus plastik klip transparan masing-masing 150 Paket. “Ini merupakan salah satu penyitaan terbesar yang ditorehkan oleh Polda Kalsel setelah sebelumnya mampu mengungkap Narkoba sebanyak 208 Kg.

Jenderal Bintang Dua ini pun berharap kedepannya sinergitas antara semua instansi akan dilakukan, karena informasi yang didapatkan oleh pihaknya banyak berasal dari dari rekan-rekan yang ada di wilayah Kalsel maupun masyarakat.

Sementara itu Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor dalam kesepatannya mengatakan pengungkapan Narkoba sebanyak 300 Kg ini merupakan hasil kerja yang luar biasa dari Kepolisian Negara Republik Indonesia khususnya Polda Kalsel.

“Hari ini terbukti kembali bahwa Polda Kalsel dan jajarannya serius dalam menghadapi tindak pidana penyalahgunaan Narkoba, Saya pribadi dan dengan atas nama warga Kalimantan Selatan mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang luar biasa kepada Polda Kalsel,” tutur Paman Birin sapaan akrab Gubernur Kalsel.

Sedangkan Kajati Kalsel Arie Arifin, S.H., M.H. menyampaikan, bahwa pihaknya dalam hal ini Kejaksaan Tinggi siap untuk menindaklanjuti kasus ini dan telah membentuk tim agar dapat berkoordinasi dengan rekan rekan dari Polda Kalsel agar nanti tidak ragu dalam melaksanakan penuntutan kepada para tersangka tindak pidana Narkoba.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Pengadilan Tinggi dengan mengatakan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti semua temuan temuan in dan secara hukum akan dituntaskan dengan sebaik baiknya.

Selain mengamankan 4 (empat) orang tersangka, Ditresnarkoba Polda Kalsel beserta Tim Gabungan juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya 300 Kg, 1 unit mobil Toyota Innova warna hitam dengan Nopol KT 1668 GC, 7 buah Handphone, Uang tunai Rp.5.000.000,-, (Lima juta rupiah), 10 buah tas merk Mega Polo, dan 10 buah karung plastik.


Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Label:

Polda Kalsel Ungkap Jaringan Narkoba Internasional Ratusan Kg Narkoba

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 06 Agustus 2020

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) kembali menunjukkan komitmennya sebagai garda terdepan dalam pemberantasan peredaran gelap Narkotika dengan kembali mengungkap kasus Narkoba, Kamis (6/8/2020) pagi.

Dalam kasus ini petugas dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalsel berhasil menyita ratusan kilogram Narkoba Jaringan Internasional.

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. menuturkan pengungkapan ini berawal saat Tim Ditresnarkoba Polda Kalsel pada 11 Maret 2020 lalu berhasil menangkap tersangka berinisial D beserta barang bukti 208 Kg yang saat ini proses hukumnya di Kepolisian telah tuntas dan pada 13 Juli 2020 lalu telah diserahkan kepada pihak Kejaksaan untuk proses lebih lanjut.

Perkembangan kasus 208 Kg ini pun kemudian dilaporkan kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si. dan Kabareskrim Polri yang kemudian dibentuklah Tim Satgas Khusus untuk mengembangkan jaringan kasus 208 Kg dengan tersangka D tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan terhadap tersangka D menunjukkan bahwa kasus ini bagian dari peredaran Narkoba Jaringan besar yang masuk dari luar wilayah Indonesia dan ini masih dilakukan perkembangan.

Tim Satgas Khusus yang dibentuk Kapolri dan Kabareskrim Polri itu pun mulai bekerja dari tanggal 9 Juli 2020 dan dari hasil analisa dan informasi yang didapatkan akhirnya terdeteksi di awal bulan Agustus akan masuk barang melalui Kalimantan. Kemudian Tim Gabungan bergerak cepat dan tanggal 4 Agustus 2020 berhasil ditangkap 2 orang tersangka di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara).

Dari 2 orang tersangka yang ditangkap tersebut, petugas menyita barang bukti 10 karung yang masing-masing karung beratnya kurang lebih 20 Kg, sehingga total keseluruhan berjumlah 200 Kg yang saat ini masih dilakukan pendalaman oleh Tim Gabungan.

Saat dilakukan pemeriksaan kepada kedua tersangka, barang ini akan dikirimkan ke Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Hingga akhirnya pada hari ini Kamis (6/8/2020) dua orang tersangka lainnya sebagai penerima Narkoba Jaringan Internasional berhasil diringkus di halaman Hotel Sienna Inn, Jalan Soetoyo S, Banjarmasin Tengah, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan hingga saat ini tersangka yang telah berhasil diamankan sebanyak 4 (empat) orang dengan barang bukti narkoba sebanyak 10 karung.

Alumni Akpol 1992 ini pun menegaskan, pengungkapan Narkoba Jaringan Internasional di tengah Pandemi Covid-19 ini atas keberhasilan dari Tim Gabungan dibentuk oleh Kapolri dan Kabareskrim Polri beranggotakan Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya dan Polda Kalsel yang dibentuk oleh Kapolri dan Kabareskrim Polri.


Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Label:

Rumah Sakit Bhayangkara TK.III Banjarmasin Terima Alat PCR Dari PT. PAMA Persada

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si. melakukan peninjauan terhadap alat polymerase chain reaction atau PCR sekaligus menyaksikan serah terima bantuan alat dari PT. PAMA Persada kepada Rumah Sakit Bhayangkara TK.III Banjarmasin.

Penyerahan alat penanganan wabah Covid-19 berupa PCR ini berlangsung di Kompartemen Kedokteran Kepolisian RS. Bhayangkara TK. III Banjarmasin dihadiri Irwasda Polda Kalsel, Karo Ops Polda Kalsel, Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kabid Humas Polda Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, Karumkit RS. Bhayangkara, Sekretaris BPBD Provinsi Kalsel Iswantoro, SKP., M.M, BBSO Head PT. PAMA Persada Sefourdinan Pandiangan, dan Luluk Kusnatin selaku Kabid Pengemambangan Laboratorium BBTKLPP Banjarbaru, Kamis (6/8/2020) pukul 10.00 Wita.

Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si. mengatakan dengan alat yang dimiliki saat ini, dapat membantu masyarakat dalam penanganan Virus Corona atau Covid-19 lebih optimal lagi. Apalagi sebagai mana diketahui, ketersediaan alat tersebut sangat terbatas.

Menurut Wakapolda Kalsel bantuan alat PCR yang diterima ini berkapasitas sebanyak 360 sampel dan akan digunakan pada hari Senin 10 Agustus 2020 mendatang untuk melakukan pemeriksaan terhadap warga yang terpapar Covid-19 baik itu yang negatif maupun positif.

Ia menuturkan bahwa alat PCR tidak hanya dimiliki oleh Rumah Sakit Bhayangkara TK.III Banjarmasin namun juga dimiliki oleh rumah sakit lainnya.

Untuk itu Wakapolda Kalsel mengucapkan terimakasih kepada semua jajaran baik pihak ketiga selaku produsen alat, Pemerintah juga TNI yang turut berperan aktif dalam percepatan penanganan Covid-19.

Kebersamaan tersebut, menurutnya menjadi kunci sukses. Saling bahu membahu berperan aktif dalam melaksanakan tugas masing-masing sehingga tujuan dapat tercapai dengan baik.


Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Label:

Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres HST Polda Kalsel Ringkus Pengedar Sabu Desa Palajau

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Hulu Sungai Tengah (HST) Iptu Lamris Manurung, Tim Opsnal John Lee CS Satuan Resnarkoba Polres HST Polda Kalsel berhasil mengungkap Kasus Tindak Pidana sebagaimana dimaksud Pasal 114 Ayat (2) Sub 112 Ayat (2) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang diduga dilakukan oleh RF (41) warga Desa Palajau Rt.003 Rw.002 Kecamatan Pandawan.

Pengungkapan oleh Tim Opsnal John Lee CS Sat Resnarkoba Polres HST Polda Kalsel ini sebagai bentuk keseriusan dalam pemberantasan peredaran Narkoba sesuai dengan Kebijakan Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. yaitu Kebijakan yang ke 3 (Tiga) Penguatan Harkamtibmas dengan meningkatkan kepekaan faktual terhadap situasi global, regional, nasional dan local, Giat Gakkum seperti menekan terjadinya tindak pidana, meningkatkan penyelesaian perkara, jalin koordinasi dengan CJS, penyidikan secara cepat, tepat dan transparan, meningkatkan kuantitas dan kualitas penyidik / penyidik pembantu kerja cepat dan keberhasilan.

Pelaku RF diamankan Selasa 4 Agustus 2020 pukul 17.00 Wita, di Desa Palajau Rt.003 Rw.002 Kecamatan Pandawan tepatnya di depan rumah Pelaku. Penangkapan bermula saat Petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa di TKP tersebut sering terjadi transaksi Narkotika jenis Sabu.

Berdasarkan informasi itu kemudian dilakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan Pelaku beserta barang bukti berupa 1 paket besar Sabu dengan berat bruto 5,0 gram, 7 paket Sabu dengan berat bruto 2,4 gram, 1 buah kotak rokok merk Troy warna hitam, 1 lembar tisu warna putih, 4 lembar plastik klip warna bening, 1 buah handphone merk Huawei warna hitam, Uang tunai sebesar Rp.600.000,- (enam ratus ribu rupiah) yang kemudian diamankan ke Mapolres HST untuk proses lebih lanjut.

Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto, S.I.K. melalui Ps. Paur Subbag Humas Aipda M. Husaini, S.E., M.M. membenarkan atas penangkapan terhadap tersangka dan akan memproses sesuai hukum yang berlaku serta mengucapkan terimakasih atas peran serta masyarakat sehingga peredaran Narkoba dapat di ungkap.

Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para remaja agar tidak coba-coba mengkonsumsi barang haram tersebut, karena akan berdampak buruk terhadap kesehatan dan keluarga. “Kita tidak akan bosan untuk memberantas peredaran Narkoba di Kabupaten HST, tidak ada ampun untuk Narkotika,” tegas Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto, S.I.K. melalui Ps. Paur Subbag Humas Aipda M. Husaini, S.E., M.M. (Polres HST)


Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Label: