Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

PELAYANAN KESEHATAN INTERNAL BID DOKKES POLDA KALSEL

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at Thursday, September 29, 2016

















Polda Kalsel (30/09) : Tak hanya mobil atau motor saja yang memerlukan check up rutin, tubuh pun seharusnya di check up secara rutin. Sayang sebagian masyarakat khusus nya anggota polri yang bertugas dipolda kalsel masih berpikiran kenapa harus ke dokter kalau tidak sakit?
“Memang sudah menjadi kebiasaan di negara kita, apabila seseorang merasa tidak ada keluhan dalam tubuhnya, mereka yakin tubuhnya sehat, padahal belum tentu seperti itu. Ada penyakit yang tidak menampakkan gejalanya di awal, tetapi ketika terdeteksi sudah dalam tingkat yang parah, seperti penyakit diabetes/kencing mains dan hipertensi/darah tinggi dll.
Oleh karena itulah pentingnya mendeteksi kesehatan secara rutin, karena seseorang tidak tahu kapan datangnya penyakit. Pemeriksaan kesehatan atau Medical Check Up (MCU) sendiri adalah suatu rangkaian uji kesehatan yang dilakukan secara menyeluruh dengan tujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan secara berkala. 
Untuk itu Bid Dokkes Polda kalsel rutin menyelenggarakan pelayanan kesehatan setiap hari jum'at dalam setiap minggunya sebelum dan sesudah pelaksanaan olah raga, Kegiatan tersebut merupakan bentuk implementasi program prioritas Kapolri yang bertujuan untuk pelayan publik baik internal maupun eksternal.
 
















Biddokkes sendiri bertugas menyelenggarakan dan membina fungsi kedokteran dan kesehatan Polri yang meliputi bidang kedokteran kepolisian, kesamaptaan dan pelayanan kesehatan,baik dengan penggunakan sumber daya daya tersedia maupun melakukan kerja sama dengan pihak lain.

















Pelayanan yang meliputi pemeriksaan tensi, pemeriksaan darah dan dapat langsung berkonsultasi dengan dokter, serta mendapatkan obat yang memang sudah diresepkan setelah berkonsultasi.






















***Bidhumaspoldakalsel/yudha

KARO OPS, DIR SABHARA Polda Kalsel SUPERVISI Polres Hulu Sungai Utara

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at
























Polda Kalsel (29/09) : Dalam rangka Implementasi Program prioritas Kapolri ( Promoter ) di dalam Operasi Mantab Praja Agung – 2016 di Wilayah Hukum Polres Hulu Sungai Utara, Sat Sabhara Polres HSU telah melaksakan kegiatan Pengecekan peralatan Sabhara dan Peleton Dalmas Lanjut. (29/09). 
Kegiatan yang bertempat dilapangan Mapolres hulu sungai selatan ini dihadiri oleh pejabat utama polda kalsel yaitu Karo Ops Polda Kalsel KOMBESPOL Drs. GURUH AHMAD dan Direktur Sabhara Polda Kalsel KOMBESPOL Drs. M. KHOSIM dengan hasil tergelarnya peralatan sabhara yang bisa mendukung giat Ops Mantab Praja Agung – 2016, Terlaksananya giat Ops Kewilayahan Mantab Praja Agung – 2016.






















***Bidhumaspoldakalsel/yudha


Dit Polair Polda Kalsel Gelar FGD Bersama Insan Maritim Kalsel dan Nakhoda Kapal

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

fgd1

 
Polda Kalsel (29/09) : Guna mengantisipasi dan menjaga perairan laut dan sungai di wilayah hukum Polda Kalsel, Dit Polair Polda Kalsel menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan insan maritim serta nakhoda yang ada di Kalsel. Kegiatan FGD dilaksanakan di Aula Polair Polda Kalsel, Kamis (29/09) dibuka secara resmi Dir Polair Polda Kalsel Kombes Pol Gatot Wahyudi diikuti seluruh Kasatpolair jajaran Polda Kalsel dan para nakoda serta insan maritim.

fgd2

















***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

Humas Polda Kalsel Jalin Kemitraan Dengan Radio - radio di Banjarmasin

Posted by TV Bid Humas Polda Kalsel at Wednesday, September 28, 2016

Humas Polda Kalsel menjalin kemitraan dengan media elektronika radio-Radio di Kota Banjarmasin guna mensosialisasikan program prioritas Polri Promoter

Dit Reskrimum Polda Kalsel Amankan 13 Mobil Bodong dan 4 Tersangka

Posted by TV Bid Humas Polda Kalsel at

Dit Reskrimum Polda Kalsel berhasil menciduk 4 orang tersangka masing masing yakni, SB, AE, QT dan IA, yang melakukan penipuan gadai mobil bodong sebanyak 10 unit mobil berbagai jenis. Menurut Dir Reskrimum Polda AKBP Sofyan Hidayat S.Ik didampimngi Kabid Humas Polda Kalsel AKBP Sunyipto, Rabu (28/9) mengatakan, kronologis kejadiannya tersangka AE diamankan petugas di depan Indomaret Jl Angkasa Pura Banjarbaru saat sedang menawarkan 1 unit mobil Avanza hasil tindak pidana yang tanpa dilengkapi surat dan dokumen yang sah. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata dokumen atau surat tersebut diduga palsu. Dan didapat keterangan, bahwa mobil tersebut didapat dari tersangka dengan cara membeli dari tersangka SB seharga Rp40 juta. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa tersangka AI pernah membeli mobil dari tersangka SB sebanyak 9 mobil,dimana mobil tersebut sudah dipindah tangankan kepada orang lain dengan cara digadai. Dimana untuk menawarkan mobil tersebut tersangka QT dan tersangka IA. Jika berhasil menggadaikan, tersangka QT dan tersangka IA mendapatkan bagian sebesar 10 persen. Selanjutnya tersangka AI mendapatkan keuntungan antara Rp15 juta hingga Rp20 juta setiap unitnya, dimana 9 mobil tersebut didapat tersangka SB dari saudara CT dan saudara HS di Jawa Timur. Setelah mobil berada ditempat tersangka SB kemudian menghubungi tersangka AE atas permintaan tersangka AE. Agar identitas mobil-mobil tersebut diubah atau diganti serta dibuatkan dokumen baru berupa STNK, SKPD, dan BPKB. Menurut keterangan tersangka yang membuatkan STNK, SKPD dan BPKB adalah RJ dari Kota Problonggo Jatim dengan harga sebesar Rp7 juta. Dimana modus operandinya, tersangka AE membeli unit mobil dari tersangka SB, dengan dokumen berupa BPKB, STNK, dan SKPD yang sudah dirubah atau dipalsukan. Selanjutnya dipindah tangankan kepada orang lain. Dengan cara digadaikan dan dokumen dibuat agar yang menerima gadai, yakin dan bersedia menggadaikan mobil tersebut. Dan berpesan untuk menggadaikan mobil tersebut kepada orang lain melalui perantara tersangka QT. Atas kasus ini keempat tersangka diancam pidana serendah-rendahnya 4 tahun maksimal 8 tahun, pasal yang disangkakan yakni, pasal 263 KUHP, 264 KUHP paal 480 KUHP serta pasal 55, 56 KUHP. Barang bukti yang disita yakni, 10 mobil yakni, 5 mobil Avanza, 1 mobil Terios, 1 mobil Honda Brio, 1 mpbil Daihatsu Grand Max, 1 mobil Mitsubishi Carry Pick-up, dan 1 mobil Nissan. BPKB 8 buah, STNK 14 buah, SKPD 15 lembar.