Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Selain Dirikan Posko Siaga Bencana, Satbrimob Polda Kalsel Juga Bantu Evaluasi Warga Korban Banjir

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 06 Januari 2020

Menghadapi fenomena bencana alam yang terjadi disejumlah wilayah di Indonesia, tanpa terkecuali di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), anggota personil Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Kalsel turun membantu mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Desa Basung Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru, Minggu (5/1/2020).

Selain anggota Satbrimob Polda Kalsel, ada juga anggota dari Polres, Polsek, dan tim SAR gabungan yang ikut membantu evakuasi warga.

Dengan misi Operasi Aman Nusa II, satu tim Satbrimob beranggotakan 12 orang yang dipimpin Dansat Brimob Polda Kalsel Kombes Pol Ronny Suseno, SIK. diwakili Ipda Suwartoyo, SE. turun ke lokasi banjir yang saat ini air mulai berangsur surut meski ancaman hujan turun kerap masih menghantui terlebih melihat langit masih mendung.
Selain membantu mengevakuasi warga, Satbrimob Polda Kalsel juga mendirikan Posko Brimob Untuk Indonesia bagi warga korban kebanjiran.

Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel, sebanyak 14 RT terdampak banjir di wilayah Kecamatan Cempaka dan untuk Kelurahan Sungai Tiung sebanyak 6 RT.
Sebagaimana diketahui banjir yang terjadi diwilayah Banjarbaru merendam Jalan Mistar Cokrokusumo di Cempaka dan mengakibatkan jalur atau akses utama ditutup.
Sehingga warga yang mau ke Sungai Tiung Cempaka dan melalui Jalan Mistar Cokrokusumo atau sebaliknya harus melalui jalur alternatif karena jalur utama terendam luapan air yang membanjiri kawasan tersebut.

Terkait akses yang ditutup, dijelaskan bahwa hal itu dengan alasan keselamatan pengendara. Karena wilayah ini titik terendah sampai dengan satu meter 200 senti dan membahayakan bagi pengedara.

Selain di Cempaka, banjir juga terjadi di Liang Anggang dan Kemuning namun yang paling parah terjadi di wilayah Cempaka.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

0 komentar:

Posting Komentar