Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Polres HSU dan Polsek Jajaran Gelar Nobar “SURGA KECIL DI BONDOWOSO”

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 18 Desember 2019

Ada hal yang berbeda dari hari biasanya di Mapolsek Amuntai Kota pada hari Selasa malam, warga masyarakat berbondong bondong mendatangi Mako Polsek Amuntai Kota walau udara dingin dan hujan gerimis untuk melaksanakan kegiatan nonton bareng (Nobar).

Kegiatan ini melibatkan warga masyarakat sekitar Polsek Amuntai Kota untuk bersama-sama menonton Film “SURGA KECIL DI BONDOWOSO”, Selasa (17/12/2019). Selain itu kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan penghormatan kepada peran seorang ibu dan dalam rangka Peringati Hari Ibu Ke-91.

Kapolres HSU AKBP Ahmad Arif Sopiyan, S.I.K. melalui Wakapolres HSU Kompol. H.M. Tukiman, S.H., M.H. didampingi para Kabag, Kasatfung, Perwira dan personil Polres HSU yang turut hadir dalam Nobar yang dipusatkan di Mapolsek Amuntai Kota mengatakan bahwa pemutaran Film tersebut digelar dalam rangka Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-91 tahun 2019.

“Nonton bareng ini digelar serentak di sejumlah Polda, Polres maupun Polsek di seluruh Indonesia, termasuk di Polsek Jajaran Polres HSU yakni 7 Polsek diantaranya Polsek Amuntai Kota, Amuntai Selatan, Amuntai Utara, Banjang, Polsek Alabio, Babirik dan Polsek Danau Panggang dalam rangka memperingati Hari Ibu dengan tema ”Perempuan Berdaya, Indonesia Maju”, ujar Kompol. H.M. Tukiman, S.H., M.H. sehabis kegiatan Nobar.
Lebih lanjut dikatakan Wakapolres HSU, Film “SURGA KECIL DI BONDOWOSO” berdurasi 15 menit tersebut merupakan sarana efektif untuk mengingatkan masyarakat terutama generasi muda tentang kesetaraan gender antara Pria dan Wanita dalam kehidupan keluarga.

Film dokumenter garapan Nia Dinata (sutradara Film Arisan) itu mengangkat kisah kehidupan seorang Ustad di Bondowoso bersama isterinya yang berprofesi sebagai guru SMP dan juga kepala sekolah di sebuah Taman Kanak-Kanak.

Sang Ustad memutuskan untuk mengajar ngaji di rumah dan mengemban tugas-tugas domestik rumah tangga yang tidak dapat dilakukan oleh istrinya.

“Film ini membawa pesan keterlibatan pria sebagai seorang ayah, suami dan pribadi yang anti kekerasan.” ujar Kompol. H.M. Tukiman, S.H., M.H. (Polres HSU)


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

0 komentar:

Posting Komentar