Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Jelang Pelantikan Presiden, Polda Kalsel Gelar Doa Bersama

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 18 Oktober 2019

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) yang dipimpin oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si menggelar Doa Bersama agar pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, Bapak Ir. H Joko Widodo dan KH. Ma’aruf Amin, dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan damai.

Doa bersama yang berlangsung di Mesjid Al-Muhtadin Polda Kalsel ini dipimpin oleh Drs. KH. Misbahul Munir dan diikuti oleh Kapolda Kalsel, Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, seluruh personil Polri dan ASN Polda Kalsel, serta masyarakat sekitar.
“Usai Shalat Jumat kita secara bersama-sama mendoakan agar acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan damai,” kata Kapolda Kalsel, Jumat (18/10/2019).

Menurut Kapolda, doa bersama ini dimaksudkan untuk memohon keamanan, kedamaian, dan kelancaran pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih. "Kami mengajak seluruh masyarakat tetap bersatu menjaga keamanan nasional agar pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih berjalan lancar dan sukses," ujar Jenderal bintang dua ini.
Terkait situasi keamanan yang berkembang belakangan ini, Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan informasi yang beredar di ruang publik tanpa mengetahui kebenarannya. Dia juga berharap agar masyarakat tetap bersatu dan konsisten merawat NKRI untuk kedamaian seluruh anak bangsa.

"Mari kita jaga kondusifitas bangsa. Mari kita dukung Presiden menyelesaikan tugasnya di periode pertama dan kita juga dukung beliau dalam melaksanakan tugasnya nanti pada periode kedua setelah dilantik," pungkasnya.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Demi Kelancaran Tugas Polri, Bhayangkari Kalsel Laksanakan Dzikir dan Doa Bersama

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Demi kelancaran tugas Polri, Pengurus Daerah Bhayangkari Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar acara Dzikir dan Doa Bersama, yang dihadiri langsung oleh Ketua Bhayangkari Kalsel Ny. Rinny Yazid Fanani, Wakil Ketua Bhayangkari Kalsel Ny. Triana Aneka Pristafuddin, Wakil Ketua Yayasan kemala Bhayangkari Kalsel Ny. Evy Poerbo Hadijojo, dan para Pengurus Bhayangkari Kalsel, Jumat (18/10/2019) di Mesjid Al-Muhtadin Polda Kalsel.
Moment ini dilakukan untuk mendukung tugas Polri mewujudkan Indonesia yang aman dan damai serta dalam rangka pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, Bapak Ir. H Joko Widodo dan KH. Ma’aruf Amin, pada umumnya dan khususnya bagi anggota Satbrimobda NTT untuk mengamankan dan menciptakan Pileg dan Pilpres 2019 yang damai, sejuk, tenang serta keselamatan Bangsa dan NKRI.
Dzikir dan Doa Bersama ini diharapkan akan meningkatkan imam dan takwa kepada Allah SWT dan sebagai bentuk dukungan semangat penuh Bhayangkari untuk Polri agar dapat menciptakan keamanan wilayah dan melaksanakan pengamanan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang aman, damai, dan sejuk, khususnya di Provinsi Kalsel.
“Doa para Bhayangkari untuk Bhayangkara semoga menjadi spirit dalam mengemban tugas dan tanggungjawab dimanapun mereka berada,” ucap Ketua Bhayangkari Kalsel Ny. Rinny Yazid Fanani.

Pentingnya peningkatan Keimanan dan Ketakwaan dalam diri kehidupan Bhayangkari dan beragama merupakan upaya menciptakan kedamaian dan keselamatan bagi umat manusia serta sikap toleransi. Mengakhiri kegiatan ini dilakukan sesi foto bersama.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Deklarasi Mendukung Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI Oleh Tokoh Banua di Kalsel

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor bersama tokoh masyarakat melakukan Deklarasi Damai. Mereka sepakat menjaga persatuan dan kesatuan.

Deklarasi yang dipimpin Gubernur Kalsel itu berlangsung di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Polda Kalsel, Jumat (18/10/2019) dan dikemas dalam acara Coffee Morning Kapolda dan Forkopimda Kalsel bersama elemen masyarakat dalam rangka memelihara situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kalsel menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI pada 20 Oktober 2019 mendatang.

Selain dihadiri Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor, acara ini juga turut dihadiri Kajati Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Ka BNNP Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel beserta Pengurus, Kabinda Kalsel, Ketua FKUB, Ketua NU, Ka Kanwil Kemenag Kalsel, Danlanud Syamsuddin Noor, Danlanal Banjarmasin, Ketua Banwaslu, Ka OJK, Ketua KPU, Ketua PW Muhammadiyah, Pengadilan Tinggi, Ketua PGI, Ketua PHDI, Ketua Walubi, Ketua Keuskupan, Ketua Konghucu, dan para undangan lainnya.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si dalam kesempatan ini berharap Deklarasi dukungan untuk mensukseskan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden tersebut bisa diterapkan ke masyarakat guna menjaga Republik Indonesia khususnya Bumi Lambung Mangkurat tetap damai.

"Mudah-mudahan dengan adanya Deklarasi ini akan bergema di seluruh Indonesia khususnya Kalimantan Selatan, dan di-follow up ditindaklanjuti oleh Kepala Daerah, Kapolres, Dandim, Forkopimda yang ada di semua Kabupaten/kota sambil membuat kegiatan dalam rangka menjaga situasi kamtibmas menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden," kata Kapolda Kalsel.

Deklarasi ini disebut sebagai kesepakatan untuk menjaga persatuan Indonesia. Deklarasi ini, menurutnya, menjadi pengingat seluruh masyarakat Kalsel.

"Deklarasi bersama dimaksudkan untuk menjaga Kalsel yang damai. Bapak-Ibu ini adalah kesepakatan kita bersama sebagai anak bangsa. Saya ingin sampaikan bahwa Deklarasi mengingatkan kepada kita semua bahwa kita satu keluarga, sebangsa dan setanah air Indonesia," tuturnya.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Tokoh Banua Kalsel Dukung TNI-POLRI Amankan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Dukungan dari tokoh masyarakat terkait Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia terus mengalir dari sejumlah daerah. Kali ini dukungan datang dari beberapa Tokoh Banua yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terhadap Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada Minggu 20 Oktober 2019 mendatang.

Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang di agendakan pada tanggal 20 Oktober 2019 tersebut akan dilaksanakan di Gedung DPR/MPR.

Dukungan tersebut disampaikan Ketua FKUB Kalsel Dr. H. Mirhan, M.Ag yang mewakili para Tokoh Banua saat Coffee Morning Kapolda dan Forkopimda Kalsel bersama elemen masyarakat di Aula Bhayangkarai Mathilda Batlayeri Polda Kalsel, Jumat (18/10/2019).

Dalam acara ini turut hadir Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor, Kajati Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Ka BNNP Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel beserta Pengurus, Kabinda Kalsel, Ketua FKUB, Ketua NU, Ka Kanwil Kemenag Kalsel, Danlanud Syamsuddin Noor, Danlanal Banjarmasin, Ketua Banwaslu, Ka OJK, Ketua KPU, Ketua PW Muhammadiyah, Pengadilan Tinggi, Ketua PGI, Ketua PHDI, Ketua Walubi, Ketua Keuskupan, Ketua Konghucu, dan para undangan lainnya.

Ketua FKUB Kalsel Dr. H. Mirhan, M.Ag dalam pernyataan nya menolak keras untuk unjuk rasa yang anarkis serta menolak terorisme dan radikalisme, serta mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, “Semoga pada pelantikan tersebut tetap dalam keadaan aman tertib dan lancar,” harap Dr. H. Mirhan, M.Ag.

Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk senantiasa menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat yang damai.

"Tetap menjaga persatuan dan kesatuan RI untuk memajukan Negara harus kita dukung dengan sepenuh hati, hal ini kita harapkan bisa menjadikan negara kita tetap aman dan kondusif di seluruh wilayah tanah air,” ucapnya.

Harapan yang sama juga di sampaikan oleh sejumlah tokoh yang ada di Kalsel terhadap dukungan nya atas pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 20 Oktober 2019 mendatang.

Sementara itu Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor menegaskan bahwa seluruh masyarakat Kalsel akan turun apabila ada yang mengganggu pelantikan Presiden dan Wakil Presiden karena Presiden dipilih oleh rakyat.

“Bangsa ini adalah bangsa pejuang, jadi kita rakyat Indonesia harus berjuang mensukseskan pelantikan Presiden untuk keberlanjutan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegas Gubernur.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Polda Kalsel Jaga Kondusifitas Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Melalui Coffee Morning Bersama

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si menggelar Coffee Morning bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan elemen masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel), Jumat (18/10/2019).
Kegiatan dalam rangka memelihara situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kalsel menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI ini berlangsung di Aula Bhayangkarai Mathilda Batlayeri Polda Kalsel dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh Banua diantaranya Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor, Kajati Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Ka BNNP Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel beserta Pengurus, Kabinda Kalsel, Ketua FKUB, Ketua NU, Ka Kanwil Kemenag Kalsel, Danlanud Syamsuddin Noor, Danlanal Banjarmasin, Ketua Banwaslu, Ka OJK, Ketua KPU, Ketua PW Muhammadiyah, Pengadilan Tinggi, Ketua PGI, Ketua PHDI, Ketua Walubi, Ketua Keuskupan, Ketua Konghucu, dan para undangan lainnya.

Kapolda Kalsel mengatakan kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk silaturahmi dan berbicang -bincang sembari saling tukar pikiran antara instansi terkait dalam menjaga keamanan dan ketertiban, hal ini tentunya untuk menggalang persatuan, kesatuan serta kedamaian di Provinsi Kalsel.
“Sejauh ini Provinsi Kalsel damai, aman dan kondusif. Ada beberapa tokoh hadir dalam kegiatan itu dan menyambut baik, harapannya hubungan baik kita tetap terjalin, apa yang kita inginkan di wilayah hukum Polda Kalsel ini selalu aman damai, karena aman dan damai adalah impian kita semua,” ucap Kapolda Kalsel.
Lanjut Kapolda, meski disejumlah wilayah di Indonesia terjadi aksi radikalisme, terorisme dan kekerasan namun di Kalsel seluruh personel Polda Kalsel selalu aktif mengajak masyarakat agar tidak terpancing isu yang bisa memecah belahkan persatuan dan kesatuan.

Sementara itu, ditempat yang sama Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor menyampaikan, pertemuan ini baik dan perlu dukungan semua elemen masyarakat guna mengantisipasi terkait isu yang berkembang baik di dunia nyata maupun di media maya yakni Media Sosial.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada jajaran keamanan, wilayah Polda Kalsel dan TNI berperan aktif untuk mengatisipasi menjaga Provinsi Kalsel seperti sampai saat ini aman, dan kondusif.
Dengan harapan Provinsi Kalsel terus aman damai, untuk itu dihimbau agar yang punya pengaruh diminta tidak terpengaruh pada isu yang berkembang saat ini untuk memecah belahkan persatuan dan kedamaian.

Gubernur Kalsel juga berpesan kepada seluruh elemen masyarakat agar tidak terpengaruh, atau terpancing isu yang menyesatkan, mari kita bersatu, berdoa agar Kalsel terus aman damai dan sejahtera,” ucapnya saat Coffee Morning.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Wujudkan WBK dan WBBM, Biro SDM Polda Kalsel Canangkan Zona Integritas

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Biro sumber daya manusia (SDM) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) mencanangkan pembangunan zona integritas (ZI) menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM), Kamis (17/10/2019) di Aula Mathilda Batlayeri Polda Kalsel.

Guna mewujudkan hal tersebut dilakukan Penandatanganan Komitmen Bersama antara Polda Kalsel dengan 12 stakeholder lainnya dan dilanjutkan dengan foto bersama.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Karo SDM Polda Kalsel Kombes Pol Defrian Donimando, S.I.K., MH. dan dihadiri oleh Kabid TI Polda Kalsel, Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Kotamdya Banjarmasin, Kepala LLDIKTI Banjarmasin, Kepala BRI Cabang A.Yani Banjarmasin, Kepala BTPN Regional Head Area Kalimantan, Ketua Jurusan JPOK FKIP Unlam, Ketua IDI Provinsi Kalsel, Ketua LSM Dayak Kalimantan Bersatu, Kadis Pendidikan Provinsi Kalsel, Kadin Pendidikan Kotamadya Banjarmasin, Disdukcapil Kota Banjarmasin, dan Ketua Himsi Provinsi Kalsel.

Karo SDM Polda Kalsel Kombes Pol Defrian Donimando, S.I.K., MH. dalam sambutannya untuk mewujudkan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani, diperlukan dukungan dari semua pihak untuk mewujudkannya.
Ia juga menyatakan bahwa dengan pembangunan zona integritas, maka institusi Polri akan semakin dipercaya oleh rakyat.

Polda Kalsel melalui Biro SDM berkomitmen mendukung upaya pemberantasan korupsi melalui pencanangan pembangunan zona integritas, yang bertujuan untuk menyampaikan kepada publik tentang komitmen Bea Cukai untuk mewujudkan WBK dan WBBM.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Rakorbin SDM Polda Kalsel Resmi Dibuka Kapolda Kalsel

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 17 Oktober 2019

Guna mewujudkan sumber daya manusia (SDM) Polri yang berprestasi dan inovatif, secara resmi Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si.  membuka pelaksanaan rapat koordinasi pembinaan sumber daya manusia (Rakorbin SMD) Polri jajaran Polda Kalsel di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Polda Kalsel, Kamis (17/10/2019) pukul 08.00 Wita.
Dengan mengusung tema "SDM Polri Yang Kompetitif Berprestasi dan Inovatif Menuju SDM Unggul Indonesia Maju", kegiatan ini turut dihadiri Wakapolda, Irwasda, Pejabat Utama Polda Kalsel, para Kabag Sumda Jajaran Polda Kalsel, Kepala Sekolah SMAN 1 Banjarmasin, Kepala Sekolah SMAN 2 Banjarmasin, Kepala Sekolah SMKN 1 Banjarmasin dan Kepala Sekolah SMKN 5 Banjarmasin.

Dalam sambutannya, Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si.  menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh Pejabat Bidang SDM jajaran Polda Kalsel, atas kerja keras, loyalitas dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama ini.
“Pertahankan prestasi yang sudah kita dapatkan, wujudkan reformasi Polri agar lebih baik kedepannya yang dimulai dari proses seleksi dan rekrutmen, kerjakan segala amanah yang telah diberikan dengan sebaik baiknya serta benahi segala yang kurang termasuk dari internal kita sendiri,” tutur Kapolda.
Selanjutnya Kapolda mengharapkan kepada para peserta Rakorbin yang terdiri dari anggota Polri dan PNS Polri agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh sebagai bahan evaluasi kinerja kita pada tahun anggaran 2019.

“Kegiatan ini merupakan pemaparan hasil Rakorbin SDM tingkat Mabes yang sebelumnya telah diikuti oleh Karo SDM beserta para Kabag Polda Kalsel di Jakarta, maka dari itu diharapkan setelah kegiatan ini, pengemban fungsi SDM dapat meningkatkan kompetensi dan integritas personel Polri dengan cara-cara yang inovatif serta membuat terobosan kreatif,” tutur Jenderal bintang dua tersebut.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menyamakan persepsi dalam melakukan pembinaan kepada personel baik di Polres jajaran maupun di Satker Polda Kalsel,” lanjutnya.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Wakapolda Kalsel Pimpin Vicon Dengan Polres Jajaran

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Dalam rangka menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2019 mendatang, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar video conference (Vicon) harian tindak lanjut perintah Kapolri, Kamis (17/10/2019) pukul 09.00 Wita.

Vicon yang berlangsung di ruang Monitoring Center Polda Kalsel ini dipimpin oleh Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. H. Aneka Pristafuddin, M.H. ini dihadiri oleh Karo Logistik, Karo Ops, Dir Intelkam, Dir Pam Obvit, Dir Reskrimum, Kabid Dokkes, Kabid Humas serta diikuti oleh Kasatwil Jajaran Polda Kalsel.
Berdasarkan arahan Kapolri Jenderal Polisi Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D. menginstruksikan (perketat) pengamanan termasuk tanggal 20 Oktober mendatang karena tidak semata Polda Metro yang melakukan pengamanan tapi Polda sekitarnya Polda Banten, Polda Jabar, Polda Jateng dan seluruh Polda melakukan pengamanan," kata Wakapolda Kalsel mengingatkan.

Selain membahas tentang situasi kamtibmas terkini dan pengamanan menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, dalam vicon tersebut juga dibahas perihal rusuh yang terjadi di Pelabuhan Penyeberangan Penajam - Balikpapan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim.
Menanggapi hal tersebut, Wakapolda Kalsel berharap peristiwa itu tidak terjadi di Kalimantan Selatan hingga mengganggu situasi kamtibmas yang saat ini aman dan kondusif.

Wakapolda juga menginstruksikan kepada seluruh Polres Jajaran untuk mengimbau masyarakat agar tenang dan percaya hukum, serta tidak menyebarluaskan gambar atau video yang dapat memperkeruh suasana di Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Jamuan Makan Siang Gubernur Kalsel Bersama Taruna Taruni AAL Angkatan ke-67 Dihadiri Wakapolda Kalsel

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menggelar jamuan makan siang antara Gubernur Kalsel bersama Taruna/Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-67 dalam rangka Latihan Praktek Jalasesya tahun 2019, di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Rabu (16/10/2019).

Jamuan tersebut dihadiri oleh Gubernur Kalsel diwakili Asisten 3 Provinsi Kalsel Heriansyah, Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. H. Aneka Pristafuddin M.H., Danrem 101/Antasari Kolonel Inf M. Syech Ismed, S.E., M.Han. serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan ini dilakukan pertukaran cindera mata antara Pemprov Kalsel dengan TNI Angkatan Laut.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel diwakili Asisten 3 Provinsi Kalsel Heriansyah berharap apa yang dilakukan Taruna/Taruni Akademi Angkatan Laut angkatan ke-67 mendapatkan kesan serta pengalaman dan ilmu yang berkaitan dengan pendidikan yang sedang ditempuh.
"Semoga Taruna Akademi Angkatan Laut merasa berkesan selama berada di Banua kami dan sekaligus banyak mendapatkan pelajaran, pengalaman serta dapat memperoleh data dan informasi yang relevan dengan pendidikan yang sedang diikuti," ucapnya.

Menurut Heriansyah, kunjungan tersebut merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan karena merupakan kunjungan dalam rangka pendidikan.
"Hal ini berarti pula bahwa Kalimantan Selatan memiliki potensi dan kelebihan yang menarik untuk menjadi objek studi lapangan," terangnya.

Ia memaparkan, secara historis Kalimantan Selatan memang memiliki kelebihan karena merupakan induk berdirinya provinsi di pulau Kalimantan. Sekitar tahun 1950, hanya ada satu Provinsi di Borneo yaitu Kalimantan dengan Ibukota Banjarmasin.
"Dalam perkembangannya kini pulau Kalimantan terdiri dari lima Provinsi, termasuk Kalimantan Selatan," ungkapnya.

Selain itu juga, sebagai Provinsi tertua, mestinya Kalimantan Selatan memiliki wilayah yang luas. Kenyataannya, luas Kalimantan Selatan hanya 37,500 kilometer atau 6,98% dari luas pulau Kalimantan, namun demikian tetap memiliki kontribusi besar untuk nasional.
"Meskipun dengan luasan wilayah terkecil tetapi kontribusi Kalimantan Selatan untuk kepentingan nasional cukup besar," ujarnya.

Lebih lanjut Heriansyah mengatakan, di sektor pertanian, Kalimantan Selatan menjadi salah satu provinsi penyangga beras nasional yang akan terus dikembangkan dan ditingkatkan.
Di sektor lain, Kalimantan Selatan juga merupakan penyedia batubara untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.

"Sebagai Provinsi terdekat dengan ibukota negara baru, kami harus mempersiapkan diri untuk menjadi penyangga pangan. Selain pertanian, dari dulu hingga sekarang Kalimantan Selatan juga menjadi Provinsi penyedia batubara untuk memenuhi kebutuhan energi nasional terutama energi listrik," katanya.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Bakti Kesehatan Polri Polda Kalsel Berlangsung di Ponpes Al Falah Putera

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Bertempat di Pondok Pesantren Al Falah Putera Mesjid Ghairul Jami Komplek Al Falah Putera Jalan A.Yani Km.23 berlangsung kegiatan Bakti Kesehatan Polri yang digelar oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) dalam rangka Eradikasi Scabies Gratis, Rabu (16/10/2019) pukul 08.30 wita.

Bekerjasama dengan Perdoski Cabang Banjarmasin dan RSUD Ulin Banjarmasin, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kalsel, Bakti Kesehatan ini dihadiri Dir Binmas Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Tata Suwarta, MH., Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr. Erwinn Zainul Hakim, MARS, M.H.Kes. dan Karumkit RS Bhayangkara Banjarmasin AKBP dr Bambang Pitoyo, Sp.S.
Kegiatan dibuka dengan Pembacaan doa oleh Ustadz Nabawi, dilanjutkan sambutan Pengasuh Ponpes Al Falah Putera KH.Samsuni, Penyuluhan kesehatan tentang Scabies atau Kudis guna tercipta pemahaman oleh seluruh santri peserta pemeriksa Eradikasi Scabies.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan sesi foto bersama yang diikuti oleh AKBP dr. Bambang Prasetya, Sp.B, personel Biddokkes, RS Bhayangkara Banjarmasin, Perdoski, Dit Binmas, para Santri, perwakilan dari Dinkes, dan Polsek Banjarbaru Barat.
Sementara dalam pemeriksaan dan pengobatan Scabies dilakukan oleh Perdoski Cabang Banjarmasin dibantu oleh Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin.

Bakti Kesehatan Polri ini pun mendapat antusias oleh para warga, sebanyak 320 orang peserta yang mengikuti kegiatan tersebut melebihi dari target Tim Dokkes yakni sebanyak 200 orang peserta.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Polres HSU Gelar Pertemuan Dengan Toga, Tomas dan Toda se Kabupaten HSU

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Bertempat di Ruang Kantor Kapolres Hulu Sungai  Utara (HSU) dilaksanakan Silaturahmi dan Koordinasi oleh Kapolres HSU AKBP Ahmad Arif Sopyan, S.IK dengan para Tokoh Agama, Tokoh Masyarajat dan Tokoh Adat Kabupaten HSU, Rabu (16/10/2019) pukul 10.00 wita.

Pada kesempatan ini hadir Waka Polres HSU H. M. Tukiman, SH., MH., Kabag Ops Polres HSU Kompol Sukardi. SH., MH., Kabag Sumda Polres HSU AKP Slamet Hari Wahyudi, SH., MM., dan Kasat Intelkam Polres HSU Iptu Cece Sudrajat.

Sementara para Toga, Tomas dan Toda yang hadir diantaranya Ketua DPD FPI Kabupaten HSU Ustadz H. Diya Irhamni. Lc., Sekertaris DPD FPI Kabupaten HSU Sopiyan Hadi, S.Pd.I., Dosen STIA dan Aktivis Mahasiswa Budi Kesmana. M.I.Kom., Ketua LSM SECI Kabupaten HSU  H. Didi Bukhori, S.Sos., Ketua LSM FKA Kabupaten HSU H.A. Soldani., Wakil Ketua LSM FKA Ajat, Ketua LSM  Pusaka Kabupaten HSU Darmadi, Ketua LSM Laskar Antasari Kabupaten HSU Muawiyah, Ketua BEM  STIA  Amuntai Kabupaten HSU M. Syarif, dan Ketua BEM STIPER Amutai Kabupaten HSU Surya Adam Febriyan.

Silaturahmi dan koordinasi ini dalam rangka melakukan kerja sama antara Polres HSU dengan Toga, Tomas, Toda serta elemen masyarakat agar selaku bersinergi dalam membina Sitkamtibmas di wilkum Polres HSU. Selain itu guna mengantisipasi  adanya pengerahan massa (Unras yang Anarkis) oleh Mahasiswa, Ormas maupun kelompok tertentu dengan maksud untuk menggagalkan pelaksanaan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI pada 20 Oktober 2019 mendatang.

Pertemuan ini juga agar terjalin kerjasama dalam mengantisipasi masuknya Paham Radikalisme dan tindakan Terorisme di wilkum Polres HSU.

Dari hasil pertemuan tersebut pihak Mahasiswa, Ormas FPI, dan LSM se Kabupaten HSU, siap mendukung Polri khususnya Polres HSU dalam menciptakan sitkamtibmas yang aman, damai dan kondusif serta tidak akan ada pengerahan massa atau unjuk rasa baik menjelang maupun pada saat Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI 20 Oktober 2019.

Kegiatan diakhiri dengan audiensi / pernyataan sikap yang dilakukan oleh Mahasiswa, Ormas FPI, dan LSM se Kabupaten HSU.

“Inti dari pertemuan ini ada 3 (Tiga) yakni Antisipasi unjuk rasa anarkis di wilkum Polres HSU, Antisipasi Paham Radikal dan Terorisme, dan Mensukseskan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Republik Indonesia tahun 2019,” terang Kapolres HSU.

Kapolres juga menegaskan bahwa Polres HSU siap mengawal penyampaian aspirasi oleh sejumlah pihak asalkan sesuai prosedur, "Mari kita jaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan  konfusif di daerah Kabupaten HSU,” ujar Kapolres HSU AKBP Ahmad Arif Sopiyan, S.I.K.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Polres HSU Limpahkan Berkas Perkara Tersangka Karhutla ke Kejaksaan

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 16 Oktober 2019

Penegakan hukum terhadap pelaku pembakar lahan terus dilaksanakan. Seperti yang dilakukan Polres Hulu Sungai Utara (HSU) yang telah menyerahkan berkas perkara satu orang tersangka kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada Kejaksaan Negeri HSU.

Kapolres HSU AKBP Ahmad Arif Sopiyan, S.I.K. melalui Kasat Reskrim Iptu Kamarudin, S.H., mengatakan, hari ini Rabu (16/10/2019), Unit Tipidter Satreskrim Polres HSU telah mengirimkan berkas dan barang bukti tersangka kepada Kejaksaan Negeri HSU.

Perkara Karhutla yang dilimpahkan ke Kejaksaan atas nama SU alias HT (64) warga Desa Kandang Halang No.130 Rt.03 Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten HSU dalam Laporan Polisi Nomor: LP /104/IX/2019/Kalsel/Res HSU, tanggal 21 September 2019. B/108/X/2019/Reskrim Tanggal 07 Oktober 2019.

"Tersangka SU alias HT (64) sengaja membakar lahan menggunakan korek api kayu, Senin 16 September 2019 pukul 16.30 wita di Desa Kandang Halang Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten HSU. Ini jelas melanggar Pasal 187 ayat 1 KUHP dengam ancaman maksimal 15 tahun penjara, dan atau Pasal 108 jo 69 ayat 1 UU No.32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dengan ancaman penjara minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun," jelas Kasat Reskrim Iptu Kamaruddin, S.H.

Kasat Reskrim Iptu Kamaruddin, S.H. menuturkan kasus ini berawal saat Tim Satgas Karhutla HSU melaksanakan Patroli diwilayah rawan kebakaran lahan di Desa Pasar Senin dan melihat pelaku sedang membersihkan lahan miliknya dan sekitarnya dengan cara membakar.

Saat ditanyakan oleh Tim Satgas, pelaku mengakui bahwa lahan tersebut ia bersihkan dengan cara dibakar untuk ditanami, kemudian Tim mengamankan pelaku beserta sejumlah barang bukti seperti identitas pelaku dan korek api kayu. Diperkirakan luas lahan yang terbakar kurang lebih 2400 M2 yang kemudian kejadian ini dilaporkan ke Polres HSU untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Kabupaten HSU termasuk salah satu daerah yang terpapar kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Hingga saat ini, Tim Karhutla tetap melaksanakan patroli dan melaksanakan sosialisasi mencegah karhutla.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Bentuk Dukungan Pendemo Kalsel Terhadap TNI-POLRI Jelang Pelantikan Presiden 20 Oktober 2019

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Insiden penyerangan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopulhukam) Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto, S.H., S.I.P., M.M. juga memantik reaksi sejumlah kalangan di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kalsel dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Kalsel mengecam aksi kekerasan yang dilakukan oleh pasangan suami istri tersebut.

KSPSI dan KSBSI Kalsel juga mendukung Polri dan TNI untuk tetap konsisten menjaga keamanan.

Bukti deklarasi dukungan tersebut disampaikan dalam orasi aksi unjuk rasa Penolakan RUU Ketenagakerjaan yang berlangsung di depan DPRD Provinsi Kalsel, Rabu (16/10/2019) dngan disaksikan langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si, Ketua DPRD Kalsel, para Pejabat Utama Polda Kalsel dan Kapolresta Banjarmasin.

"Kita berharap kasus penusukan dan tindakan brutal itu segera diusut tuntas, jika ada dalangnya tangkap, karena sudah menyerang pejabat negara," kata Ketua DPD KSPSI Kalsel H. Sadin Sasau dan Ketua DPW KSBSI Kalsel Misdi.

Menurut H. Sadin Sasau, selain mendukung apa yang telah dilakukan oleh Polri dan TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban, para buruh dan pekerja se Kalsel juga sepakat untuk bersama-sama mengamankan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2019 mendatang.

"KSPSI dan KSBSI Kalsel juga tetap bekerja sama dengan pihak keamanan," tandasnya.

Polda Kalsel bersama Korem 101/Antasari dibantu seluruh elemen masyarakat untuk tetap konsisten menjaga keamanan dan perdamaian.

Terlebih dengan maraknya isu propaganda menjelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih 2019.

"Karena kita ada untuk menjaga NKRI dan Pancasila," tegas Ketua DPD KSPSI Kalsel H. Sadin Sasau.

Sementara, Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dari KSPSI dan KSBSI Kalsel pada Polri.

Dukungan ini, kata Kapolda, akan dilaporkan ke jajaran Polri yang ada di atas.

"Kita juga berharap kejadian ini (penusukan pejabat tinggi, red) tidak terulang. Semoga kedepan kita dapat bekerja sama dalam berbagai kegiatan," ujar Kapolda.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si juga menghimbau, jika menemukan hal hal yang mungkin menyimpang dari kaidah Pancasila mohon berkoordinasi dengan Polri, dalam hal ini Polda Kalsel dan Polres Jajaran.

Sehingga, lanjutnya, polisi bisa menjamin wilayah Kalsel menjadi wilayah yang aman.

"Semoga agenda konstitusi nasional dalam Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI dapat berjalan aman dan lancar," jelas kapolda Kalsel.

Aksi dukungan pada Polri dan TNI oleh KSPSI dan KSBSI Kalsel ini ditutup dengan ikrar untuk menjaga perdamaian.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Demo Penolakan RUU Ketenagakerjaan Berakhir Damai, Buruh dan Pekerja Se Kalsel Kecam Aksi Radikalisme, Terorisme dan Kekerasan

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Sebanyak kurang lebih 4000 orang massa demonstran penolakan rancangan undang-undang (RUU) Ketenagakerjaan yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kalsel dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Kalsel menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat Kota Banjarmasin, Rabu (16/10/2019).

Aksi unjuk rasa ini mendapat pengamanan oleh Polda Kalsel dan Jajaran, bahkan Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si turun langsung memantau jalannya aksi unjuk rasa yang berlangsung damai dan kondusif.

Kapolda Kalsel yang saat itu didampingi Ketua DPRD Kalsel, Karo Ops, Dir Intelkam, Dir Samapta, Dir Pamobvit Polda Kalsel dan Kapolresta Banjarmasin menemui massa demonstran dan langsung berbaur bercengkrama dengan para buruh dan pekerja Kalsel.
Selain menyampaikan penolakan terhadap RUU Ketenagakerjaan, rombongan massa yang dipimpin Ketua DPD KSPSI Kalsel H. Sadin Sasau dan Ketua DPW KSBSI Kalsel Misdi dalam orasinya menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh dilaksanakannya Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia pada 20 Oktober 2019 mendatang serta menolak dan mengutuk keras aksi Radikalisme, Terorisme maupun Kekerasan yang dapat mengganggu situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Indonesia khususnya di wilayah hukum Polda Kalsel.

Menurutnya, semua perbedaan harus diselesaikan dengan kesejukkan dan musyawarah mufakat tanpa ada kekerasan. “Kita semua harus bersatu menghadapi bentuk-bentuk kekerasan dan mengutuk apa yang terjadi saat ini,” ucap Ketua DPD KSPSI Kalsel H. Sadin Sasau.

Para buruh dan pekerja se Kalsel pada kesempatan ini juga mengatakan bahwa akan membantu Polri dan TNI dalam mengamankan dan menjaga situasi kamtibmas yang saat kondusif khususnya menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia.
Sementara itu Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si mengungkapkan, perbedaan pandangan boleh saja terjadi. Namun hal itu bukan kemudian diselesaikan melalui jalur kekerasan.

"Kita harus selesaikan semua perbedaan dengan kesejukan. Musyawarah mufakat tanpa ada kekerasan," ujarnya.

“Saya juga mengajak seluruh masyarakat Kalsel untuk bekerja sama dalam menciptakan situasi yang kondusif,” kata Kapolda Kalsel.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Pantau Aksi Demo, Kapolda Kalsel Berbaur Dengan Massa Buruh dan Pekerja

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si. menemui massa buruh dan pekerja yang sedang berdemonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (16/10/2019) pukul 10.00 wita.

Dari pantauan dilapangan, Kapolda Kalsel dengan didampingi Ketua DPRD Kalsel, Karo Ops, Dir Intelkam, Dir Samapta, Dir Pamobvit Polda Kalsel dan Kapolresta Banjarmasin datang menemui massa demonstran yang menolak RUU Ketenagakerjaan dan berkumpul di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin. Kehadiran Jenderal bintang dua beserta rombongan disambut baik oleh para massa.
"Hidup polisi!" teriak orator menyambut kedatangan Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si  di tengah-tengah massa.

"Hidup!" teriak massa membalas.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si  kemudian duduk dijalan tempat kerumunan massa. Dalam kesempatan ini, Kapolda mengapresiasi aksi massa yang hingga siang ini berlangsung tertib. Dia menyebut itu merupakan cara yang benar dalam menyampaikan aspirasi.

"Pada kesempatan hari ini, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, apresiasi yang setinggi-tingginya, kepada sahabat-sahabat saya, teman-teman saya, dari buruh dan pekerja yang datang. Saya lihat sangat banyak hari ini tapi kegiatan dilaksanakan sangat tertib. Saya kira inilah cara-cara penyampaian aspirasi yang benar," kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si.
Kapolda menyatakan masyarakat dilindungi undang-undang dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Namun dia berharap aspirasi disampaikan dengan tertib dan tidak melanggar aturan. Karena itu, dia mengapresiasi massa buruh dan pekerja yang tetap tertib dalam aksi demonstrasi hari ini.

"Ini dapat dicontoh oleh elemen-elemen masyarakat lainnya baik per orang atau lain sebagainya untuk menyampaikan apsirasinya kepada siapa pun juga. Karena itu memang dilindungi undang-undang," ucapnya.
Jenderal bintang dua ini kemudian mengucapkan terima kasih kepada massa sebelum meninggalkan kerumunan massa yang berdemonstrasi. Dia kemudian pergi meninggalkan massa aksi.

"Hidup buruh! Hidup buruh! Hidup buruh!" teriak Kapolda Kalsel.

"Hidup!" sahut massa.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Wakapolda Kalsel Terima Kunjungan Kehormatan Taruna Taruni AL  Angkatan 67

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Para Taruna-Taruni Angkatan Laut TK II Angkatan-67 belajarlah dengan baik dan selalu rendah hati. Dengan rendah hati  suatu saat nanti kalian akan dinaikkan derajatnya oleh Allah SWT, demikian pesan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Aneka Pristafuddin, M.H. saat menerima kunjungan kehormatan Taruna dan Taruni Angkatan Laut (AL) TK II Angkatan 67, di ruang kerja Wakapolda Kalsel, Rabu (16/10/2019).
Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda Kalsel didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel diantaranya Karo Logistik, Karo Rena, Dir Polair, Dansat Brimobda Kalsel dan Kabid Keuangan Polda Kalsel.
Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Aneka Pristafuddin, M.H. menggambarkan kepada para Taruna-Taruni AL Angkatan 67 terkait situasi perekonomian daerah Kalsel, kondisi hukum dan adat istiadat Kalsel serta sedikit menjelaskan kondisi wilayah perairan maupun daratan yang ada di daerah Kalsel.
Kunjungan diakhiri dengan pemberian cinderamata dari AL kepada Wakapolda Kalsel, kemudian dari Wakapolda kepada Taruna Taruni AL dan dilanjutkan foto bersama.
Dalam kunjungan ini, Taruna dan Taruni Angkatan Laut (AL) TK II Angkatan 67 didampingi oleh Mayor Laut M. Hadi Cahyadi dan Kapten Laut Arif Siswanto.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto