Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Sosialisasi Pemantauan Siber Dan Analisis Media Divisi Humas Polri Di Polda Kalsel Resmi Ditutup

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 22 Agustus 2019

Divisi Humas Polri telah melaksanakan kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) selama 3 hari ini, dimana Kepada Divisi Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H. pada hari ini Kamis (22/8/2019) berkesempatan untuk menutup kegiatan tersebut bersama dengan Tim Sosialisasi dari Divhumas Mabes Polri dan seluruh Pejabat Utama Polda Kalsel.

Dalam acara ini hadir Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M,Si., Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H. Kepala Biro Multimedia Divhumas Polri Brigjen Pol Drs. H. Budi Setiawan M.Si., seluruh Pejabat Utama Polda Kalsel dan peserta kegiatan sosialisasi yang terdiri dari 4 anggota pengemban fungsi Humas Polres-polres jajaran di Polda Kalsel.
Diawali dengan penayangan video selayang pandang kegiatan sosialisasi yang telah berlangsung selama 3 hari, acara tersebut dilanjutkan dengan sambutan Kapolda Kalsel.

Dalam sambutannya, Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M,Si. mengucapkan selamat datang sekaligus terimakasih kepada Kadiv Humas Polri yang telah menyempatkan diri untuk hadir di Polda Kalsel, tempat dimana beliau menapaki awal pengabdian di Kepolisian.
“Kami mengapresiasi terselenggaranya sosialisasi ini, karena kegiatan ini adalah bagian penting  fungsi PR (Public Relation) Polri kepada masyarakat,” ujar Kapolda Kalsel.

Manajemen media adalah bagian penting bagi tugas Polri, dimana dalam sebuah idiom disebutkan “Siapa yang menguasai informasi, akan menguasai dunia”, juga dalam rangka pembentukan opini public yang positif terhadap tugas-tugas Polri.
Kapolda juga menyampaikan bahwa melalui social media kita dapat dengan mudah memenuhi kebutuhan kita semua, dan banyak manfaatnya, bisa juga untuk menyebarkan nilai kebajikan, persahabatan, toleransi dll, namun media social juga dapat digunakan untuk hal negative seperti hasutan, fitnah, berita bohong, persekusi ujaran-ujaran kebencian yang tidak hanya dikelola perorangan, namun juga industri hoax, dan juga digunakan sel-sel radikal untuk melakukan sebaran faham radikal untuk menyulut konflik dan perpecahan.

Itulah yang menjadi tugas kita semua, untuk melakukan counter ujaran-ujaran kebencian di social media dengan nama samaran atau anonimitas, walaupun tanpa tanpa kontak fisik namun hal tersebut terbukti sangat merusak dan berbahaya. Sehingga dirasa perlu adanya sosialisasi dalam rangka peningkatan kemampuan anggota Polri dalam mencegah dan menangkal hal-hal negative tersebut diatas, sehingga konflik dan perpecahan bisa dicegah secara dini, demi terciptanya situasi aman, tertib, damai.
Sementara itu Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H. dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kapolda Kalsel adalah senior, idola sekaligus guru bagi Kadiv Humas Polri, dan merupakan komandan pleton pada saat menempuh pendidikan dahulu. Kesempatan di Kalimantan Selatan kali ini juga merupakan sebuah nostalgia dimana Kadiv Humas Polri pernah bertugas di awal waktu pengabdiannya di Kepolisian.

Disampaikan oleh Kadiv Humas Polri bahwa saat ini adalah era globalisasi, Bapak Kapolri sering memberikan pandangan dimana era globalisasi sudah datang, dunia menjadi serba mudah, perkembangan teknologi informasi berjalan seiring dengan era demokrasi, dimana Panglimanya adalah rakyat dan seluruh kebijakan harus mendapat restu dari masyarakat. Oleh karena itu Bapak Kapolri mengeluarkan program Promoter. Kata-kata professional tidak pernah ada titiknya, dimana menuntut Polri harus terus belajar dan menyesuaikan.
Bapak Kapolri menempatkan kebijakan manajemen media sebagai unggulan, sebuah strategi tentang bagaimana dapat mengamplifikasi berita positif dan menekan berita negative.

Fungsi Humas sudah menjadi fungsi utama, bukan lagi pendukung. Dalam me manage media khususnya media social yang tanpa adanya filter (langsung tayang).
Divisi Humas Polri dirasa tepat melaksanakan sosialisasi di Kalimantan Selatan kerana mampu memberikan pengetahuan bagi peserta sehingga anggota dapat melaksanakan pemantauan dan analisis, termasuk memiliki pasukan siber yang handal dan militant, sehingga unsur pimpinan dapat menentukan kebijakan yang tepat dalam menghadapinya.

Pada narasi yang lain dijelaskan Kadiv Humas Polri bahwa saat ini pelaku negative di media social sengaja memanfaatkan momentum untuk melakukan profokasi sehingga sebuah konflik bisa terjadi di Papua dan Papua Barat.

Setelah mengakhiri sambutannya, Kadiv Humas berkesempatan menutup kegiatan sosialisasi pada pukul 17.00 WITA dimana ini menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Bag Pemanalis Biro Multimedia Divisi Humas Polri di Polda Kalsel telah seluruhnya selesai.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

0 komentar:

Posting Komentar