Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Pasca Laka Air KM. Pieces di Selat Makassar, Biddokkes Polda Kalsel Siapkan Posko Post Mortem

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 09 Agustus 2019

Dipimpin Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kalimantan selatan (Kalsel) Kombes Pol dr. Erwinn Zainul Hakim, MARS, M.H.Kes. selaku Ketua TIM DVI Biddokkes Polda Kalsel melakukan langkah langkah proaktif dan persiapan terkait musibah laka air KM Pieces di Selat Makassar sekitar Pulau Matasirih pada hari Rabu 31 Juli 2019 pukul 21.24 Wita.

Sebelum kejadian, pada Minggu 28 Juli 2019 pukul 17.00 wita kapal yang mengangkut penumpang sebanyak 37 orang tersebut masih melakukan kontak melalui radio. Namun tiga hari kemudian Kapal KM.Bintang Mas Delima menemukan 4 orang ABK pada kordinat 05.06. Ls 115.58. Bt. Dari keempat korban tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia.

Gerak cepat pun dilakukan jajaran kepolisian Polda Kalsel, dengan dipimpin Kasat Polair Polresta Banjarmasin AKP Jon Louis Letedara, SIK melakukan, menyiagakan dan menyiapkan Tim DVI Biddokkes Kalsel untuk antisipasi menghadapi kesiapan evakuasi jenazah korban menuju Banjarmasin dan sekitarnya.

Selain itu kesiapan personil, peralatan dan sarpras (Kit DVI dan kantong Jenazah, dll) Tim DVI Biddokkes Polda  Kalsel juga dilakukan.
Melalui pesan singkat whatsapp (WA) Tim DVI yang beranggotakan personil Biddokkes, RS Bhayangkara dan Urkes serta steakholder lain saling tukar menukar informasi dan berkoordinasi guna memudahkan melakukan tindakan selanjutnya.

Posko Post Mortem KM Pieces juga didirikan di Instalasi Forensik RS Bhayangkara dengan kesiapan lemari pendingin Jenazah sebanyak 8 buah dan 4 buah di RSUD Ulin Banjarmasin.

Hingga hari Kamis (8/8/2019) total ABK yang telah ditemukan sebanyak 7 orang tersisa 30 orang dari manifes 37 orang.

Posko Post Mortem yang disiapkan Biddokkes Polda Kalsel di Instalasi Forensik RS Bhayangkara Banjarmasin bersifat Wait And See (Antisipasi dan menunggu) manakala ada temuan jenazah dari Tim Evakuasi Bersama, bila proses DVI identifikasi dilaksanakan di Banjarmasin maka data Antemortem dari keluarga di Pekalongan di bawa ke Banjarmasin untuk dilakukan proses identifikasi DVI, bila sebaliknya, pelaksanaan proses identifikasi di Pekalongan jenazah temuan Tim Banjarmasin akan di serahkan dan di evakuasi ke Pekalongan.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

0 komentar:

Posting Komentar