Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Inilah Sosok Personel Sat Brimob Polda Kalsel yang Rutin Mengisi Siraman Rohani Hindu di TVRI Kalsel

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 20 Januari 2019

Selain melaksanakan tugas keseharian di Markas Komando (Mako), Bripka Ketut Sedemen, S.Ag salah satu personel Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) juga melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Siraman Rohani Hindu di Stasiun Televisi TVRI Kalsel setiap bulannya di Minggu kedua. Ini merupakan salah satu bentuk sinergitas Polri dengan media yang ada di Kalsel khususnya TVRI Kalsel.
Kali ini dengan tema Keutamaan Kelahiran Sebagai Manusia Menurut Agama Hindu”, Bripka Ketut Sedemen, S.Ag menyampaikan pesan bahwa manusia ketika dilahirkan kedunia telah mempunyai keutamaan dibandingkan dengan ciptaan Tuhan yang lainnya. Keutamaan ini karena manusia memiliki Sabda (bisa berbicara dengan yang lainnya), Bayu (mempunyai tenaga/power yang bisa menggerakan), dan Idep (mempunyai pikiran yang bisa membeda bedakan mana perbuatan baik dan mana perbuatan buruk). Ketiga hal inilah yang membedakan antara manusia, tumbuh tumbuhan dan hewan.

“Karena manusia adalah makhluk sempurna maka  diharapkan segala pikiran, perkataan dan perbuatannya bisa mencerminkan sikap sebagai manusia jangan malahan lebih buruk tindak tanduknya dari binatang,” jelas Bripka Ketut Sedemen, S.Ag.
Lebih lanjut, ketika telah dilahirkan sebagai manusia kata Bripka Ketut Sedemen, S.Ag, tentunya kesempatan kita untuk berlomba lomba untuk berbuat baik dengan cara menolong sesama, bersedekah, dan toleransi terhadap sesama. Dengan bersikap yang sopan santun, lemah lembut dan kasih sayang pada sesama tentunya ketertiban dan keamanan masyarakat akan segera terwujud dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat akan meningkat.

Segala perbuatan yang kita lakukan di dunia ini baik itu perbuatan yang sholeh atau pun yang buruk akan dimintai pertanggungjawaban oleh Sang Pencipta, untuk itu sebelum melangkah ada baiknya di pikirkan secara matang apakah yang dilakukan itu bisa bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat atau malahan sebaliknya,” ucap Bripka Ketut Sedemen, S.Ag.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

0 komentar:

Posting Komentar