Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Kapolda Kalsel Dinginkan Lahan Gambut Guntung Damar yang Terbakar

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 16 September 2019

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si melaksanakan pengecekan titik api atau hotspot dan melakukan pendinginan lahan yang terbakar yang ada di Jalan Guntung Damar Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (16/9/2019) pukul 12.40 Wita.
Dalam kegiatan ini Kapolda Kalsel didampingi oleh Irwasda, Karo Ops, Dir Samapta, Dansat Brimobda Kalsel dan Kapolres Banjarbaru beserta 830 orang personil gabungan yang terdiri dari Anggota TNI, Polri, Damkar, BPBD dan Dinas Kehutanan.

Di lokasi lahan yang telah terbakar itu Kapolda Kalsel bersama tim gabungan berjibaku masuk ke lokasi kebakaran lahan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.
Kapolda tidak segan-segan terjun langsung dan melakukan penyemprotan lahan untuk pemadaman dan pendinginan lahan.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i, SIK ditempat terpisah mengatakan bahwa Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si langsung memimpin kegiatan pemadaman dan pendinginan ini dan semua merupakan upaya-upaya yang dilakukan oleh Tim Satgas Gabungan Karhutla Provinsi Kalsel dalam mengatasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Propinsi Kalsel.

Sementara itu sampai saat ini terus dilakukan pemadaman wilayah yang dapat dijangkau Satgas Darat, sedangkan untuk lokasi yang tidak dapat dijangkau oleh Satgas Darat diminta bantuan Water Bombing dari Satgas Udara.
Penyemprotan lahan yang terbakar di seputaran lokasi tersebut dilakukan sebagai antisipasi terhadap Karhutla serta pendinginan lokasi lahan yang terbakar agar tidak menyebar ke tempat lain.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

59 Peserta Seleksi Pendidikan Alih Golongan Tes Fisik di Stadion 17 Mei

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Sebanyak 59 peserta seleksi pendidikan alih golongan (PAG) Polda Kalimantan Selatan tahun 2019 mengikuti tes kesamaptaan jasmani. Tes ini digelar di Stadiun 17 Mei Banjarmasin, Senin (16/9/2019) pukul 09.00 Wita.

Dari 59 personel Polri tersebut, dua di antaranya seorang Polwan. Tes yang menguji kemampuan fisik peserta ini meliputi lima jenis yaitu, lari 12 menit, pull up (pria)-chinning (wanita), push up, sit up dan shuttle run.
Jalannya tes diawasi langsung oleh Kabag Watpers Ro SDM Polda Kalsel AKBP Dani Humardani, SH., M.Med.Kom., tim pengawas internal dan eksternal.

Usai melaksanakan tiap jenis tes tersebut, para petugas pencatat memberitahukan hasil perolehan kepada peserta. Kemudian peserta, petugas pencatat dan tim pengawas, bersama-sama membubuhkan paraf pada daftar nilai.
Hal ini dilakukan untuk menghindari kecurangan. Setelah tes kesjas, para peserta akan menjalani tes bela diri Polri, bertempat di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Mapolda Kalsel.

Terpantau para peserta yang memakai rompi kuning tampak semangat mengikuti tes. Mereka sangat berhati-hati agar tak melakukan kesalahan. Sebab pengawasan ketat dilakukan.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Gelar Vicon Dengan Polres Jajaran, Ini Penekanan Kapolda Kalsel

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Usai melaksanakan video conference (Vicon) dengan Kapolri Jenderal Polisi Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si pada hari Senin (16/9/2019) pukul 09.00 Wita langsung menggelar vicon dengan Polres Jajaran.

Dalam vicon tersebut ada 8 (Delapan) arahan yang disampaikan Kapolda Kalsel yakni terkait Masalah Karhutla, khususnya Kalsel yang berdampak sangat serius, dari pantauan titik hotspot Kalsel tidak begitu besar dibandingkan dari wilayah lain.

Namun yang menjadi permasalahan adalah tipologi kebakaran terjadi di sekitar Bandara yang akibatnya terjadi penundaan penerbangan, untuk itu Kapolda menghimbau untuk melakukan hal proaktif yang serius guna penanggulangan Karhutla tersebut. “Kepada Kapolres se Kalsel, lakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan di wilayah masing-masing, karena pada pemberitaan yang ada bahwa banyak warga Kalsel yang terserang ISPA,” ucap Kapolda.
Saat dikonfirmasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kalsel ternyata hal tersebut merupakan miss komunikasi, karena data tersebut merupakan data dari bulan Januari lalu.

Terkait kualitas asap yang ada di Kota Banjarmasin, tidak bisa dipungkiri bahwasanya kualitas asap mengalami peningkatan, untuk itu para Kapolres se Kalsel dihimbau agar mendorong kembali Binmas dan Intelejen untuk lebih giat lagi dalam menanggulangi Karhutla.

Dalam Press Release Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si meminta agar seluruh Kapolres dan personel Polri memberikan data yang benar, sehingga tidak terjadi miss data dan tidak terjadi persepsi yang salah.
“Segera lakukan stresing kepada para Kapolsek, Bhabinkamtibmas untuk memberikan himbauan kepada masyarakat agar jangan membuka lahan dengan cara membakar,” himbau Kapolda kepada peserta vicon.

Kapolda menghimbau kepada Tiga Polres yang berdekatan dengan Bandara agar melakukan koordinasi dengan pihak pemadam kebakaran untuk melakukan giat pemadaman lahan yang terbakar. “Kepada Polres lain lakukan langkah proaktif guna menanggulangi Karhutla,” ucap Kapolda.

Kepada pelaku pembakaran lahan Kapolda Kalsel meminta untuk jangan under estimate melakukan penindakan, dan apabila para anggota Polri ada kejadian kebakaran hutan dan lahan di sekitarnya segera respon dan lalukan penanggulangan dengan memanfaatkan aplikasi Bekantan.

Di akhir arahannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si mengingatkan kepada seluruh anggota Polri Polda Kalsel dan keluarganya untuk tidak bermain main terhadap Narkoba baik sebagai pengguna maupun pengedar, dan budayakan saling mengingatkan akan bahaya Narkoba.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Kapolri Pimpin Vicon Perkembangan dan Penanganan Karhutla

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Kapolri Jenderal Polisi Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D menyatakan kepolisian secara rutin melakukan evaluasi terhadap proses penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Setiap langkah yang dilakukan oleh jajaran dalam penanggulangan Karhutla secara preemptif, preventif, maupun penegakan hukum dievaluasi setiap bulan," kata Kapolri saat Vicon agenda Perkembangan dan Penanganan Karhutla serta situasi Kamtibmas terkini, Senin (16/9/2019) pukul 09.00 Wita.
Vicon yang diikuti oleh seluruh Polda se Indonesia ini juga turut diikuri oleh Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), dengan dipimpin Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si didampingi Irwasda dan Pejabat Utama Polda Kalsel mengikuti vicon tersebut di Rupatama Polda Kalsel.

"Bila ada kendala dari wilayah (Polda), misalnya kurang personel, sarana prasarana, maka Mabes Polri akan memberikan bantuan personel dan tambahan peralatan," kata Kapolri.

Tim asistensi bencana kebakaran bentukan Polri pun hari ini mengevaluasi penanganan Karhutla. Ada enam polda yang tergabung dalam tim tersebut yakni Polda Riau, Polda Sumatera Selatan, Polda Jambi, Polda Kalimantan Barat, Polda Kalimantan Tengah dan Polda Kalimantan Selatan.
Kapolri menyatakan kepolisian mewaspadai potensi peningkatan Karhutla lantaran ada El Nino di musim kemarau tahun ini. Adapun puncak kemarau diprediksi terjadi pada September hingga Oktober 2019.

"Itu terus kami antisipasi di bulan yang punya tingkat kekeringan sangat tinggi," ucap Kapolri.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan akan mencopot Kapolda, Kapolres, Pangdam dan Danrem yang gagal mengatasi Karhutla.
"Dan aturan main kita tetap, masih sama. Saya ingatkan Pangdam, Danrem, Kapolda, Kapolres, aturan main yang saya sampaikan 2015 masih berlaku. Yang tidak bisa mengatasi dengan perintah yang sama, copot kalau tidak bisa mengatasi yang namanya kebakaran hutan dan lahan," kata Kapolri mengingatkan pesan dari Presiden RI Ir. H. Joko Widodo.

Sementara berdasarkan data BNPB per 13 Agustus 2019, kualitas udara di Riau dan Kalimantan Tengah termasuk dalam kategori sedang karena masih terdeteksi titik panas. BNPB mencatat titik panas di Riau ada 56, sedangkan di Kalimantan Tengah sebanyak 144.

Sementara titik panas di Kalimantan Barat terpantau 104 namun kualitas udara masih dalam kategori baik. Di wilayah Sumatera, asap juga terdeteksi di kawasan Sumatera Selatan meski tidak terdeteksi titik panas ataupun titik api.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Irwasda Polda Kalsel Pimpin Apel Pagi di Mapolda Kalsel

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si yang diwakili oleh Irwasda Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Drs. Djoko Poerbohadijojo, M.Si memimpin rutinitas kegiatan Apel Pagi personil Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), di Lapangan Mapolda Kalsel, Senin (16/9/2019) pukul 08.00 Wita.

Hadir pada apel pagi ini, Pejabat Utama Polda Kalsel, para Pamen, Pama, Brigadir serta ASN Polda Kalsel.
Pada kesempatan apel ini Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Djoko Poerbohadijojo, M.Si menyampaikan ucapan terimakasih kepada para personil Polda Kalsel dan Jajaran.

Dalam arahannya, Irwasda mengatakan bahwa Apel pagi adalah Sebagai bentuk tugas dan tanggung jawab setiap masing-masing personil, sebagai Polisi Pelayan, Pelindung, dan Pengayom masyarakat dan jadikan tugas Polisi sebagai Ibadah Kepada Allah SWT.
Sebagai anggota Polri, kita juga harus mampu menjadi contoh terutama yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas dalam menjaga kamtibmas (keamanan dan ketertiban ditengah masyarakat) yang kondusif dan penegakan hukum.

Irwasda mengingatkan tentang pentingnya untuk menjaga “budaya malu”. Budaya malu yang dimaksud ini adalah untuk lebih menjaga diri dalam menghindari perbuatan yang termasuk kurang baik dimata masyarakat, misal saja dalam berkendara dan sebagainya. “Hindari pelanggaran dan kesalahan sekecil apapun,” tegas Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Djoko Poerbohadijojo, M.Si.
Selain itu Irwasda juga menuturkan bahwa "Penanganan Karhutla adalah permasalahan yang sangat serius, terhadap pemerintahan kita untuk itu kita yang ada di lini paling depan harus bekerja maksimal yaitu, dalam melakukan sosialisasi tentang Karhutla, dan dengan bahaya yang bisa menyentuh hati para petani," ujarnya.

Ia menjelaskan, bahaya Karhutla dampaknya sangat luas bagi kehidupan, karena selain asapnya merusak kesehatan kita dan anak-anak juga merusak ekosistem dalam kehidupan.

"Berharap bagi seluruh anggota, baik anggota Polda Kalsel dalam penyampaian sosialisasi atau himbauan jangan lupa juga disampaikan hal-hal yang mengatur, apabila terjadi Karhutla yaitu, tentang UU yang mengatur larangan membuka lahan perkebunan dengan cara membakar hutan dan lahan, dengan harapan warga memahami aturan dan larangan apabila melakukan pembakaran hutan lahan dan kebun," ucapnya.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Api Karhutla di Guntung Damar Landasan Ulin

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si memimpin langsung upaya pemadaman api di lahan yang terbakar di  Guntung Damar Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (15/9/2019).

Sejak pukul 22.00 Wita, Jenderal bintang dua tersebut terjun langsung untuk mengecek hotspot atau titik panas yang ada di sekitar kawasan tersebut, sekaligus melakukan pendinginan lahan pasca kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda daerah itu.
"Saya memimpin langsung kegiatan pemadaman dan pendinginan ini. Semuanya merupakan upaya tim Satgas Gabungan Karhutla Kalsel untuk mengatasi kebakaran lahan," kata Kapolda Kalsel..

Dalam kegiatan tersebut Kapolda Kalsel turun didampingi oleh Karo Ops, Dansat Brimob Polda Kalsel, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Kepala BPBD Provinsi Kalsel, Wakapolres Banjarbaru, Kabag Ops Polres Banjarbaru, Kapolsek Banjarbaru Barat dan personil Polda Kalsel yang terlibat Ops Kepolisian Kontijensi Karhutla Intan 2019.
Kapolda ikut berjibaku masuk kelokasi kebakaran lahan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.

Ia tak segan-segan terjun langsung dan melakukan penyemprotan lahan untuk pemadaman dan pendinginan lahan.
Menurutnya, lahan terbakar saat itu sekitar 3 hektare yang merupakan lahan gambut.

Kapolda memastikan, pihaknya akan segera melakukan penyelidikan penyebab Karhutla. Ia pun mengharapkan peran serta masyarakat sekitar menjaga alam.
“Saya harap masyarakat sadar untuk tidak melakukan pembakaran lagi dengan tujuan apapun,” tegasnya.

Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di daerah itu masih ada, mengingat Provinsi Kalsel masih berada dalam musim kemarau.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Peringatan Pekan Kerja Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental Tahun 2019 Digelar di Banjarmasin

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 15 September 2019

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama TNI-Polri secara bersama-sama terlibat dalam program-program kegiatan Pekan Kerja Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental Tahun 2019, yang diselenggarakan di Taman Siring 0 Km Banjarmasin, Minggu (15/9/2019).
Pada kesempatan itu hadir Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor, Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si, Danrem 101/Antasari Kolonel Syech Ismed, S.E., M.Han, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut Wijayanto, Asisten Deputi Bidang Intelkam dari Kemenko Polhukam, Sekretaris Deputi Bidkor Kamtibmas Kemenko Polhukam, Sekda Provinsi Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel dan Forkopimda Kalsel.
Acara dimulai sejak pukul 07.00 Wita yang diawali dengan Pelepasan City Tour Road Safety Indonesia Tertib di Km. 21 Banjarbaru.
Kemudian dilanjutkan dengan Deklarasi Road Safety Indonesia Tertib dan Revitalisasi Pasar Terapung di Taman Siring 0 Km Banjarmasin.
Para rombongan pada kesempatan ini melaksanakan pengecekan langsung revitalisasi fasilitas umum diantaranya pada objek wisata Pasar Terapung Siring yang ada di Jalan Piere Tendean.
Kegiatan ini merupakan salah satu program yang disusun oleh Kemenkopolhukam RI yaitu pekan nyata gerakan nasional revolusi mental yang dilaksanakan di seluruh Indonesia.
Revitalisasi pasar terapung merupakan terobosan untuk perkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan daya saing terhadap pasar modern yang ada di Banjarmasin.
Dimana sebelumnya pihak Pemerintah Daerah Kalsel, TNI-Polri dan masyarakat melaksanakan pekerjaan revitalisasi pasar terapung termasuk proses pembersihan, perbaikan dan pengecatan berbagai fasilitas umum di kawasan wisata Siring Banjarmasin.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Kemeriahan Olahraga Bersama HUT Polwan Ke-71 dan HKGB Ke-67 Polda Kalsel

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 13 September 2019

Kemeriahan perayaan memperingati hari ulang tahun (HUT) Polisi Wanita (Polwan) ke-71 dan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-67 tahun 2019 pagi tadi berlangsung di Mapolda Kalimantan Selatan (Kalsel).
Dalam pelaksanaanya digelar olahraga bersama yang diikuti oleh Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Djoko Poerbohadijojo, M.Si, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Rinny Yazid Fanani, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Triana Aneka Pristafuddin, seluruh Staf Bhayangkari Daerah Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel dan para Kasatwil Jajaran Polda Kalsel.
Acara ini diawali dengan jalan santai yang kemudian dilanjutkan dengan senam aerobic, makan bersama dan juga permainan menarik yang diikuti oleh anggota Polwan maupun Bhayangkari.
Dengan olahraga bersama ini diharapkan dapat menjaga kebugaran anggota dan membuat fresh sehingga dapat menjalankan tugas-tugas selanjutnya dengan maksimal.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i, SIK pada kesempatan ini menuturkan “kegiatan ini memang masih dalam satu rangkaian HUT Polwan yang jatuh pada 1 September dan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) yang Profesional modern dan terpercaya demi keutuhan NKRI, ini juga sebagai sarana revolusi mental anggota, untuk mendukung kebijakan pemerintah baik di daerah maupun pusat,” terang Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si dalam sambutannya yang dibacakan oleh Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Djoko Poerbohadijojo, M.Si.
Selain itu juga, pelaksanaan olahraga bersama ini untuk menambah soliditas dari para anggota serta profesionalisme para Polwan dan Bhayangkari khususnya. Setelah melaksanakan olahraga pagi, Polwan dan Bhayangkari melakukan sesie foto bersama dan ramah tamah di Lapangan Mapolda Kalsel.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Polsek CLU Polres Tapin sebar maklumat Kapolda Kalsel

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 12 September 2019



Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Selatan menjadi perhatian khusus semua Pihak. Selain dapat berdampak menggangu lingkungan, dan kesehatan masyarakat Kebakaran hutan dan lahan juga dapat menjadi hambatan beraktifitasnya warga di Kalimantan Selatan khususnya diwilayah kecamatan candi laras utara kab Tapin.

Untuk menanggulangi Karhutla, Jajaran Polda Kalimantan Selatan khususnya Polres Tapin dalam hal ini Polsek Candi laras Utara telah melakukan berbagai kegiatan diantaranya dengan membagikan Maklumat Kapolda Kalsel tentang larangan membakar hutan dan lahan dan masang spanduk himbauan.





Kapolsek CLU Ipda Indra Wahyu W, S.H. sebagai Pimpinan Polsek Candi laras utara (CLU), kerap turun langsung ke lapangan guna mengantisipasi terjadinya karhutla.
Seperti pada hari ini Selasa (10/09/19) turun langsung melaksanakan patroli antisipasi karhutla bersama dengan warga masyarakat sengan membagikan Maklumat Kapolda Kalsel.

Kapolsek Candi laras Utara, Ipda Indra Wahyu W,SH. menjelaskan “Kami melaksanakan patroli dan membagikan langsung Maklumat Kapolda Kalsel kepada warga masyarakat tentang larangan pembakaran hutan lahan serta sanksi yang diterima bagi pelakunya agar tidak ada lagi kebakaran hutan dan lahan, Dengan turun langsung ke lapangan Kami dapat menyerap aspirasi dan mengetahui kendala di lapangan,” ujar Kapolsek.




Selain memberikan himbauan pada warga pada kesempatan tersebut kapolsek juga menggunakannya sebagai ajang silaturahmi antara Polri dengan Masyarakat.
Kapolsek Candi laras Utara berpesan kepada para kepala desa agar jangan pernah bosan selalu menghimbau dan mengingatkan kepada warganya tentang larangan Karhutla.

Wakapolri Ajak Seluruh Pihak Komitmen Tanggulangi Karhutla di Kalsel

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Tujuan Wakapolri Komjen Pol Drs. Ari Dono Sukmanto, S.H., beserta rombongan mengunjungi Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) yaitu untuk melakukan supervisi dan asistensi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Hal tersebut disampaikan Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si., ketika memberikan kata sambutan di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Mapolda Kalsel, Kamis (12/9/2019).

“Pada kesempatan ini kami sampaikan kepada Wakapolri, jika dalam menangani Karhutla telah melakukan sejumlah kegiatan baik sosialisasi yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa dikewilayahan. Bahkan, kami telah menangkap beberapa orang yang diduga pelaku pembakaran,” kata Kapolda.
Sementara itu ditempat yang sama, Wakapolri menuturkan, kejadian Karhutla ini sudah terjadi sejak lama dan tahun 2015 merupakan tahun terparah yang dialami.
“Karena waktu itu saya melakukan kunjungan kerja ke Polda Kalsel khusus untuk meninjau bencana tersebut. Saya rasa, penanganan Karhutla yang dilakukan Polda Kalsel beserta unsur terkait sudah lebih baik dibandingkan wilayah lainnya,” ungkapnya.

Dalam arahan ini, Wakapolri juga mengharapkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat untuk mencegah kebakaran. “Karena upaya pencegahan lebih baik dibandingkan memadamkan api yang berkobar,” pungkasnya.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Wakapolri Bersama Kapolda Kalsel Pantau Karhutla Dengan Helikopter

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Wakapolri Komjen Pol Drs. Ari Dono Sukmanto, SH. memantau kebakaran lahan di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (12/9/2019).
Pemantauan tersebut dilakukan menggunakan jalur udara bersama dengan Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si, Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran atau BPB-PK Kalsel.
Kemudian ada juga Kabaintelkam Polri Komjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., Koorsahli Kapolri Irjen Pol Drs. Muktiono, S.H., M.H., Karodalops SOPS Brigjen Pol Drs. Kushariyanto, M.M., Kabagbinlatops SOPS Polri Kombes Pol Drs. Edison Sitorus, M.M., Kombes Pol Drs Reguel Siagian, AKBP Endang Rasidin, S.IK., dan AKBP Rakey Yun Ardhani,  dan Danrem 101/Antasari serta Pejabat Utama Polda Kalsel dan lain-lain.
Selain lewat jalur udara, pemantauan juga dilakukan melalui jalur darat.
Wakapolri dalam kesempatan ini menegaskan, soal penegakkan hukum pasti akan ditegakkan. Namun ia mengajak untuk berpikir bagaimana menanggulangi kebakaran hutan dan lahan sehingga tidak terjadi berulang kali dalam setiap tahun.
Usai melakukan pemantauan kebakaran hutan dan lahan, Wakapolri beserta para pejabat terkait akan melakukan pertemuan dalam kegiatan asistensi dan supervisi tahap 2 dalam rangka penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel).


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto