Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Dir Polairud Polda Kalsel Cek Penumpang Selamat KM. Satya Kencana IX

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 04 Agustus 2018

Setelah sanak saudara cemas menunggu, penumpang selamat KM Satya Kencana merapat di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin sekitar pukul 19.00 WITA, Sabtu (4/8/2018).

Penumpang selamat menumpang KM Niki Sae. KM Niki Sae membawa 141 orang terdiri dari 111 penumpang dan 47 Anak Buah Kapal (ABK). Mereka diselamatkan dari KM Satya Kencana IX.

Setelah KM Niki Sae, KM Kumala bersandar di Pelabuhan Trisakti satu jam kemudian. KM Kumala membawa 84 orang terdiri dari 66 penumpang dan 18 ABK.
Sampai di Pelabuhan, Tim Medis langsung membawa korban dengan belasan mobil ambulans. Puluhan korban luka langsung dilarikan ke empat rumah sakit di Banjarmasin, antara lain RS TNI TPT Dr. R. Soeharsono Banjarmasin, RSUD Ulin Banjarmasin, dan RS Suaka Insan Banjarmasin.

Selain KM Niki Sae dan KM Kumala, dua kapal lain, KM TG Bina Marine 97 dan KM Laksamana turut mengevakuasi korban karena berdekatan dengan lokasi kejadian.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Rachmat Muyana yang diwakili Dir Polairud Polda Kalsel Kombes Pol Gatot Wahyudi, S.H. saat mengecek penumpang yang sudah di evakuasi di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menyebutkan, "Tim SAR gabungan dari Basarnas, Ditpolairud Polda Kalsel, Lanal Banjarmasin, Tagana, SROP Banjarmasin dan KSOP Banjarmasin melakukan upaya maksimal dalam proses evakuasi," tandasnya, Sabtu (4/8/2018) malam.
"Fokus kami masih menyisir sekitar kapal yang terbakar guna memastikan tidak ada lagi penumpang, termasuk korban yang bercebur ke laut saat kejadian," beber Dir Polair Polda Kalsel.

Proses pencarian korban sendiri akan berlangsung selama 7 hari ke depan, sesuai Undang-Undang No 29 tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan.

Dir Polair Polda Kalsel menambahkan, untuk pencocokan data penumpang masih menunggu seluruh anggota keluarga berkumpul. Karena ada yang terpisah antara anak dan orang tua saat proses evakuasi dilakukan.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

0 komentar:

Posting Komentar