Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Polda Kalsel Gelar Patroli Ops Bina Karuna Intan 2018

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 07 Juli 2018

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) mengadakan Operasi Bina Karuna Intan 2018 selama 14 hari kedepan di daerah tersebut.

Dalam pelaksanaanya Polda Kalsel melakukan patroli, dan saat bersamaan Satgas Preventif Ops Bina Karuna Intan 2018 mengamankan 2 orang yang sedang ngelem fox.

Kedua orang itu yakni MRS (15 tahun) warga Jalan Kuin Selatan Gang Kenanga, Kecamatan Banjarmasin Utara, dan AS (22 tahun) warga Komplek Kampung Melayu Laut Gang Istiqomah, Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Kepada kedua orang tersebut, Satgas Preventif Ops Bina Karuna Intan 2018 yang dipimpin Kasatgas Preventif Kompol Bambang Irianto melakukan Pembinaan. Hal ini dimaksudkan untuk memberi efek jera kepada keduannya agar tidak mengulangi perbuatannya.
Kasatgas Preventif Kompol Bambang Irianto yang memimpin patroli mengatakan Ops Bina Karuna meski difokuskan untuk pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang berakibat terjadinya kabut asap tebal di wilayah hukum Polda Kalsel, petugas juga tidak segan memberikan tindakan kepada masyarakat yang melakukan tindakan seperti yang dilakukan kedua pemuda tersebut.

"Kegiatan Operasi Bina Karuna ini dilaksanakan selama 14 hari. Kegiatan ini berupa memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pencegahan terjadinya kebakaran hutan maupun lahan di seluruh wilayah Kalimantan Selatan," kata Kompol Bambang Irianto.

Lebih lanjut kata Kompol Bambang Irianto, kegiatan ini melibatkan unsur tokoh masyarakat setempat sebagai ujung tombak program ini.

"Dalam kegiatan ini kita libatkan tokoh masyarakat setempat sebagai ujung tombak dilapangan. Karena sebagaimana kita ketahui, tokoh masyarakat juga mempunyai peran sangat strategis di tengah-tengah masyarakat. Jadi kita harapkan dari kegiatan ini, tidak ada lagi terjadi pembakaran lahan yang dapat menyebabkan udara berkabut," tambahnya.

Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, yang nantinya dapat menggangu pelaksanaan Asean Games bulan Agustus 2018 mendatang.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

0 komentar:

Posting Komentar