Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Begini Cara Polda Kalsel Atasi Penyakit Difteri

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 09 Januari 2018

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) terus berupaya melakukan antisipasi penyebaran penyakit Difteri di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel).

Meski hingga saat ini belum ada laporan terkait penyakit tersebut, Polda Kalsel tetap gencar untuk bersosialisasi maupun melakukan upaya pencegahan. Seperti yang dilakukan Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan bersama Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) yang memberikan Sosialisasi kepada seluruh anggota Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) tentang Introduksi Vaksin Baru (MR) dan Penyuluhan Penyakit Difteri dalam rangka Hut Bhayangkari ke 38 bertempat di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Mapolda Kalsel, Rabu (10/1/2018) pukul 08.30 wita.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana beserta Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan Ny. Hj. Ati Rachmat Mulyana, Irwasda Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Drs. Djoko Poerbo Hadijojo, M.Si., beserta Wakil Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan Ny. Evy Poerbo Hadijojo, para Pejabat Utama Polda Kalimantan Selatan beserta Ibu, para personil jajaran Polda Kalsel serta Anggota Bhayangkari jajaran Polda Kalsel.

Adapun susunan acara tersebut yakni Pembukaan, Sambutan Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan Ny. Hj. Ati Rachmat Mulyana, Sosialisasi Introduksi Vaksin Baru (MR) dan Penyuluhan Penyakit Difteri, Pemberian tali asi, Do'a, Foto bersama, dan Pemberian vaksin yang diawali oleh bapak Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana beserta Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Hj. Ati Rachmat Mulyana.
Mengawali sambutannya Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Hj. Ati Rachmat Mulyana mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada Ibu dr. Hj. Sri Wahyuni, M.MKes dan Ibu Hj. Nina Sandra, SKM., M.M. yang pada kesempatan ini hadir sebagai narasumber.

Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Hj. Ati Rachmat Mulyana mengatakan penyakit Difteri merupakan focus utama saat ini, sebeba penyakit ini dapat menyerang anak-anak maupun orang dewasa dan termasuk penyakit menular.
Untuk itu, lanjut Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, “kegiatan yang dilaksanakan hari ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan kita semua mengenai masalah kesehatan khususnya Introduksi Vaksin Baru (MR) dan Rumella maupun Penyakit Difteri, serta bagaimana pencegahan dan menyelamatkan masa depan kita dan anak-anak kita,” ucap Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Hj. Ati Rachmat Mulyana.

“Penyakit Difteri saat ini menjadi topik yang hangat diberbagai media bahkan saat ini sudah dikatakan KLB (Kejadian Luar Biasa). Dikatakan KLB karena mengingat Indonesia sudah lama terbebas dan tidak ditemukan penderita Difteri dan di tahun 2017 dibeberapa Provinsi ditemukan penderita dengan Difteri,  yang terbanyak ditemukan di Jawa Timur, Jawa Barat, DKI, Banten. Penyakit ini sangat menular dan dapat menyebabkan kematian,” kata Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Hj. Ati Rachmat Mulyana.

“Penyakit ini disebabkan oleh Corynebacterium Difteri. Gejala awal tidak spesifik, seperti influensa biasa yaitu: demam tidak tinggi, nafsu makan turun, lesu, nyeri menelan dan tenggorok, sekret/lendir hidung kuning dan bisa disertai darah namun memiliki tanda khas berupa selaput putih keabu-abuan ditenggorok atau hidung bisa berlanjut bengkak di leher. Dengan penularannya melalui air liur/dahak dari bersin atau batuk penderita,” jelas Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel.

Selanjutnya untuk mencegah terserangnya penyakit tersebut Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Hj. Ati Rachmat Mulyana di depan seluruh anggota memberikan tips antara lain menjaga kebersihan lingkungan, jangan menggunakan alat makan/minum/tiup bekas dipakai penderita dan belum dicuci bersih, segera periksa ke RS bila ada keluarga serumah atau teman dekat menderita Difteri.  Untuk Pencegahan utama yaitu dengan melakukan imunisasi sesuai umur.
“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian dan kecintaan Bhayangkari Daerah Kalsel dan Biddokkes Polda Kalsel terhadap keluarga besar Polda Kalimantan Selatan,“ tutup Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Hj. Ati Rachmat Mulyana.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

0 komentar:

Posting Komentar