Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Biddokkes Polda Kalsel dan Bidang TI Polda Kalsel Jalin Kesepakatan Aplikasi Layanan Publik Donor Darah Bersama PMI Banjarmasin

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 14 Desember 2017

Koordinasi dan Silaturahmi dilakukan Polda Kalimantan Selatan melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) beserta Bidang Teknologi Informasi (TI) bersama UTD PMI Banjarmasin.

Hal tersebut terlihat saat Kabiddokkes Polda Kalsel AKBP dr Erwinn Z Hakim,MARS, MH.Kes dan Kabid TI  Polda Kalsel AKBP I Nyoman Suparsa, A.MD. menyambangi Kepala UTD PMI Banjarmasin dr. Safril, Kamis (14/12/2017) pukul 15.00 - 16.30 wita, bertempat di Ruang Kepala UTD PMI Banjarmasin Jalan S. Parman depan Polda Kalimantan Selatan.
Dalam kesempatan ini Kabiddokkes Polda Kalsel dan Kabid TI Polda Kalsel bersama Kepala UTD PMI Banjarmasin membahas mengenai Aplikasi Layanan Publik Donor Darah.
Pembahasan itu pun disepakati beberapa point diantaranya :
  1. Kepala UTD PMI Banjarmasin mendukung penuh dan memberikan apresiasi untuk terlibat secara aktif sebagai admin aplikasi ini.
  2. Akan memberikan akses untuk data dan sinkronisasi data terkait aplikasi donor darah.
  3. Diharapkan aplikasi ini menjadi Role Model bahkan satu-satunya aplikasi yang interaktif baik antara pendonor maupun orang-orang yang membutuhkan darah, ada kepastian waktu, jarak, saat para pendonor menuju tempat UTD atau Unit Tranfusi Darah karena aplikasi ini berbasis GPS , Seperti layanan Go Jek, Grabb dan lain-lain.
  4. Sesuai dengan MoU antara PMI dengan Polda Kalsel,  seluruh anggota Polri sudah otomatis masuk dalam data base awal pendonor dengan kategori LOW RISK sehingga aman dan dapat menjadi pendonor tetap.
  5. Kunjungan ini akan dilakukan ke 2 (dua) UTD berikutnya yaitu UTD Kabupaten Banjar dan UTD Kabupaten HST, serta UTD-UTD lainnya.
  6. Jika sudah launching dan jalan akan disosialisasikan ke Puskesmas-puskesmas dan Rumah Sakit, agar memudahkan masyarakat baik calon pendonor maupun orang-orang yang membutuhkan bisa berinteraksi.
  7.  Kedepan diharafkan aplikasi ini ditarik secara nasional sehingga azas manfaat jauh lebih besar.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

0 komentar:

Posting Komentar