Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Polda Kalsel Rakor Operasi Ramadniya Intan 2017 Bersama TNI dan Pemprov Kalsel

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 07 Juni 2017

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Polda Kalsel Rakor Operasi Ramadniya Intan 2017 Bersama TNI dan Pemerintah Provinsi Kalsel
Pengamanan Ramadhan adalah satu even nasional terbesar di Indonesia. Menyikapi hal itu, Polda Kalsel menggelar rapat koordinasi (Rakor) kesiapan menghadapi Operasi Kepolisian Terpusat “Ramadniya Intan 2017”, di Aula Rupatam Mapolda Kalsel, Kamis (8/6/2017) pukul 09.00 wita.
Rakor kesiapan menghadapi Operasi Kepolisian Terpusat Ramadniya Intan 2017 dibuka dan dipimpin langsung Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana didampingi Danrem 101/Antasari Kolonel Arm Syafei Kasno, dan Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor yang diwakili Kabinda Provinsi Kalsel Brigjen TNI Daru Cahyono, juga dihadiri Danlanud Syamsuddinnor, Danlanal Banjarmasin, para Pejabat Utama Polda Kalsel, Kapolres Jajaran serta instansi terkait lainnya.
Dalam rakor tersebut, membahas mengenai kesiapan pengamanan bidang lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 H, pemetaan konflik sosial dan penanggulangannya.
Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana, dalam arahannya mengharapkan, di bulan yang baik ini segala sesuatu dapat berjalan dengan baik pula. Terutama dalam pelaksanaan Operasi Ramadniya Intan 2017. Mudik di Indonesia bahkan masuk dalam 5 besar tradisi mudik di dunia. Pada 2016 lalu tercatat sekitar 26 juta pemudik melaksanakan tradisi tahunan ini.
Selain itu Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana menambahkan situasi Kamtibmas yang ideal dan diidamkan tidak mungkin tercapai tanpa kerja sama semua pihak terkhusus di momen Ramadhan ini. Itulah pentingnya kita mengadakan Rakor Operasi Ramadniya Intan 2017 Bersama TNI dan Pemerintah Provinsi Kalsel ini.
Danrem 101/Antasari Kolonel Arm Syafei Kasno, mengatakan secara positif merespon hal ini terkait keamanan dalam hal Pertahanan Negara. Meningkatnya kebutuhan ekonomi dan mobilitas manusia merupakan hal penting selain isu gerakan teroris di tingkat regional ASEAN maupun dalam negeri.
Dalam militer sendiri diatur dalam Undang-undang TNI No 34 Tahun 2004 mengenai Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Poin 9 mengenai perbantuan tugas pemerintah di daerah dan poin 10 mengenai perbantuan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sedangkan dalam kepolisian diatur dalam Undang-Undang No 2 tahun 2002 Pasal 41:
(1) Dalam rangka melaksanakan tugas keamanan, kepolisian, negara Republik Indonesia dapat meminta bantuan Tentara Nasional Indonesia yang diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.
Sementara itu Kabinda Provinsi Kalsel Brigjen TNI Daru Cahyono, mengatakan sejumlah hal yang menjadi sorotannya yakni mengenai komoditas pangan khususnya menjelang Idul Fitri serta keselamatan dan dan kelancaran transportasi selama proses tradisi mudik di Kalsel.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Brigadir Yudha Krisyanto
Publish : Drs. Hamsan

0 komentar:

Posting Komentar