Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

TAHUN KESELAMATAN UNTUK KEMANUSIAAN

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 16 Mei 2017

Dalam era globalisasi, modern dan penuh kompetisi seperti saat ini, keamanan dan keselamatan berlalu lintas merupakan salah satu kebutuhan mendasar yang dibutuhkan oleh manusia, dengan kata lain bahwa lalu lintas merupakan urat nadi kehidupan dan cermin budaya bangsa serta refleksi atas  modernitas. Adanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan  kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas) merupakan tujuan dalam berlalu lintas. Faktor manusia, faktor kendaraan, lingkungan, alam dan kegiatan-kegiatan sosial kemasyakatan lainnya merupakan berbagai faktor yang sangat berpengaruh dalam mewujudkan Kamseltibcar lantas. Selain itu, Lalu  lintas sebagai gerak pindah kendaraan, orang dan barang di jalan merupakan aktivitas masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya, agar dapat bertahan hidup, tumbuh dan berkembang.
Sesuai dengan amanat Undang-undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan bahwa Negara bertanggung jawab pada Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan menetapkan beberapa kementerian dan lembaga negara sebagai pelaksana di bidang LLAJ. Polri salah satu institusi negara yang bertanggungjawab di bidang LLAJ bertugas di bidang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor dan Pengemudi, Penegakan Hukum, Operasional Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas, serta pendidikan berlalu lintas. Dengan demikian tugas Polri tidak terlepas dari meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban laka lantas, membangun budaya tertib berlalu lintas dan peningkatan Pelayanan di bidang LLAJ dengan melalui Edukasi, Engineering (rekayasa), Enforcement (penegakkan hukum), Registrasi dan identifikasi (pengemudi dan kendaraan bermotor), Pusat K3i (komunikasi, koordinasi, komando dan pengendalian serta informasi (TMC : traffic management centre), sebagai koordinator para pemangku kepentingan terutama di bidang LLAJ, memberikan rekomendasi analisa dampak lalu lintas, dan sebagai koordinator pengawas penyidik pengawai negeri sipil.
Selain itu, adanya Resolusi PBB (United Nations, A/Res/64/255, Geneva,2010) dengan tujuan  “…To Stabilize And Then Reduce The Forecast Level Of Road Traffic Fatalities Around The World  By Increasing Actvities Conducted At The National, Regional And Global Levels”, resolusi ini  dikeluarkan karena adanya penelitian yang dilakukan oleh World Health Organization (WHO)  terkait dengan korban kecelakaan lalu lintas dimana korban kecelakaan lalu lintas menjadi salah  satu penyumbang terbanyak kematian. Seperti yang telah di release saat ini oleh WHO bahwa angka kematian global akibat kecelakaan saat ini tercatat mencapai angka 1,24 juta per tahun.
Faktanya Indonesia menjadi negara ketiga di Asia di bawah Tiongkok dan India dengan total 38.279 total kematian akibat kecelakaan lalu lintas di tahun 2015. Meskipun Indonesia secara data menduduki peringkat ketiga namun dilihat dari presentase statistik dari jumlah populasi, Indonesia menduduki peringkat pertama dengan angka kematian 0,015 persen dari jumlah populasi di bawah Tiongkok dengan presentase 0,018 persen dan India 0,017 persen.
Berdasarkan hal tersebut, pemerintah Indonesia juga menanggapinya dengan adanya Instruksi Presiden Nomor 4  Tahun 2013, tentang Program Aksi keselamatan Jalan di Indonesia, terkait dengan 5 (lima) pilar yang  telah di deklarasikan oleh PBB. Guna mengimplementasikan hal tersebut, Polri melalui Korlantas mencanangkan tahun 2017 ini sebagai “Tahun Keselamatan Untuk Kemanusiaan”  dengan menitikberatkan pada Keselamatan bagi para pengguna jalan dan mengurangi fatalitas  korban kecelakaan lalu lintas dengan memberikan sentuhan-sentuhan sisi kemanusian.  Pencanangan tahun keselamatan merupakan gerakan moral bagi kita semua untuk meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan,  membangun budaya tertib berlalu lintas dan senantiasa memberikan pelayanan prima.
Tahun Keselamatan Untuk Kemanusiaan diharapkan dapat memberikan inspirasi dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas melalui poster, spanduk mauapun hal-hal lain yang bertujuan untuk mengingatkan masyarakat tentang betapa mengerikannya kecelakaan lalu lintas, sehingga diharapkan masyarakat dengan kesadarannya sendiri dapat menyelamatkan dirinya sendiri maupun keluarganya dari kecelakaan lalu lintas. Selain itu juga sebagai sarana untuk menginformasikan kepada masyarakat hal-hal baru yang berkaitan dengan berbagai upaya dan ide-ide kreatif yang telah dilakukan oleh Polri dalam meningkatkan kualitas keselamatan berlalu lintas. Kemudian sebagai sarana untuk mendorong orang lain untuk berbuat baik dengan memberikan contoh atau menunjukkan berbagai upaya Polri dalam menyadarkan, memberdayakan dan membangun budaya tertib berlalu lintas dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas.
Tentunya dalam mewujudkan tahun keselamatan untuk kemanusiaan ini tidak terlepas dari peran serta pemangku kepentingan maupun berbagai elemen masyarakat. Harus disadari bahwa mewujudkan keamanan dan keselamatan berlalu lintas bukan hanya tugas negara maupun Polri semata, namun tugas seluruh anak bangsa. Marilah kita bahu membahu dan bersinergi dalam mendukung program Tahun keselamatan untuk kemanusiaan dengan dimulai dari diri kita sendiri dan keluarga. Kecelakaan bukanlah takdir Sang Pencipta semata, namun sejatinya kecelakaan lalu lintas dapat dicegah.

PENULIS : KOMPOL DYDIT DWI SUSANTO, SIK, M.Si
(KASI DIKMAS SUBDIT DIKYASA DITLANTAS POLDA KALSEL)

0 komentar:

Posting Komentar