Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Kenang Sejarah Bhayangkari Polda Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah Polda Kalsel Bertemu Saksi Hidup Mathilda Batlayeri

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 02 Mei 2017

Kenang Sejarah Bhayangkari Polda Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah Polda Kalsel Bertemu Saksi Hidup Mathilda Batlayeri
Semangat juang dan pengabdian yang tiada terkira Mathilda Batlayeri menjadi hal yang patut dihormati dan dikenang oleh masyarakat Indonesia khususnya anggota Polri dan Bhayangkari.
Sikap, tekad, ketauladanan serta semangat patriotisme Mathilda Batlayeri dapat dijadikan bekal dan modal dalam meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.
Berkat semangat perjuangan yang tinggi dan pengabdian yang tulus, Mathilda Batlayeri diberikan tanda penghargaan Mendali Melati pada tahun 1983. Langkah dan kiprah Mathilda Batlayeri tersebut membuat Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan bertekad dengan tulus menjadi suri tauladan dan panutan bagi keluarga dan masyarakat.
Mengawali tugas sebagai Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel yang baru Ny. Ati Rachmat Mulyana meninjau dan mengenang kembali sejarah hidup pejuang wanita Bhayangkari Indonesia di Bumi Lambung Mangkurat, Senin (1/5/2017).
Dimana pada kesempatan tersebut Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana beserta Ibu Bhayangkari Daerah Polda Kalsel Ny. Ati Rachmat Mulyana bertemu dan berdialog dengan Ibu Samsi selaku saksi hidup Mathilda Batlayeri.
IMG-20170501-WA0006
Dialog Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana beserta Ibu Bhayangkari Daerah Polda Kalsel Ny. Ati Rachmat Mulyana bersama Ibu Samsi mengenai sejarah hidup Mathilda Batlayeri dalam menjaga kehormatan negara Republik Indonesia khususnya di Bumi Lambung Mangkurat.
Ibu Bhayangkari Daerah Polda Kalsel Ny. Ati Rachmat Mulyana pada kesempatan tersebut juga memberikan tali asih kepada Ibu Samsi selaku saksi hidup Mathilda Batlayeri.
Peninjauan tersebut dampingi Kapolres Tala dan Ibu Bhayangkari Cabang Tala, serta Kapolsek Kurau dan Ibu Bhayangkari Ranting Kurau.
Sebagaimana diketahui bahwa pada 28 September 1950 dini hari, kelompok Kesatuan Rakyat yang Tertindas (KryT) Ibnu Hajar dengan kekuatan GPK KryT dipimpin Suwardi melakukan penyerangan ke Pos/Asrama Polisi Kurau.
Serangan mendadak diambang fajar tersebut hanya dihadapi 5 (lima) orang anggota Polisi dan seorang Bhayangkari bernama Mathilda Batlayeri yang melibatkan diri dalam pertempuran dikarenakan melihat kekuatan yang tidak seimbang.
Suardi pimpinan GPK KryT yang konon memiliki ilmu kebal, tertembak mati oleh Mathilda Batlayeri, namun tetap saja pertempuran yang tidak seimbang dan yang berlangsung dalam waktu kurang lebih satu setengah jam berakhir dengan mengakibatkkan satu persatu kusuma bangsa berguguran termasuk Mathilda Batlayeri yang sedang mengandung beserta ketiga anaknya.

Penulis : Achmad Wardana
Editor : Brigadir Yudha Krisyanto
Publish : Drs. Hamsan

0 komentar:

Posting Komentar