Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Polda Kalsel Umumkan Hasil Tes Akademik Calon Taruna Akpol, BA TI, BA PTU dan TAMTAMA Panda Polda Kalsel

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 31 Mei 2017

Polda Kalsel Umumkan Hasil Tes Akademik Calon Taruna Akpol, BA TI, BA PTU dan TAMTAMA Panda Polda Kalsel
Sebanyak 372 orang peserta Calon Anggota Polri Panda Polda Kalsel terdiri dari 19 orang Calon Akpol, 12 orang Calon BA TI, 321 orang Calon BA PTU, dan 20 orang Calon Tamtama tahun 2014 dinyatakan lulus dalam Pengumuman Tes Akademik Penerimaan Terpadu Taruna Akpol, BA TI, BA PTU dan Tamtama tahun 2014 Panitia Daerah (Panda) Polda Kalsel.
Dipimpin langsung oleh Kabag Dalpers SDM Polda Kalsel AKBP Bagus Suseno, SIK, pengumuman peserta dilaksanakan di Lapangan Upacara Mapolda Kalsel, Selasa (30/5/2017) pukul 15.00 wita, dihadiri oleh para panitia seleksi, baik internal maupun eksternal.
Pengumuman kelulusan peserta ini mengandung maksud agar diketahui secara jelas, tentang proses penerimaan calon anggota Polri yang dilakukan oleh Panitia Daerah Polda Kalsel.
Panitia Daerah Polda Kalsel telah berupaya seoptimal mungkin untuk melaksanakan seleksi tersebut dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel dan humanis (BETAH), sesuai dengan persyaratan, kriteria, mekanisme dan prosedur yang telah ditetapkan dari Mabes Polri.
Di samping itu dalam tahapan seleksi yang telah dilaksanakan, juga dilakukan dengan one day service, yang berarti bahwa dalam tahapan seleksi, dilaksanakan dalam waktu satu hari, yakni pemeriksaan, penilaian/koreksi dan pengumuman kelulusan, serta dilakukan pengawasan yang ketat oleh pengawas internal maupun eksternal dalam setiap tahapan seleksi. Sehingga diharapkan tidak ada upaya korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), serta penyimpangan lainnya, guna menghasilkan sumber daya manusia Polri yang berkualitas.
“Yakni anggota Polri yang mahir, terpuji dan patuh hukum, yang mampu melaksanakan tugas dengan baik, selaku pemelihara kamtibmas dan penegak hukum, serta pelindung, pengayom, pelayan dan penolong masyarakat,” katanya.
Sedangkan bagi peserta yang belum berhasil lulus pada seleksi diharapkan agar tetap bersabar dan tidak berputus asa.
Jadikanlah pengalaman ini sebagai pelajaran berharga untuk meraih sukses dimasa yang akan datang, serta apabila persyaratan masih memungkinkan, kiranya dapat mencoba kembali untuk mengikuti seleksi Calon Angggota Polri pada kesempatan yang akan datang.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Brigadir Yudha Krisyanto
Publish : Drs. Hamsan

Kapolda Kalsel Wajibkan Personel Polda Kalsel Miliki Beladiri Polri

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 29 Mei 2017

Personel Polda Kalsel terus melatih diri untuk meningkatkan kemampuan individu.
Sebagai pendukung dalam pelaksanaan tugas, kemampuan beladiri sangat penting untuk dimiliki para personel Polri.
Dalam kurun waktu tertentu, seusai pelaksanaan apel pagi, puluhan personel Polda Kalsel baik dari personel kepolisian maupun PNS mengikuti latihan beladiri Polri.
Karo SDM Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Joko Suharyadi, MSi, dan AKBP Toetoes, serius mengawasi langsung beladiri Polri yang diikuti oleh personel Polri Polda Kalsel dan PNS Polda Kalsel.
AKBP Toetoes mengatakan bahwa kemampuan beladiri bagi personel Polri itu wajib.
Selain itu, beladiri Polri tersebut juga sebagai tindak lanjut dari Pelatihan Diskresi Anggota Polri TA.2017 di Jajaran Polda Kalsel, yang telah dibuka langsung oleh Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana 29 – 3 Juni 2017, di SPN Banjarbaru Polda Kalsel.
Pelatihan beladiri yang rutin diadakan tersebut, selain untuk meningkatkan kemampuan beladiri juga untuk menjaga kesehatan fisik anggota.
Beladiri Polri merupakan perpaduan berbagai bela diri seperti silat, Judo, Taekwondo, Jiu Jitsu dan aliran bela diri lainnya dengan kebutuhan anggota Polri. Selain tangan kosong, mereka juga dibekali dengan tongkat, dan borgol.
Penguasaan jurus beladiri tersebut menjadi hal yang diwajibkan bagi anggota polisi dimanapun posisinya ditugaskan.
Beladiri hukumnya wajib untuk menguasainya. Karena ini termasuk teknik dasar yang dapat diterapkan ketika melaksanakan tugas di lapangan.
Dengan bekal bela diri yang dimiliki, ada unsur kepercayaan diri yang dibangun kepada setiap anggota polisi ketika harus berhadapan dengan para pelaku tindak kejahatan maupun pengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Brigadir Yudha Krisyanto
Publish : Drs. Hamsan

Jalin Kemitraan, Kapolda Kalsel Silahturahmi ke Pengurus Wilayah Nahlatul Ulama Kalsel

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Jalin Kemitraan, Kapolda Kalsel Silahturahmi ke Pengurus Wilayah Nahlatul Ulama Kalsel
Hampir sebulan menjabat sebagai Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana intensif melakukan kegiatan silahturahmi ke mitra kerja, tokoh masyarakat, tokoh pers, dll guna menjalin kemitraan dan kerjsama. Seperti yang dilakukan Senin (29/5) usai membuka kegiatan Pelatihan Diskresi Bagi Anggota di SPN Polda Kalsel. Kapolda Kalsel menyempatkan melakukan silahturahmi dengan pengurus wilayah Nadlatul Ulama (NU) Kalsel sebelumnya juga mengunjungi Kantor MUI Kalsel.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Kalsel didampingi pejabat  utama Polda Kalsel, diterima dengan hangat oleh para Pengurus Wilayah NU Kalsel yakni, Ketua PWNU Kalsel KH Sarbaini Haira, Rektor Univ NU, Wakil Ketua Pengurus NU, Ketua perekonomian PBNU Pusat, civitas keulamaan Univ NU, dan pejabat Utama Polda Kalsel yakni, Dir Intelkam Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Pristio Dwiantono, Dir Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Drs Jimmy Ahustinus Anies, S.IK, Dir Lantas Polda Kalsel Kombes Pol. E.Zulpan S.I.K, M.Si, Kapolres Banjarbaru. Kapolres Banjar AKPB Takdir Mattanete, SH, S.I.K, MH. diwakili Waka polres Banjar Kompol Ajie Lukman Hidayat SH, S.IK,  Kabag Ops Kompol Puryanto SH, Kapolsek Gambut serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Kapolda Kalsel Buka Pelatihan Diskresi Diikuti 110 Anggota di SPN Polda Kalsel Banjarbaru

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Kapolda Kalsel Buka Pelatihan Diskresi Diikuti 110 Anggota di SPN Polda Kalsel Banjarbaru
Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana membuka kegiatan pelatihan diskresi yang diikuti sebanyak 110 orang terdiri dari Kapolsek 35 orang, Kasat 32 orang, Kanit pada Satker Polda Kalsel 6 orang, dan 37 Kanit se jajaran Polda Kalsel.
Kegiatan yang dilangsungkan di SPN Polda Kalsel Kota Banjarbaru mulai tanggal 29 Mei hingga 3 Juni 2017. Dimana tenaga pendidik dan kependidikan terdiri dari organik yakni, tenaga pendidik dari SPN Polda Kalsel dan non organik pengembang fungsi tugas kepolisian Polda Kalsel.
Dimana metode pelatihan yakni, melakukan tanya jawab, diskusi, ceramah, pemecahan masalah dan simulasi. Pelatihan diskresi oleh seorang petugas Polisi merupakan sebuah pilihan yang diatur dalam perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Dalam menjalankan perannya sebagai pelayan masyarakat ataupun sebagai penegak hukum dan penjaga kamtibmas, seorang Polisi senantiasa dituntut untuk dapat bertindak secara cepat dan tepat serta demi kepentingan masyarakat luas.
Pelaksanaan diskresi Kepolisian sendiri harus dilakukan melalui pengawasan yang ketat baik dari eksternal maupun dari internal kepolisian itu sendiri. Hal ini dibutuhkan untuk menjaga profesionalisme serta kemandirian Polri terutama ditengah situasi dinamika kehidupan masyarakat Indonesia saat ini.
Diskresi dalam bahasa Inggris diartikan sebagai suatu kebijaksanaan,keleluasaan (Shadily, 2002: 185).
Menurut kamus hukum yang disusun oleh J.C.T Simorangkir diskresi diartikan sebagai kebebasan mengambil keputusan dalam setiap situasi yang dihadapi menurut pendapatnya sendiri (Simorangkir, 2002: 38).

Kapolda Kalsel Lantik AKBP Drs Mohamad Ridwan SH SIK Sebagai Kepala Bidang Hukum Polda Kalsel

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana secara resmi melantik AKBP Drs Mohamad SH SIK sebagai Kepala Bidang Hukum (Kabidkum) Polda Kalsel, Senin (29/5).
Dalam kata sambutannya, Kapolda Kalsel mengatakan, bidang hukum sangat penting perannya pada organisasi Polri, karena sebagai pembina, pengawasan dan pengendali fungsi hukum pada jajaran POlri.
“Saya berharap pejabat yang baru dilantik bisa melaksanakan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab, memberikan bantuan hukum kepada para kasatker, kasatwil, termasuk kepada para personel Polri yang memerlukan bantuan hukum,” kata Kapolda Kalsel.

Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana Donor Darah Bersama Pejabat Utama di Mesjid Sabilal Muhtadin

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana bersama Pejabat Utama Polda Kalsel melakukan kegiatan donor darah usai melakukan aksi bersih-bersih ‘Jumat Bersih’ membersihkan lumpur sungai di sekitar Mesjid Raya Banjarmasin, Jumat (19/5).
Kegiatan donor darah Kapolda Kalsel dilakukan di halaman mesjid terbesar di Kalsel itu.
Dengan melakukan donor darah, kita memberikan sedikit darah dari dalam tubuh agar dapat dimanfaatkan guna membantu orang lain. Sekitar 480 ml darah diambil dari dalam tubuh ketika melakukan donor darah. Setelah diperiksa dan diuji keamanan serta kelaikannnya, darah tersebut kemudian akan diberikan kepada pasien yang membutuhkan.
5 Manfaat Donor Darah yang Bisa Kamu Dapatkan – alodokter
Bagi mereka yang membutuhkan, mendapatkan donor darah dapat menyelematkan nyawa mereka. Ada beberapa kondisi yang membutuhkan donor darah seperti kecelakaan, transplantasi organ, atau memiliki penyakit seperti kanker, anemia, anemia sel sabit, hemofilia, dan lain sebagainya.

Warga Banua Kalsel Tidak Takut Teror, Siap Bersama Aparat Melawan Aksi Teror

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 26 Mei 2017

Tindakan teror yang dilakukan segelintir kelompok di Indonesia yang melakukan aksi teror bom serta tindakan lainnya, ternyata disikapi dingin oleh warga masyarakat ‘banua’ di Provinsi Kalsel. Bahkan aksi teror bom yang dilakukan oleh kelompok yang diduga berafilisasi dengan jaringan teror ISIS harus dilawan bersama-sama.
“Aksi teror harus dilawan kami tak takut, ayo kita bersama-sama dengan aparat membasmi ulah segelintir orang yang memaksakan kehendak ini dengan aksi teror. Kami tak takut ayo kita lawan,” kata Koordinator Borneo Watch Ervansyah Anandata SH MH, Jumat.
Hal senada dikatakan mahasiswa UIN Banjarmasin M Aliansyah yang berharap, aksi teror jangan diberi ruang dan tempat. “Kegiatan mereka yang menebar teror harus dilawan jangan diberi peluang, kami warga Kalsel siap melawan,” kata mahasiswa semester 5 Fakultas Tarbiyah ini.
Pascaserangan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5) sekitar pukul 21.00 WIB, aparat keamanan di Kalimantan Selatan meningatkan kesiagaan. Sejumlah lokasi dan objek vital seperti bandara dan pelabuhan dijaga lebih ketat.
Pantauan, Kamis (25/5), polisi terlihat berjaga-jaga di sejumlah pusat perbelanjaan dan gereja. Keberadaan polisi di gereja juga untuk mengamankan jalannya peringatan Kenaikan Isa Almasih. Bahkan di dekat rumah dinas Kapolda Kalsel Brigjen Rachmat Mulyana di Jalan Haryono MT tampak satu kendaraan lapis baja barracuda dan satu truk dalmas.
Di Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, penjagaan lebih ketat dari biasanya. Ini menyusul instruksi Direktur Keamanan Penerbangan Kementerian Perhubungan, yang meminta bandara dijaga semaksimal mungkin. Jika di perkotaan, polisi yang terlihat lebih banyak bertugas, penjagaan di bandara dilakukan oleh TNI Angkatan Udara (AU).
Communication and Legal Section Head Bandara Syamsudin Noor, Aditya Putra Patria, mengatakan ada penambahan petugas keamanan dari TNI AU. “Ada bantuan pengamanan dari TNI AU berupa penempatan personel berseragam dinas di bandara,” ujarnya.
Danlanud Sjamsudin Noor Letkol Pnb Abdul Haris mengatakan pihaknya juga meningkatkan pengawasan terhadap calon penumpang. “Namun untuk mencegah terjadinya suasana yang kurang menyenangkan, kami hanya melaksanakan penggeledahan terhadap orang dan barang yang mencurigakan,” ucap Abdul.
Serangan yang menewaskan tiga polisi dan melukai tujuh polisi serta lima warga sipil membuat anggota Polri berduka. Demikian pula jajaran Polres Banjarbaru. Melalui akun Instagram @polres_banjarbaru, Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya menyatakan seluruh jajarannya beserta anggota Bhayangkari turut berduka cita atas gugurnya sejumlah rekan mereka. “#kamimelawanteror. Selamat jalan Kawan, Rekan semoga engkau tenang di sana. Terima kasih atas pengabdian mu untuk negara selama ini.#polriberduka#polresbanjarbaru #polriberduka #kamitidaktakut #indonesia #abdinegaraid#prayforjakarta,” tulis Kelana.
Di tengah suasana duka, Wakapolres Banjarbaru Kompol Iwan Wahyu Purnomo menyatakan pihaknya meningkatkan kewaspadaan di mapolres dan pos-pos polisi. “Kami juga meningkatkan kewaspadaan di objek vital yang ada di Banjarbaru seperti Bandara,” katanya.

Pasca Serangan Bom Terminal Kampung Melayu, Polda Kalsel Tingkatkan Kewaspadaan

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Pasca Serangan Bom Terminal Kampung Melayu, Polda Kalsel Tingkatkan Kewaspadaan
Pascaserangan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5) sekitar pukul 21.00 WIB, aparat keamanan di Kalimantan Selatan meningatkan kesiagaan. Sejumlah lokasi dan objek vital seperti bandara dan pelabuhan dijaga lebih ketat.
Pantauan, Kamis (25/5), polisi terlihat berjaga-jaga di sejumlah pusat perbelanjaan dan gereja. Keberadaan polisi di gereja juga untuk mengamankan jalannya peringatan Kenaikan Isa Almasih. Bahkan di dekat rumah dinas Kapolda Kalsel Brigjen Rachmat Mulyana di Jalan Haryono MT tampak satu kendaraan lapis baja barracuda dan satu truk dalmas.
Di Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, penjagaan lebih ketat dari biasanya. Ini menyusul instruksi Direktur Keamanan Penerbangan Kementerian Perhubungan, yang meminta bandara dijaga semaksimal mungkin. Jika di perkotaan, polisi yang terlihat lebih banyak bertugas, penjagaan di bandara dilakukan oleh TNI Angkatan Udara (AU).
Communication and Legal Section Head Bandara Syamsudin Noor, Aditya Putra Patria, mengatakan ada penambahan petugas keamanan dari TNI AU. “Ada bantuan pengamanan dari TNI AU berupa penempatan personel berseragam dinas di bandara,” ujarnya.
Danlanud Sjamsudin Noor Letkol Pnb Abdul Haris mengatakan pihaknya juga meningkatkan pengawasan terhadap calon penumpang. “Namun untuk mencegah terjadinya suasana yang kurang menyenangkan, kami hanya melaksanakan penggeledahan terhadap orang dan barang yang mencurigakan,” ucap Abdul.
Serangan yang menewaskan tiga polisi dan melukai tujuh polisi serta lima warga sipil membuat anggota Polri berduka. Demikian pula jajaran Polres Banjarbaru. Melalui akun Instagram @polres_banjarbaru, Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya menyatakan seluruh jajarannya beserta anggota Bhayangkari turut berduka cita atas gugurnya sejumlah rekan mereka. “#kamimelawanteror. Selamat jalan Kawan, Rekan semoga engkau tenang di sana. Terima kasih atas pengabdian mu untuk negara selama ini.#polriberduka#polresbanjarbaru #polriberduka #kamitidaktakut #indonesia #abdinegaraid#prayforjakarta,” tulis Kelana.
Di tengah suasana duka, Wakapolres Banjarbaru Kompol Iwan Wahyu Purnomo menyatakan pihaknya meningkatkan kewaspadaan di mapolres dan pos-pos polisi. “Kami juga meningkatkan kewaspadaan di objek vital yang ada di Banjarbaru seperti Bandara,” katanya.

Kapolda Kalsel Pimpin Langsung Pertemuan Dengan Komisi III DPR RI

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Kapolda Kalsel Pimpin Langsung Pertemuan Dengan Komisi III DPR RI
Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana melakukan pertemuan antara Komisi III DPR RI yang mempunyai lingkup tugas di bidang hukum, hak asasi manusia, dan keamanan.
Melakukan pertemuan dengan aparat penegak hukum di Kalsel yang menjadi mitra tugasnya yakni Kapolda Kalsel, Kejaksaan Kalsel, Kanwil Kemenkumham Kalsel, BNNP Kalsel di Polda Kalimantan Selatan.
Pertemuan yang dilangsungkan di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri, Jumat (26/5) dengan Komisi III DPR RI sendiri dipimpin Wakil Ketua Desmod. C Mahesa , serta anggota yakni Habib Aboebakar Alhabsy, dan lainnya berjalan tertib dan lancar.
Sementara itu dari jajaran Polda Kalsel tampak hadir seluruh pejabat utama, para Kapolres se jajaran Polda Kalsel, Kajati Kalsel Abdul Muni , Kepala BNNP Kalsel Brigjen Marsauli Siregar.
Kunjungan kerja ini sesuai yang tertera di baliho kegiaran merupakan kunjunhan kerja spesifik dari Komisi III DPR RI terkait perkembangan di Kalsel yang menjadi lingkup tugas dan tanggung jawab Komisi III DPR RI.
Berdasarkan Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Nomor: 3/DPR RI/IV/2014-2015 Tentang Penetapan Kembali Mitra Kerja Komisi-Komisi DPR RI Masa Keanggotaan Tahun 2014-2019, tanggal 23 Juni 2015, ruang lingkup dan pasangan kerja Komisi III DPR RI adalah sebagai berikut:
Komiisi III DPR RI ruang lingkup tugasnya meliputi, Hukum, HAM dan Keamanan
Dalam menjalankan tugasnya memiliki pasangan kerja dengan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kejaksaan Agung, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (KOMNAS HAM), Komisi Hukum Nasional, Setjen Mahkamah Agung, Setjen Mahkamah Konstitusi, Setjen Komisi Yudisial, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Setjen MPR dan Setjen DPD.

Irwasda Polda Kalsel Buka Rakernis Persiapan Kunker Anggota DPR RI ke Polda Kalsel

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 24 Mei 2017

Irwasda Polda Kalsel Buka Rakernis Persiapan Kunker Anggota DPR RI ke Polda Kalsel
Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Drs Djoko Poerbo Hadijojo MSi didampingi Karo Ops Polda Kalsel Kombes Drs Budi Sapto Irwanto SH membuka rakenis guna membahas rencana kunjungan kerja anggota DPR RI ke Polda Kalsel.  Acara rakernis di Aula Rupatama Polda Kalsel juga dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Kalsel.

OPINI: Menjemput Kepatuhan Berlalu-lintas

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Keselamatan berlalu lintas di jalan raya dan tingkat kepatuhan masyarakat Indonesia pada umumnya terhadap  hukum dan perundang-undangan lalu lintas sangat memprihatinkan, hal ini apabila tidak dilakukan langkah-langkah strategis guna meningkatkan tingkat keselamatan dan peningkatan kepatuhan hukum masyarakat, maka akan berdampak pada kehidupan berbangsa dan bernegara yang saat ini sedang gencar melakukan pembangunan disegala bidang.
Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengamanatkan tentang Kamseltibcarlantas, Polri bersama Stake Holder telah menyusun Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Tahun 2011-2035 sebagai tindak lanjut dari program Decade of Action for Road Safety 2011-2020 atau Dekade Aksi Keselamatan Jalan yang telah dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa yang bertujuan untuk mengurangi korban meninggal dunia akibat laka lantas pada tahun 2020 sebesar 50%. Para penyelenggara LLAJ diharapkan mampu membangun dan menyelenggarakan sistem yang terpadu yang tertuang dalam Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) melalui 5 (lima) pilar yaitu : (1)  Manajemen Keselamatan Jalan  (2) Jalan yang berkeselamatan  (3)  Kendaraan yang berkeselamatan  (4) Perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan (5) Penanganan korban pasca kecelakaan.
            Sebagai tindak lanjut dan penjabaran kebijakan pemerintah, maka Polri sebagai leading sectornya melaksanakan berbagai upaya dalam mewujudkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Berbicara tentang Kepatuhan berlalu lintas masyarakat sangatlah kompleks. Menurut Soerjono Soekanto dalam bukunya yang berjudul Pokok-Pokok Sosiologi hukum disampaikan bahwa, salah satu hal penting yang harus diketahui demi terwujudnya efektivitas hukum dalam masyarakat ialah kepatuhan dan kesadaran hukum dari warga masyarakat. Untuk menciptakan kepatuhan berlalu lintas bukan hal yang mudah. Menurut Faturochman yang yang dikutip dari http://fatur.staff.ugm.ac.id ada tiga faktor yang terlibat dalam proses menciptakan kepatuhan. Pertama adalah orang yang menjadi sasaran dalam hal ini pengendara, kedua sumber atau pemegang kekuasaan dalam hal ini polisi dan aparat lainnya, dan ketiga kondisi yang ada saat itu.
Selain itu, mengutip pendapat ahli psikologi Herbert Kelman dalam tulisannya Compliansce, Identification, and Internalization bahwa ada 3 bentuk ketaatan/kepatuhan hukum yaitu Ketaatan yang bersifat compliance, yaitu jika seseorang taat terhadap suatu aturan hanya karena ia takut terkena sanksi. Ketaatan yang bersifat identification, yaitu jika seseorang taat terhadap suatu aturan hanya karena takut hubungan baiknya dengan seseorang menjadi rusak. Ketaatan yang bersifat internalization, yaitu jika seseorang taat terhadap suatu aturan benar-benar karena ia merasa aturan itu sesuai dengan nilai-nilai intrinsik yang dianutnya. Dengan kata lain, mengetahui adanya tiga jenis ketaatan diatas, maka tidak dapat dijadikan patokan atau ukuran bahwa suatu aturan atau undang-undang sebagai bukti efektifnya suatu aturan atau perundang-undangan yang berlaku.
Kemudian, masih mengutip pendapat ahli psikologi Herbert Kelman dalam tulisannya Compliance, Identification, and Internalization bahwa agar tumbuh kepatuhan, terutama dalam mewujudkan kepatuhan berlalu lintas, maka polisi harus memiliki sedikitnya dua kekuatan (power). Pertama kekuatan memaksa (coercive power), dan kedua kekuatan pengukuh (reward power). Kekuatan pemaksa pada prinsipnya sudah dimiliki oleh polisi. Polisi sebagaimana yang diamanatkan dalam UU No 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia memiliki tugas pokok dalam memelihara Kamtibmas, pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta sebagai penegak hukum. Selain tugas pokok, Polri juga memiliki kewenangan yang begitu luas. Namun diperlukan pengawasan dan pengendalian yang ekstra agar kewenangan yang dimiliki tidak disalahgunakan oleh oknum anggota Polri yang pada ujungnya akan merugikan dan menyakiti masyarakat serta berdampak pada citra Polri.
Kemudian Polri saat ini juga sedang berupaya untuk memperkuat kekuatan pengukuh dengan melakukan peningkatan pelayanan dan penegakkan hukum yang lebih manusiawi berlandaskan HAM, Polisi penolong masyarakat, Polisi Ramah dan sebagainya yang pada intinya adalah merebut kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Namun besarnya kekuatan memaksa dan kecilnya kekuatan pengukuh yang dimiliki polisi menyebabkan perilaku polisi kurang disenangi oleh masyarakat. Idealnya adalah kekuatan pengukuh lebih besar daripada kekuatan memaksa. Dengan sumber daya manusia, anggaran dan sarana prasarana yang dimiliki sekarang, polisi memiliki wibawa yang tinggi di hadapan masyarakat. Yang perlu ditingkatkan adalah citra positif. Salah satu caranya adalah dengan memperbesar pemilikan kekuatan pengukuh.
Secara teoritis, kepatuhan bisa terwujud apabila kondisi telah dikuasai. Namun, faktanya dilapangan bahwa tingkat pelanggaran lalu lintas tetap relatif tinggi. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan masyarakat adalah rasio jalan dengan jumlah pengendara, ketidaksabaran di jalan, kelengkapan rambu-rambu lalu lintas yang masih minim, lampu pengatur jalan yang tidak berfungsi dengan baik dan sebagainya menjadi sumber keluhan terus. Berbagai keluhan dan kekurangan tersebut bisa dijadikan alasan untuk melakukan pelanggaran di kemudian hari. Idealnya bila peraturan-peraturan lalu lintas tidak sekedar dipatuhi tetapi juga harus diinternalisasi atau diyakini dan dipatuhi. Apabila orang telah menginternalisasi peraturan, maka dia akan sangat mematuhinya setiap saat, baik ada petugas atau tidak. Sebab bila ia melanggar apa yang sudah diinternalisasi, maka akan timbul konflik dalam dirinya, pada umumnya orang berusaha menghindari konflik-konflik. Agar peraturan bisa diinternalisasi maka diperlukan lebih banyak usaha yang sudah barang tentu harus ada sinergitas antara Polri dengan masyarakat serta stake holder. Selain itu, perlu dukungan dan peran serta masyarakat serta stake holder lainnya dalam mewujudkan kepatuhan berlalu lintas. Karena dengan kepatuhan berlalu lintas maka pelanggaran lalu lintas dapat diminimalisir sehingga dapat mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Perlu diingat bahwa kecelakaan berawal dari pelanggaran lalu lintas. Mari bersama-sama menumbuhkan kepatuhan dalam berlalu lintas sehingga terwujud kamseltibcar lantas.
*) opini ditulis oleh : Kasi Dikmas Subdit Dikyasa Ditlantas Polda Kalsel)

***Publish : Drs. Hamsan

Operasi Patuh Intan, Dit Lantas Polda Kalsel Sudah Terbitkan 15.031 Surat Tilang

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Operasi Patuh Intan, Dit Lantas Polda Kalsel Sudah Terbitkan 15.031 Surat Tilang
Anggota Polisi Lalu Lintas (Polantas) di jajaran Polda Kalimantan Selatan menerbitkan 15.031 surat tilang (bukti pelanggaran) selama digelarnya Operasi Patuh Intan 2017.
“Jumlah penindakan tegas dengan sanksi tilang tahun ini meningkat dari Operasi Patuh Intan tahun 2016 lalu yang hanya 10.113 surat tilang,” kata Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana di Banjarmasin, Selasa.
Dikatakannya, namun kuantitas tilang tersebut, bukannya tujuan yang ingin dicapai dalam Operasi Patuh. Melainkan dapat ditekankannya angka kecelakaan selama operasi berlangsung.
Jika melihat angka kecelakaan lalu lintas selama 14 hari Operasi Patuh, ada 16 kasus dengan korban meninggal dunia sembilan jiwa, berbanding 34 kasus kecelakaan dengan korban meninggal dunia 21 orang pada periode yang sama Operasi Patuh Intan tahun 2016, maka tujuan menekan angka kecelakaan dalam operasi kepolisian terpusat itu berhasil dicapai.
“Jadi bukan hanya penilangan, semua upaya dilakukan anggota Polantas mulai dari preemtif, preventif hingga penegakan hukum selama berlangsungnya operasi patuh, di mana tujuan akhirnya jelas untuk menekan terjadinya kasus kecelakaan lalu lintas,” ucap Kapolda didampingi Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol E Zulpan.
Kapolda berharap kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas semakin meningkat pasca digelarnya operasi patuh. Bagi yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) diimbau segera membikin agar kompetensi pengendara bersangkutan bisa diuji.
“Karena saat ujian teori dan praktek SIM bisa diketahui apakah si pemohon SIM layak dan terampil mengendarai kendaraan bermotor atau tidak,” tutur jenderal bintang satu itu.
Terus dikatakannya, Operasi Patuh Intan 2017 yang dimulai sejak 9 Mei sudah berakhir pada Senin (22/5). Selain sanksi tilang, polisi juga memberikan 2.915 kali teguran tertulis bagi pelanggar yang dinilai masih bisa ditolerir seperti tidak mengklik tali pengikat helm dan tidak menyalakan lampu utama pada siang hari.
“Polda Kalsel berada di peringkat kelima tertinggi dalam pencapaian keberhasilan pelaksanaan operasi patuh tahun ini setelah Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Timur, Polda Jawa Barat, dan Polda Metro Jaya,” ujar Kabag Bin Ops Ditlantas Polda Kalsel AKBP Nur Khamid.

Tim Biddokkes Polda Kalsel Lakukan Pendampingan Otopsi Temuan Mayat Bayi Perempuan Tanpa Identitas

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Tim Biddokkes Polda Kalsel Lakukan Pendampingan Otopsi Temuan Mayat Bayi Perempuan Tanpa Identitas
Bertempat di ruang forensik RSUD Ulin Banjarmasin, Senin (22/5/2017) pukul 21.00 – 22.30 wita, Tim Biddokkes Polda Kalsel bersama Penyidik Polres Banjarbaru dipimpin Kanit Sektor Banjarbaru Barat Ipda Made T S.P, Stk beserta 3 orang penyidik pembantu melaksanakan kegiatan otopsi mayat bayi perempuan tanpa identitas Mrs.X, di RSUD Ulin Banjarmasin.
Seperti diketahui mayat bayi perempuan tanpa identitas tersebut ditemukan di Jalan A.Yani Km.30.200 Gang Mulia Rt.13 Rw.02 Kelurahan Guntung Manggis Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru. Pelaksanaan giat otopsi tersebut dipimpin langsung Dr. Mursad Abdi, Sp.F.
Tim Biddokkes Polda Kalsel melalui Ipda Supriadi, menyampaikan bahwa otopsi dilakukan untuk mengetahui identitas mayat bayi, guna keperluan penyelidikan mencari siapakah yang telah tega membuang mayat bayi Mrs.X tersebut.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Brigadir Yudha Krisyanto
Publish : Drs. Hamsan

Bid Humas Polda Kalsel Vicon Bersama Divisi Humas Mabes Polri, Tentang Pengelolaan Media Sosial

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 23 Mei 2017

Bid Humas Polda Kalsel Vicon Bersama Divisi Humas Mabes Polri, Tentang Pengelolaan Media Sosial
Mabes Polri melalui Divisi Humas Mabes Polri menggelar Video Conference (vicon) bersama Humas Polda Jajaran dan Polres Jajaran se Indonesia, Selasa (23/5/2017) pukul 09.00 wita.
Pada pelaksanaan Vicon ini tema yang dibahas mengenai Pengelolaan Media Sosial yang dipimpin langsung Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Drs. Setyo Wasisto, SH, pada kesempatan tersebut didampingi Karo PID Divisi Humas Polri Brigjen Pol Drs. Daniel Pasaribu, Karo Multimedia Divisi Humas Polri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah beserta para Jajaran Divisi Humas Mabes Polri.
Vicon bersama Divisi Humas Mabes Polri tersebut tersebut diikuti oleh Kabid Humas Polda Kalsel AKBP Mochamad Rifa’I, SIK, Kasubbag Renmin Bid Humas Polda Kalsel AKP Samsu Darsono, Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Kalsel Kompol Ana Setiani, Kasubbid PID Drs. Hamsan, dan para Jajaran personel Bid Humas Polda Kalsel.
Pada kesempatan pertama Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Drs. Setyo Wasisto, SH, menyampaikan beberapa hal terkait Peran Humas dengan adanya Biro Multimedia dituntut untuk membuktikan kontribusi dalam mengcounter opini dari para netizen yang mengarah pada hal negative pada Polri.
Kepada Bid Humas Polda dan Polres se Indonesia diharapkan agar mengelola media sosial dalam menyampaikan tugas Polri kepada masyarakat dan dapat menetralisir pemberitaan yang negative khususnya tentang Polri agar dapat diterima baik oleh masyarakat, sehingga tercipta situasi aman dan kondusif.
Penyampaian dilanjutkan dengan arahan dari Karo PID Divisi Humas Polri Brigjen Pol Drs. Daniel Pasaribu, dengan menyampaikan beberapa hal terkait Pengelolaan Media Sosial bagi Bid Humas Polda maupun Polres se Indonesia.
Diantaranya tentang Commander Wish yang diberikan Kapolri Jenderal Polisi Drs. H.M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D, yang menyangkut pelaksanaan tugas Kehumasan yang disebut dengan Manajemen Media.
Manajemen media sebagai tugas pokok Humas Polri, dalam melaksanakan salah satu pendekatan kepada media massa yang ada baik yang konfesional/media online. Dimana dari beberapa survei kepercayaan publik kepada Polri hanya 50 – 60 persen, namun pada saat ini meningkat menjadi 70,10 persen.
Dengan meningkatkan manajemen media massa yang ada, baik itu yang masih konvensional maupun yang saat ini paling banyak dibaca oleh masyarakat yaitu media sosial dan media online, diyakini Polri khususnya Humas Polri pasti melakukan pendekatan kepada media dan wartawan.
Media sosial yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat dan dapat digunakan oleh Polri untuk pendekatan melalui media Facebook, Line, Twitter, Instagram, Path, Youtube dan media sosial lain sebagainya.
Namun perlu diketahui, bahwa media online sangat susah di ketahui siapa yang bermain di belakangnya, seperti akhir-akhir ini banyak yang menjelekan Kepolisian.
Sedangkan itu Karo Multimedia Divisi Humas Polri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah, menyampaikan kepada seluruh Kabid Humas Polda dan Polres agar benar-benar melihat permasalahan di medsos agar dapat dikelola dan diakomodir dengan baik agar peran humas menjadi fungsi utama di garda terdepan, dalam menetralisir medsos.
Selain itu diharapkan Humas dapat mengelola kelompok netizen dengan baik agar bisa berkumpul dan bertatap muka sehingga tidak mudah terbawa isu yang berkembang.
Terkait dengan pengelolaan medsos tribrata news.go.id, apabila ada berita bagus yang bisa mengangkat citra institusi kepolisian agar segera di publish, untuk itu peran Humas Polri sangat besar, terlebih dalam mengakomidir pemberitaan, dan harus memonitor medsos, meskipun diketahui setiap pemberitaan pasti memiliki dampak.
Karo Multimedia Divisi Humas Polri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah juga mengharapkan apabila ada berita besar jangan menunggu saat press release untuk diberitakan namun manfaatkanlah medsos dengan baik dan cepat.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Brigadir Yudha Krisyanto
Publish : Drs. Hamsan

Disaksikan Kapolda Kalsel, Tiga Kapolres Baru Diserahterimakan

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Disaksikan Kapolda Kalsel, Tiga Kapolres Baru Diserahterimakan
Disaksikan Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana, tiga jabatan Kapolres yakni, Kapolres Banjar, Kapolres Kota Banjarbaru dan Kapolres Hulu Sungai Selatan secara resmi diserahterimakan.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri, Selasa (23/5) juga dihadiri Pejabat Utama serta seluruh Kapolres jajaran Polda Kalsel berjalan khidmat dan lancar.
Ketiga kapolres tersebut yakni, AKPB Kukuh Prabowo digantikan AKBP Takdir Mattanete sebagai Kapolres Banjar, AKBP Wahyuniawan digantikan AKBP Kelana Jaya sebagai Kapolres Kota Banjarbaru dan AKBP Sukendar Eka Ristyan digantikan AKBP Rahmat Budi Handoko sebagai Kapolres Hulu Sungai Selatan.

4 Juta Pil Zenith di Banjarmasin Dikendalikan oleh Tersangka Megi Sugianto

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

4 Juta Pil Zenith di Banjarmasin Dikendalikan oleh Tersangka Megi Sugianto
Tak kurang dari 24 jam polisi sudah mengetahui dua orang yang terlibat dalam kasus 4.080.000 butir pil Zenith, yang berhasil diamankan petugas gabungan terdiri atas Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Kalsel, Direktorat Narkoba Polda Kalsel, dan Bea Cukai, Minggu (21/5).
“Setelah kami melakukan pendalaman interogasi muncul nama Raihan Noor alias Azis yang bertugas mendistribusikan atau mengedarkan Zenith dan Megi Sugianto yang bertugas mengendalikan peredarannya,” kata Kapolda Kalsel Brigjen Rachmat Mulyana, Senin (22/5).
Didampingi Kepala BNNP Kalsel Kombes Marsauli Siregar dan Direktur Narkoba Kombes Jimy A Anes, Rachmat mengatakan pihak akan mendalami siapa orang berada di atas Raihan dan Megi.
“Dari hasil pemeriksaan, penyuplai jutaan Zenith itu adalah seseorang berinisial Mr A. Sedangkan pemiliknya Mr B,” ujar Rahmat seraya menambahkan pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa uang senilai Rp 39 juta.
Rahmat mengatakan keberhasilan petugas menggagalkan jutaan Zenith masuk Kalsel ini tak lepas dari ketelitian petugas di lapangan.
“Sebanyak 4.080.000 butir pil Zenith tersebut disamarkan dengan tulisan kotak mainan. Padahal isi sesungguhkan adalah Zenith,” ujarnya.
Sebelum Zenith itu ditemukan, kata Kapolda, pihaknya menerima informasi ada barang selundupan akan masuk ke Kalsel.
“Informasi itu ditelusuri petugas gabungan. Diduga barang masuk ke Banjarmasin itu dibawa truk fuso nopol L 832 LR dengan menumpang kapal roro. Saat melakukan pengecekan, kami menemukan kardus. Ketika dibuka, kardus itu berisi Zenith,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, truk fuso berasal dari Surabaya, Jawa Timur, itu sempat diikuti petugas dari Pelabuhan Trisaksi ke Pasar Lima. Di tempat ini petugas mengamankan beberapa orang.
Kemudian petugas mengembangkan lagi penyidikan kepada orang-orang yang diduga akan mengambil barang. Selanjutnya polisi mengamankan sebuah mobil jenis Luxio. Dalam mobil itu terdapat empat bal yang juga berisi Zenith. Jumlah butirnya sekitar 80 ribu.

Warga Pengambangan Dibekuk Sembunyikan Sabu Siap Edar di Atas Tiang

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 22 Mei 2017

Warga Pengambangan Dibekuk Sembunyikan Sabu Siap Edar di Atas Tiang
Sikat habis peredaran narkoba dilakukan jajaran Subdit 3 Direktorat Narkoba Polda Kalimantan Selatan. Kali ini, Kamis (18/5) malam, giliran dua pengedar sabu dicokok di dua tempat terpisah, yakni Mahyani alias Jombe (43) dan M Fauzi alias Uzi (29).

Yang pertama ditangkap polisi adalah Jombe. Warga Jalan Veteran Km 5,5 Gang 2 Agustus RT2 RW1 Pangambangan, Banjarmasin Timur ini dibekuk sekitar pukul 18.30 Wita. Kemudian, sekitar pukul 21.30 Wita, polisi menciduk Uzi, warga Jalan Sutoyo S Kompleks Pondok Indah Blok 1, Banjarmasin Tengah.
Dari tangan kedua pengedar spesialis paket hemat ini polisi menemukan masing-masing satu paket sabu siap edar. Dengan barang bukti itu keduanya langsung digelandang dan dimasukkan ke rutan Polda Kalsel.
Informasi diperoleh, polisi mendapat informasi Jombe sering melakukan transaksi narkoba. Untuk membuktinya, sekitar pukul 18.30 Wita polisi bergerak ke rumah Jombe Jalan Veteran Km 5,5 Gang 2 Agustus RT2 RW1 Pangambangan.
Saat melakukan penggeledahan, polisi menemukan satu paket sabu di dalam kotak Pagoda warna hitam di atas tiang di dapur rumahnya.
Tak berselang lama, sekitar pukul 21.30 Wita, petugas unit lainnya yang dapat informasi adanya pengedar lainnya di Jalan Sutoyo S Kompleks Pondok Indah Blok 1 Banjarmasin Tengah. Polisi pun menuju ke tempat yang dimaksud. Di lokasi petugas mendapati Uzi. Saat digeledah petugas menemukan satu paket sabu.
Direktur Narkoba Kombes Jimy A Anes melalui Kasubdit 3 AKBP Matsari HS, membenarkan pihaknya menciduk dua pengedar sabu di dua lokasi terpisah,
“Dari Jombe kami menemukan satu paket sabu seberat 0,60 gram, satu buah kotak Pagoda warna hitam, dan satu buah sendok sabu dari sedotan warna putih. Sedangkan dari Uzi kami menemukan barang bukti satu paket sabu seberat 0,28 gram,” ujarnya.

Tiga Pria Kaget Digerebek Ditnarkoba Polda Kalsel Saat Asik Nyedot Sabu

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Tiga Pria Kaget Digerebek Ditnarkoba Polda Kalsel Saat Asik Nyedot Sabu
Betapa terkejutnya Bambang (29), Juju (27) dan Johansyah (34). Saat asyik menyabu, tiba-tiba anggota Sub Dit 1 Direktorat Narkoba Polda Kalimantan Selatan datang dan membekuk mereka.
Bambang warga Jalan Manarap Gang Masjid, Juju warga Jalan A Yani Km7 Gang Muhibbah, dan Johansyah warga Jalan Tembus Mantuil Gang Perintis ditangkap di rumah Johansyah, Rabu (17/5) sekitar pukul 19.30 Wita. Saat penggeledahan, polisi menemukan satu paket sabu dan peralatan untuk menyabu.
Ketiga pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh, tukang tambal dan tukang ini langsung digelendang polisi ke Mapolda Kalsel untuk menjalani pemeriksaan intensif berkenaan dengan asal muasal sabu itu.
Informasi diperoleh, penggerebakan ini bermula dari masuknya informasi bahwa ada aktivitas mencurigakan terkait obat-obatan di sebuah rumah di Jalan Tembus Mantuil Gang Perintis RT24 Banjarmasin Selatan, yang belakangan diketahui rumah itu milik Johansyah.
Polisi langsung di TKP. Saat melakukan penggerebekan polisi menemukan ketiga orang sedang nyabu, yakni Bambang, Juju dan Johansyah. Selain itu polisi juga menemukan satu paket sabu dan peralatan menyabu seperti bong dan pipet serta sedotan.
Direktur Narkoba Kombes Jimy A Anes didampingi Panit 1 Sat 1 AKP Sumardi membenarkan pihaknya menangkap ketiga orang yang tengah pesta sabu, Rabu (17/5) malam. “Di lokasi petugas menemukan satu paket sabu dengan berat bersih 0.05 gram, satu buah pipet yang masih ada sisa sabu, satu bong,” ujarnya.

Polda Kalsel Jerat Tinghui dengan Kasus Pencucian Uang Rp 15 Miliar

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Masih ingat kasus jutaan zenith yang melibatkan H Supian Sauri alias Tinghui? Ternyata, kasusnya tak begitu saja berhenti. Pihak Subdit II Fiskal dan Moneter (Fismondev) Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalimantan Selatan ternyata juga melidiknya.
Kali ini Tinghui yang sempat disebut sebagai raja zenith itu dijerat dengan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan tindak Pidana Pokok Undang-undang Kesehatan.
Kapolda Brigjen Rachmat Mulyana didampingi Irwasda Kombes Djoko Purbo dan Dirkrimusus Kombes Rizal Irawan saat press release, Kamis (18/5/2017) mengungkapkan, Tinghui dijerat dengan TPPU sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 Undang-undang RI No 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.
Menurut Rachmat, dari penyidikan ini, pihaknya juga menyita barang bukti Rp 15.034.521.925. Pihaknya sendiri mengenakan pasal kepada tersangka dengan pasal pasal 3 UU RI No 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman 20 tahun penjara.

Dit Narkoba Polda Kalsel Gencarkan Razia THM

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Razia di sejumlah tempat hiburan malam (THM) sepertinya terus dilakukan oleh aparat kepolisian menjelang Ramadan ini.
Seperti pada Sabtu (20/5/2017) malam hingga Minggu (21/5/2017) dinihari, razia berlangsung dengan tiba-tiba ini dipimpin langsung oleh Direktur Narkoba Polda Kalsel, Kombes Jimy A Anes, Kabagbinops AKBP Sugito , dan Kasubdit 3 AKBP Matsari. Sejumlah pengunjung pub, karaoke dan diskotik digeledah.
Antara lain di Grand Diskotik, Hoky club 89 di Jalan Lambung Mangkurat. Di Hoky Club 89 ini petugas Polwan dan lain-lain terlihat menggeledah tas para cewek-cewek cantik yang sedang berada disana menikmati musik.
Karena petugas memperkenalkan diri dengan sopan, para cewek-cewek cantik ini pun dengan ‘sukarela’ memperlihat isi tas mereka. Setelah beberapa saat petugas pun berlalu karena tak menemukan narkoba.
Pada razia kali ini, Direktur Narkoba Kombes Jimy A Anes tak hanya ikut memantau saja, namun dia pun ikut menasehati beberapa pengunjung agar jangan coba-coba memakai narkoba.
“Jangan pakai narkoba ya,” paparnya kepada para anak muda.
Sementara itu setelah razia , Kombes Jimy A Anes yang didampingi AKBP Matsari menuturkan razia ini akan terus mereka lakukan menjelang Ramadan.
“Dalam rangka cipta kondisi menjelang Ramadan, ada beberapa urinenya kita periksa dan ditemukan pil di parkiran,” ucap Jimy, Minggu (21/5/2017).
Sementara, Matsari menambahkan mengatakan pada razia tadi malam mengungkapkan di parkiran Grand Mitra Plaza pihaknya menangkap tangan Sarkawi dengan barang buktii 1/4 butir ineks.
“Di parkiran Hotel Royal Jelita kita juga menangkap tangan Leny dengan barang bukti 10 butir ineks, pada tes urine di tiga tempat THM sebanyak 7 orang dengan hasil 4 negatif dan 3 positif Ampethamine

4 Juta Pil Carnophen Disisipkan Didalam Truk Berisi Sayuran dan Mainan Anak-anak Dari Ekpedisi Digagalkan Polda Kalsel

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

4 Juta Pil Carnophen Disisipkan Didalam Truk Berisi Sayuran dan Mainan Anak-anak Dari Ekpedisi Digagalkan Polda Kalsel
Jajaran Polda Kalsel dan BNNP Kalsel menggagalkan peredaran 200 dus pil jenis carnophen atau sebanyak 4 juta pil dan 800 pil carnophen yang termasuk dilarang peradarannya itu dari dua tersangka atas nama Rayhan dan Megi di dua tempat berbeda yang diangkut menggunakan truk milik perusahaan salah satu perusahaan ekspedisi di Kalsel dari Kota Surabaya di Pelabuhan Trisakti dan Jalan Kampung Melayu Kota Banjarmasin.
Pada keterangan pers yang dilakukan di Mapolda Kalsel yang juga dihadiri oleh petugas dari Bea Cukai Banjarmasin dan BNNP Kalsel, Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana mengatakan, pihaknya akan terus mengembangkan kasus peredaran narkoba termasuk pil carnophen, zenith yang berhasil diamankan oleh aparat BNNP Kalsel dan anggota Polda Kalsel.
Kronoligis penanagkapan barang yakni, dilakukan hari Minggu (21/5) petugas BNNP Kalsel dan Polda Kalsel mencurigai truk yang bermuatan sayuran dan mainan anak-anak di Pelabuhan Trisakti jam 11.00 wita. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata di dalam truk dimasukkan dalam mainan anak-anak dan sayuran. Dua tersangka selanjutnya digelandang ke Mapolda Kalsel untuk dimintai keterangan lebih lanjut mengenai pemilik barang dalam truk tersebut.

Tim Gabungan Polda Kalsel Gelar Razia Operasi Patuh INtan 2017 di Lingkar Basirih

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 19 Mei 2017

Tim Gabungan Polda Kalsel Gelar Razia Operasi Patuh INtan 2017 di Lingkar Basirih
Untuk mengurangi angka kecelakaan dijalan raya dan menekan angka pelanggaran lalu lintas, Polri khususnya Polda Kalsel menggelar Operasi Patuh Intan 2017 yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia.
Dipimpin Kasatgas Gakkum AKBP Afri Darmawan, SIK, MH didampingi Kasatlantas Polresta Banjarmasin Kompol Wibowo beserta anggota dan melibatkan intansi lain seperti Dinas Perhubungan melaksanakan razia Operasi Patuh Intan 2017 di Lingkar Basirih, Jumat (19/5/2017) pukul 09.00 wita.
Pada razia Operasi Patuh Intan 2017 kali ini sebanyak 12 pelanggaran terjadi, diantaranya pelangaran SIM sebanyak 5, STNK 6, ranmor r4 1 buah, dan sedangkan Satgas Resta Banjarmasin ada 5 pelanggaran diantaranya pelanggaran r6 1 buah, SIM 2 dan STNK 2.
Sebagaimana diketahui Operasi Patuh Intan 2017 adalah aksi simpatik yang dilalukan oleh jajaran Polri khusunya Polda Kalsel untuk memperlancar arus lalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan.
Dimana tujuan utama dari Operasi Patuh Intan 2017 ini untuk keselamatan pengendara kendaraan bermotor itu sendiri. Jika pelanggaran berkurang, maka keselamatan berkendara akan meningkat. Demi menurunkan pelanggaran lalu lintas, dan melalukan tindakan preventif sedini mungkin, persuasif dan penegakan hukum pengendara kendaraan bermotor agar disiplin, tertib dan safety. Operasi Patuh Intan digelar selama 14 hari mulai Selasa 9 Mei sampai 22 Mei.
Sasaran dari Operasi Patuh kali ini adalah pengendara Sepeda Motor Roda dua yang melawan arus, Plat nomor tidak sesuai spectec/aslinya, Pembonceng tidak memakai helm atau dua-duanya, Motor Harus Lajur kiri apabila ada kanalisasi, Melanggar lampu merah, Melanggar marka jalan dan garis stop, Naik Motor lebih dari dua orang, Menyalakan lampu disiang hari dan kelengkapan lainnya.
Sedangkan untuk pengendara mobil diantaranya adalah Plat Nomor harus sesuai, Tempel Logo atau simbol pada plat nomor, Pakai Rotator, Sirine pada mobil, Tidak pakai sabuk pengaman, Melanggar lampu merah, Melanggar marka dan garis stop.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Brigadir Yudha Krisyanto
Publish : Drs. Hamsan

Kapolda Kalsel Shalat Jumat Bersama MUI dan Masyarakat

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Kapolda Kalsel Shalat Jumat Bersama MUI dan Masyarakat
Menjalin silaturahmi dan mendekatkan diri bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat dilakukan oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan dengan melakukan Shalat Jumat bersama.
Dipimpin langsung Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana, para Pejabat Utama Polda Kalsel, Ketua MUI Kalsel KH Husni Nafarin, MA, H Gusti Pangeran Rusdi Effendi, dan pengurus MUI Kalsel melangsungkan Shalat Jumat bersama di Masjid Sabilal Muhtadhin Banjarmasin, Jumat (19/5/2017) pukul 12.00 wita.
Kegiatan pelaksanaan Shalat Jumat Bersama tersebut berlangsung khidmat.
Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana usai melaksanakan Shalat Jumat mengatakan pelaksanaan Shalat Jumat Bersama MUI dan Masyarakat adalah merupakan silaturahmi Polri khususnya Polda Kalsel dalam mendekatkan diri kepada publik.
Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana juga mengatakan selain itu kepolisian khususnya Polda Kalsel beserta jajaran mengucapkan syukur atas situasi Kalimantan Selatan yang aman dan kondusif, terlebih dalam hal kerukunan agama.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Brigadir Yudha Krisyanto
Publish : Drs. Hamsan

Kapolda Kalsel Silaturahmi Bersama MUI Kalsel

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Kapolda Kalsel Silaturahmi Bersama MUI Kalsel
Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana melakukan silaturahmi dengan MUI Kalsel bertempat di Ruang Pertemuan Gedung MUI Kalsel Kota Banjarmasin, Jumat (19/5/2017) pukul 13.30 wita.
Kunjungan orang nomor satu di Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan tersebut didampingi juga para Pejabat Utama Polda Kalsel dan diterima langsung Pimpinan MUI Kalsel yakni Ketua MUI Kalsel KH Husni Nafarin, MA.
Pada kesempatan tersebut Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana mengatakan Organisasi muslim di Kalsel merupakan mitra kerja Kepolisian, kami berupaya membangun sinergis dengan ulama dan tokoh agama lainnya.
Demi mensinkronkan ajaran agama dengan paham hukum Nasional, maka diperlukan peningkatan ketaatan terhadap nilai-nilai agama, semakin memperendah keterlibatan masyarakat dalam pelanggaran hukum dan kejahatan.
Problem lain yang saat ini terjadi di kalangan  umat Islam adalah permasalah HTI. Dalam hal ini harus melihat dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara yang telah dirumuskan oleh founding father kita pada ada awal-awal kemerdekaan.
Sebagai generasi penerus bangsa bagaimana melanggengkan apa yang telah disepakati oleh tokoh-tokoh nasional, tokoh agama pada waktu itu yang meletakkan dasar-dasar Negara.  Konsep pemikiran HTI terkait pembentukan negara Khilafah bertentangan dengan dasar-dasar negara Indoneisa yang telah diletakkan oleh Para pendiri bangsa ini.
Pemerintah tidak melarang untuk melaksanakan syariat agama yang diyakini, tetapi apabila bertentangan dengan dasar negara maka akan dilakukan tindakan tegas karena  konstitusi  negara kita adalah UUD 1945 yang didalamnya tersirat falsafah Pancasila dan bukan berdasarkan aliran agama tertentu.
Selain itu Ketua MUI Kalsel KH Husni Nafarin, MA, mengatakan siap untuk bekerjasama dengan Polri khususnya Polda Kalsel untuk mewujudkan keamanan di Bumi Lambung Mangkurat Kalimantan, terlebih terkait permasalahan HTI.
Ketua MUI Kalsel KH Husni Nafarin, MA, memberikan apresiasi yang besar kepada Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana dan jajaran karena telah memberikan waktu yang berharga untuk bersilaturahmi dan hal ini merupakan suatu kebanggaan karena dapat mempererat hubungan yang harmonis dalam bekerjasama menyelesaikan persoalan kerukunan umat beragama di Bumi Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan.
Sebelumnya Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana, para Pejabat Utama Polda Kalsel, Ketua MUI Kalsel KH Husni Nafarin, MA, H Gusti Pangeran Rusdi Effendidan pengurus MUI Kalsel melangsungkan Sholat Jumat bersama di Masjid Sabilal Muhtadhin Banjarmasin.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Brigadir Yudha Krisyanto
Publish : Drs. Hamsan

Tim Supervisi Baintelkam Mabes Polri Kunjungi Bid Humas Polda Kalsel

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Tim Supervisi Baintelkam Mabes Polri Kunjungi Bid Humas Polda Kalsel
Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan kedatangan Tim Supervisi Baintelkam dari Mabes Polri sejak hari Kamis (18/5/2017).
Dihari berikutnya Jumat (19/5/2017) pukul 09.30 wita, tim yang diketuai oleh Wadir Ekonomi Baintelkam Polri Kombes Pol Drs. Rudi Pranoto, didampingi Kasubagopinev Bagpenum Ropenmas Div Humas Polri AKBP Zahwani Pandra Asyad, SH, M.Si, dan Bamin Analis Bagintelmob Korbrimob Polri Brigadir Haryadi, SH, mengunjungi Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalsel yang disambut langsung oleh Kabid Humas Polda Kalsel AKBP Mochamad Rifa’i, SIK, didampingi Kasubbid PID Bid Humas Polda Kalsel Drs. Hamsan beserta personel Bid Humas Polda Kalsel lainnya.
Dalam kunjungan tersebut Wadir Ekonomi Baintelkam Polri Kombes Pol Drs. Rudi Pranoto, melalui Kasubagopinev Bagpenum Ropenmas Div Humas Polri AKBP Zahwani Pandra Asyad, SH, M.Si, mengatakan peran manajemen media kepolisian dalam menyampaikan pemberitaan/informasi diharapkan dapat dengan baik diterima oleh masyarakat.
Kasubagopinev Bagpenum Ropenmas Div Humas Polri AKBP Zahwani Pandra Asyad, SH, M.Si, pada kesempatan tersebut juga menyampaikan bagaimana peran Humas Polri khususnya Polda Kalsel dalam menyiarkan program-program Polri, membangun opini publik dengan melaksanakan koordinasi dan melaksanakan asistensi satgasda agar kegiatan dikewilayahan dapat berjalan efektif dan dapat menetralisir media/tekhnologi informasi dengan membuat tulisan berisi himbauan kepada masyarakat.
Supervisi ini sudah dijadwalkan secara berkala, dalam rangka mengevaluasi hasil kerja Quick Wins Program IV TA.2016 dan menyelaraskan pelaksanaan giat Quick Wins Program IV pada periode TA.2017 serta perencanaan giat di tahun 2018.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Brigadir Yudha Krisyanto
Publish : Drs. Hamsan

Memasuki 10 Hari Operasi Patuh Intan 2017, Petugas Keluarkan 6.200 Surat Tilang

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Memasuki 10 Hari Operasi Patuh Intan 2017, Petugas Keluarkan 6.200 Surat Tilang
Jajaran Direktorat Lantas Polda Kalimantan Selatan dan jajaran tengah gencar menggelar Operasi Patuh Intan 2017. Razia pun dilakukan di berbagai titik oleh petugas.
Bahkan tak jarang Direktur Lalu Lintas, Kombes E Zulpan, langsung turun ke lapangan memimpin razia. Seperti razia di depan Jalan Pangeran Samudera, Banjarmasin Tengah, Kamis (18/5) pagi tadi.
Dalam razia yang langsung dipimpin Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Kombes E Zulpan petugas menyetop kendaraan yang lewat terutama roda dua. Terlihat puluhan pengendara yang tak lengkap surat-surat digiring ke tempat parkir untuk ditilang.
Kombes E Zulpan sendiri mengatakan razia kali ini dalam rangka Operasi Patuh Intan 2017.
“Ini hari kesepuluh Operasi Patuh , penindakan hari ini sasarannya untuk pelanggaran roda dua,” paparnya seraya mengatakan selama sepuluh hari ini total pelanggararan sebanyak 6200 pelanggaran atau telah dikeluarkan surat tilang sebanyak 6200 .
Untuk pelanggaran sendiri rata-rata didominasi oleh kendaraan roda dua dan jenis pelanggaran pun bervariasi seperti tak memiliki SIM, STNK, dan lainnya.
Ia pun berharap dengan adanya operasi Patuh Intan, diharapkan para pengendara agar nantinya tertib berlalu lintas.

Kapolda Kalsel dan Tokoh Masyarakat Lakukan Aksi Bersih-bersih Lumpur Sungai Mesjid Raya Sabilal Muhtadin

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Kapolda Kalsel dan Tokoh Masyarakat Lakukan Aksi Bersih-bersih Lumpur Sungai Mesjid Raya Sabilal Muhtadin
Baru menjabat sebagai Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana bikin gebrakan. Jumat (19/5/2017) pagi, ratusan anggota Polda Kalsel dikerahkan, menggelar aksi ‘babarasih’ lingkungan sekitar Masjid Sabilal Muhtadin.
Mulai dari sampah, drainase sampai sungai yang yang ada di sekitar Masjid Sabilal Muhtadin dibersihkan.
Mulai dari Polair, Sabhara, Reskrim dan lainnya di lingkup Polda Kalsel sampai jajaran Polresta Banjarmasin ikut dilibatkan.
Jumat (19/5/2017) pagi, ratusan anggota Polda Kalsel dikerahkan, menggelar aksi ‘babarasih’ lingkungan sekitar Masjid Sabilal Muhtadin.
bersih sungai9
“Saya pertama datang ke sini melihat kawasan sini memang perlu dibersihkan. Ya kita rame-rame bersihkan untuk kota kota,” kata Kapolda.
Acara bersih-bersih makin semarak setelah Pemerintah Kota Banjarmasin ikut ambil bagian.
Tak cuma itu, Pemimpin Umum Banjarmasin Post Group H Gusti Pangeran Rusdi Effendi AR dan jajaran juga ambil bagian dalam gawe bersama ini.
sungai bersih22
Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina pun mengapresiasi kegiatan ‘babarasih’ kegiatan ini. .
“Inilah wujud peran serta elemen masyarakat dalam menjaga dan membersihkan lingkungan kota. Tanpa peran serta masyarakat seperti ini, lebih mudah membangun kota Banjarmasin yang barasih dan nyaman,” katanya.

Ditlantas Polda Kalsel Ajak Warga Hadiri Pencanangan Tahun Keselamatan Untuk Kemanusiaan “SAFETY FOR HUMANITY”

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 18 Mei 2017

Lalu lintas merupakan urat nadi kehidupan, cermin budaya bangsa dan refleksi atas modernitas. Dalam berlalu lintas dibutuhkan adanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Kamseltibcar lantas dipengaruhi oleh beberapa faktor yang dapat menghambat, merusak, bahkan mematikan produktifitas antara lain faktor manusia, kendaraan, lingkungan, alam dan kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan.
Untuk itu Polri melalui Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan khususnya Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel mengajak warga Kota Banjarmasin dan wilayah se Kalimantan Selatan untuk hadir dan berpartisifasi mengikuti serta memeriahkan acara Pencanangan Tahun Keselamatan Untuk Kemanusiaan “SAFETY FOR HUMANITY” yang digelar oleh Polda Kalsel pada hari Minggu 21 Mei 2017, pukul 08.00 – 10.00 wib, di Siring Menara Pandang Banjarmasin.
Acara yang diselenggarakan oleh Polda Kalsel tersebut itu juga di isi dengan berbagai macam kegiatan dan hiburan seperti Penampilan Polisi Cilik Banua Polres HSU, Selayang Pandang Tahun Keselamatan, Pemberian Penghargaan, Penyerahan Tali Asih Kepada Korban Laka Lantas, Penandatangan Spanduk Tahun Keselamatan 2017-2018, dan hiburan lainnya.
Acara tersebut juga disiarkan secara Live di Metro TV bersama Presiden RI Joko Widodo di Bundaran HI Jakarta.
Sebagaimana diketahui berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh World Health Organization (WHO) terkait dengan korban kecelakaan lalu lintas dimana korban kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu penyumbang terbanyak kematian.
Berdasarkan hal itu, PBB mendeklarasikan aksi keselamatan yang dikenal dengan “Declaration of Action”. Dimana terdapat 5 (lima) pilar pada deklarasi yang dicanangkan yaitu: Manajemen keselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, Perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan, Jalan yang berkeselamatan dan Sebelum dan Sesudah Kecelakaan.
Pemerintah Negara Indonesia menanggapi hal tersebut dengan dikeluarkannya Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2013, tentang Program Aksi Jalan di Indonesia, terkait dengan 5 (lima) pilar yang telah di deklarasikan oleh PBB. Melihat perkembangan lingkungan strategis diatas, Kapolri Jenderal Drs. Tito Karnavian, M.A.,Ph.D, mengeluarkan kebijakan yang dikenal dengan program Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya). Program Promoter bagi Korlantas Polri adalah Polisi sebagai Penggerak Revolusi Mental, pelopor tertib sosial diruang publik, crash program pelayanan masyarakat yang bersih dari percaloan, penegakan hukum yang tegas dan terjalinnya sinergitas polisional yang proaktif. Terkait dengan program tersebut, maka Kakorlantas Polri, Inspektur Jenderal Drs. Royke Lumowa, M.M langsung menetapkan kebijakan untuk membuat program prioritas Korlantas Polri, 44 (empat puluh empat) program dengan 154 (seratus lima puluh empat) kegiatan.
Terlebih Polri khususnya Polda Kalsel saat ini memiliki 3 tujuan penegakan hukum diantaranya Keadilan, Manfaat dan Kepastian Hukum dengan tidak ada Abuse Of Power dalam penegakan hukum Operasi Patuh Intan 2017.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Brigadir Yudha Krisyanto
Publish : Drs. Hamsan

Tim Gabungan Ditlantas Polda Kalsel Gelar Razia Besar-besaran di Kawasan Pangeran Samudera dan Mesjid Noor

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Tim Gabungan Ditlantas Polda Kalsel Gelar Razia Besar-besaran di Kawasan Pangeran Samudera dan Mesjid Noor
Personel gabungan dari Ditlantas Polda Kalsel bersama Polresta Banjarmasin, serta bekerjasama dengan intansi lain seperti Polisi Militer, TNI dan Dinas Perhubungan melaksanakan razia lalu lintas besar-besaran di kawasan Pangeran Samudera Kota Banjarmasin, Kamis (18/5/2017) pukul 09.00 wita.
Turun langsung memimpin kegiatan tersebut, Direktur Lalulintas Polda Kalsel, Kombes Pol E Zulpan, SIK, M.Si. didampingi Kabag Ops Polresta Banjarmasin Kompol Eko Tjahyo Untoro, Kasatlantas Polresta Banjarmasin Kompol Wibowo dan Kompol Said Effendi dari Sabhara Polresta Banjarmasin.
Sesaat kegiatan baru dimulai, sudah banyak pengendara yang melanggar terjaring razia, dalam giat Operasi Patuh Intan 2017 tersebut, dimana sebanyak 52 pelanggar terjaring dengan bermacam pelanggaran seperti ranmor : 14 pelanggar, SIM : 6 pelanggar, STNK : 32 pelanggar. Sedangkan di kawasan Mesjid Noor didapati pelanggaran SIM r4 : 1 pelanggar, r2 : 13 pelanggar, STNK r4 : 3 pelanggar, dan r2 : 29 pelanggar.
Pelaksanaan Operasi Patuh Intan di Kalimantan Selatan khususnya di Kota Banjarmasin berlangsung lancar. Dimana para aparat kepolisian bersikap humanis dan hangat sehingga membuat masyarakat pun nyaman.
Hal itu terlihat ketika aparat kepolisian menyapa dan melempar senyum dengan hangat sebelum melakukan pemeriksaan dalam razia lalu lintas itu.
Kepada para pelanggar pun tetap hangat sambil dinasehati agar selalu lengkap dalam berkendara dan jadi pelopor tertib berlalu lintas.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Brigadir Yudha Krisyanto
Publish : Drs. Hamsan