Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Bid Dokkes Polda Kalsel Data Keluarga Penumpang Hilang

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at 02 Januari 2017

Bid Dokkes Polda Kalsel Data Keluarga Penumpang Hilang




Polda Kalsel (03/01) : Secara umum dibutuhkan dua data yang saling berkaitan untuk mengidentifikasi korban, yakni antemortem dan postmortem. Antemortem adalah data-data fisik khas korban sebelum meninggal. Mulai dari pakaian atau aksesoris yang terakhir kali dikenakan, barang bawaan, tanda lahir, tato, bekas luka, cacat tubuh, foto diri, berat dan tinggi badan, serta sampel DNA. Data-data ini biasanya didapatkan dari keluarga, ataupun dari instansi di mana korban pernah berhubungan semasa hidup.
Misalnya pihak keluarga memberikan data fisik korban, menyebutkan umur, warna kulit, ciri fisik seperti sidik jari, tanda lahir atau susunan gigi berdasarkan data dari dokter gigi jika yang bersangkutan pernah melakukan pemeriksaan gigi, Semua data ini akan dibandingkan dengan data postmortem. Apa saja yang termasuk data postmortem? Data postmortem adalah data-data fisik yang diperoleh melalui personal identification setelah korban meninggal. Seperti sidik jari, golongan darah, konstruksi gigi dan foto diri korban pada saat ditemukan lengkap dengan barang-barang yang melekat di tubuhnya dan sekitarnya, bahkan termasuk isi kantong pakaiannya. Berlokasi kediaman H Badarudin bertempat di Jalan A Yani Km 38,5 Kelurahan Sungai Paring Kecamatan Martapura Kota Kabupaten Banjar Kalsel, Bid Dokkes Polda Kalsel, Polres Banjar dan Banjarbaru, melakukan pengambilan data awal terhadap keluarga penumpang speedboat yang hilang di perairan Kotabaru, Senin (2/1/2017).

img-20170102-wa0001

Dalam kegiatan tersebut langsung diikuti oleh Kasubbid Dokpol Polda Kalsel, Kompol Indarti didampingi oleh Ipda Supriadi Noor dan 3 anggota subbid dokpol biddokkes polda kalsel, Berjumlah sebanyak 12 orang yang mewakili masing-masing lima keluarga penumpang speedboat hilang. Mereka yang menjalani pendataan terdiri dari orangtua, anak maupun istri. Tujuan pengambilan data awal sendiri guna sebagai pembanding antara pihak keluarga korban dengan penumpang speedboat yang hilang, baik nanti saat ditemukan selamat ataupun tidak, mengingat para penumpang pun masih lost kontak dan pihak basarnas melakukan pencarian.
Speedboat tersebut hilang di perairan Kotabaru itu berangkat dari Sarang Tiung, Kotabaru, tanggal 31 Desember 2016 pukul 16.00 Wita dan Diperkirakan harusnya sampai pukul 19.30 Wita, tapi sampai pukul 23.00 wita tak kunjung ada kabar.

img-20170102-wa0002






















    img-20170102-wa0003




    ***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

    0 komentar:

    Posting Komentar