Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Peringatan Hari Jadi Polwan ke-69 Tahun 2017, Polwan Polda Kalsel Ajak Generasi Muda Kokohkan NKRI

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 28 Agustus 2017

Ada ungkapan yang berbunyi “Dibalik Kesuksesan seorang Pria, pasti ada wanita hebat dibelakangnya”, mungkin itulah yang pantas disematkan di institusi Polri, sebab kiprah Polisi Wanita (Polwan) dalam menjadi Polisi pelayan masyarakat semakin baik dan semakin dicintai masyarakat. Kinerja ribuan personil Polwan yang baik dan lembut akan sangat bisa menopang kinerja dari Polri dalam melayani dan mengayomi masyarakat.

Memperingati Hari Ulang Tahun Polisi Wanita (Polwan) ke-69 tahun 2017, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan melalui para Polwan Police Go To School menyambangi sekolah-sekolah yang ada di Kota Banjarmasin, seperti SMAN 1 Banjarmasin, Selasa (22/8/2017).
Para Polwan Polda Kalsel seperti  Kompol Indartri, AKP Sari S.IK, AKP Irma, AIPTU Lilik dan sejumlah Brigadir Polwan yang hadiri pada kesempatan tersebut menyampaikan kepada siswa siswi generasi penerus bangsa Indonesia mengenai Cinta Tanah Air Yang Berwawasan Kebangsaan.
AKP Irma yang didapuk menjadi salah satu narasumber pada kesempatan itu membawakan materi mengenai Wawasan Kebangsaan dan Wawasan Nusantara, sedangkan AIPTU Lilik membawakan materi mengenai Wawasan Bela Negara.

Hal ini dirasa perlu untuk disampaikan khususnya kepada generasi penerus bangsa agar menumbuhkan dan menanamkan kembali rasa memiliki, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesatuan dan persatuan, serta bela negara dan cinta tanah air dalam rangka mewujudkan tegak kokohnya NKRI yang terus dibangun dan di pupuk di benak dan sanubari warga negara Republik Indonesia khususnya para generasi penerus bangsa yang semakin luntur rasa bangga dan semangat wawasan kebangsaannya.
Kehadiran para Polwan Polda Kalsel pada kesempatan ini untuk mengajak kembali mengingat perjuangan para pahlawan, mengingat nama pahlawan, lagu-lagu nasional, nilai saling menghormati, kesetiakawan, sopan santun, kejujuran, dan tentunya giat belajar sebagai generasi saat ini dan yang akan datang.

Selain itu menumbuhkan kembali rasa bela negara, serta memiliki rasa bangga dan semangat wawasan kebangsaan, sehingga nanti akan menjadi generasi berkompeten dalam menjaga kedaulatan NKRI.

Sementara itu Polda Kalimantan Selatan telah melakukan pembinaan sumber daya manusia khususnya anak-anak generasi muda untuk lebih mencintai tanah airnya, memiliki rasa bela negara, memiliki semangat juang dalam belajarnya serta tumbuh rasa saling menghormati antar sesama semenjak dini, dalam menunjang Pertahanan Semesta sebagai sitem pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pada kesempatan itu para Polwan Polda Kalsel mengajak para siswa siswi bernyanyi dan menari dan para siswa siswi SMAN 1 Banjarmasin juga diberikan bingkisan apabila dapat menjawab pertanyaan yang diberikan oleh para Polwan polda Kalsel maupun dapat tampil bernyanyi di hadapan rekan-rekannya.

Diakhir kegiatan Polwan Polda Kalimantan Selatan menyerahkan cinderamata kepada Kepala Sekolah SMAN 1 Banjarmasin, dan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama antar Polwan Polda Kalsel, para siswa siswi dan guru SMAN 1 Banjarmasin.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

Terbukti Langgar Kode Etik Profesi Polri, Dua Oknum Polres HST Terancam Sanksi Dipecat

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Terbukti Langgar Kode Etik Profesi Polri, Dua Oknum Polres HST Terancam Sanksi Dipecat 
Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan telah menyelesaikan pemeriksaan dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh anggota Kepolisian Resor Hulu Sungai Tengah, Aiptu MM dan Brigadir Dua DB. Kepala Sub bidang Waprof Propam Polda Kalimantan Selatan, Komisaris Polisi Budhi Santoso, mengatakan penyidik kode etik masih mengebut berkas pemeriksaan kedua oknum polisi itu.
“Setelah berkas selesai, kami kirim ke bagian hukum. Kalau sudah lengkap, lalu dilaksanakan sidang kode etik,” kata Budhi, Selasa 22 Agustus 2017. Menurut dia, kedua oknum polisi itu kedapatan melanggar pasal 7 ayat 1 huruf b Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri.
Budhi enggan membuka detail bentuk hukuman yang pantas untuk kedua oknum tersebut. Namun, dia melanjutkan, ada kemungkinan kedua oknum dipecat karena terbukti melanggar kode etik Polri.
“Ancaman hukuman maksimal tentu pemecatan. Kalau memang banyak pelanggarannya, bisa dipecat. Tapi, ini ranah persidangan yang menentukan,” ujar Budhi.
Ia mengaku polisi sempat kesulitan mencari sopir truk Ade Ridwan Syahroni untuk melengkapi berkas pemeriksaan. Alhasil, polisi baru memeriksa Ade Ridwan sebagai saksi korban pada Senin, 21 Agustus 2017. Karena video pungli keburu memicu kontroversi publik, polisi cepat mengamankan kedua oknum itu pada Kamis 10 Februari 2017, dua hari setelah video pungli diunggah pada Selasa, 8 Agustus lalu. “Sekarang masih di sel khusus, menunggu sidang kode etik.”
Kepala Polda Kalimantan Selatan, Brigadir Jenderal Rachmat Mulyana, mengatakan ada sejumlah alternatif hukuman terhadap kedua polisi sesuai tingkat kesalahan. Menurut dia, sidang komisi kode etik akan menetapkan terlebih dulu bahwa perbuatan kedua oknum polisi tercela.
“Diwajibkan meminta maaf kepada pimpinan dan masyarakat, atau demosi ke luar wilayah atau keluar fungsi. Kalau paling parah, direkomendasikan yang bersangkutan tidak layak jadi polisi, yaitu di-PDTH. Saksi kami lindungi,” kata Rachmat Mulyana.
Ia memastikan tidak bakal menjerat Ade Ridwan karena video yang diunggah sesuai fakta lapangan. “Betul-betul dilakukan oleh anggota. Kalau video itu fitnah, hasutan, dan provokasi, baru bisa dipidana,” kata Rachmat.
Sementara itu, Ade Ridwan, mengatakan tidak sadar bahwa video pungli yang diunggah tiba-tiba viral di media sosial. Menurut dia, yang menyebarkan video justru teman-temannya di Facebook. Melihat video pungli menuai kontroversi, Ade lekas menghapus unggahan video itu setelah 12 jam nangkring di akun facebooknya.
“Sudah sering, setiap kali bawa muatan ada pungli. Ada anggota lain, banyak pos yang dilewati. Lebih dari 10 pos, saya siapkan Rp 1 jutaan, satu titik ngasih Rp 50-100 ribu,” kata warga Martapura itu.

Biddokkes Polda Kalsel dan Unkes Batola Bantu Korban Laka Air PT. Batola Sevian

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Pihak Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan melalui Tim Subbid Dokpol Biddokkes Polda Kalsel dan Unkes Batola tengah menggelar cek olah tempat kejadian perkara (TKP) laka air dan Proses DVI laka air/tenggelamnya kelotok PT. Batola Sevian di 20 meter kea rah sungai dari docking/dermaga PT. Batola Sevian, Selasa (22/8/2017) pukul 07.00 wita.
Kegiatan yang diambil oleh Tim yakni Pendirian Posko DVI di Mako Pol Air Batola untuk penerimaan data ante mortem/sebelum meninggal dari pihak keluarga, teman atau perusahaan tentang korban yang hilang (tenggelam), berkoordinasi berkaitan kejadian di TKP dengan Polres Batola, Koordinasi dengan instasi terkait Dinkes, Puskesmas setempat, Menyiapkan proses DVI bila korban ditemukan dalam keadaan tidak utuh (tidak dikenali), Melaporkan kepada pimpinan, Menyiapkan Rumkit Rujukan untuk proses identifikasi dan DVI, Menyiapkan dan mengarahkan personil urkes Batola rescue dan evakuasi korban sesuai proses DVI, Jemput Bola Tim Subbid Dokpol Biddokkes  dan Urkes Batola pencarian data AM di tempat  (Korban tenggelam)  bekerja/ kediaman di Desa Belandean Kecamatan Alalak.
Kejadian berawal Senin (20/8/2017) pukul 20.00 wita, ketika kelotok dari docking PT. Batola Sevian menuju Seberang Jembatan Barito yang diduga kelebihan muatan diterjang gelombang besar yang akhirnya membuat kelotok tenggelam dan menimbulkan korban, diantaranya korban tenggelam atas nama :
  1. Munir (40 tahun) warga Mes Batola Desa Belandean Kecamatan Belawang Kabupaten Batola
  2. Wanto (40 tahun) warga Mes Batola Desa Belandean Kecamatan Belawang Kabupaten Batola
  3. Johan (30 tahun) warga Mes Batola Desa Belandean Kecamatan Belawang Kebupaten Batola
Sedangkan korban selamat :
  1. Boim (30 tahun)
  2. Supri (20 tahun)
  3. Femi (31 tahun)
  4. Sirait (36 tahun)
  5. Robi (40 tahun)
  6. Edy

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

Polwan Polda Kalsel Police Go To School Ke SMKN 4 Banjarmasin Peringati HUT Polwan ke-69

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Di usia yang tidak muda lagi kiprah Polisi Wanita (Polwan) dalam menjadi Polisi pelayan masyarakat semakin baik dan semakin dicintai masyarakat.

Kinerja ribuan personil Polwan yang baik akan sangat bisa menopang kinerja dari Polri dalam melayani dan mengayomi masyarakat.
Memperingati Hari Ulang Tahun Polisi Wanita (Polwan) ke-69 tahun 2017, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan melalui para Polwan menyambangi sekolah-sekolah yang ada di Kota Banjarmasin, seperti SMKN 4 Banjarmasin, Selasa (22/8/2017).

Dipimpin AKP Sri Mining para Polwan Polda Kalsel saat menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan kepada siswa siswi generasi penerus bangsa Indonesia mengenai Cinta Tanah Air Yang Berwawasan Kebangsaan.
Hal tersebut disampaikan AKP Sri Mining agar menumbuhkan dan menanamkan kembali rasa memiliki, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesatuan dan persatuan, serta bela negara dan cinta tanah air dalam rangka mewujudkan tegak kokohnya NKRI yang terus dibangun dan di pupuk di benak dan sanubari warga negara Republik Indonesia khususnya para generasi penerus bangsa yang semakin luntur rasa bangga dan semangat wawasan kebangsaannya.

Kehadiran para Polwan Polda Kalsel pada kesempatan ini untuk mengajak kembali mengingat perjuangan para pahlawan, mengingat nama pahlawan, lagu-lagu nasional, nilai saling menghormati, kesetiakawan, sopan santun, kejujuran, dan tentunya giat belajar sebagai generasi saat ini dan yang akan datang.

Selain itu menumbuhkan kembali rasa bela negara, serta memiliki rasa bangga dan semangat wawasan kebangsaan, sehingga nanti akan menjadi generasi berkompeten dalam menjaga kedaulatan NKRI.
Sementara itu Polda Kalimantan Selatan telah melakukan pembinaan sumber daya manusia khususnya anak-anak generasi muda untuk lebih mencintai tanah airnya, memiliki rasa bela negara, memiliki semangat juang dalam belajarnya serta tumbuh rasa saling menghormati antar sesama semenjak dini, dalam menunjang Pertahanan Semesta sebagai sitem pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada kesempatan itu para Polwan Polda Kalsel mengajak dan mengajarkan Tari Maumere Ala Polda Kalsel dan Tari Revolusi Mental Polda Kalsel. Bukan itu saja para siswa siswi juga diberikan bingkisan apabila dapat menjawab pertanyaan yang diberikan oleh para Polwan polda Kalsel maupun dapat tampil bernyanyi di hadapan rekan-rekannya.

Diakhir kegiatan para Polwan Polda Kalimantan Selatan yang dipimpin AKP Sri Mining menyerahkan cinderamata kepada Kepala Sekolah SMKN 4 Banjarmasin, dan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama antar Polwan Polda Kalsel, para siswa siswi dan guru SMKN 4 Banjarmasin.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

Peringati HUT Polwan ke-69, Polwan Polda Kalsel Ajak Siswa Siswi SMAN 7 Banjarmasin Cinta Tanah Air Yang Berwawasan Kebangsaan

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Ideologi serta kemungkinan penyesuaian di dunia yang dinamis, wawasan kebangsaan harus terus dipupuk di tengah-tengah masyarakat, terutama pada generasi muda penerus bangsa.
Memperingati Hari Ulang Tahun Polisi Wanita (Polwan) ke-69 tahun 2017 Polda Kalimantan Selatan Police Go To School menyambangi sekolah-sekolah yang ada di Kota Banjarmasin, seperti SMAN 7 Banjarmasin, Selasa (22/8/2017).
Dipimpin AKBP Siti Zubaidah para Polwan Polda Kalsel saat menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan materi mengenai Cinta Tanah Air Yang Berwawasan Kebangsaan.
AKBP Siti Zubaidah berkata, tujuan wawasan kebangsaan adalah, menumbuhkan dan menanamkan kembali rasa memiliki, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesatuan dan persatuan, serta bela negara dan cinta tanah air dalam rangka mewujudkan tegak kokohnya NKRI. “Oleh sebab itu, wawasan kebangsaan harus terus dibangun dan di pupuk di benak dan sanubari warga negara Republik Indonesia,” katanya AKBP Siti Zubaidah.
Terutama lagi bagi para generasi muda penerus bangsa Indonesia yang semakin lunturnya rasa bangga dan semangat wawasan kebangsaan.

Kehadiran para Polwan Polda Kalsel pada kesematan ini untuk mengajak kembali mengingat perjuangan para pahlawan, mengingat nama pahlawan, lagu-lagu nasional, nilai saling menghormati, kesetiakawanan, sopan santun, kejujuran, dan tentunya giat belajar sebagai generasi saat ini dan yang akan datang.

Selain itu menumbuhkan kembali rasa bela negara, serta memiliki rasa bangga dan semangat wawasan kebangsaan, sehingga nanti akan menjadi generasi berkompeten dalam menjaga kedaulatan NKRI.
Sementara itu Polda Kalimantan Selatan telah melakukan pembinaan sumber daya manusia khususnya anak-anak generasi muda untuk lebih mencintai tanah airnya, memiliki rasa bela negara, memiliki semangat juang dalam belajarnya serta tumbuh rasa saling menghormati antar sesama semenjak dini, dalam menunjang Pertahanan Semesta sebagai sitem pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada kesempatan itu para Polwan Polda Kalimantan Selatan yang dipimpin AKBP Siti Zubaidah menyerahkan cinderamata kepada Kepala Sekolah SMAN 7 Banjarmasin Bapak Arusliadi, M.Pd, dan kemudian kegiatan diakhiri dengan foto bersama.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

Hadiahkan Handphone, Kapolda Kalsel Minta Ade Rekam dan Laporkan Tindakan Oknum Polri Nakal Lain

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Ade Ridwan Syahroni, si sopir truck perekam dan pengunggah video dua oknum Polri melakukan pungutan liar (pungli), menerima penghargaan/reward dari Kapolda Kalimantan Selatan Brigadir Jenderal Polisi Drs. Rachmat Mulyana berupa Piagam dan Handphone merek Samsung S7.

Pemberian tersebut sebagai tanda atas kepedulian dan keberanian yang bersangkutan untuk merekam dan mengunggah video  yang membuat heboh di media khususnya media sosial belakangan ini.

Kapolda Kalsel meminta pemberian Piagam dan Handphone (HP) diharapkan dapat digunakan Ade untuk merekam dan melaporkan perbuatan nakal oknum anggota Polri lainnya.
“Kenapa Handphone (HP) diberikan, manakala Mas Ade jadi sopir kembali membawa kayu yang sudah dilengkapi surat-surat dan dokumen lainnya, kemudian ada pungli lagi yang dilakukan oknum anggota, maka Mas Ade bisa kembali merekam dan melaporkan perbuatan oknum anggota tersebut,” ucap Kapolda Kalsel saat Press Conference, Senin (21/8/2017),  bertempat di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Mapolda Kalsel.

Pada kesempatan tersebut Kapolda Kalsel juga mengimbau dan meminta kepada seluruh masyarakat jika menemukan oknum anggota Polri nakal seperti dalam kasus ini (pungutan liar) segera laporkan ke Kantor Kepolisian terdekat maupun ke Bid Propam, dan Kapolda Kalsel menjamin semua karena di era transparan ini Polri tidak akan membela oknum anggota yang mencoreng Citra Polri.

Dan itu dipertegas Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana dengan mengatakan akan menyampaikan kepada Bhabinkamtibmas bahwa di era sekarang ini masyarakat yang melapor dalam bentuk apapun harus segera di tindaklanjuti, karena itu merupakan salah satu dari PROMOTER (Profesional, Moderen dan Terpercaya).
Sementara itu Ade Ridwan Syahroni mengatakan apa yang dilakukannya yakni merekam dan mengunggah video pungli yang dilakukan Aiptu MM dan Bripka DB oknum anggota Polri bertugas di Polsek Labuan Amas, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, akan menjadi viral di media khususnya di media sosial.

“Video itu saya yang rekam dan unggah ke media sosial, namun telah banyak orang yang menyebarkannya,” ucap Ade ketika ditanya para wartawan.

Perbuatan pungli oleh oknum anggota seperti itu telah sering dia temukan setiap dia bekerja membawa muatan kayu, terlebih setiap titik (pos) yang dia lewati pasti harus menyetor uang sebesar Rp.50.000 – Rp.100.000, sehingga setiap yang bersangkutan bekerja harus menyiapkan uang sebesar Rp.1.000.000,- untuk memberi oknum anggota nakal pelaku pungli.

Apa yang di lakukan oleh Ade Ridwan Syahroni itu dilakukan karena peduli dengan institusi Polri khususnya Polda Kalimantan Selatan sehingga dia menginginkan Polri menjadi institusi yang PROMOTER (Profesional, Moderen, Terpercaya) dan bersih dari oknum-oknum anggota nakal.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

Kapolda Kalsel Tegaskan Tidak Akan Pidanakan Pengunggah Video Oknum Anggota Polri HST Pungli

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Isu yang menyatakan pengunggah video oknum anggota Polri Hulu Sungai Tengah (HST) pungli akan di pidanakan ditepis Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana dengan pernyataan tegas dari Jenderal bintang satu tersebut yang menyatakan bahwa Ade Ridwan Syahroni si perekam sekaligus pengunggah video yang menjadi viral di media sosial belakangan ini tidak akan dipidana dan justru yang bersangkutan diberikan penghargaan/reward serta pelindungan dari pihak kepolisian karena yang bersangkutan juga menjadi saksi dalam kasus ini,” jelas Kapolda Kalsel.

Namun tambah Kapolda Kalsel, pengunggah video bisa dikenakan tindak pidana “MANAKALA” video yang di unggah tersebut berupa fitnah, tidak terjadi, kemudian provokator dan provokasi.
Sebagaimana diketahui media sosial belakangan ini dihebohkan dengan beredarnya video oknum anggota Polri bertugas di Polsek Labuan Amas, Kabupaten Hulu Sungai Tengah melakukan pungli kepada sopir truck pembawa kayu di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Provinsi Kalimantan Selatan.

Viralnya video tersebut langsung mendapat tanggapan dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D. selaku pimpinan tertinggi di instansi Kepolisian Republik Indonesia.
Kapolri memerintahkan Polda Kalsel untuk memberikan penghargaan/reward kepada Ade Ridwan Syahroni si sopir perekam dan pengunggah video oknum anggota Polri HST melakukan pungli.

“Pengunggah video yang menjadi viral saat ini tidak dipidana justru harus dikasih reward karena melaporkan anggota Polri yang mengkhianati institusinya. Kalau pengunggah mengunggah peristiwa yang tidak benar, baru dapat dikenakan UU ITE,” ucap Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D.
Perintah Kapolri itu pun langsung dilaksanakan oleh Kapolda Kalimantan Selatan dengan menggelar Press Conference, Senin (21/8/2017) pukul 09.00 wita,  bertempat di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Mapolda Kalsel.

Dalam Press Conference Kapolda Kalsel  berkaitan video viral pungli anggota Polri tersebut, Kapolda Kalsel meluruskan informasi bahwa anggota Polri yang melakukan tindakan pelanggaran pungli Aiptu MM dan Bripka DB sudah ditindaklanjuti dengan melakukan penahanan di tempat khusus, hal ini agar menjadi peringatan bagi anggota Polri khususnya anggota Polda Kalsel lainnya untuk tidak melakukan tindakan yang dapat merusak Citra Polri.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto


Personil Bid Humas Polda Kalsel Ikuti Pendidikan dan Pelatihan Desain Grafis Polri TA.2017

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Pentingnya kemampuan seorang Humas dalam mengelola informasi untuk disampaikan kepada khalayak sangat berkaitan dengan kompetensi Humas bersangkutan. Informasi yang atraktif, efektif, dan efisien kini sering dikemas secara digital, sehingga aplikasi software pengolah gambar seperti Adobe Photoshop dan Corel Draw, wajib dikuasai Humas era kini. Hal tersebut rupanya disadari betul oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan dengan mengirimkan personilnya mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Desain Grafis Aparatur Polri TA.2017 yang diselenggarakan di Jakarta.

Acara pendidikan dan pelatihan yang berlangsung selama 7 (tujuh) hari ini dibuka oleh Karo PID Div Humas Polri yang diwakili oleh Kabag Anev Ro PID Div Humas Polri Kombes Pol Drs. Adi Karya Tobing. SH. MH didampingi Kasubag Binfu Bag Renmin Div Humas Polri Pembina I Drs. Olga Sekean menyematkan tanda peserta pelatihan kepada perwakilan peserta sebagai tanda resmi dibukanya Pendidikan dan Pelatihan Desain Grafis Aparatur Polri TA.2017.

Pelatihan yang dimulai sejak Senin 21 Agustus 2017 ini membedah tuntas desain grafis dengan menggunakan software Adobe Photoshop dan Corel Draw. Kedua software tersebut menjadi pakem dasar penguasaan desain-desain komunikasi secara visual. Seperti desain pembuatan spanduk, banner, leafleat, hingga logo. Hal inilah yang membuat kedua software tersebut masuk dalam daftar “Wajib dikuasai” seorang Humas.

Pelatihan Desain Grafis yang diikuti oleh personil Bid Humas Polda se Indonesia ini memberikan tutorial tentang dasar-dasar penting penguasaan tools dalam Adobe Photoshop juga aplikasinya dalam membuat media-media sederhana seperti brosur dan banner. Tidak jauh berbeda, penjelasan kelebihan Corel Draw dalam pembuatan dan pengolahan suatu objek pun diberikan. Menitikberatkan penguasaan tools dasar untuk membuat media komunikasi visual cetak seperti poster.

“Insha Allah setelah pelatihan ini para peserta bisa mempelajari lebih lanjut desain grafis dari sumber lain seperti internet. Karena pada dasarnya, inti yang dipelajari sama. Hanya saja berulang-ulang,” pungkas Karo PID Div Humas Polri yang diwakili oleh Kabag Anev Ro PID Div Humas Polri Kombes Pol Drs. Adi Karya Tobing. SH. MH.

Penggunaan dua software tersebut dalam desain grafis media cetak ada kelebihan dan kekurangan, namun Photoshop lebih untuk edit dan Corel untuk gambar objek, namun keduanya juga bisa dikombinasikan.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

Polsek Banjarmasin Tengah Ciptakan Motal Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Kebakaran hutan merupakan ancaman tersendiri bagi Negara yang bersangkutan maupun bagi masyarakat dunia secara umum. Telah dipahami bahwa hutan memegang peranan yang penting bagi keseimbangan hidup di bumi. Alpanya hutan menjaga bumi akan berimbas pada hidup organisme termasuk manusia di dalamnya.
Oleh sebab itu, keberlangsungan hutan bukanlah sebuah opsi tetapi sebuah keharusan. Sayangnya, beberapa tahun belakangan, kerusakan terhadap hutan seolah tak bisa dicegah. Angka statistik menunjukkan fakta semakin berkurangnya areal hutan hari demi hari. Salah satu penyebabnya adalah kebakaran, baik itu yang terjadi secara alamiah maupun karena campur tangan manusia. Langkah penanggulangan kebakaan hutan perlu digalakkan sebab jika tidak, bukan hal yang tak mungkin kelak bumi bukan lagi planet yang nyaman dihuni anak cucu kita sebagai generasi selanjutnya.
Berbagai cara pun dilakukan baik oleh Pemerintah, Polri dan instansi lainnya dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah yang terjadi musibah kebakaran hutan dan lahan seperti di wilayah Kalimantan Selatan.

Menyadari peristiwa yang kerap terjadi tiap tahunnya, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan beserta Jajaran Polres dan Polsek se Polda Kalsel melakukan berbagai upaya mengantisipasi terjadinya karhutla.
Seperti yang dilakukan oleh Polsek Banjarmasin Tengah dibawah kepemimpinan Kapolsek Banjarmasin Tengah Kompol Wahyu Hidayat, S.I.K, telah menciptakan terobosan kreatif alat pemadam kebakaran yang praktis berupa Motal (sepeda motor Alkon) untuk menangani terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Selatan khususnya wilkum Kota Banjamasin.

Dalam menciptakan sepeda motor alkon, Polsek Banjarmasin Tengah menyiapkan beberapa alata seperti sepeda motor (Honda Supra), mesin pompa air, jerigen 2 (dua) buah yang satu buahnya berisikan 30 liter air, box rangka besi untuk tempat jerigen, selang berdiameter 1 in sepanjang 50 cm untuk penghubung dua buah jerigen, sedangkan yang panjang 40 cm untuk penghubung jerigen ke mesin pompa air. Sementara itu selang berdiameter ¼ dengan panjang 5 cm sebagai penyemprot air.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto


Gelar Press Conference, Kapolda Kalsel Tempatkan Sel Khusus Untuk Oknum Anggota Pungli

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Salah satu langkah kongkret yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D. , adalah pemberantasan pungutan liar (pungli) di semua sektor, termasuk di internal institusi Polri.  Kapolri mengaku telah memerintahkan para Kapolda termasuk Kapolda Kalsel untuk membuat tim khusus yang bertugas melakukan pemberantasan pungli termasuk di internal Polri.

Atas perintah itulah Kapolda Kalimantan Selatan Brigadir Jenderal Polisi Drs. Rachmat Mulyana menggelar Press Conference (konferensi pers).
Pada kesempatan itu Kapolda Kalsel menyampaikan pernyataan terkait pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh dua oknum anggota Polres HST di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan yang berujung viralnya video perbuatan anggota tersebut di media sosial.

Press Conference yang digelar oleh Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana berlangsung di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Mapolda Kalsel, Senin (21/8/2017) pukul 09.00 yang dihadiri oleh seluruh wartawan media cetak, media online & media eletronik se Kalimantan Selatan. Press Conference ini digelar setelah video pungli oknum anggota Polres HST beredar di media sosial belakangan ini.
Dalam kesempatan ini Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana didampingi oleh Waka Polda Kalsel Kombes Pol Nasri, S.I.K. M.H., para Pejabat Utama Polda Kalsel dan Kapolres HST AKBP Mugi Sekar Jaya, S.Sos, S.iK memberikan penghargaan/reward berupa piagam dan satu unit HP Samsung S7 kepada Ade Ridwan Syahroni si sopir truck sekaligus pengunggah video oknum anggota Polri HST, atas keberaniannya merekam dan mengunggah video tersebut ke media sosial.

Pada kesempatan itu Kapolda Kalsel menegaskan oknum anggota Polres HST Aiptu MM & Bripka DB yg melakukan Pungli saat ini telah ditempatkan diruang khusus di Direktorat Tahti Polda Kalsel & akan menjalani Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP)  , dan kepada kedua oknum tersebut bisa dikenakan pasal 34 ayat (3) Undang-Undang No 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Republik Indonesia yakni melanggar Kode Etik Profesi Polri yang di jabarkan kembali dalam peraturan Kepala Kepolisian Negara RI Nomor14 Tahun 2011, tentang kode etik kepolisian RI, sehingga yang bersangkutan dapat diberikan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat.
Sedangkan pengunggah video, Kapolda Kalsel mengatakan pengunggah video bisa dikenakan tindak pidana “MANAKALA” video yg di unggah trsbt berupa fitnah, tidak terjadi, kemudian provokator & provokasi.

”Namun pada kasus ini, si pengunggah video tidak dipidanakan dan justru mendapat pelindungan karena menjadi saksi dalam kasus ini,” jelas Kapolda Kalsel.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

Kapolda Kalsel Beri Penghargaan Pengunggah Video Oknum Polres HST Pungli

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana memberikan penghargaan kepada Ade Ridwan Syahroni sopir sekaligus pengunggah video oknum polisi anggota Polres Hulu Sungai Tengah yang bertugas di wilayah Polsek Labuan Selatan, Aiptu MM dan Bripka DB terlibat pungli.

“Kami mengapresiasi warga masyarakat yang begitu peduli ketika melihat ada ketidak beresan yang dilakukan oknum Polri ketika bertugas,” kata Kapolda Kalsel, Senin (21/8/2017) dalam jumpa pers di Aula Bhayangkari Polda Kalsel.

Ade pengungah video bahkan diberi hadiah piagam dan HP terbaru oleh Kapolda Kalsel disaksikan pejabat utama Polda Kalsel dan wartawan media cetak, online dan elektronika di Kalsel.

Sebelumnya, beredar video yang tersebar melalui media sosial yang menayangkan oknum Polisi meminta uang kepada seorang sopir truck.

Akibat video itu, sejumlah warganet atau “netizen” menyampaikan tanggapan negatif sehingga Kapolda Kalimantan Selatan memerintahkan tim memeriksa oknum anggota Polri yang bersangkutan.

“Setelah dilakukan penyelidikan ternyata peristiwa itu benar, saat ini oknum tersebut dilakukan pemeriksaan dan akan diproses hukum,” ujar Kapolda Kalsel

Antisipasi Kabut Asap, Sabhara Polda Kalsel Bagikan Masker Gratis Kepada Masyarakat

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 20 Agustus 2017


Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan melalui Direktorat Sabhara dan Jajaran Polresta Banjarmasin membagikan ratusan masker secara gratis kepada masyarakat di sekitar lokasi Siring Pierre Tandean Kota Banjarmasin, Kalsel, guna mengantisipasi bencana kabut asap yang bisa terjadi kapan saja, Minggu (20/8/2017) pagi.

Meski  akhir-akhir ini cuaca turun hujan namun tidak menutup kemungkinan kebakaran hutan dan lahan bisa terjadi dan mengakibatkan Provinsi Kalimantan Selatan diselimuti kabut asap sehingga mengganggu kesehatan dan berbagai aktivitas masyarakat.

Sebagaimana diketahui Pulau Kalimantan adalah salah satu paru-paru dunia karena luas hutannya, sehingga sangat rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan setiap tahunnya.
Untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat mengakibatkan bencana kabut asap, Polda Kalsel bersama Pemerintah Provinsi sekarang ini menyiapkan sejumlah kegiatan penanggulangan bencana.

Khusus penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, Polda Kalsel telah menyiapkan petugas untuk ke titik api atau kawasan hutan dan lahan pertanian atau perkebunan yang mengalami kebakaran.
Sedangkan untuk menanggulangi masalah kabut asap yang dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat seperti penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Dit Sabhara Polda Kalsel bersama Jajaran Polresta Banjarmasin membagikan masker kepada pengguna jalan yang menikmati hari libur di Siring Menara Pandang Kota Banjarmasin.

Selain membagikan masker, para petugas juga memberikan hiburan berupa penampilan musik kepada masyarakat yang berada di kawasan Jalan Pierre Tandean Kota Banjarmasin itu.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

Lakukan Pungli, Kapolri Minta Oknum Polisi Nakal Ditindak Tegas

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at 19 Agustus 2017

Mabes Polri angkat bicara soal oknum Polisi nakal di Kalimantan Selatan yang melakukan pungutan liar (Pungli) kepada sopir truck. Perbuatan oknum Polisi tersebut terekam oleh video yang dibuat oleh sang sopir dan menjadi viral di media sosial belakangan ini sehingga memunculkan banyak tanggapan negatif dari masyarakat dan netizen.

Menyikapi hal tersebut, Karo Penmas Polri Brigjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum itu mengatakan, Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan pengecekan di lapangan sekaligus pemeriksaan kepada oknum polisi yang dimaksud.

Setelah dilakukan penyelidikan didapatkan fakta bahwa peristiwa tersebut memang benar terjadi. Pungli dilakukan oleh oknum polisi berinisial Aiptu MM dan Bripka DB dari Polsek Labuan Aman Selatan, Polres Hulu Sungai Tengah.

"Saat ini oknum tersebut telah dilakukan pemeriksaan dan akan dilakukan proses tindakan hukum lebih lanjut di internal Polri," ucap Karo Penmas Polri Brigjen. Pol. Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum.
Berkaitan dengan hal tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D. melalui Karo Penmas Polri Brigjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum., menyatakan dalam peristiwa suap-menyuap polisi dan penyuap bisa dikenakan pidana.

"Kalau pemerasan maka polisinya saja yang dipidana. (Karena) peristiwa tersebut benar terjadi pengunggahnya tidak dipidana justru dikasih reward karena melaporkan anggota Polri yang mengkhianati institusinya," ucap Karo Penmas Polri Brigjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum., yang mewakili Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D.

Karo Penmas Polri menambahkan, kalau yang diunggah adalah peristiwa yang tidak benar maka itu baru dapat dikenakan UU ITE.

"Setelah di cek Kapolda Kalsel dan Kadiv Propam Mabes Polri saya turunkan tim kesana (memang benar)," ucap Karo Penmas Polri.

Sementara itu Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana menyatakan bahwa anggota yang pungli akan menjalani sidang disiplin dan KKEP (Komisi Kode Etik Profesi), sedangkan sopir/pengunggah video itu akan di beri penghargaan/reward, saat Press Conference hari Senin (21/8/2017).

Sabhara Polda Kalsel Siap Siaga Tangani Karhutla

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sejauh ini di Provinsi Kalimantan Selatan masih belum terjadi, apalagi dilihat beberapa pekan ini cuaca turun hujan. Namun untuk kesiagaan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan melalui Direktorat Sabhara menggelar Apel Kesiagaan Operasi Karhutla, Sabtu (19/8/2017).

Apel kesiap siagaan operasi karhutla di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan oleh Polda Kalsel melalui Direktorat Sabhara tersebut dipimpin Ka Posko AKBP Tomy Hartomo yang bertempat di Pos Pantau Penanganan Karhutla Km.21 Landasan Ulin, Kabupaten Banjar, Kalsel.

Pada kesempatan tersebut Ka Posko AKBP Tomy Hartomo menyampaikan kepada seluruh personil Apel agar dapat bersosialisasi menyampaikan himbauan tentang karhutla kepada seluruh masyarakat Kalimantan Selatan sehingga dapat bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Hal ini perlu dilakukan karena seluruh masyarakat sudah merasakan kelelahan dalam menghadapi asap di tahun 2016. Oleh sebab itu, kerja keras pada 2017 ini untuk bisa menekan kebakaran lahan dan hutan agar tidak terjadi kabut asap.

Setelah membuka secara resmi apel kesiap siagaan, Ka Posko AKBP Tomy Hartomo bersama para personil Direktorat Sabhara Polda Kalsel meninjau alat dan perlengkapan yang akan digunakan baik pada saat latihan maupun apabila bencana karhutla terjadi seperti dapur umum, mobil pemadam kebakaran, kesehatan/ambulans, alat-alat yang digunakan personel untuk memadamkan karhutla serta alat penunjang lainnya.

Dari pantauan dilapangan, peralatan berupa pompa potable tangki air selang dan perlengkapan lainnya dapat dioptimalkan dalam menanggulangi karhutla di Provinsi Kalimantan Selatan.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

Kapolri Perintahkan Kapolda Kalsel Beri Reward Sopir/Pengunggah Video Anggota Pungli

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D. memerintahkan Kapolda Kalimantan Selatan Brigadir Jenderal Polisi Drs. Rachmat Mulyana untuk memberikan penghargaan/reward kepada sopir truck/pengunggah video oknum Polisi terlibat pungutan liar (pungli) di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan.

Dalam keterangannya Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D. mengatakan, pengunggah video oknum Polisi yang melakukan pungli yang menjadi viral belakangan ini hendaknya dikasih reward (penghargaan) karena melaporkan anggota Polri yang mengkhianati institusinya.

Kapolri menegaskan tindakan suap akan memberikan konsekuensi hukum terhadap penerima maupun pemberi, namun jika itu terjadi sesuai fakta maka oknum anggota Polri yang akan diproses hukum.
“Namun apabila yang bersangkutan mengunggah video pungli yang tidak sesuai fakta maka dapat dikenakan undang-undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE),” ucap Kapolri.

Terkait dugaan pungli yang dilakukan oknum anggota Polri di wilayah hukum Polda Kalimangan Selatan, Kapolri menginstruksikan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri dan Kapolda Kalsel menurunkan tim guna menindaklanjuti laporan tersebut.

Sementara itu, Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana membenarkan oknum anggota Polres Hulu Sungai Tengah yang bertugas di wilayah Polsek Labuan Man Selatan, Aiptu MM dan Bripka DB terlibat pungli.

Sebelumnya, beredar video yang tersebar melalui media sosial yang menayangkan oknum Polisi meminta uang kepada seorang sopir truck.

Akibat video itu, sejumlah warganet atau "netizen" menyampaikan tanggapan negatif sehingga Kapolda Kalimantan Selatan memerintahkan tim memeriksa oknum anggota Polri yang bersangkutan.

"Setelah dilakukan penyelidikan ternyata peristiwa itu benar, saat ini oknum tersebut dilakukan pemeriksaan dan akan diproses hukum," ujar Kapolda Kalsel.

Rencananya, Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana akan menyerahkan penghargaan kepada sopir truck/pengunggah video aksi pungli itu pada saat Press Conference Senin (21/8/2017).


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

Breaking News: Akhirnya, Penghina Presiden RI dan Kapolri, Akun Ringgo Abdillah, Ditangkap Polresta Medan

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Petugas Satreskrim Polrestabes Medan berhasil mengungkap dugaan pelaku penghinaan terhadap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Lembaga Polri atau Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D., dengan menggunakan sarana Facebook, yang sudah menjadi viral di Media sosial, Jumat (18/8/2017).

Pelaku berinisial MFB (18) yang masih pelajar di salah satu SMK Kota Medan ini ditangkap petugas dirumahnya di Jalan Bono, Kelurahan Glugur Darat 1 Kecamatan Medan Timur Kota Medan Sumatera Utara.

Informasi yang diterima, Pelaku diduga merupakan pemilik akun facebook dgn nama RINGGO ABDILLAH atau Raketenwarnung@Raketenwarnung atau Republik Badut@Republik Badut yang isinya menyebarkan informasi yang bernuansa penghinaan dan atau menimbulkan rasa permusuhan terhadap Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D.

Selain Pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni 2 Unit Laptop yg digunakan untuk mengedit gambar Presiden dan Kapolri, memakai Facebook menyebarkan penghinaan dengan kata-kata dan gambar hasil editan, 1 buah flashdisk 16 GB yang berisi gambar gambar Presiden RI yang diedit, 3 unit handphone dan 1 unit Router merk Huawai warna putih serta 1 unit Router merk Zyxel warna Hitam.

Saat ini pelaku diamankan di Mapolrestabes Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolda Kalsel Akan Beri Reward Perekam Video Oknum Polisi Pungli

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana akan memberikan reward dan penghargaan kepada perekam video aksi pungli (pungutan liar) yang telah dilakukan oknum anggota Polres Hulu Sungai Tengah (HST) yang menjadi viral di media sosial belakangan ini.

“Keberanian orang tersebur dengan merekam dan melaporkan anggota kami merupakan bukti bahwa masyarakat masih memiliki kepedulian terhadap kami untuk menjadi lebih baik. Karena itu, atas keberaniannya saya ingin memberikan reward dan penghargaan pada orang tersebut,” ujar Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana.

Rencananya Senin 21 Agustus 2017 nanti, Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana akan melaksanakan Press Conference mengenai kasus tersebut, sekaligus memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada yang bersangkutan.

Mantan Karo Dalpers SSDM Polri itu juga ingin meluruskan opini dan viral di media sosial yang menyebutkan bahwa Polisi ingin menangkap dan menjadikan yang bersangkutan (perekam video) sebagai tersangka. “Saya ingin meluruskan dan menegaskan, bahwa saya ingin berterima kasih atas keberaniannya sehingga saya tahu bagaimana kinerja anggota saya di lapangan,” kata Kapolda Kalsel.

Kapolda Kalsel menambahkan, oknum yang melakukan pungli sudah ditangani oleh Bidang Propam Polda Kalsel dan akan dilakukan sidang disiplin dan KKEP (Komisi Kode Etik Profesi). “Saya akan tindak tegas personil yang berani main-main dan merugikan masyarakat,” tegas Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana.

Jenderal bintang satu tersebut juga mengimbau kepada masyarakat yang menemukan perilaku anggota Polda Kalsel yang tidak sesuai dengan Tupoksi (tugas pokok dan fungsi) Polri untuk merekam dan melaporkan hal tersebut ke Bidang Propam satuan masing-masing.

“Silahkan kalau masyarakat ada menemukan anggota Polri yang melakukan penyimpangan untuk merekam dan melaporkannya kepada Bidang Propam. Karena secara internal ada aturan untuk menindak oknum anggota yang melanggar aturan. Sebaiknya video tersebut sebagai bukti untuk dilaporkan kepada Propam yang menangani pelanggaran anggotanya,” tegas Kapolda Kalsel.

Kapolda Kalsel juga berharap agar masyarakat dan seluruh jajarannya bisa menjadikan kasus ini sebagai pembelajaran bersama. “Kepada masyarakat saya mengimbau agar rekaman video  tentang pelanggaran anggota kami bisa dilaporkan kepada Propam sebelum disebar ke media sosial. Bagi anggota juga saya ingatkan bahwa semua kinerja kita diawasi langsung oleh masyarakat, sehingga jangan berani bermain-main. Perintah pimpinan sudah jelas untuk tidak melindungi anggota yang bermain dan merugikan masyarakat,” tegas Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana.

Kapolda Kalsel Apresiasi Masyarakat Memberantas Pungli

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Brigadir Jenderal Polisi Drs. Rachmat Mulyana menegaskan jika dirinya akan berada di barisan terdepan dalam pemberantasan pungutan liar (pungli). Terlebih lagi, pemberantasan pungli tengah digalakkan oleh Pemerintah Pusat, Polri, dan Instansi lainnya.

“Saya sebagai pimpinan Polda Kalimantan Selatan berada di posisi terdepan,” tegas Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana.

Mantan Karo Dalpers SSDM Polri itu mengaku bakal membuka lebar keran pengaduan kepada masyarakat yang menemukan indikasi pungli. Baik di instansi Polri maupun instansi pemerintah, sebagaimana yang telah beredar di media sosial saat ini, terkait pelanggaran yang dilakukan oleh personil Anggota Polri Polres Hulu Sungai Tengah.

“Saya membuka masukan dari masyarakat silakan hubungi kami setiap waktu apabila ada pungutan-pungutan liar dan korupsi yang terjadi baik itu yang terjadi di institusi pemerintah maupun yang di dalam institusi Polri sendiri,” terangnya.

Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana mengatakan sampai saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan prosesnya telah sampai pada tahap penyidikan oleh Propam Polda Kalsel.

Terkait anggotanya yang melakukan pungutan liar (pungli) yang menjadi viral saat ini, Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana akan menggelar Press Conference Senin 21 Agustus 2017.

Hal itu dilakukan agar Kalimantan Selatan sebagai wilayah hukum yang di pimpinnya saat ini bebas dari praktik Pungli dan korupsi.

“Tentunya kita akan membawa Kalimantan Selatan menjadi daerah baik dan bebas korupsi,” pungkas Kapolda Kalsel.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

Berantas Pungli, Kapolda Kalsel Segera Gelar Press Conference

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Adanya video viral yang beredar di media sosial terkait pelanggaran yang dilakukan personil Anggota Polri Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana melalui Kapolres HST AKBP Mugi Sekar Jaya, S.Sos, S.iK mengatakan saat ini prosesnya sudah sampai pada tahap penyidikan oleh Propam Polda Kalsel, dan Senin 21 Agustus 2017 Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana akan menggelar Press Conference terkait hal tersebut.

Kapolda Kalsel melalui Kapolres HST AKBP Mugi Sekar Jaya, S.Sos, S.iK meminta maaf kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Hulu Sungai Tengah dengan ketidak nyamanan pemberitaan yang sekarang ini menjadi viral, meskipun sampai saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut, proses pemeriksaan kita serahkan semuanya ke bagian Propam Polda Kalsel.

Menyikapi hal tersebut, kepada seluruh personil Polri di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan khususnya Polres Hulu Sungai Tengah agar tidak melakukan pelanggaran ataupun tindakan tidak terpuji lainnya kepada masyarakat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tindak tegas pelanggar, jangan ada pungli,” tegas Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana melalui Kapolres HST AKBP Mugi Sekar Jaya, S.Sos, S.iK.

Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana memberikan apresiasi dan reward yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang sudah berperan aktif memberikan perhatian dan penilaian kepada Polri agar dalam menjalankan tugas lebih baik kedepannya, sebagai penegak hukum, pengayom dan pelayan masyarakat, sudah seharusnya Polri memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat, seperti yang digaungkan Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D. yakni Polri yang Promoter (Profesional, Moderen, dan Terpercaya), kejadian seperti ini jangan sampai terjadi dan terulang kembali.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

15 Peserta Calon Anggota Bawaslu Kalsel Ikuti Tes Psikologi Di Mapolda Kalsel

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Sebanyak 15 orang peserta menjalani Seleksi Calon Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan Masa Jabatan 2017 – 2022, Jumat (10/8/2017) pukul 08.00 wita, bertempat di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri.

Serangkaian tes Psikologi pun dijalani oleh ke 15 peserta untuk menjadi calon anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan.

Beberapa tes Psikologi tersebut diantaranya yakni : tes tertulis, LGD (diskusi), dan terakhir tes wawancara.
Sebelum memulai rangkaian tes seleksi, para peserta calon anggota lebih dulu mendapatkan arahan dari Ibu Penata Mayang Sari RD, S, Psi M, Psi.

Pada kesempatan tersebut pelaksanaan tes diselenggarakan oleh Tim Seleksi Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan yang dipantau dan di suport langsung oleh Tim dari Bawaslu RI.

Seleksi untuk para calon anggota berlangsung selama tiga hari beruntun dimulai tanggal 18-20 Agustus 2017.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

Cegah Karhutla, Dit Sabhara Polda Kalsel Aktif Sosialisasi Penanganan Door to Door

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Dalam mengoptimalisasi upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di tahun 2017, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan melalui Direktorat Sabhara aktif melaksanakan kegiatan patroli terpadu pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Kegiatan tersebut juga sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Jokowi tentang pengendalian kebakaran hutan.

Bukan hanya patroli, menyambangi dan bersosialisasi bersama warga pun rutin dilakukan oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan seperti yang dilakukan oleh personil Dit Sabhara Polda Kalsel yang di pimpin oleh Brigadir Rudy Ariadi dengan menyambangi warga Desa Puntik Luar Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala, tepatnya di Posko taktis Satgas Karhutla, Jumat (18/8/2017) pukul 10.00 – 12.00 wita.
Usai pelaksanaan Sholat Jumat bersama personil Dit Sabhara Polda Kalsel berdialog bersama Jamaah Mesjid Al-Azhar memberikan himbauan terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang diikuti secara serius oleh masyarakat sekitar hingga kegiatan berjalan dengan lancar hingga usai.

Himbauan dan sosialisasi ini dimaksud agar masyarakat paham bahwa melakukan pembakaran hutan sangat tidak di anjurkan, apalagi membuka lahan dengan cara dibakar. Hal ini sangat bertentangan dengan peraturan dan itu merupakan pelanggaran hukum dan dapat dipidanakan.

“Kita melakukan himbauan terhadap masayarakat sekitar, agar mereka paham, bahwa membakar hutan atau membuka lahan kebun dengan cara dibakar tentunya hal ini tidak dibenarkan, dan bisa mendapat sangsi pidana, sedini mungkin,” ucap Brigadir Rudy Ariadi.


Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

Sabhara Polda Kalsel Tingkatkan Patroli Karhutla

Posted by Bid Humas Polda Kalsel at

Mengantisipasi karhutla di Kalsel, Polda Kalsel sudah membentuk satgas dan mengintensifkan pos pantau titik api di beberapa wilayah rawan di Kalsel.

Salah satunya keberadaan Pos Karhutla di Jalan Gubernur Subarjo Landasan Ulin ini siap dan siaga melakukan pemantauan 24 jam.

Tampak personel dari Sabhara Polda Kalsel melakukan floating dan berpose bersama usai melakukan kegiatan pemantauan di sekitar wilayah Landasan Ulin.
Dampak lingkungan hidup, serta iklim kemarau yang senantiasa terjadi di Kalsel dalam kurun waktu beberapa bulan ini. Telah dilakukan langkah komprehensif, guna menanganinya. Salah satunya adalah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berkat kesigapan semua instansi terkait bersama Polda Kalsel, karhutla di Kalsel sampai dengan bulan Juli 2017 terdeteksi sebanyak 104 titik api. Kondisi ini jauh menurun dibandingkan dengan data tahun 2016 di bulan yang sama tercacat ada 1.548 hot spot.