Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Polres Kota Banjarbaru Luncurkan “Tombol Darurat Banjarbaru dan Layanan SPKT Berbasis Online

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at 25 Oktober 2016

Polres Kota Banjarbaru Luncurkan “Tombol Darurat Banjarbaru dan Layanan SPKT Berbasis Online





Polda Kalsel (26/10) : Pemanfaatan teknologi saat ini merupakan sesuatu hal yang tidak bisa dihindarkan, kebutuhan informasi yang sangat cepat, dan tepat menjadi suatu kebutuhan utama disegala aspek. Salah satu teknologi yang paling berkembang adalah teknologi yang berbasis web yang sering disebut dengan internet. Teknologi ini sudah digunakan diberbagai bidang. Keberadaan teknologi ini diharapkan bisa menjadi infrastruktur utama untuk kecepatan pelayanan publik yang dilakukan oleh pemerintah sehingga dapat meningkatknya kualitas pelayanan.
Merespon tuntutan tersebut, Polres Kota Banjarbaru juga melakukan pemanfaatan layanan berbasis aplikasi online lewat HP andriod, seperti halnya yang sudah diterapkan di Polres Kota Malang, serta Polresta Banjarmasin lewat aplikasi Pocemon (Polisi Cepat Moderen). Polres Kota Banjarbaru juga meluncurkan aplikasi layanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan Launching Inovasi Kreatif Polres Kota Banjarbaru online. “Tombol Darurat Banjarbaru”
Peluncuran aplikasi di buka oleh Wakapolda Kalsel Kombes Pol Iriyanto serta dihadiri pejabat utama serta Kapolres se jajaran Polda Kalsel, Wakil Walikota Banjarbaru, anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah se Kota Banjarbaru, LSM/OKP. serta mahaiswa.
Dalam amanatnya Wakapolda Kalsel mengapresiasi layanan aplikasi online, seiring tingkat kebutuhan masyarakat akan layanan yang cepat dan tepat serta efisien, kehadiran aplikasi layanan menjadi sebuah kebutuhan akan layanan prima kepada masyarakat.
“Kehadiran aplikasi ini merupakan terobosan kreatif yang dilakukan Polres Kota Banjarbaru dibawah pimpinan AKBP Eko Wahyuniawan, tentu saja upaya ini bisa diikuti polres lainnya,” katanya.




***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

 

Personel Sabhara Polda Kalsel Amankan Acara Milad Kesultanan Banjar dan Hari Santri Nasional

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Personel Sabhara Polda Kalsel Amankan Acara Milad Kesultanan Banjar dan Hari Santri Nasional

Polda Kalsel (26/10) : Personel Dit Sabhara Polda Kalsel melakukan pengamanan pada acara Milad Kesultanan Banjar dan Hari Santri nasional di Kota Banjarmasin. Dua regu disiagakan penuh guna mengamankan pelaksanaan kedua acara strategis di Kalsel tersebut.
Seperti diketahui, pada acara Milad Kesultanan Banjar menobatkan mantan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) Prof Dr Abdullah Mahmud Hendropriyono sebagai Pangeran Harya Hikmatdiraja pada acara Milad ke-512 Kesultanan Banjar yang digelar di halaman Mesjid Sultan Suriansyah di Banjarmasin, Sabtu.
Penobatan gelar pangeran bagi Hendropriyono langsung dilakukan Sultan Khairul Saleh, hanya dia yang mendapatkan gelar pangeran pada Milad kali ini, para tokoh yang lainnya termasuk Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mendapat keagungan dengan gelar Datu Mangku Negeri.
Sultan Khairul Saleh mengatakan, pemberian gelar bagi Hendropriyono sebagai pangeran tertinggi di Kerajaan Banjar tersebut karena dinilai sosoknya telah mendarmabaktikan diri kepada negara dan daerah Kalimantan.
Diungkapkan mantan bupati dua priode Kabupaten Banjar tersebut, Hendropriyono merupakan karabat Kesultanan Banjar, sebab dia merupakan keturunan Datuk raden Tumenggung Soeria Koesuma Ronggo di Banjarmasin, yang merupakan pembesar pada zaman kerajaan Banjar dulunya.
“Jadi kita harap beliau bisa membesarkan kesultanan ini, sebab kesultanan ini bertujuan diantaranya menjaga adat dan istiadat serta kebudayaan Banjar selalu lestari,” paparnya.
Hendropriyono menyatakan penghargaan besarnya terhadap gelar pangeran yang diberikan Kesultanan Banjar kepada dirinya, hingga dirinya berkeinginan kuat untuk mengabdikan diri bagi tanah leluhurnya tersebut.
“Saya pun berencana akan mengubah akte kelahiran saya dengan menambahkan gelar Pangeran Harya Hikmatdiraja ini,” ujarnya.
Hendropriyono yang memboyong seluruh keluarganya dalam penobatannya tersebut mengaku, ibudanya merupakan asli keturunan orang Banjar, dan dia sering membawa keluarganya menziarah ke makam leluhurnya di tanah Banjar ini.
“Saya akan lebih sering kesini karena sudah mendapat gelar ini, karena tanggungjawab saya mengembannya demi kemakmuran dan kebesaran tanah Banjar ini,” tuturnya.
Selain Hendropriyono yang mendapat gelar kebesaran, adapula beberapa tokoh Kalsel yang mendapatkan gelar kebesaran di kesultanan tersebut, diantaranya diangkatnya Mufti Kesultanan Banjar kepada Tuan Guru KH Husin Nafarin, penerima anugrah Saradipa Tengku Kamaruddin bin Ahmad Albanjari dari Malaysia.
Sultan Khairul Saleh juga memberi anugrah kepada tujuh tokoh Kalsel dengan sebutan Datu, selain Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina yang sudah disebutkan di atas adapula diantaranya Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalsel Fathurrahman yang mendapat gelar Datu Puspawana Hikmadiraja.
Seterusnya, Sultan Khairul Saleh juga memberikan gelar kehormatan kepada beberapa seniman, penggiat lingkungan dan pendidikan, di mana sebelum acara sakral itu digelar kegiatan susur sungai Martapura untuk menuju tempat aruh besar Milad di Mesjid Sultan Suriansyah, Sultan pertama di tanah Banjar.




***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

 

Polda Kalsel Luncurkan Layanan Pengaduan Masyarakat (Dumas) Berbasis Online

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Polda Kalsel Luncurkan Layanan Pengaduan Masyarakat (Dumas) Berbasis Online

Polda Kalsel (26/10) : Memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat dan juga mendukung Promoter Kapolri, meluncurkan aplikasi online untuk pengaduan masyarakat (dumas) dan yanmas. Dengan aplikasi ini masyarakat yang merasa dirugikan dengan layanan Polri bisa langsung mengakes lewat HP android, misalnya ada oknum anggota yang melakukan pungli, meminta pungutan diluar ketentuan, dll.
Peluncuran aplikasi dilakukan di Menara Pandang Siring Tendean, Senin (24/10) oleh Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Ade Suhendi disaksikan pejabat utama Polda dan jajaran.



***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

 

Bhayangkari Polres Batola Sosialisasi Penyakit Kanker dan Tumor

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Bhayangkari Polres Batola Sosialisasi Penyakit Kanker dan Tumor
Polda Kalsel (26/10) : Bhayangkari Polres Batola merangkul Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) Batola untuk mensosialisasikan bahaya dan upaya pencegahan penyakit kanker dan tumor kepada masyarakat dan anggota Bhayangkari, Jumat (21/10) di Aula Polres Batola.
Kegiatan yang dihadiri Kapolres Batola ini juga dihadiri beberapa perwakilan masyarakat, OKP/LSM serta mahasiswa berjalan dengan lancar. Pada kesempatan tersebut, Polres Batola juga menyumbang dana sebesar Rp2 juta untuk diserahkan kepada salah satu penderita kanker di Batola.



***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

 

Kapolda Kalsel Saksikan Penandatanganan Ikrar Dama Pilkada Batola 2016

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Kapolda Kalsel Saksikan Penandatanganan Ikrar Dama Pilkada Batola 2016
Polda Kalsel (26/10) : Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs Erwin Triwanto SH menyaksikan penandatanganan ikrar damai yang dilakukan peserta pilkada Batola 2016, Jumat (21/10) yang dilaksanakan di lapangan Batola Kalsel. Selain
itu dilaksanakan juga apel kesiapan personel gabungan Polres Batola, TNI AD serta unsur masyarakat dalam mengamankan pelaksanaan Pilkada 2016.



***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

 

Kapolda Kalsel Saksikan Simulasi Pengamanan Pilkada Amuntai

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Kapolda Kalsel Saksikan Simulasi Pengamanan Pilkada Amuntai

Polda Kalsel (26/10) : Ledakan bom di pusat kota Amuntai menggetarkan jalanan dan mengejutkan banyak orang, kobaran api juga menjulang tinggi akibat ledakan tersebut.
Anggota Gegana segera datang dan melumpuhkan bom.
Keributan ditambah dengan adanya demonstrasi beradu dengan anggota kepolisian yang telah membentuk barisan.
Demonstran melepari petugas dengan air, pihak kepolisian pun tak tinggal diam dan membalas dengan semburan air serta melempar gas air mata, demonstran juga membakar ban dan sepeda motor sebagai bentuk kemarahan.
Kejadian ini merupakan salahsatu adegan dalam simulasi sistem pengamanan kota Amuntai pada pemilihan umum Bupati dan Wakil Bupati HSU pada tahun 2017 nanti.
Kegiatan yang juga dihadiri oleh Kapolda KAlimantan Selatan Brigjen Polisi Erwin Triwanto, beberapa adegan perkelahian membuat suasana pusat kota Amuntai menjadi mencekam.
“Persiapan pengamanan sudah sangat baik, bukan melebih lebihkan namun ini menandakan anggota siap dalam kondisi apapun,” ujar Kapolda Erwin.

simulasi-sispam-hsu_20161020_183301 





















Ledakan bom di pusat kota Amuntai menjadi bagian simulasi sistem pengamanan oleh anggota Polres HSU disaksikan Kapolda Kalsel, Brigjen Erwin Triwanto, Kamis (20/10/2016).




***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

 

 

Kapolda Kalsel: Petugas tak Boleh Sendirian di Lapangan

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Kapolda Kalsel: Petugas tak Boleh Sendirian di Lapangan
Polda Kalsel (26/10) : Penyerangan terhadap anggota Polisi di Tangerang sepertinya menjadi perhatian para anggota kepolisian. Meski masih dalam penyidikan apa motifnya, para anggota kepolian pun tampaknya meski hati-hati.
Kapolda Brigjen Erwin Triwanto ketika dikonfirmasi mengungkapkan belum ada intruksi peningkatan keamanan dari pusat (Mabes, Red) berkenaan dengan kejadian penyerangan anggota polisi di Tangerang.
“Belum ada intruksi hingga kini. Tapi tentunya sebagai aggota polisi harus hati-hati,” tutur Erwin yang tengah berada di Amuntai Huu Sungai Utara dalam rangka apel kesiapan Pilkda.
Meski belum ada intruksi peningkatan keamanan, Erwin mengaku memang untuk aggota bertugas di lapangan minimal harus dua orang.
“Anggota bertugas di lapangan minimal dua orang tidak boleh sendri,” paparnya anggota operasional dilengkapi dengan senjata.
Meski begitu Erwin kembali menegaskan untuk anggota operasional tak semuanya membawa atau dilengkapi senjata api. Mereka yang lulus tes psikologil dan tes lainnya itulah yang berhak membawa senjata.
Menurut info didapat dengan minimal bertugas dua orang di lapangan setidaknya para anggota ini akan saling bisa melindungi jika terjadi apa-apa dan ini mulai dilaksanakan sejak kejadian bom di Jakarta yang mana adanya anggota teroris yang menyerang pos polisi. 




***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

 

MERUPAKAN BENTUK SINERGITAS, SOLIDITAS DAN KERJASAMA YANG BAIK

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at 20 Oktober 2016



Polda Kalsel (20/10) : Kegiatan upacara penutupan TMMD ke-97 Kodim 1010 Rantau di lapangan Dwi Darma Rantau hari Rabu 19 Oktober 2016 pukul 09.00 wita di hadiri oleh Waka Polres Tapin Kompol Andi Kusuma,SE dan Kabag Ops Kompol Deddy D.Siregar,SE,SH serta dihadiri oleh para Kapolsek jajaran Polres Tapin.

Selain diikuti oleh TNI sendiri dan instansi lain serta unsur masyarakat seperti orari,tukang becak dan komunitas off road dan trail , juga ikut serta dalam upacara tersebut personel Polres Tapin sebanyak satu peleton.

TMMD yang berlangsung selama satu bulan yang dilaksanakan di Ds.tatakan Kec.Tapin selatan Kab. tapin Polres Tapin juga menurunkansatu regu personel sebanyak 12 orang untuk turut serta dalam kegiatan tersebut.

Keikutsertaan Polres Tapin dalam TMMD tersebut merupakan bentuk sinergitas, soliditas dan kerjasama yang baik antar instansi khusunya Polres Tapin dengan Kodim 1010 Rantau.




















***Tribratanewspolrestapin/yudha/Bidhumaspolda


Seleksi Alih Golongan Dari Bintara ke Perwira Diperketat

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at 19 Oktober 2016

Seleksi Alih Golongan Dari Bintara ke Perwira Diperketat


Polda Kalsel (20/10) : Sebanyak 200 personel Polda Kalsel dengan jabatan bintara mengikuti tes psikologi Selekasi Alih Golongan (SAG) menjadi perwira. Kegiatan tes dilangsungkan di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Kamis (20/10) dibuka oleh Kabag Psikologi Biro SDM Polda Kalsel AKBP Ngesti M.Psi. Seleksi Alih Golongan (SAG).
Polisi itu dibagi dua bagian. Bagian pertama adalah pelaksana utama, dan bagian kedua adalah manajerial. Pelaksana dalam Polri disebut golongan BINTARA, sedangkan manajer disebut golongan PERWIRA. Pernah menonton film luar negeri tentang polisi kan? Seperti “Good Cop Bad Coop“, Hunter dsb. Pasti ingat tokoh utamanya sering dimarahi atasannya, bahkan sambil gebrak-gebrak meja. Nah, pemain utamanya itu golongan BINTARA, sedangkan yang duduk di belakang meja, mengatur, mengendalikan, dan kadang ngomel-ngomel itu adalah golongan PERWIRA. Okeh?
Pangkat PERWIRA itu warnanya kuning keemasan, sedangkan golongan BINTARA itu warnanya silver/perak.
Dalam organisasi kepolisian digunakan sistem hierarki yang bertujuan untuk menjaga agar perintah dari atas dapat dilaksanakan dengan baik dan juga sebagai sistem pengendalian. Hierarki berbanding lurus dengan karier, ditandai dengan pangkat.
Berikut saya gambarkan perjalanan karier dari BINTARA:
–          Brigadir Polisi Dua (BRIPDA), setelah 4 tahun menjadi
–          Brigadir Polisi Satu (BRIPTU), setelah 4 tahun menjadi
–          BRIGADIR, setelah 4 tahun menjadi
–          Brigadir Polisi Kepala (BRIPKA), setelah 5 tahun menjadi
–          Ajun Inspektur Dua (AIPDA), setelah 2 tahun menjadi
–          Ajun Inspektur Satu (AIPTU). Ini adalah pangkat tertinggi di golongan BINTARA.
Kalau perwira pangkatnya dibagi tiga golongan, yaitu PAMA (Perwira Pertama), PAMEN (Perwira Menengah), dan PATI (Perwira Tinggi).
PAMA terdiri dari:
–          Inspektur Polisi Dua (IPDA), setelah 3 tahun menjadi
–          Inspektur Polisi Satu (IPTU), setelah 6 tahun menjadi
–          AKP, setelah 2 tahun menjadi
PAMEN terdiri dari:
–          Komisaris Polisi (KOMPOL)
–          Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP)
–          Komisaris Besar Polisi (KOMBES)
PATI terdiri dari:
–          Brigadir Jenderal Polisi (BRIGJEN)
–          Inspektur Jenderal Polisi (IRJEN)
–          Komisaris Jenderal Polisi (KOMJEN)
–          Jenderal Polisi

Yang patut diperhatikan adalah, di atas pangkat KOMPOL hingga JENDERAL, lamanya kenaikan pangkat tersebut menyesuaikan pendidikan, prestasi, jabatan, dan hasil assessment.
Untuk melihat-lihat gambar pangkat polisi, silahkan mampir ke : http://pelayanmasyarakat.blogspot.com/2011/06/pangkat-polisi.html
Masa dinas yang disebutkan di atas tadi tidak pakem. Bisa dipengaruhi prestasi atau pelanggaran. Misalnya anggota saya yang melakukan pemukulan terhadap tersangka, ditunda kenaikan pangkatnya 2 rotasi, yang artinya dia ditunda satu tahun. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kenaikan/penundaan pangkat.
Kalau mau menjadi polisi, bisa memilih apakah mau menjadi BINTARA, atau mau menjadi PERWIRA.
A.   Untuk menjadi BINTARA, jalurnya hanya satu yaitu lewat SPN (Sekolah Polisi Negara), pendidikan kurang lebih 7 bulan. Sistem penempatan BINTARA secara umum menggunakan prinsip, “Local boy for local job,” yang artinya orang lokal untuk tugas lokal. Implementasinya jika mendaftar di Jawa, penempatan tidak akan jauh dari Jawa (kecuali mendadak dibutuhkan di luar daerah).
B.    Untuk menjadi PERWIRA, ada dua jalur. Jalur dari UMUM langsung jadi PERWIRA, atau dari BINTARA jadi PERWIRA.
I.            Dari UMUM langsung jadi PERWIRA hanya satu, yaitu melalui Akademi Kepolisian (AKPOL) di Semarang Jawa Tengah dengan masa pendidikan kurang lebih 3,5 tahun, dengan gelar setara D3. Jalan masuk menjadi AKPOL dari SMA, dari BINTARA junior, atau dari SARJANA. Lulus AKPOL akan mendapat pangkat IPDA, siap ditempatkan tugas di bidang Operasional maupun Administrasi.
II.            Kalau dari BINTARA menjadi PERWIRA ada tiga jalur, yaitu AKPOL, SIP dan SAG.
a)       AKPOL juga menerima dari Bintara, namun Bintara Muda berpangkat BRIPTU. Mengingat lulusan AKPOL dipersiapkan untuk memegang jabatan tertinggi dalam Kepolisian.
b)       Jalur kedua melalui SIP (Sekolah Inspektur Polisi), yang diikuti hanya oleh BINTARA senior berpangkat AIPDA atau AIPTU dengan masa pendidikan sekitar 6 bulan. Lulus SIP akan mendapat pangkat IPDA, siap ditempatkan di bidang Operasional maupun Administrasi.
c)       Jalur ketiga melalui SAG (Sekolah Alih Golongan), yang hanya diikuti oleh BINTARA senior dengan masa pendidikan sekitar 1 bulan. Lulus SIP akan mendapat pangkat IPDA, siap ditempatkan di bidang Administrasi.
Untuk SIP maupun SAG karena bersumber dari BINTARA senior, umumnya penempatan tidak jauh dari pendaftaran asal. Sangat berbeda dengan AKPOL, pendidikan keras dan cukup lama bertujuan untuk mempersiapkan seorang manajer yang siap hidup dimana saja. Jadi penempatan lulusan AKPOL benar-benar acak di seluruh NKRI.
Jika ingin masuk Polisi, pertimbangkan apakah ingin mengejar karier yang tinggi (PERWIRA AKPOL) dengan risiko/beban tugas jauh dari rumah. Sedangkan jika ingin menjadi pelaksana (BINTARA), besar kemungkinan ditempatkan tidak jauh dari lokasi pendaftaran.
Sekarang saya mau jawab masalah sarjana hukum. Sarjana hukum bukan menjadi prioritas saat pendaftaran Polri, sebab semua Polri adalah praktisi hukum, dan banyak kesempatan/peluang setelah menjadi anggota Polri mendapat beasiswa untuk menempuh pendidikan hukum.
Cara masuk ke kepolisian harus masuk yang namanya DIKTUK (Pendidikan Pembentukan).
DIKTUK ini dibagi dua, yaitu AKPOL dan SPN.
DIKTUK ini membentuk karakter sipil menjadi semi militer. Hal ini sangat dibutuhkan sebab anggota Polri harus terbiasa menaati peraturan sebelum bisa menjadi penegak aturan, serta memahami sistem hierarki kepangkatan untuk kelak digunakan dalam menjalankan organisasi Polri.
Tidak semua orang mampu bekerja di bawah banyak aturan-aturan yang mengikat. Oleh karena itu perlu diseleksi, mana calon anggota Polri yang diperkirakan mampu melewati DIKTUK yang kemudian dilantik menjadi anggota Polri.
Oleh karena itu, seleksi masuk Polri terdiri dari beberapa tes, seperti:
–          Tes administrasi, (misalnya KTP, peserta yang tidak memiliki KTP mengindikasikan peserta tersebut tidak bisa mematuhi peraturan sederhana dalam masyarakat sipil yaitu administrasi kependudukan)
–          Tes kesehatan, (misalnya mengecek mata minus, minus yang berlebih berbahaya apabila diberikan senjata api)
–          Tes kesamaptaan (misalnya tes lari, peserta yang memiliki gangguan jantung akan mengalami kesulitan dalam berlari, yang kemungkinan besar akan kerepotan mengejar maling misalnya)
–          Tes psikologi (misalnya tes paulie, peserta yang memiliki emosi tidak stabil berpotensi tidak mampu mematuhi perintah atasan, dan mudah menggunakan kekuatan/senpi saat emosinya meningkat)
–          Tes Potensi Akademik (misalnya tes pengetahuan umum, peserta yang kecerdasannya terlalu rendah tidak akan mampu menyesuaikan diri dengan beban tugas, kelak akan kewalahan menjadi pembimbing masyarakat)
Setelah lulus, lama masa DIKTUK tergantung dimana dia mendaftar. Jika AKPOL 3,5 tahun, sedangkan SPN 7 bulan.
Saya tambah sedikit masalah karier, pergerakan karier dalam organisasi Kepolisian ada tiga, yaitu:
–          Promosi : dipindah ke jabatan yang lebih tinggi karena prestasi
–          Demosi : dipindah ke jabatan yang lebih rendah karena kasus/masalah
–          Tour of duty / Tour of area : dipindah dengan tingkatan jabatan sama namun beda fungsi, atau dipindah dengan jabatan sama tapi beda wilayah; mutasi ini bertujuan untuk penyegaran petugas pada jabatan/tempat yang baru.
Semoga penjelasan singkat di atas mampu memberi sedikit pencerahan. Kalau ada kekeliruan, saya mohon maaf sebab saya belum pernah berdinas di bidang Sumda (Sumber Daya).
Saya tidak bicara masalah gaji, sebab masuk polisi itu PENGABDIAN.  Saran saya, jika mau masuk polisi hanya berorientasi GAJI, lebih baik batalkan niat rekan-rekan. Bahasa kasarnya begini, risiko mati ditembak teroris setiap jaga di perempatan jalan; buat prestasi tidak ada yang memuji; salahnya oknum tapi kitanya yang dicaci maki masyarakat; jatah cuti 7 hari/setahun; dapet gaji 3-4jt sebulan. Kalau fokusnya ke gaji, sepertinya lebih nyaman berwiraswasta.

alih-2



***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

Anggota Bhayangkari Manfaatkan Tehnologi Informasi Secara Profesional

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Anggota Bhayangkari Manfaatkan Tehnologi Informasi Secara Profesional
aula1  

Polda Kalsel (20/10) : Bhayangkari Polda Kalsel siap mendukung Polri dalam melaksanakan Revolusi Mental, melalui pemanfaatan tehnologi informasi yang bijaksana serta bertanggung jawab merupakan tema Hari Jadi Bhayangkari ke 46 yang digelar di Aula Bhayangkara sekaligus syukuran.
Acara syukuran yang dirangkai dengan peresmian nama aula Bhayangkara menjadi Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri ini dihadiri Kapolda Kalsel Brigjen Pol Erwin Triwanto serta pejabat utama dan jajaran ini berjalan khidmat dan semarak.
Pada kata sambutannya, Ketua Bhayangkari Polda Kalsel Arie Erwin Triwanto berharap, anggota Bhayangkari harus terus belajar, kreatif dan mampu menjadi pendamping yang baik bagi anggota Polri. Karena itu diharapkan mampu mendukung tugas suami. Dalam hal pemanfaatan tehnologi yang memang tak bisa dielakkan di era digital hendaknya bisa dilakukan dengan bijaksana danbertanggung jawab.
Acara syukuran juga dirangkai pemberian hadiah lomba serta pemberian bantuan beasiswa bagi anak anggota yang berprestasi.

aula3

aula4

aula5




***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

Kapolda Kalsel Silahturahmi ke Danlanal dan Korem 101/Antasari

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Kapolda Kalsel Silahturahmi ke Danlanal dan Korem 101/Antasari

Polda Kalsel (20/10) : Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs Erwin Triwanto SH melakukan kegiatan silahturahmi ke markas Lanal Kota Banjarmasin serta Makorem 101/Antasari, kegiatan ini bertujuan saling meningaktkan sinergisitas yang selama ini terjalin dengan baik.

lanal



















***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda















Japan International Coorporation Agency (JICA) Gelar In House Training dengan Polda Kalsel

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Japan International Coorporation Agency (JICA) Gelar In House Training dengan Polda Kalsel


Polda Kalsel (20/10) : Japan International Coorporation Agency (JICA) yang dimpin Komjen Kato Akihisa dan Takeuchi Hideki didampingi Tim Mabes Polri mengunjungi Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel, Selasa (18/10). Ini merupakan agenda Supervisi kerjasama antara kepolisian Indonesia dan Jepang.
Tim JICA yang dipimpin langsung oleh Senior super intendent (setara Brigjen, red) Anzai ini, melakukan pelatihan selama 3 hari  di Hotel Amaris Kertak Hanyar Jalan A Yani Pal 7 guna melakukan pertemuan dengan beserta terdiri dari para Kasat Binmas, Gadik Polmas SPN se jajaran Polda Kalsel.Kerjasama supervisi antara Polisi Jepang dan Indonesia ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan bermasyarakat, serta kerjasama strategi kepolisian dalam mengayomi masyarakat, agar lebih baik kedepan nya.
“Di Jepang kita sudah menerapkan budaya kedekatan antara polisi dan masyarakat, jadi kita coba untuk menerapkannya di Indonesia, khususnya Kalsel,” ungkapnya.
Kepolisian Indonesia dan Jepang ini sudah lama bermarkas di Indonesia, tepat nya di Mabes Polri dan sudah 12 tahun. Selama itu pula pelatihan tentang pembinaan masyarakat dilakukan dan disosialisasikan.
Ditempat yang sama, Direktur Binmas Polda Kalsel Kombes Pol Tata Suwarna menyampaikan, dipilihnya Jepang sebagai proyeksi karena kepolisian di negara tersebut sangat dikenal dengan kemampuan sosialisasi kepada masyarakat. Untuk di Kalsel sendiri, ada beberapa kawasan yang akan dikunjungi oleh JICA,
“Di sini kita akan door to door kepada masyarakat, untuk mensosialisasikan berbagai program dari Kepolisian. Selanjutnya kita evaluasi bersama. Ini merupakan program hasil adopsi yang sebelumnya telah dilaksanakan di Negara Jepang. Dengan harapan agar antara masyarakat dan penegak hukum, dapat saling bekerjasama dan bahu-membahu guna menciptakan pertahanan dan keamanan, serta mewujudkan daerah yang kondusif dan terkoordinir dengan baik,” paparnya.
 
 
 
 
***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda
 

Bhayangkari Brimob Kalsel tak Terkalahkan, Juara 1 Volly Piala Ketua Bhayangkari Polda Kalsel

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at 14 Oktober 2016




Polda Kalsel (14/10) : Team volly Bhayangkari Brimob Polda Kalsel menjadi team yang tak terkalahkan, bahkan mampu mempertahankan menjadi juara bertahan volly piala bergilir Bhayangkari Polda Kalsel.Setelah dalam final menundukkan team dari Polres Kota Banjarbaru dalam partai final lomba voly dengan menang tiga set langsung.
Pertandingan dilangsungkan di lapangan voly Makosat Brimob Kamis (14/10) petang ini juga disaksikan oleh Ketua Bhayangkari Polda Kalsel Arie Erwin Triwanto juga beberapa pejabat utama Polda Kalsel.
Pada kesempatan tersebut ibu Kapolda Kalsel ini juga menyerahkan piala kepada juara pertama Brimob Polda Kalsel, Juara 2 Polres Kota Banjarbaru, Juara 3 Polres Kota Banjarmasin, dan Juara 4 Polres Kotabaru. Selain piala, juga diberikan uang pembinaan kepada ke empat tim dari 16 tim yang ikut berlaga pada even tahunan ini.





***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

Jika Dipungli Aparat Bisa Hubungi Kapolda Kalsel ke Nomor 0813 1220 1986

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Jika Dipungli Aparat Bisa Hubungi Kapolda Kalsel ke Nomor 0813 1220 1986 kapolda-kalsel-brigjen-pol-erwin-triwanto-bersepeda_20161002_152147

Polda Kalsel (14/10) : Operasi Pembrantasan Pungutan Liar (OPP) yang digaungkan oleh Kapolri Jendral Tito Karnavian sepertinya juga ‘menjalar’ ke daerah. Polda Kalimantan Selatan pun telah membentuk tim untuk meminilisir adanya pungli.
Masyarakat Kalimantan Selatan yang merasa di pungli oleh oknum bisa melaporkan langsung ke Kapolda Kalsel Brigjen Erwin Triwanto.
Erwin mengungkapkan masyarakat jika ada info tentang oknum anggota melalukan pungli bisa laporlkan ke dirinya namum , sebutkan dimana, kapan, dan nama oknum yang mempungli.
Berapa nomor Hotline yang bisa dihubungi oleh masyarakat yang ingin melaporkan pungli. Erwin mengatakan ke 0813- 1220 -1986. Bagaimana dengan keamanan pelapor pungli tersebut,? Kapolda yang hobi gowes ini mengatakan keamanan dijamin.
“Keamanan dijamin tapi dengan nama jelas itu guna menghindari fitnah.,” ucap Erwin.
Sebelumnya, Operasi Pembrantasan Pungutan Liar (OPP) yang digaungkan oleh Kapolri Jendral Tito Karnavian sepertinya juga ‘menjalar’ ke daerah. Polda Kalimantan Selatan pun telah membentuk tim untuk meminilisir adanya pungli.
Bahkan ada tim yang telah dibentuk beranggotakan Propam, Reserse Kriminal, dan Intel yang mengawasi jika ada kegiatan pungli tersebut.
Kapolda Brigjen Erwin Triwanto usai acara pemusnahan barang bukti di Mapolda Kalsel, Kamis (13/10) pagi.
“Kita sudah ada membentuk tim terdiri dari Propam, Reserse dan Kriminal,serta Intel, ini sudah lama kita bentuk sebelum ada perintah Kapolri,” tutur Erwin.
Ditanya tim OPP ini bergerak kemana yang paling dekat? Erwin mengatakan kesemua pelayan publik menjadi proritas seperti pelayanan SIM, Samsat, termasuk pembuatan SKCK mereka pantau sejak lama. Apakah hingga saat ini ada hasil , Erwin mengatakan belum mereka temukan.





***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

 

Food Safety Oleh Bid Dokkes Polda Kalsel

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at














Polda Kalsel (14/10) :  Dalam rangka penjabaran program prioritas kapolri " Promoter " Bid Dokkes polda kalsel memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa Food Safety dalam acara pernikahan H. UDIN ANSYAR di Gedung Sultan Kuning Di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan. (09/10).














Pengertian Food Safety : Food safety adalah sistem manajemen keamanan pangan yang dapat membantu organisasi untuk mengurangi risiko bahaya yang berkaitan dengan makanan dan minuman. Sistem-sistem manajemen ini juga tidak hanya memperhitungkan aturan dasar dalam membuat makanan dan praktek kerja yang dapat diterima secara benar, tetapi juga meliputi renncana-rencana yang memungkinkan untuk terjadinya kesalahan dalam pengolahan sehingga dimungkinkan untuk penarikan kembali produk. Semua jenis praktek tersebut membentuk dasar suatu sistem manajemen keamanan pangan. Standar ini mencakup elemen kunci untuk membentuk keamanan pangan, dimana salah satu elemen kunci tersebut adalah HACCP yang dirancang untuk digunakan pada semua segmen industri pangan mulai perencanaan, penerimaan material, pengolahan, pabrikasi, distribusi dan penjualan sampai pada penyiapan makanan untuk dikonsumsi. Elemen kunci lain seperti GMP yang diterapkan saat ini (Good Manufacturing Practices) merupakan suatu dasar yang yang penting bagi keberhasilan pengembangan dan penerapan rencana HACCP. Sistem keamanan pangan yang didasarkan pada HACCP telah diterapkan dengan sukses pada pabrik pengolahan makanan, toko penjual makanan dan operasi jasa pelayanan makanan.












***Bidhumaspoldakalsel/yudha
 

Polda Kalsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sabu 3.118 Gram, XTC 1.000 Butir, Ganja 49,30 Gram dan Miras 1.587 Botol

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Polda Kalsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sabu 3.118 Gram, XTC 1.000 Butir, Ganja 49,30 Gram dan Miras 1.587 Botol barbuk1 barbuk2

Polda Kalsel (14/10) : Dalam rangka Program Prioritas Promoter Kapolri Tahap I, Polda Kalsel menggelar acara pemusnahan barang bukti narkotika, di Mapolda Kalsel, Kamis (13/10). Kegiatan pemusnahan narkotika sabu sebanyak 3.11, 84 gram. XTC sebanyak 1.000 butir, ganja 49,30 gram, miras sebanyak 1.587 botol dan 96 kaleng. Sedangkan untuk tahanan dan barang bukti yakni, 13 laporan Polisi, 18 orang tersangka (15 laki-laki dan 3 perempuan). Kegiatan tersebut juga dihadiri Kajati Kalsel, Kepala BNN Kalsel, Pemprov Kalsel serta perwakilan OKP/LSM serta ulama di Kota Banjarmasin.
Kapolda Kalsel dalam kata sambutannya menegaskan, bahwa sesuai instruksi presiden diharapkan Indonesia terlepas dari kejahatan narkoba serta memerangi narkoba secara terus menerus. Hal ini ditindak lanjuti melalui program prioritas Kapolri Tahap 1 yang kita kenal dengan Promoter. “Semua pihak harus turun tangan termasuk juga peran aktif dari masyarakat yang mau memberikan informasi tentang adanya kejahatan narkoba,” katanya.
Kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu, XTC dan ganja dilakukan dengan di blender sementara miras dilakukan dengan cara di gilas dengan mesin perata jalan.





***Tribratanews.poldakalsel/yudha/Bidhumaspolda

 

Polda Kalsel Sosialisasi Peningkatan, Pengawasan, Pengendalian dan Pengamanan Bahan Peledak Komersial

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Polda Kalsel Sosialisasi Peningkatan, Pengawasan, Pengendalian dan Pengamanan Bahan Peledak Komersial



Polda Kalsel (14/10) : Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Drs Ade Rahmat Suhendi membuka kegiatan sosialisasi peningkatan, pengawasan, pengendalian dan pengamanan bahan peledak komersial. Kegiatan yang diikuti seluruh satker di jajaran Polda Kalsel ini berlangsung satu hari di Hotel Golden Tulip Banjarmasin.
Dalam arahannya, Irwasda mengatakan, bahwa bahan peledak merupakan barang yang sangat berbahaya dan rawan,    sehingga   untuk   kepentingan   keamanan   dan   ketertiban
penggunaan bahan peledak komersial diperlukan adanya pengawasan dan pengendalian secara khusus.
Bahwa  ketentuan  perundang undangan  yang  diatur  dalam  Petunjuk Pelaksanaan  Kepala  Kepolisian  Negara  Republik  Indonesia  No.  Pol.: Juklak/29/VII/1991,   tanggal   23   Juli   1991   tentang   Pengawasan, Pengendalian  dan  Pengamanan  Bahan  Peledak  Non Organik  ABRI,  Dipandang  perlu  dilakukan  penyempurnaan  karena tidak  sesuai  lagi dengan perkembangan situasi dan kondisi saat ini.




***Tribratanews.poldakalsel/yudha/Bidhumaspolda

 

ICITAP Indonesia dan Divpropam Polri Kunjungi Polda Kalsel

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at


ICITAP Indonesia dan Divpropam Polri Kunjungi Polda Kalsel
Polda Kalsel (14/10) : Dalam rangka marking kode etik profesi Polri dengan Internal Affair Arizona, ICITAP (The International Criminal Investigative Training Assistance Program Indonesia) dan Divpropam Polri melakukan kunjungan kerja ke Polda Kalsel, Rabu (12/10) di Ruang Rupatama Polda Kalsel.
Acara yang dibuka Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs Erwin Triwanto SH juga dihadiri seluruh pejabat utama Polda Kalsel, Kasie Propam se jajaran Polda Kalsel ini berjalan lancar.
Pertemuan antara Polda Kalsel dengan Icitap Indonsesia membahas tindak lanjut study banding ke Arizona USA untuk program pendidikan dan pelatihan Akpol, berada di Phoenix, Arizona Peace officer Standart and Training (AZ Post) untuk program pengawasan  Internal dan sidang Kode Etik Kepolisian, berada di Phoenix dan Northem Arizona University (NAU) untuk Program Distance Learning berada di Flagstaff Arizona USA.
Dalam pertemuan antara tersebut membahas tentang kerjasama (MoU) antara lain,standart professional dan pengawasan internal (bidang Itwasum dan Propam) dalam pengembangan Kode Etik pengawasan internal dan Protokoler sidang Disiplin.  Pengembangan pendidikan dan pelatihan Akpol melalui kerjasama dengan ALEA dalam pengembangan, pelatihan dan pengujian evaluasi yang terstandarisasi.Perencanaan dan pengembangan pendidikan jarak jauh (Distance learning/PPJJ)
Icitap Indonesia telah kerjasama dengan Lemdikpol dan berjalan lancar dan pihaknya menjelaskan bahwa Mou antara Polri dengan Icitap sebagai payung hukum pelaksanaan program kerjasama perlu dikaji kembali, valid tidaknya dan perlu disempurnakan, guna kelanjutan pengembangan kerjasama Pendidikan dan Pelatihan Polri.

icitap2 






***Tribratanewspoldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

 

Ka SPN Banjarbaru Pimpin Rakor Rencana Program Pelatihan

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

spn


Polda Kalsel (14/10) : Kepala SPN Kota Banjarbaru AKBP M Rifai SIK memimpin ren prolat tahun 2016 di SPN Kota Banjarbaru. Kegiatan dihadiri fungsi satker Polda Kalsel, Selasa.

Bid Humas Polda Kalsel Ikuti Rakor Bakohumas se Kalsel

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at


bakohumas

Polda Kalsel (14/10) : Guna mensinergikan peran kehumasan di Pemprov Kalsel, terutama menyangkut kewaspadaan dan mengatasi bencana. Bakohumas Kalsel menggelar pertemuan dengan mengundang semua unsur kehumasan, dari semua instansi vertikal se Kalsel, Humas Polda Kalsel, Penrem TNI AD, unsur media cetak dan elektronika.
Kegiatan Bakohumas dengan tema: Peran Humas Pemerintah Dalam Menanggulangi Bencana, di gelar di Ruang Abdi Persada dengan nara sumber Kabid Pencegahan dan Kesiapan BPBD Kalsel Sahrudin.
Bidhumas Polda Kalsel AKBP Drs Sunyipto didampingi Penmas Polda Kalsel Kompol Ana Setiani menyambut baik kegiatan ini dengan harapan agar infrmasi penanggulangan dan antisipasi bencana secara cepat bisa dilakukan.




***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

 

Biro Sarpras Polda Kalsel Melakukan Pengawasan dan Pendistribusian Secara Profesional

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Biro Sarpras Polda Kalsel Melakukan Pengawasan dan Pendistribusian Secara Profesional 

Polda Kalsel (14/10) : Karo Sarana dan Prasarana (Ro Sarpras) Polda Kalsel Kombes Pol Drs Bambang Hermanto mengatakan, bahwa Rosarpras merupakan unsur pengawas dan pembantu pimpinan yang berada di bawah Kapolda. Untuk itu Rosarpras betugas membina dan meyelenggarakan manajemen Sarpras yang meliputi perbekalan umum, peralatan, fasilitas dan jasa kontruksi, angkutan, SIMAK BMN, pemeliharaan dan perbaikan, inventory dan pergudangan. secara profesional. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam ayat (2), Rosarpras menyelenggarakan fungsi, pembinaan Sarpras dalam lingkungan Polda, penyusunan rencana kebutuhan pembangunan fasilitas dan konstruksi peralatan. Pembangunan fasilitas dan konstruksi serta pengadaan materiil logistik sesuai program dan lingkup batas kewenangannya. Perencanaan, pengadminsitrasian, dan penatausahaan SIMAK BMN dan keuangan; penyimpanan, pemeliharaan, perbaikan, dan pendistribusian meteriil logistik serta perbekalan umum;

Jpeg

Penginventarisasian seluruh materiil logistik dan aset Polri dalam lingkungan Polda dan penghapusannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan pengumpulan dan pengolahan data serta penyajian informasi dan dokumentasi kegiatan Rosarpras.
Rosarpras dipimpin oleh Karosarpras, yang bertanggung jawab kepada Kapolda, dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Wakapolda.
Rosarpras terdiri dari:
Subbagian Perencanaan dan Administrasi (Subbagrenmin);
Bagian Informasi Sarpras (Baginfosarpras);
Bagian Perbekalan Umum (Bagbekum);
Bagian Perlengkapan (Bagpal);
Bagian Fasilitas dan Konstruksi (Bagfaskon); dan
Urusan Pergudangan (Urgudang).
(1) Subbagrenmin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 53 huruf a bertugas menyusun perencanaan program kerja dan anggaran, manajemen Sarpras, personel, dan kinerja, serta mengelola keuangan dan pelayanan ketatausahaan dan urusan dalam di lingkungan Rosarpras.
(2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana pada ayat (1), Subbagrenmin menyelenggarakan fungsi:
penyusunan perencanaan jangka sedang dan jangka pendek, antara lain Renstra, Rancangan Renja, Renja, kebutuhan sarana prasarana, personel, dan anggaran;
pemeliharaan perawatan dan administrasi personel;
pengelolaan Sarpras dan penyusunan laporan SIMAK-BMN;
pelayanan fungsi keuangan yang meliputi pembiayaan, pengendalian, pembukuan, akuntansi, dan penyusunan laporan SAI serta pertanggung- jawaban keuangan;
pengelolaan dan pelayanan ketatausahaan dan urusan dalam;
penyusunan LRA dan pembuatan laporan akuntabilitas kinerja Satker dalam bentuk LAKIP meliputi analisis target pencapaian kinerja, program, dan anggaran; dan
pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program bidang Sarpras di lingkungan Polda.
(3) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Subbagrenmin dibantu oleh:
Urren, yang bertugas membuat Renstra, Rancangan Renja, Renja, RKA-KL, DIPA, Penetapan Kinerja, KAK atau ToR, RAB, dan menyusun LAKIP Satker, serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program bidang Sarpras di lingkungan Polda.
Urmin, yang bertugas menyelenggarakan kegiatan administrasi umum personel dan materiil logistik;
Urkeu, yang bertugas menyelenggarakan kegiatan pelayanan keuangan; dan
Urtu, yang bertugas menyelenggarakan kegiatan ketatausahaan dan urusan dalam.
(1) Baginfosarpras sebagaimana dimaksud dalam Pasal 53 huruf b bertugas membina dan menyelenggarakan sistem informasi materiil logisitk dan fasilitas yang meliputi pengumpulan dan pengolahan data, serta penyajian informasi dan dokumentasi kegiatan Rosarpras.
(2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Baginfosarpras menyelenggarakan fungsi:
pembinaan sistem informasi materiil logistik dan fasilitas;
penyaluran informasi materiil logistik serta fasilitas dan jasa;dan
pengumpulan dan pengolahan data, serta penyajian informasi dan dokumentasi kegiatan Rosarpras.
(3) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Baginfosarpras dibantu oleh:
Subbagian Materiil dan Logistik (Subbagmatlog), yang bertugas menginventarisir materiil logistik untuk penyusunan SIMAK BMN, serta menyalurkan informasi materiil logistik di lingkungan Polda; dan
Subbagian Fasilitas dan Jasa (Subbagfasjas), yang bertugas merencanakan dan menyalurkan informasi kebutuhan fasilitas dan jasa, serta penyajian informasi dan dokumentasi kegiatan Rosarpras.
(1) Bagbekum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 53 huruf c bertugas membina dan menyelenggarakan perbekalan umum dan pendistribusiannya.
(2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bagbekum menyelenggarakan fungsi:
pengadaan dan/atau penyaluran bahan bakar minyak dan pelumas ke seluruh jajaran Polda; dan
pengadaan dan/atau penyaluran alat mesin kantor ke seluruh jajaran Polda.
(3) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bagbekum dibantu oleh:
Subbagian Bahan Bakar Minyak dan Pelumas (Subbag BBMP), yang bertugas mengadakan dan/atau mendistribusikan bahan bakar minyak dan pelumas ke seluruh jajaran Polda; dan
Subbagian Perlengkapan Mesin Kantor (Subbagkapsintor), yang bertugas mengadakan dan/atau mendistribusikan perlengkapan mesin kantor ke seluruh jajaran Polda.
(1) Bagpal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 53 huruf dbertugas melaksanakan pembinaan peralatan dan angkutan termasuk pemeliharaan dan perbaikannya.
(2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bagpal menyelenggarakan fungsi:
pemeliharaan dan perawatan peralatan dan angkutan;dan
pemeliharaan dan perawatan senjata dan amunisi.
(3) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bagpal dibantu oleh:
Subbagian Alat Khusus dan Angkutan (Subbagalsusang), bertugas menginventarisir, merawat, dan menyalurkan alat khusus dan angkutan milik Polda;
Subbagian Senjata dan Amunisi (Subbagsenmu), yang bertugas menginventarisir, merawat, dan menyalurkan senjata dan amunisi milik Polda.
(1) Bagfaskon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 53 huruf ebertugas melaksanakan pembinaan fasilitas jasa dan konstruksi, termasuk administrasi pertanahan.
(2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bagfaskon menyelenggarakan fungsi:
pemeliharaan fasilitas jasa dan konstruksi, serta memproses administrasi pertanahan; dan
penyelenggaraan fasilitas listrik, air, dan telekomunikasi di markas Polda.
(3) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bagfaskon dibantu oleh:
Subbagian Kontruksi, Bangunan, dan Tanah (Subbagkonbangta), yang bertugas memelihara fasilitas, konstruksi dan bangunan serta memproses administrasi pertanahan; dan
Subbagian Prasarana dan Instalasi (Subbagprasinstal), yang bertugas memelihara sarana instalasi listrik, air, dan telekomunikasi.
Urgudang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 53 huruf f bertugas melaksanakan penerimaan, penyimpanan, pengelolaan, pengeluaran, dan pendistribusian materiil logistik.
Struktur Organisasi dan Daftar Susunan Personel Rosarpras tercantum pada Lampiran Peraturan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan ini.




***Tribratanews.poldakalsel/yudha/Bidhumaspolda

Dit Reskrimsus Polda Kalsel Gagalkan Pengiriman Ribuan Potong Kayu Ulin Ilegal

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Dit Reskrimsus Polda Kalsel Gagalkan Pengiriman Ribuan Potong Kayu Ulin Ilegal
Polda Kalsel (14/10) : Jajaran Subdit 4 , Tindak Pidana Tertentu Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalimantan Selatan yang diback up Reskrim Polres Banjar menghentikan dua truk yang dicurigai membawa ribuan kayu Ditkrimsus Polda Kalsel Gagalkan Pengiriman Ribuan Potong Kayu Ulin Ilegal besi (ulin, Red) di Jalan A Yani Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Jumat (7/10) sore.
Dugaan petugas ternyata benar, truk DA 1178 DB dan DA 1068 DB ini ternyata saat diperiksa penuh ratusan kayu ulin yang sudah diolah dan siap diperjualbelikan.
Maka tak ayal, dua truk tersebut langsung dibawa ke Markas Direktorat Krimusus untuk diperiksa lebih lanjut. Setelah cukup bukti kedua sopir ditetapkan sebagai tersangka.
Wakil Direktur Direktorat Kriminal Khusus, AKBP Sugeng Riadi SIK MH MSi, didampingi Kompol Slamet Ariwibowo Kanit Subdit 4 Tipidher Ditkrimsus, Senin (10/10/2016) siang, mengatakan untuk truk DA 1178 DB mengangkut kayu olahan jenis ulin sebanyak 648 potong dengan kubikasi 8.8458 M3.
Dan untuk truk nopol DA 1063 DB mengangkut juga kayu olahan jenis ulin sebanyak 948 potong atau sebanyak 9,7522 kubik.
Ditanya soal asal muasal kayu ulin tersebut AKBP Sugeng Riadi mengatakan dari. Desa Tabihi, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan rencananya dijual ke daerah Liang Anggang Banjarbaru dan tanpa dilengkapan SKSHH.





***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

Polda Kalsel Temukan Ribuan Kosmetik Tanpa Izin Edar

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Polda Kalsel Temukan Ribuan Kosmetik Tanpa Izin Edar

Polda Kalsel (14/10) : Peringatan bagi para kaum hawa agar berhati-hati membeli kosmetik baik itu pemutih, bedak, sabun mandi dan lainnya.
Pasalnya, disinyalir sekarang banyak kosmetik tanpa izin edar dan palsu beredar di berbagai kabupaten di Kalimantan Selatan.
Pasalnya Tim Subdit Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Krimsus Polda Kalimantan Selatan menggrebek beberapa toko yang diduga disinyalir menjuak kosmetik palsu dan tanpa izin edar di tiga wilayah yakni Kabupaten Banjar, Kabupaten Hulu Sungai Utara, dan Tanahbumbu.
Penggerekan sendiri pertama dilakukan pada Rabu (14/9/2016) lalu di wilayah Polres Banjar, kemudian Selasa (27/9/2016) di wilayah Hulu Sungai Utara dan pada Kamis (6/10/2016) di wilayah Tanah Bumbu.
Wakil Direktur Direktorat Kriminal Khusus AKBP Sugeng Riadi SIK MH MSi, didampingi Kasubdit 1 Industri dan Perdagangan AKBP Suyitno, menuturkan asal muasal penertiban ini bermula adanya keresahan masyarakat akan dugaan beredarkan kosmetik tanpa izin edar dari BPOM dan palsu.
Yang mana di TKP Kabupaten Banjar pihaknya mengamankan tiga orang.
“Di Martapura kita amankan tiga orang tersangka dengan inisial MS, GR, dan NP, di Amuntai kita tetapkan tiga tersangka AH, CA, dan TR, dan di wilayah Tanbu mereka tetapkan lima tersangka yakni NY, RM, SM, KA, dan HD,” paparnya
Total semua kosmetik yang petugas sita yakni sekitar 44 ribu kosmetik beragam jenis dari sabun muka, pemutih, eyeliner, bedak dan lainnya. Total keseluruhan kosmetik yang mereka amankan ini bernilai sekitar Rp350 jutaan.










***Tribratanews.poldakalsel/yudha/Bidhumaspolda



Hasil Uji Puslabfor Polri, Temuan Tengkorak di Landasan Ulin Banjarbaru Berjenis Kelamin Perempuan Usia 68 Tahun

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at 10 Oktober 2016

tumih



otopsi2-300x199







Polda Kalsel (11/10) : Hasil uji laboratorium yang dikirim Bid Dokkes Polda Kalsel ke Puslabfor Mabes Polri terhadap DNA serta otopsi tengkorak Mr X yang ditemukan di Guntung Damar Rt 012 Rw 003 Kelurahan Guntung Payung Kecamatan Landasan Ulin, temuan terngkorak Mr X ini oleh Personel Unit Reskrim Sektor Banjarbaru Barat Polres Kota Banjarbaru.temuan kerangka manusia, Minggu (4/9) sekitar pukul 17.00 Wita. Berhasil diidentifikasi berjenis kelamin perempuan atas nama Tumi berumur 68 tahun kelahiran Blitar Jawa Timur hal ini sesuai dengan KTP.
Hal ini dibenarkan Kabid Dokkes Polda Kalsel AKBP dr Erwinn Zainul Hakim serta dibantu IPDA Supriyadi,
Dari keterangan medis juga diperkirakan tengkorak itu berada di lokasi sudah sekitar sebulan dan kurang dari dua bulan. Kasat Reskrim Polres Banjarbaru, AKP Mars Suryo Kartiko tak menampik soal temuan kerangka tulang mayat itu.
“Ditemukan di semak belukar lahan gambut tembusan jalan lingkar utara, guntung damar. Iya benar diduga wanita, dilihat dari ukuran tengkorak kecil diperkuat dengan temuan pakian wanita. Kerangka tulang tidak utuh,” katanya.



***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

 

POLDA KALSEL BERDUKA

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at 09 Oktober 2016















































Polda Kalsel (10/10) : Kehilangan & kematian akan menyelimuti dada kita dengan kepiluan. Dan menumbuhkan bunga baru untuk kita terus berjalan mencari Tuhan. Tetap sabar dan ikhlas dalam menghadapi semua Ujian-Nya.. karena Tuhan pasti tahu jalan yang terbaik untuk kita.
Bhayangkara polri kehilangan 1 putra terbaiknya, Kapolda Kalsel Drs. ERWIN TRIWANTO SH beserta Keluarga Besar Polda Kalsel turut berduka cita atas meninggal nya AKBP HUBERTUS SONDY EKO HADISMORO SH, S. IK, M.M Jabatan Kabag Bin Opsnal Biro Ops Polda Kalsel, Semoga Keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan penghiburan dari Tuhan Yang Esa, Amin.

Selamat Jalan.. Bhayangkara ku..
Bakti dan Karya mu akan selamanya terukir dan dikenang..






***Bidhumaspoldakalsel/yudha.

Bid Humas Polda Kalsel Hadiri Temu Mitra RRI

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at 06 Oktober 2016



Polda Kalsel (07/10) : Kabid Humas Polda Kalsel AKBP Drs Sunyipto menghadiri kegiatan Temu Mitra RRI dengan tema konvergensi media dan pengembangan usaha di era pasar bebas. Kegiatan dilaksanakan di Golden Tulip Banjarmasin.
Nara sumber kegiatan yang dihadiri 60 mitra usaha RRI tersebut menampilkan nara sumber Direktur Umum RRI Richard Poyk, serta Ketua Dewan Pengawas RRI Mistam. (06/10)































***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

Polda Kalsel Teken MoU dengan Pegadaian

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at



Polda Kalsel (07/10) : Wakapolda Kalsel menghadiri sosialisasi kerjasama PT Pegadaian (Persero) dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Hotel Golden Tulip.
Rapat yang di hadiri oleh Karo Bin Opsnal Baharkam Mabes Polri Kombes Pol Drs Sujarno bertujuan mengadakan kerja sama dalam rangka Peningkatan Sistem Pengamanan dan Penegakan Hukum di lingkungan kerja PT. Pegadaian (Persero).
Sesuai dengan nota kesepahaman nomor : 05/00.05.01/2014 dan B/03/1/2014 tanggal 28-01-2014.
Polri sendiri merupakan alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum serta memberikan pengayoman,pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negri.
Dalam sosialisasi tersebut, memang sudah tugas pokok kepolisian sebagaimana di atur dalam Undang-undang No 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia Bab III pasal 13 UU No 2 Tahun 2002 tentang Tugas dan wewenang kepolisian untuk melakukan pengamanan secara terpadu, guna mendetiksi,menangakal ,mencegah, dan menindak berbagai bentuk potensi gangguan nyata di bidang Kamtibmas di lingkungan jadi,walaupun ada dan tidak ada kerjasama antara Kepolisian dengan instansi -instansi manapun Polri sendiri tetap melaksanakan tugas pokoknya. (06/10)
 









***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda

Polda Kalsel Sosialisasi Peraturan Kapolri Bidang Pembinaan SDM

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at 05 Oktober 2016

pembinaan-1

Polda Kalsel (06/10) : Biro SDM Polda Kasel mengadakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Kapolri Bidang Pembinaan SDM Polri tahun 2016 di Aula Rupatama Polda Kalsel. Kegiatan ini dibuka Wakapolda Kalsel Kombes Iriyanto serta anggota jajaran Polda Kalsel.
Dalam arahannya wakapolda mengharapkan agar setiap personil mengetahui dan mengerti maksud dari Peraturan Kapolri yang mau dipaparkan ini.
Dalam kesempatan tersebut dibahas juga soal Rekam Jejak Personil Polri , Perkap Pangkat serta Sosialisasi Persyaratan Jabatan. Diakhir paparan beliau mengharapkan setiap personil bisa mensosialisasi paparan ini kepada personil yang tidak bisa mengikuti kegiatan ini, agar dikemudian hari seluruh personil polri mengerti dengan perkap tersebut. (05/10).






***Tribratanews.poldakalsels.com/yudha/Bidhumaspolda


Personel Polda Kalsel Ikuti Mapping Psikologi Rekam Jejak Sisbinkar

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Polda Kalsel (6/10) : Bagian Psikologi Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Kalsel melaksanakan kegiatan mapping psikologi personel Polda Kalsel dalam mendukung rekam jejak Sisbinkar Polri tahun anggaran 2016.
Pembinaan terhadap Sumber Daya Manusia Polri terus dilakukan sebagai upaya untuk membangun SDM Polri yang berintegritas, profesional, unggul dan berkarakter di Kalsel. (05/10)






***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda