Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Dit Polair Polda Kalsel Talkshow di RRI, Sosialisasi Keselamatan di Sungai

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at 22 September 2016

rri1

Polda Kalsel (22/09) : Faktor keselamatan dan keamanan di sungai menjadi topik talk show Dit Sapolair Polda Kalsel di RRI Banjarmasin, Jumat (9/9). Kegiatan sosialisasi di radio ini memang rutin dilakukan Polda Kalsel bersama jajaran untuk memberikan edukasi dan himbauan kamtibmas.
Kasubdit Gakkum Dit Polair Polda Kalsel AKBP H Afebriyanto Wiadhi Nugroho dan Kabag Binopsnal Dit Polair Polda Kalsel AKBP Asep Hidayat menyampaikan ajakan dan himbauan menjaga keselamatan diri di sungai bagi pemilik kapal baik jenis klotok, jukung serta taksi air. “Setiap menjalankan aktifitasnya di sungai dengan naik perahu harus memakai jaket pelampung, dan di perahu harus ada pelampung keselamatan dari ban atau jenis pelampung lainnya,” katanya.
Sebagai penumpang angkutan transportasi sungai, kita perlu memperhatikan kelayakan kapal yang kita tumpangi. Salah satunya adalah perlengkapan darurat yang dimiliki oleh kapal tersebut. Apa saja alat perlengkapan darurat tersebut? Mari kita bahas:

  • Pelampung
    Salah satu alat yang harus diperhatikan jumlah dan kualitasnya adalah pelampung. Jumlah pelampung bervariasi di setiap unit kapal, tergantung dari ukuran dan kapasitas kapal. Pelampung jumlahnya harus memadai pada setiap kapal.
  • Jaket Keselamatan
    Jaket keselamatan berfungsi sebagai pelampung sekaligus mempermudah tim penyelamat menemukan anda di saat kapal mengalami keadaan darurat. Jaket keselamatan bervariasi dalam bentuk dan designya, akan tetapi memiliki ciri khas unik, yaitu berwarna terang dan ber pelampung.
  • Alat Pemadam Api
    Alat ini harus ada di tiap kapal. Terjadinya kebakaran di kalap adalah mimpi buruk bagi seluruh awak kapal, termasuk penumpang. Karena itu kapal harus menyediakan alat pemadam api dengan jumlah yang memadai.
rri2

Selain alat-alat yang wajib terdapat di setiap kapal, kita juga harus tahu perilaku-perilaku penumpang apa saja yang tanpa disadari bias membahayakan diri mereka. Mari kita bahas.
  • Menaiki Kapal yang sudah Melebihi Batas Angkut
    Setiap kendaraan transportasi , baik itu di darat, laut dan udara, memiliki kapasitas maksimal yang sudah ditentukan oleh perancangnya.Yang dimaksud batas maksimal disini adalah kapasitas dimana kapal mampu beroperasi secara maksimal. Karena itu, dihimbau bagi para penumpang untuk tidak memaksakan diri naik ke atas kapal yang sudah melebihi kapasitas angkut. Akan lebih baik dan selamat apa bila mampu berlapang dada dan menunggu hingga jadwal keberangkatan selanjutnya.
  • Menyalakan Mesin Mobil di Dalam Kapal
    Penyeberangan selama di perjalanan dapat berakibat fatal, apa bila asap kendaraan yang mengandung gas CO memenuhi tempat parkir dan masuk ke ventilasi utama. Gas CO yang meluap itu dapat berpotensi untuk meracuni semua penumpang dan awak kapal di dalam kapal tanpa disadari.



***Tribratanews.poldakalsel.com/yudha/Bidhumaspolda


0 komentar:

Posting Komentar