Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Polres Banjar Tangkap Pencuri 115 Buku Nikah

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at 22 Maret 2016

buku nikah

Polda Kalsel (23/03) : Jajaran Kepolisian Resor Banjar, Kalimantan Selatan, berhasil menangkap dua pria pelaku pencurian 115 buku nikah yang dicuri dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kabupaten Balangan, Kalsel.
“Kami menangkap tersangka JND dan RYD, keduanya pelaku pencurian 115 buku nikah di KUA Batu Mandi, Balangan,” ujar Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo di Martapura, Selasa.

Ia mengatakan, selain menangkap dua tersangka yang masing-masing dihadiahi timah panas, barang bukti berupa ratusan buah buku nikah yang diambil dari KUA juga berhasil disita.
Dijelaskan, penanganan kasusnya ditangani penyidik Polres Banjar yang berhasil menangkap kedua tersangka, Sabtu (19/3) malam, dan penyidik Polres Balangan juga bisa menyidik.
“Kasus pencurian pemberatan yang dilakukan kedua tersangka akan kami tangani karena ada lima laporan kasus yang masuk. Namun, Polres Balangan juga bisa memberkas,” ungkapnya.

Menurut dia, pihaknya menyimpan buku nikah warna hijau dan cokelat yang jumlahnya sebanyak 115 buah sebagai barang bukti atas kejahatan yang dilakukan dua tersangka itu.
“Buku nikahnya asli diterbitkan oleh Kementerian Agama dan seluruhnya kami sita sebagai barang bukti saat persidangan,” ujar kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Budi Prasetyo.
Tersangka JND mengatakan, ide mencuri ratusan buku berasal dari tersangka berinisial SKR yang berhasil melarikan diri saat hendak ditangkap personel Satreskrim Polres Banjar.

“Kami hanya disuruh SKR untuk mengambil buku nikah saat beraksi di KUA Batu Mandi. Katanya bisa dijual tetapi belum sempat terjual, kami ditangkap,” ujarnya.
Selain mengambil ratusan buku nikah, tiga serangkai yang merupakan pelaku pencurian dengan pemberatan lintas provinsi itu juga menjarah buku STNK milik dealer motor di Martapura.

“Buku STNK yang kami ambil juga atas suruhan SKR karena bisa dijual tetapi bukunya juga masih utuh dan tidak sempat terjual,” ucap pria asal Samarinda, Kaltim itu.
Penangkapan dua tersangka itu dilakukan personel Satreskrim Polres Banjar karena adanya lima laporan pencurian di lokasi berbeda sehingga petugas bergerak menyelidiki.
Hasilnya, petugas menangkap dua tersangka dan terungkap pencurian di kabupaten dan kota lain yang telah dilakukan tersangka bersama SKR yang berhasil kabur.

rel/ant/tribrata/Ang

***Tribratanewspoldakalsel/yudha/BidHumasPolda

0 komentar:

Posting Komentar