Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Pembinaan Fisik Bintara Remaja Polda Kalsel oleh Direktorat Sabhara

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at 23 Maret 2016

Polda Kalsel (23/03) : Pembinaan Fisik Bintara Remaja 2016 oleh Direktorat Sabhara, pembinaan dimaksud agar kondisi fisik tetap terjaga guna pelaksanaan tugas tugas dilapangan.



























BidHumasPoldaKalsel/yudha

Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Kalsel Winny Charita Dapat Ucapan Kue Ulang Tahun ke 31 Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Kalsel Winny Charita Dapat Ucapan Kue Ulang Tahun ke 31

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

winny-charita-ulang-tahun
Ternyata bertepatan acara hari ini Rabu (23/3/2016), Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Polda Kalsel Winny Agung Budi Maryoto atau yang lebih dikenal dengan Winny Charita tengah berulang tahun.

Polda Kalsel (23/03) : Acara Demo Masak bersama Bogasari dalam rangka HUT Yayasan Kemala Bhayangkari ke 36 pada Rabu (23/3/2016) pagi yang berlangsung di aula Bhayangkara Polda tiba-tiba dikejutkan dengan padamnya lampu.
Tiba-tiba dari kegelapan beberapa ibu-ibu datang membawa kue ulang tahun sambil menyanyikan lagu selamat ulang tahun.
Kontan adanya hal ini membuat ibu-ibu Bhayangkari langsung terkejut.
Ternyata bertepatan acara hari ini Rabu (23/3/2016), Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Polda Kalsel Winny Agung Budi Maryoto atau yang lebih dikenal dengan Winny Charita tengah berulang tahun.
“Selamat ulang tahun bu,” ucap para anggota Bhayangari serentak.
Dikasih kue , Winny langsung sumringan dan kemudian ia meniup lilin selamat ulang tahun. “Ia , ibu berulang tahun ke 31”, ucap satu anggota Bhayangkari dengan senyum.
Rel/bp/tribrata/Ang


***Tribratanewspoldakalsel/yudha/BidHumasPolda

Polresta Banjarmasin Ciduk 5 Pengunjung THM Armani Positif Narkoba

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

ilustrasi narkoba

Polda Kalsel (23/03) : Sebanyak lima pengunjung di tempat hiburan malam Armani Banjarmasin, positif narkoba setelah menjalani tes urine di Satuan Narkoba Polresta Banjarmasin.
“Kelima pengunjung itu kami amankan saat Satuan Narkoba melaksanakan razia di Armani,” ucap Kasat Narkoba Polresta Banjarmasin Kompol Awilzan Sik di Banjarmasin, Selasa.
Ia mengatakan, razia di Armani yang berlokasi di Jalan Skip Lama Banjarmasin Tengah, itu dilakukan pada Sabtu (19/3) malam sekitar pukul 22.00 Wita dan langsung memeriksa semua room yang ada di tempat hiburan tersebut.
Dari hasil pemeriksaan hanya lima pengunjung yang diketahui kalau urine mereka mengandung narkoba dan langsung diamankan ke Satuan Narkoba Polresta Banjarmasin.
Kelima pengunjung tersebut hanya dilakukan pendataan dan pembinaan agar tidak menggunakan narkoba setelah itu dipulangkan.
Selain memeriksa Tempat hiburan malam Armani, pihaknya juga melakukan pemeriksaan di tempat hiburan malam Hokky 89 yang berlokasi di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin Tengah.
“Untuk pemeriksaan tes urine terhadap pengunjung Hokky 89 dari hasil yang kami lakukan semunya negatif dengan kata lain tidak ada indikasi menggunakan narkoba,” kata pria lulusan Akpol angkatan 2003 itu.
Berdasarkan informasi yang di dapat Wartawan Antara di lapangan, saat melakukan pemeriksaan di Armani, pihak Satuan Narkoba juga mengamankan salah satu mami yang juga karyawan di tempat hiburan setempat.
Rel/ant/tribrata/Ang

***Tribratanewspoldakalsel/yudha/BidHumasPolda


Hasil Operasi Simpatik, Polres Tanbu Tilang 229 Pelanggar

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

operasi-simpatik-2016

Polda Kalsel (23/03) : Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, membeberkan hasil Operasi Simpatik Intan 2016 yang dilaksanakan selama 21 hari di kota setempat.
“Pada Senin (21/3) malam sekitar pukul 24.00 Wita, operasi tersebut sudah berakhir dilaksanakan,” ucap Kapolres Tanah Bumbu AKBP Kus Subiyantoro Sik melalui Kasat Lantas AKP Irwan Kurniadi Sik di Tanah Bumbu, Selasa.
Ia mengatakan dalam operasi yang dengan target para pengendara kendaraan bermotor itu dilakukan mulai tanggal (1/3) hingga (21/3).
Untuk hasil dalam kegiatan tersebut berdasarkan data di Satuan Lalu Lintas Polres setempat diketahui untuk jumlah pelanggar sepeda motor yang ditilang sebanyak 229 orang.
Sedangkan, untuk pelanggar roda empat yang ditilang dalam operasi yang bersandikan “Operasi Simpatik Intan 2016” itu sebanyak empat unit mobil.
Irwan terus mengatakan, para pelanggar kebanyakan melakukan pelanggaran lalu lintas seperti tidak membawa perlengkapan dan kelengkapan kendaraan bermotor.
Selain itu para pelanggar juga sering melanggar rambu-rambu atau aturan dalam berlalu lintas saat berkendara di jalan raya.
“Dalam operasi simpatik ini untuk kasus kecelakaan lalu lintas tidak ada atau nihil,” ujar pria lulusan Akademi Kepolisian Angkatan 2006.
Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Bumbu mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar selalu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas serta membawa surat menyurat kendaraannya dan utamakan keselamatan.
Rel/ant/tribrata/Ang

***Tribratanewspoldakalsel/yudha/BidHumasPolda


Polres Banjar Tangkap Pencuri 115 Buku Nikah

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

buku nikah

Polda Kalsel (23/03) : Jajaran Kepolisian Resor Banjar, Kalimantan Selatan, berhasil menangkap dua pria pelaku pencurian 115 buku nikah yang dicuri dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kabupaten Balangan, Kalsel.
“Kami menangkap tersangka JND dan RYD, keduanya pelaku pencurian 115 buku nikah di KUA Batu Mandi, Balangan,” ujar Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo di Martapura, Selasa.

Ia mengatakan, selain menangkap dua tersangka yang masing-masing dihadiahi timah panas, barang bukti berupa ratusan buah buku nikah yang diambil dari KUA juga berhasil disita.
Dijelaskan, penanganan kasusnya ditangani penyidik Polres Banjar yang berhasil menangkap kedua tersangka, Sabtu (19/3) malam, dan penyidik Polres Balangan juga bisa menyidik.
“Kasus pencurian pemberatan yang dilakukan kedua tersangka akan kami tangani karena ada lima laporan kasus yang masuk. Namun, Polres Balangan juga bisa memberkas,” ungkapnya.

Menurut dia, pihaknya menyimpan buku nikah warna hijau dan cokelat yang jumlahnya sebanyak 115 buah sebagai barang bukti atas kejahatan yang dilakukan dua tersangka itu.
“Buku nikahnya asli diterbitkan oleh Kementerian Agama dan seluruhnya kami sita sebagai barang bukti saat persidangan,” ujar kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Budi Prasetyo.
Tersangka JND mengatakan, ide mencuri ratusan buku berasal dari tersangka berinisial SKR yang berhasil melarikan diri saat hendak ditangkap personel Satreskrim Polres Banjar.

“Kami hanya disuruh SKR untuk mengambil buku nikah saat beraksi di KUA Batu Mandi. Katanya bisa dijual tetapi belum sempat terjual, kami ditangkap,” ujarnya.
Selain mengambil ratusan buku nikah, tiga serangkai yang merupakan pelaku pencurian dengan pemberatan lintas provinsi itu juga menjarah buku STNK milik dealer motor di Martapura.

“Buku STNK yang kami ambil juga atas suruhan SKR karena bisa dijual tetapi bukunya juga masih utuh dan tidak sempat terjual,” ucap pria asal Samarinda, Kaltim itu.
Penangkapan dua tersangka itu dilakukan personel Satreskrim Polres Banjar karena adanya lima laporan pencurian di lokasi berbeda sehingga petugas bergerak menyelidiki.
Hasilnya, petugas menangkap dua tersangka dan terungkap pencurian di kabupaten dan kota lain yang telah dilakukan tersangka bersama SKR yang berhasil kabur.

rel/ant/tribrata/Ang

***Tribratanewspoldakalsel/yudha/BidHumasPolda

Analisa Dan Evaluasi Program 4 Program Quick Wins Polri

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at


Polda Kalsel (23/03) : Analisa dan evaluasi Satgas 4 program Quick Wins Polri Polda Kalsel,  yang dipimpin oleh Wadir Dir Intelkam Polda Kalsel AKBP AKHMAD IBRAHIM, S. Ik. beragendakan tentang penanganan antisipasi kelompok radikal, Kontra radikal dan deradikalisasi ISIS diwilayah hukum Polda Kalsel. Selasa (22/03).
(yudha)
























BidHumasPoldaKalsel/yudha

Vicon Operasi Bersinar 2016 Polda Kalsel

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at


Polda Kalsel (23/03) : Vicon Operasi Bersinar 2016 diRupa Tama Polda Kalsel, (22/03) yang dihadiri oleh KARO OPS KOMBESPOL. GURUH, DIR NARKOBA KOMBESPOL Drs JOKO SUHARYADI, M. Si dan Kepala BNNP KOMBESPOL ARNOWO dan Para PJU Polda Kalsel.

























***BidHumasPoldaKalsel/yudha

Bela Diri Polda Kalsel

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at


Polda Kalsel (23/03) : Pembekalan bela diri polri terus diberikan guna kesiap siagaan anggota dilapangan, kali ini tim bela diri polda kalsel memberikan teknik menghadapi serangan bersenjata perorangan, Tutur AKBP TOETOES, Selasa 22/03.


(Budi/yudha)


***BidHumasPoldaKalsel/yudha

Satreskrim Polres Banjar Ciduk Dua Pembobol Toko Obat Kimia Farma

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

pembobol


Polda Kalsel (23/03) : (Polres Banjar ) Ahmad Junaidi (40) dan Riadi (33) yang mengalami luka di kaki karena ditembak petugas. Keduanya merupakan tersangka pelaku pencurian dengan pemberatan pada beberapa lokasi, termasuk pembobolan brankas di Toko Kimia Farma Martapura belum lama tadi.

Dua pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) yang membobol sejumlah tempat usaha seperti alfamart Gambut, Rizki mart, dealer yamaha hingga membongkar toko Kimia Farma Martapura, akhirnya dibekuk jajaran Satreskrim Polres Banjar.
Kedua pelaku yakni Ahmad Junaidi (40) dan Riadi (33) dihadiahi timah panas oleh petugas yang membekuknya di sebuah rumah kontrakan di Desa Tatah Jeruju Kecamatan Tatah Makmur, Minggu (20/3) pikul 04.00 wita.
Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti hasil pencurian yang mereka lakukan di sejumlah tempat berupa ratusan kotak rokok, parfum, hand phone, televisi, kipas angin serta peralatan mencuri seperti lingggis berikut sebuah mobil pick up grand max milik tersangka Junaidi.
Riadi maupun Junaidi mengaku melakukan aksi pencurian dan menjual hasil curiannya di Samarinda.
“Kami jual ke Samarinda ke kios-kios kecil,”kata Riadi dan Junaidi.
Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo mengatakan, kedua pelaku serta seorang lagi masih dpo melakukan aksi curat di sejumlah tkp yakni di Kabupaten Banjar ada 5 TKP, di Banjarbaru 2 TKP, Banjarmasin 1 TKP, serta 2 TKP di Batola.
“Mereka beraksi terakhir Selasa dini hari di Kimia Farma, Martapura. Dari hasil penyelidikan, keduanya kita bekuk di sebuah rumah kontrakan di Desa Tatah Jeruju Subuh Minggu,” ungkap Kapolres.

***Tribratanewspoldakalsel/yudha/BidHumasPolda

Tim Gabungan Resmob Polda Kalsel, Polresta Banjarmasin, Serta Polres Pulang Pisau Tangkap Tiga Perampok Walet

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at


Tim Gabungan Resmob Polda Kalsel, Polresta Banjarmasin, Serta Polres Pulang Pisau  Tangkap Tiga Perampok Walet
terlibat-ranmor

Polda Kalsel (23/03) : Tim gabungan Resmob Polda Kalsel, Polresta Banjarmasin, Serta Polres Pulang Pisau, Kalteng, menangkap tiga orang pria yang diduga sebagai pelaku perampokan sarang burung walet lintas provinsi Kalsel-Kalteng.
“Tiga perampok spesialis sarang burung walet itu ditangkap saat berada di Bandara Syamsudin Noor di dalam pesawat,” ucap Direktur Kriminal Umum Polda Kalsel Kombes Pol Yustan Alfian di Banjarmasin, Senin.
Ia mengatakan, ketiga perampok sarang burung walet itu ditangkap pada Minggu (20/3) malam, sekitar pukul 20.15 Wita, dipimpin Kanit Resmob Ditkrimum Polda Kalsel AKP Arief Prasetya.
Selain menangkap ketiga perampok itu, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa dua kantong plastik yang berisikan sarang burung walet yang diduga hasil kejahatan mereka.
“Ketiga pelaku itu kami tangkap saat di dalam pesawat dengan tujuan Jakarta dan dari mereka ditemukan barang bukti kejahatan,” tuturnya.
Untuk ketiga pelaku tersebut diketahui bernama Rohman (45) warga Jalan Blok Sumbon II Kroya, Jateng, Hasim (44) dan Jenudin (45) keduanya warga Desa Karang Asem Kecamatan Teriai, Kabupaten Indramayu.
Bukan itu saja, mereka bertiga telah mengakui kalau mereka melakukan pencurian sarang burung walet disejumlah daerah Kalsel dan Kalteng.
Dikatakannya, para pelaku itu berhasil diringkus berkat informasi dari kedua rekannya yang telah tertangkap lebih dulu.
Kedua pelaku yang ditangkap lebih dulu itu diketahui bernama Ahmad Yani alias Undul (48) warga Jalan Sasirangan, Sungai Baru, Banjarmasin Tengah.
Selanjutnya, Muhamad Ali alias Encong (45) warga� Jalan Sembilan November RT 8 Banua Hanyar, Banjarmasin Timur.
“Kasus pencurian sarang burung walet ini terus dikembangkan oleh petugas di lapangan, dan beberapa pelaku juga telah diserahkan ke Polresta Banjarmasin,” ujarnya.
rel/ant/tribrata/Ang

***Tribratanewspoldakalsel/yudha/BidHumasPolda


Polresta Banjarmasin Ciduk Pelaku Penipuan Ranmor Lintas Kabupaten

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

terlibat-ranmor

Polda Kalsel (23/03) : Satuan Narkoba Polres Balangan menangkap seorang pelaku penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor antarkabupaten di Kalsel.
Kasus penipuan INI terungkap setelah pelaku tertangkap dalam kasus narkoba.
Kasat Narkoba Polres Balangan AKP Danny Sulistiono di Balangan, Minggu mengatakan saat diperiksa dalam kasus narkoba, pelaku bernama Abdul Malik (46) mengaku terlibat penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor.
Warga Jalan Candi Agung Desa Paliwara Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara yang bekerja sebagai sopir itu terlibat penipuan di wilayah Tanjung, Amuntai, Martapura dan Banjarmasin.
“Modus pelaku dalam melakukan aksinya dengan cara meminjam sepeda motor kepada orang yang dikenal kemudian dijual atau digadaikan ke orang lain,” ujar Kasat Narkoba.
rel/ant/tribrata/Ang

***Tribratanewspoldakalsel/yudha/BidHumasPolda



Polres Balangan Ringkus Wanita Jual Obat Ilegal

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Obat-Obatan-Palsu

Polda Kalsel (23/03) : Polsek Batu Mandi bersama Satuan Narkoba Polres Balangan, Kalimantan Selatan meringkus seorang wanita yang diduga sebagai penjual obat ilegal di kota setempat.
“Wanita itu kami tangkap dari hasil pengembangan di mana ditangkap lebih dulu seorang pembelinya yang dalam keadaan mabuk obat tersebut,” ucap Kasubag Humas Polres Balangan Aiptu Petrus Purba di Balangan, Minggu.
Ia mengatakan penangkapan pertama dilakukan terhadap Basriandi alias Abas (34) warga Desa Bakung, Kecamatan Batu Mandi, Kabupaten Balangan, pada Jumat (18/3) sore, sekitar pukul 15.30 WITA.
Abas ditangkap dalam keadaan mabuk yang setelah tubuh digeledah ditemukan barang bukti satu keping obat zineth dan 10 butir obat dextro.
“Langsung Abas kami interograsi dari mana dibeli obat tersebut, ternyata bersuara dan menyebutkan kalau dirinya membeli dari Mastika warga Desa Tapuk Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” katanya.
Polsek Batu Mandi dibantu oleh Satuan Narkoba Polres Balangan, langsung melakukan pengembangan untuk menangkap Mastika.
Tidak beberapa lama sekitar pukul 16.30 WITA, polisi menemukan tempat tinggal Mastika dan langsung melakukan penggeledahan di dalam rumah tersebut.
Polisi dan menemukan barang bukti seperti 15 keping obat zineth dan uang tunai Rp180.000 yang diduga dari hasil penjulan obat daftar G ilegal.
Dari hasil kegiatan penangkapan itu akhir polisi mendapatkan dua pelaku beserta barang buktinya masing-masing dan langsung dibawa ke Polsek Batu Mandi guna proses hukum lebih lanjut. Para pelaku akan dikerat dengan Undang-undang No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
rel/ant/tribrata/Ang

***Tribratanewspoldakalsel/yudha/BidHumasPolda


52 Personel Polres Balangan Jalani Tes Urine

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at


Tes-Urine-Narkoba

Polda Kalsel (23/03) : Sebanyak 52 personel dari Polres Balangan, Kalimantan Selatan, menjalani pemeriksaan tes urine untuk mengantisipasi adanya penggunaan narkoba di tubuh kepolisian setempat.
“Hari ini kami lakukan tes urine terhadap 52 personel untuk sisanya dan ini akan berkelanjutan,” kata Kasubag Humas Polres Balangan Aiptu Petrus Purba di Balangan, Senin.
Ia mengatakan, pelaksanaan tes urine terhadap 52 personel itu dilakukan pada Senin (21/3) pagi, sekitar pukul 08.00 Wita, usai apel pagi dan bertempat di depan pintu ruang kamar mandi Polres Balangan .
Untuk pelaksanaan diawali dengan pengambilan urine dari Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Balangan.
Bukan itu pemeriksaan itu diawasi langsung oleh pihak Unit Propam Polres Balangan, dan untuk anggota yang diambil urine dijaga ketat anggota Provos.
Sedangkan untuk pelaksanaan pemeriksaan tes urine narkoba itu dibantu oleh pihak Kedokteran Kesehatan (Dokkes) Polres Balangan.
“Hasil dari tes urine ini belum ada jadi tidak diketahui apakah ada yang terindikasi penggunaan narkoba atau tidak,” tuturnya kepada Wartawan Antara.
Petrus mengatakan, apabila nanti dari hasil tes urine ada anggota yang positif terindikasi menggunakan narkoba maka akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk pembersihan secara intern ke dalam di tubuh kepolisian karena pada tanggal 21 Maret hingga 20 April 2016 dilaksanakan Operasi Bersih Sindikat Narkoba dengan sandi “Operasi Bersinar”.
rel/ant/tribrata/Ang

***Tribratanewspoldakalsel/yudha/BidHumasPolda


Ditlantas Polda Kalsel Didukung Korem 101/Antasari dan Dishub Sosialisasi Operasi Simpatik 2016

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

DIRLANTAS1

Polda Kalsel (22/03) : Ditlantas Polda Kalsel dibantu Korem 101/Antasari dan Dishub Kalsel melakukan sosialisasi operasi Simpatik 2016. Dengan sasarannya para pendendara kendaraan bermotor roda dua dan empat. Kegiatan langsung di lakukan oleh Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol. DR Eriadi, di Pasar Sudimampir dan Pasar Cempaka, Senin (21/3).
Para pengendara ini langsung diperiksa kelengkapannya baik SIM, STNK, bagi mereka yang lengkap diberi bunga dan bahkan ada dikasih helm.
Kasubdit Dikyasa Direktorat Lalu Lintas AKBP Nina Rahmi MM mengatakan kegiatan ini dalam rangka operasi. Simpatik 2016.
“Kita laksanakan pemeriksaan terhadap pengendara, sekaligus sosialisasi tertib berlalu lintas,” paparnya bagi pengendara yang lengkap dikasih bunga dan bahkan helm.
Pada operasi ini juga dilibatkan anggota TNI. Bahkan terlihat Danramil Banjarmasin Selatan Mayor Inf Susanto, Danramil Barat dan Tengah, Mayor Inf Masran turut memberikan bunga ke pengendara.
rel/bp/tribrata/Ang

***Tribratanewspoldakalsel/yudha/BidHumasPolda


Delapan Senpi di Polresta Banjarbaru Diamankan, Karena Dinilai Kotor

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at


senpi polisi

Polda Kalsel (23/03) : Hingga saat ini sebanyak delapan unit senpi anggota Polresta Banjarbaru masih berada di ruang Sarpras Polresta Banjarbaru, Minggu (20/3/2016).
Delapan unit senpi tersebut diamankan Seksi Propam Polresta Banjarbaru seiring pemeriksaan rutin senjata api terhadap personel kepolisian, Jumat (18/3/2016) lalu.
Kasi Propam Polresta Banjarbaru, Ipda J Rahman saat dikonfirmasi menjelaskan, hal itu merupakan sebagai bentuk tindak tegas pihaknya kepada anggota kepolisian lantaran telah melanggar peraturan sebagai pemegang senpi.
Satu diantaranya, personel bersangkutan terkesan teledor dalam memelihara dan memperhatikan kondisi senpinya. Sehingga senpi tersebut kotor.
rel/bp/tribrata/Ang

***Tribratanewspoldakalsel/yudha/BidHumasPolda

Polres HST Geledah Seluruh Sel Rumah Tahanan Barabai

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at 22 Maret 2016

razia-di-rutan-barabai

Polda Kalsel (22/03) : Petugas Polres HST dan BNNK Balangan memeriksa tempat tidur warga binaan di Rutan Barabai, Kamis (17/3/2016)
Seorang narapidana Rutan Kelas II B Barabai, Hulu Sungai Tengah (HST) diduga mengonsumsi narkoba. Hal ini berdasarkan hasil tes urine terhadap 51 warga binaan di rutan tersebut, Kamis (17/3/2016), satu orang positip mengandung narkoba jenis sabu.
Aparat Polres HST dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Balangan, kemarin menggeledah Rutan Barabai dan melakukan tes urine kepada napi dan tahanan di sana.
Pada operasi yang diberi nama Bersinar ini juga disita berbagai macam benda. Antara lain pipet, bekas kemasan obat medis cantelan obat nyamuk bakar, pencukur kumis serta herbal.
Sebelumnya, anggota Polres dan BNNK juga melakukan penggeledahan di tiga kamar yang ditempati warga binaan kasus narkoba di blok Narkoba. Di tempat tersebut selama sekitar dua jam mereka mengobok-obok isi kamar yan meliputi lemari pakaian dan barang-barang pribadi milik penghuni sel.
Pencarian narkoba dan barang terlarang di dalam sel lainnya, juga dilakukan dengan membuka lantai tempat tidur penghuni sel, yang memang bisa dibongkar pasang. Namun, untuk barang bukti berupa sabu maupun obat daftar G tidak ditemukan.
Meskipun ada beberapa jenis obat yang ditemukan, pemiliknya mengaku mendapatkannya dari klinik di Rutan saat berobat beberapa waktu lalu. “Itu obat sakit pinggang,” kata seorang warga binaan, yang memilik kapsul tanpa merek berwarna ungu dalam bungkus klep plastik.
Kapolres HST AKBP Syahril Saharda mengatakan, operasi Bersinar dilaksanakan serentak hari ini hingga satu bulan ke depan dalam rangka Darurat Narkoba, sebagaimana ditetapkan Presiden RI. Selain itu, juga sebagai upaya pencegahan, sekaligus tindakan, jika ada yang terbukti memiliki narkoba.
“Tadi tak hanya barang yang dicurigai berhubungan dengan narkoba yang disita. Tapi juga barang lainnya yang membahayakan. Seperti cantelan obat nyamuk, pencukur kumis dan lain-lain. Terhadap kemasan obat-obatan medis, kami akan selidiki apakah dia punya penyakit tertentu, atau ada indikasi penyalahgunaan,” kata Syahril.
rel/bp/tribrata/Ang

***Tribratanewspoldakalsel/yudha/BidHumasPolda

Dir.Tahti Polda Kalsel Dialog Interaktif di RRI

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Dir.Tahti Polda Kalsel Dialog Interaktif di RRI 
Wakil Direktur Dih.Tahti Polda Kalsel Kompol Said Effendi didampingi Kabid PID Polda Kalsel Drs Hamsan melakukan dialog interaktif di RRI Kota Banjarmasin, Jumat (18/3). Direktorat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Dir.Tahti) adalah unsur pelaksana tugas pokok pada tingkat Polda yang berada di bawah Kapolda.
Dittahti bertugas menyelenggarakan pengamanan, penjagaan dan pengawalan, perawatan tahanan meliputi pelayanan kesehatan tahanan, pembinaan tahanan serta mengamankan dan menyimpan barang bukti beserta administrasinya di lingkungan Polda serta melaporkan jumlah dan kondisi tahanan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dalam melaksanakan tugas Dittahti menyelenggarakan fungsi, pembianaan dan pemberian petunjuk tata tertib penahanan, yang meliputi memeriksa fasilitas ruang tahanan secara berkala, mengendalikan dan memonitor jumlah tahanan, serta melaporkan jumlah tahanan; Pelayanan kesehatan dan pembinaan tahanan, Pengamanan dan administrasi barang bukti; dan Pengumpulan dan pengolahan data serta penyajian informasi dan dokumentasi program kegiatan Dittahti.
Dittahti dipimpin oleh Dirtahti yang bertanggung jawab kepada Kapolda, dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari berada di bawah kendali Wakapolda. Dirtahti dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Wadirtahti yang bertanggung jawab kepada Dirtahti.
Dittahti terdiri dari Subbagian Perencanaan dan Administrasi ( Subbagrenmin ); Subdirektorat pengamanan tahanan ( Subditpamtah ); dan subdirektorat Pemeliharaan dan Perawatan Tahanan ( Subditharwattah ); dan Subdirektorat Barang bukti ( Subditbarbuk ).

ginting
RRI1



***Tribratanewspoldakalsel/yudha/BidHumasPolda


Tingkatkan Kepatuhan Pengguna Jalan Dengan Kawasan Tertib Lalu Lintas

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at 18 Maret 2016

Polda Kalsel (17/03) : Kawasan tertib lalu lintas adalah suatu kawasan yang dibangun, dibina dan dibentuk serta diawasi untuk menjadi suatu kawasan yang mencerminkan dan mengimplementasikan bagaimana lalu lintas yang baik dan benar. Kawasan ini sudah dibangun lengkap dengan fasilitas jalan yang layak untuk pengguna jalan, baik pengendara Roda 2, Roda 4, pejalan kaki, kendaraan prioritas dan pemberhentian. Ungkap AKBP NINA pada kegiatan operasi simpatik intan 2016 yang menitik beratkan pada kawasan Pasar Sudi Mampir. Kegiatan yang mengagendakan Pengecekkan, pencatatan serta penambahan daerah daerah yang dianggap perlu untuk dilaksanakan pemasangan rambu rambu peringatan, petunjuk serta larangan. Dalam kegiatan tersebut didampingi oleh KOMPOL WINARNO dan Kasat Lantas Polresta Banjarmasin KOMPOL TUHCAD C.H serta berkerjasama antara instansi yang berkompenten dan diberi amanah oleh Undang-undang untuk mengurus Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, terdiri dari Dinas PU, PT. Jasa Raharja, Dinas Perhubungan Darat dan Satuan Polisi Lalu Lintas serta Babinsa TNI. Masing-masing Instansi memiliki tugas dan kewajiban serta peranan dalam menjalankan amanah UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Kawasan tertib lalu lintas dibangun dan dibentuk pada Ruas Jalan tertentu dalam suatu kawasan yang ditentukan oleh Pemerintah Daerah dengan Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Walikota atau Kepala Daerah, dengan maksud dan tujuan penetapan ini akan menjadi satu program Pemerintah Daerah yang mendapat alokasi dana dari APBD.

(yudha)



























 
BidHumasPoldaKalsel/yudha

Polsekta Banjarmasin Barat Tangani Kasus Napi Isap Sabu-Sabu di Lapas

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

ilustrasi bisnis narkoba dari penjara
 ilustrasi bisnis narkoba dari penjara

Polda Kalsel (17/03) : Unit Reserse Kriminal Polsekta Banjarmasin Barat, sedang menangani kasus dua narapidana (Napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang kedapatan mengisap sabu-sabu.
“Kedua Napi itu tertangkap tangan oleh petugas sipir saat patroli malam,” tutur Kapolsekta Banjarmasin Barat Kompol Panjiyoga Sik melalui Kanit Reskrim Ipda Pol Sisworo di Banjarmasin, Rabu.
Ia mengatakan, kedua pelaku tersebut ditangkap petugas Sipir Lapas Teluk Dalam Banjarmasin, Kelas II A pada Minggu (13/3) malam, sekitar pukul 22.45 Wita di dalam Blok B.
Untuk kedua Napi tersebut diketahui bernama Rahmadi warga Jalan Dahlia Gang Gawi Sabumi Banjarmasin Tengah dan Deddy Wahyono warga Jalan Simpang Belitung Gang Pelita Banjarmasin Barat.
Terus dikatakannya, Napi Rahmadi dan Deddy keduanya merupakan Napi kasus narkoba yang telah mendapatkan vonis hukuman selama 5 tahun dan mereka berdua tangkapan dari Satuan Narkoba Polresta Banjarmasin.
Bukan itu saja, selain menangkap kedua Napi kasus narkotika itu, pihak Sipir Lapas Teluk Dalam juga mengamankan barang bukti berupa seperangkat alat isap sabu-sabu dan sisa sabu-sabu di plastik klip.
“Sipir yang menangkap kedua Napi yang sedang asyik isap sabu-sabu itu diketahui bernama Mael Manulang,” tuturnya.
Saat ini untuk Rahmadi dan Deddy hasil tes urine menunjukkan positif dan mereka juga mengakui telah memakai barang haram tersebut.
Hasil koordinasi pihak Polsekta Banjarmasin Barat dan pihak Lapas Teluk Dalam, untuk kedua Napi tersebut dititipkan di sel tahanan Polsek guna proses hukum lebih lanjut.
“Penyidikan sementara kedua Napi kami jerat dengan UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” ucap macan satu Polsekta Banjarmasin Barat itu.
Sementara itu Napi Rahmadi saat dihadapan penyidik mengakui kalau dirinya telah mengisap sabu-sabu bersama rekan sesama Napi bernama Deddy Wahyono.
“Saya mengisap sabu-sabu di ruang tempat pengisian air di Lapas karena di sana jarang ada pengawas dan kami anggap aman,” ujarnya.
Rahmadi juga mengatakan, kalau dirinya membali satu paket kecil sabu-sabu itu seharga Rp40 ribu dan itu dibeli secara urunan.
“Sabu-sabu itu kami beli kepada seorang Napi yang menghuni di blok C Lapas Teluk Dalam,” tuturnya saat di hadapan penyidik.
rel/ant/tribrata/Ang

***Tribratanewspoldakalsel/yudha/BidHumasPolda

Polresta Banjarmasin Telusuri Temuan Wanita Belanja di Pasar dengan Uang Palsu

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

uang palsu 1

Polda Kalsel (17/03) : Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin menangani kasus seorang wanita yang diduga telah menggunakan uang palsu dalam jual-beli di Pasar Pekauman Banjarmasin Selatan.
“Wanita pengguna uang palsu itu ditangkap warga di Pasar Pekauman karena diketahui dalam belanja di pasar diduga menggunakan uang palsu,” kata Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Wildan Alberd Sik di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu.
Ia mengatakan, pelaku pengguna uang palsu itu ditangkap warga pada Rabu sekitar pukul 12.00 Wita di Pasar Pekauam.
Pelaku diketahui bernama Saidah (46), seorang wiraswasta, warga Pasar V Rt.14 Sudimampir, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin.
Saidah yang berprofesi sebagai penjual warung di Pasar Sudimampir itu datang ke Pasar Pekauman untuk berbelanja kebutuhan dagangannya.
Saat berbelanja dan telah bertransaksi menggunakan uang palsu pecahan senilai Rp100.000 aksinya ketahuan warga di pasar itu.
Pedagang yang merasa tertipu langsung melapor ke Satpam pasar tidak berapa lama pelaku langsung diamankan oleh Satpam.
Satpam langsung melapor ke Polresta Banjarmasin dan anggota datang ke tempat kejadian lalu mengamankan pelaku ke Polresta Banjarmasin.
“Barang bukti hasil kejahatan pelaku sudah kami amankan dan pelaku sedang dalam pemeriksaan terkait dugaan tindak pidana yang dia perbuat,” katanya.
Untuk barang bukti yang diamankan di antaranya lima lembar uang palsu pecahan Rp100.000, beberapa barang yang sudah dibeli dengan menggunakan uang palsu, seperti gula pasir, teh, kuku bima dan uang Rp77.000 serta hasil pengembalian dari belanja pelaku saat menggunakan uang palsu.
Wildan juga mengatakan pelaku diamankan karena telah menyimpan dan menggunakan uang palsu sebagaimana menurut Pasal 36 ayat (2), (3), UU No 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.
rel/ant/lah/tribrata/ang

***Tribratanewspoldakalsel/yudha/BidHumasPolda

Satpolair Banjarmasin Tangani Kasus Temuan Jasad Bayi

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at


Satpolair Banjarmasin Tangani Kasus Temuan Jasad Bayi
Polda Kalsel (17/03) : Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polresta Banjarmasin, menangani kasus temuan jasad bayi yang mengapung di Sungai Martapura, Banjarmasin Selatan, di kota setempat.
“Kami mendapatkan laporan dari warga terkait temuan jasad bayi yang mengapung di sungai dan langsung dilakukan pengecekan ke tempat kejadian,” ucap Kasat Polair Polresta Banjarmasin AKP Untung Widodo Sst di Banjarmasin, Rabu.
Ia mengatakan, penemuan jasad bayi yang tewas mengapung di Sungai Martapura tepatnya di batang 27, Jalan Tembus Mantuil, Rt 01, Kelayan Selatan, itu ditemukan warga pada Rabu (16/3) sore, sekitar pukul 15.10 Wita.
Untuk warga yang menemukan pertama kali diketahui bernama Salim (14), Rulifebrian (14) dan Bepriherian (20), ketiga warga tersebut warga Batang 27, Kelayan Selatan.
Dikatakannya, pada saat itu Salim dan Rulifebrian sedang mandi sore di Sungai Martapura di tempat kejadian temuan jasad bayi tersebut.
Tiba-tiba kedua saksi melihat ada sosok bayi larut di sungai tersebut, merasa penasaran kedua saksi memanggil saksi Bepriherian untuk mengambil jasad mirip bayi itu.
Saat diambil ternyata sosok jasad tersebut benar-benar jasad bayi melihat hal tersebut warga langsung menghubungi Polsekta Banjarmasin Selatan dan Satpolair Polresta Banjarmasin.
“Polisi langsung datang ke tempat kejadian dan jasad bayi tersebut langsung dievakuasi ke Kamar mayar RSUD Ulin Banjarmasin, guna dilakukan visum,” tuturnya.
Untung juga mengatakan, kasus tersebut ditangani oleh Satpolair Polresta Banjarmasin, dan untuk pelaku pembuang bayi itu sedang dalam penyelidikan.
Rel/ant/tribrata/Ang

***Tribratanewspoldakalsel/yudha/BidHumasPolda


Polda Kalsel Laksanakan Tes Urine Seluruh Anggota Polisi Hingga Pejabat Utama

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Polda Kalsel Laksanakan Tes Urine Seluruh Anggota Polisi Hingga Pejabat Utama
Polda Kalsel (17/03) : Jajaran Polda Kalimantan Selatan melakukan tes urine terhadap para anggota polisi untuk mengetahui ada tau tidak keterlibatan anggota dalam penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian.
“Pelaksanaan tes urine ini bukan hanya terhadap bintara tapi juga seluruh perwira di lingkungan Polda Kalsel, termasuk Kapolda sendiri juga dites urine,” ucap Kabid Dokkes AKBP dr Erwin Zainul Hakim di Banjarmasin, Rabu.
Ia mengatakan, untuk pelaksanaan tes urine tersebut sudah dilakukan pada Senin (14/3) pagi, di halaman Mapolda Kalsel, usai pelaksanaan apel pagi.
Tes urine tersebut dilaksanakan secara dadakan tanpa sepengetahuan anggota dan itu merupakan perintah langsung dari pimpinan.
“Untuk anggota yang tidak hadir nantinya akan dipanggil dan menjalani tes urine susulan, untuk hasil masih dalam pemeriksaan,” katanya.
Terus dikatakannya, tes melalui air seni itu bukan hanya dilaksanakan di Polda Kalsel saja, tapi keseluruh Polres-Polres di jajaran Polda Kalsel.
“Kami sudah siap alat tes urine narkoba sebanyak 3.500 alat dan sudah dibagikan ke-seluruh Polres di Kalsel,”Ujarnya.
Terus dikatakannya, tes urine itu merupakan mekanisme awal sebelum operasi bersinar dilaksanakan oleh jajaran Polda Kalsel.
“Sesuai dengan perintah pimpinan sebelum operasi bersinar dilaksanakan maka kami lakukan pemeriksaan terlebih dahulu keseluruh anggota,” tuturnya.
Rel/ant/tribrata/Ang

urine3


***Tribratanewspoldakalsel/yudha/BidHumasPolda


Kapolda Kalsel: “Hingga Maret, tak Ditemukan Hot Spot di Kalsel”

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Kapolda Kalsel: “Hingga Maret, tak Ditemukan Hot Spot di Kalsel” 
Polda Kalsel (17/03) : Kapolda Kalsel Brigjen Pol. Agung Budi M, bersama Gubernur Kalsel Sahbirin berdialog mengatasi karhutla di Kalsel.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang dirilis Selasa (15/3), bahwa sebaran hot spot (titi api) di Indonesia terdapat 125 hot spot yakni, Kaltim 76, Riau 45, Sumsel 1, Sumut 1, Maluku Utara 1 dan Jatim 1 hot spot.
Berdasarkan analisa penyebab karhutla sudah memasuki minggu ketiga, berdasarkan analisa. Penyebabnya karena faktir alam, cuaca yang sudah memasuki kemarau serta akibat kelalaian manusia.
“Kita patut bersyukur bahwa di Kalsel sampai saat ini belum terdeteksi bahkan Kalsel masih berpotensi hujan lebat dan angin kencang. Hanya saja yang patut diwaspadai adanya bencana lain, yakni banjir serta angin puting beliung,” kata kapolda.
wendy/budi/tribrata/Ang
kopi morning 2


***Tribratanewspoldakalsel/yudha/BidHumasPolda

Gubernur Kalsel Pimpin Acara ‘Coffee Morning’ Tindak Lanjut Penanganan Karhutla Bersama Unsur Muspida

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at

Gubernur Kalsel Pimpin Acara ‘Coffee Morning’ Tindak Lanjut Penanganan Karhutla Bersama Unsur Muspida
Polda Kalsel (17/03) ; Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor memimpin acara coffee morning di Aula Bhayangkara, Kamis (17/3), membahas tindak lanjut penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalsel tahun 2016. Acara dihadiri dihadiri Kapolda Kalsel Brigjen Pol. Agung Budi M, Danrem 101/Antasari, Danlanal, Danlanud, Kajati Kalsel serta unsur muspika lainnya.
Sebagai catatan, program penanganan karhutla di Indonesia disebabkan faktor yang kompleks dari aspek sosial, politik dan ekonomi. Jadi penyelesaiannya pun harus komprehensif dan kolaboratif multipihak.
Untuk itu sangat penting kejelasan penguasaan lahan di tingkat tapak sebagai penanggung jawab pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu, percepatan perizinan berbasis masyarakat di areal open acces pada kawasan hutan maupun di luar kawasan hutan.
Untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan, selain berkolaborasi dengan masyarakat di tingkat tapak, juga membangun sistem deteksi dini, Peningkatan sarana dan prasarana untuk oengendalian kebakaram hutan juga sudah ditingkatkan.
Indonesia kembali dihadapkan dengan masalah kebakaran hutan dan lahan pada tahun ini, karena beberapa wilayah di Sumatra sudah ditemukan titik api (hot spot). Berdasarkan laporan BMKG Pekanbaru, per 11 Maret 2013, ditemukan 36 titik api yang tersebar di Aceh (14 titik api), Sumatra Selatan (13 titik api), bengkulu (1 titik api), dan Riau (8 titik api).
lah/tribrata/Ang

kopi morning 2

***Tribratanewspoldakalsel/yudha/BidHumasPolda








Gubernur Kalsel Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional di Mapolda Kalsel

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at




Polda Kalsel (17/03) :  Gubernur Kalsel H Sahbririn Noor menjadi inspektur upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang dilaksanakan di Mapolda Kalsel, Kamis (17/3). Apel bersama juga dihadiri Kapolda Kalsel Brigjen Pol. Agung Budi M, Danrem 101/Antasari, Danlanal, Danlanud, Kajati Kalsel serta unsur muspika lainnya.
Gubernur Kalsel memberi apresiasi yang tinggi terhadap kinerja segenap aparat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel. Karena melaksanakan tugas secara optimal, dalam mewujudkan kepemerintahan yang baik bersih dan bebas KKN telah dilakukan secara optimal.
Momentum peringatan Hari Keadaran Nasional akan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas aparatur pemerintahan sehingga Good Government dan Clean Government dapat terwujud.
Lah/tribrata/Ang



SADAR 3 
SADAR4
***Tribratanewspoldakalsel/yudha/BidHumasPolda

Apel Operasi Simpatik Intan Polda Kalsel

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at


Polda Kalsel (17/03) : Apel Operasi Simpatik Intan 2016 oleh AKBP ANTON, Pada Apel kali ini juga dilaksanakan pemeriksaan senjata api rutin oleh Provost Polda Kalsel. 





 BidHumasPoldaKalsel/yudha