Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Kapolda Kalsel Berharap Dua Tahanan Polsekta Banjarbaru Barat Menyerahkan Diri

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at 15 Februari 2016


 spn5 aGUNG
Polda Kalsel (16/02) : Kapolda Kalsel Brigjen Agung Budi Maryoto saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Gedung Parlemen, Kamis (2/7/2015). Wahyu Wening/Tribratanews.com
 
Agus tergopoh-gopoh berjalan menuju ruang Kasatreskrim Mapolresta Banjarbaru, Senin (15/2) sekitar pukul 11.20 Wita. Dia bahkan sempat mengaduh menahan sakit akibat luka tembak di kaki kanannya. Untungnya, dia dipapah oleh sejumlah polisi berpakaian preman.
Polisi juga menggiring M Said. Pria yang mengenakan kaus hitam dan bercelana jeans itu juga dipasangi topeng seperti Agus. Namun Said bisa berjalan seperti biasa karena tidak ‘dihadiahi’ timah panas oleh polisi. Agar tidak kabur lagi, dia diborgol.
Said dan Agus merupakan tahanan yang kabur dari sel Polsekta Banjarbaru Barat pada Minggu (14/2) sekitar pukul 03.00 Wita. Polisi masih mencari dua tahanan lagi yakni M Rizal dan Henry Setyawan.
Namun berkat gerak cepat dan usaha keras anggota Satreskrim Polresta Banjarbar, Resmob Polda Kalsel dan Polres Hulu Sungai Tengah (HST), Agus dan Said berhasil dibekuk.
Kasatreskrim Polresta Banjarbaru AKP Abdul Mufid, mewakili Kapolresta AKBP Harun Yuni Aprin, mengatakan Said yang merupakan tersangka pencurian dengan pemberatan dibekuk di Desa Angkinang Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Minggu.
“Sedangkan Agus yang menjadi tersangka pemerkosaan serta pencurian dengan pemberatan ditangkap di hutan karet Desa Karantungan Kecamatan Limpasu, HST, Minggu sekitar pukul 21.00 Wita,” katanya.
Kanit Resmob Polda Kalsel AKP Arif Prasetya mengatakan persembunyian Agus diketahui berkat ‘nyanyian’ Said. Said mengatakan Agus sembunyi di rumah temannya, Asah, di Karantungan.
Namun rumah didatangi, Agus kabur ke hutan karet. Polisi pun melakukan penyisiran. Saat ditemukan, menurut Arif, Agus berusaha kabur hingga polisi terpaksa
menembaknya.
Dari pemeriksaan keduanya, tersingkap modus pelarian mereka. Pelarian diotaki oleh Agus sejak beberapa bulan lalu. Agus mengaku menggergaji jeruji besi sel. Sedikitnya ada enam jeruji besi yang dia potong. “Gergaji saya peroleh dari istri,” ujarnya.
AKP Abdul Mufid menerangkan dua gergaji diselundupkan pada Kamis (11/2). Agus juga meminta istrinya menyiapkan satu sepeda motor. Agus, istri dan Said berboncengan menjauh dari Polsekta Banjarbaru Barat. Setelah menurunkan istrinya, Agus dan Said melanjutkan perjalanan ke Hulu Sungai,” terang Mufid.
Oleh karena membantu pelarian tahanan, Mufid menyatakan istri Agus ditetapkan sebagai tersangka dengan ancaman hukuman dua tahun delapan bulan penjara.
Kaburnya empat tahanan Polsekta Banjarbaru Barat mendapat perhatian Kapolda Kalsel Brigjen Agung Budi Maryoto. Dia mengimbau dua tahanan yang masih kabur yakni M Rizal dan Henry Setyawan, menyerahkan diri.
“Baiknya serahkan diri saja ke kepolisian terdekat. Apalagi tim kami masih melakukan pengejaran di lapangan,” kata Agung, Senin )15/2) usai salat zuhur.
Apalagi, Agung menegaskan pihaknya sendiri tak segan-segan memberikan tindakan tegas terhadap mereka.
Agung juga tak menampik adanya indikasi kelalaian anggota Polsekta Banjarbaru Barat. Ini karena sel dinilai sudah standar. Oleh karena itu pihak yang berwenang akan diperiksa petugas Propam. “Bagaimana bisa tahanan sampai kabur. Ada prosedur pemeriksaan,” ucap Agung.
rel/bp/Ang

***Tribratanewspoldakalsel/yudha

0 komentar:

Posting Komentar