Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

PENERIMAAN BRIGADIR POLRI TA.2014 POLDA KALSEL

Posted by BIDANG HUMAS POLDA KALSEL at 28 Maret 2014

http://www.bidhumaspoldakalsel.com/2014/03/penerimaan-brigadir-polri-ta2014-polda.html


Wahai Putra-Putri Terbaik Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah membuka Penerimaan Brigadir Polri dgn kuota nasional 17.750 orang yg terdiri dari 10.750 orang Brigadir Polisi Laki-Laki & 7.000 Brigadir Polisi Wanita.
Segera daftarkan diri / keluarga Anda di Biro SDM Polda & Polres Setempat. Pendaftaran terlebih dahulu dilakukan secara online di :
www.penerimaan.polri.go.id

Persyaratan umum :
warga Negara Indonesia (pria dan wanita);
beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
setia kepada Negara Kesatuan RI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945;
sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan);
tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (SKCK);
berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela;
bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian.

Persyaratan Lain :
1. Berijazah serendah-rendahnya SMU/MA & SMK SEMUA JURUSAN, dgn nilai akhir (gabungan nilai UN & Nilai Sekolah) minimal 6,0.
2. Bagi yg masih duduk di kelas XII / yg akan lulus tahun 2014 menggunakan rata-rata rapor semester 1 kelas XII minimal 6,0.
3. Umur pada saat pembukaan pendidikan ( Juni 2014) minimal 17 tahun 5 bulan & maksimal 22 tahun.
4. Tinggi badan minimal PRIA 163 cm & Polwan 155 cm.
5. Belum pernah menikah & sanggup tdk menikah selama pendidikan ditambah 2 tahun setelah lulus.
6. Bersedia menjalani ikatan dinas minimal 10 tahun terhitung mulai saat diangkat menjadi Bripda.
7. Memperoleh persetujuan dari orang tua/wali bagi yg belum berusia 21 tahun.
8. Tidak terikat perjanjian ikatan dinas dgn instansi lain.
9. Pada saat mendaftar telah berdomisili di wilayah Polda atau Polres tempat pendaftaran minimal 1 tahun, dibuktikan dgn KTP / Surat Keterangan dari Kades/Lurah & KK.
10. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
Persyaratan Administrasi :
1. Fotokopi KTP & KK yg dilegalisir (Terbaru)
2. Fotokopi Akte Kelahiran yg dilegalisir (Terbaru)
3. Fotokopi Ijazah Terakhir yg dilegalisir pihak sekolah (Terbaru)
4. Bagi siswa kelas XII menyertakan fotokopi rapor semester 1 yg dilegalisir pihak sekolah (Terbaru)
5. Mengisi blangko biodata sebagai data pendaftaran resmi.
6. Seluruh persyaratan yg disiapkan dimasukkan dalam map warna kuning.
Buruan daftar ke :
http://www.penerimaan.polri.go.id/user/form_registrasi_brig.php?kat=3

OTPUT                : pangkat Bripda (Brigadir Polisi Dua) Gaji Minimal Rp. 3.200.200
Lama Pendidikan : 7 Bulan

Label:

Gelar Ungkap Kasus Narkoba di Lapangan Polda Kalsel

Posted by Ikhsan Ntd at 26 Maret 2014

POLDA KALSEL, BANJARMASIN - Setelah membongkar rumah kontrakan Agus Wahyudi (AW) yang jadi gudang penyimpanan sabu sebanyak 3,7 kilogram dan 4.500 butir pil ekstasi. Ditresnarkoba Polda Kalsel mengembangkan kasusnya dan menyita uang Rp116 juta dari Laila, istri AW di Kaltim.  Diduga, uang tersebut adalah hasil bisnis haram pelaku.

Kasus ini mendapat attensi khusus dari Kapolda Kalsel Brigadir Jenderal Machfud Arifin.  Karena termasuk kasus terbesar yang diungkap Polda Kalsel di tahun 2014 ini. Menurut Direktur Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Joko, barang bukti yang disita dari pelaku nilainya mencapai Rp6,4 miliar. Dengan rincian, 77 paket sabu-sabu berat bersih 3.667,3 gram.  Jika satu gram sabu seharga Rp1,5 juta, maka sabu yang disimpan AW berharga Rp5,5 miliar.  Ditambah ekstasi 4.512 butir dikali Rp200 ribu per butir, totalnya Rp902,4 juta.

Kapolda pun secara khusus menyampaikan perkembangan kasus ini dengan melakukan gelar kasus, Selasa (25/3) kemarin pagi di Mapolda Kalsel.

“Pagi ini, anggota menyita barang bukti  uang Rp 60 juta, itu kita cairkan di Kaltim,” ujar Kapolda Kalsel Brigadir Jenderal Machfud Arifin saat gelar kasus narkoba dan senpi rakitan, kemarin.

Selain itu, lanjut orang nomor satu di Polda Kalsel ini, ada lagi uang Rp 56 juta di dalam rekening bank yang dipegang oleh istri pelaku.  Anggota yang berangkat ke Kaltim dipimpin Kompol Wendy dan saat ini berita ini diturunkan, sedang menuju pulang ke Banjarmasin, membawa barang bukti uang sitaan.

Ditanya soal asal sabu dan orang yang mengendalikan AW, Machfud mengaku belum dapat menyebut. “Masih kita kembangkan ke arah sana,” ujarnya.

Tapi nama-nama yang terkait dengan AW, semua sudah dikantongi. “Kita sudah tahu atasan Agus Wahyudi siapa, nama yang mengontrak rumah juga sudah kita dapatkan, mudah-mudahan bisa kita dapatkan bos besarnya,” ujarnya.

Sementara itu, dari kronologi kasus yang dijelaskan Kapolda


Senin (24/3) tadi, kasus dengan barang bukti senilai Rp6,4 miliar ini terungkap secara tidak sengaja.

Menurut Kapolda, berawal dari pengakuan pelaku yang berada dibawah pengaruh sabu-sabu, Minggu (23/3) pukul 15.00 Wita. Pelaku AW terlihat seperti orang ketakutan saat berada di sekitar pabrik PT Coca-cola di Jln A Yani Km 28,6 Landasan Ulin, Banjarbaru. Tiba-tiba AW melaporkan diri ke penjaga keamanan Coca Cola dan mengaku bahwa dia menyimpan narkotika di rumah kontrakannya di kawasan Jln Gatot Subroto 7 Komplek Pondok Karya RT 23 No 71 C, Banjarmasin Timur.

Berdasarkan keterangan itu, satpam pabrik minuman itu kemudian segera melapor ke Polsek Landasan Ulin, diteruskan ke Ditresnarkoba Polda Kalsel dan Satres Narkoba Polres Banjarbaru.

Dari pengakuan pelaku, sabu tersebut didapat dari seseorang yang sekarang masih dalam penyidikan. AW mengaku disuruh menyimpan sabu di rumah kontrakannya dengan upah senilai Rp30–70 juta. Sementara untuk pemasarannya, pelaku tinggal menunggu perintah orang tersebut.

Adapun mengenai istri pelaku, Laila, pihak Polda Kalsel masih belum memastikan apakah ia terlibat dalam bisnis haram ini. Pasalnya, selama ini perempuan yang baru dinikahi AW selama enam bulan tersebut, tinggal di Balikpapan, Kaltim.

Kepada istrinya, AW mengaku bekerja sebagai kontraktor.  Seminggu sebelum menikah, pada September 2013, AW menyerahkan kartu ATM kepada Laila. Nah, dari rekening dan ATM itulah uang senilai ratusan juta disita aparat.

Uang tersebut disita karena diduga berasal dari upah pelaku setiap kali bertransaksi narkoba selama ini. Rata-rata setiap bulan AW mendapat upah sekitar Rp40 juta. (gmp/yn/bin)

Label:

Kapolda Bersama Danrem Mendatangi KPU dan Bawaslu Provinsi

Posted by Ikhsan Ntd at 25 Maret 2014

POLDA KALSEL, - Kepala Polisi Daerah Kalimantan Selatan Brigjen  Pol Machfud Arifin, SH Bersama Komandan Korem Kolonel Inf Suharjono mendatangi KPU dan Bawaslu Provinsi Kalsel untuk memantau kondisi keamanan di seputar kantor KPU dan Bawaslu setempat.

"Kedatangan kami hanya untuk memantau situasi. Apakah keadaan berjalan kondusif atau tidak," kata Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Kalsel Brigjen Pol Machfud Arifin, Senin (24/3) Pagi.

  

Label:

Kirab Karnaval Pemilu 2014 Berjalan Lancar

Posted by Ikhsan Ntd at 16 Maret 2014

POLDA KALSEL, BANJARMASIN - Gubernur Kalimantan Selatan H. Rudy Ariffin melepas secara resmi peserta kirab/karnaval Pemilu Damai 2014, di depan Kantor Gubernur, Banjarmasin. Sabtu (15/3). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 53 unit mobil yang terdiri terdiri dari 12 partai dan 17 DPD.


Turut hadir dalam acara tersebut, antara lain Anggota DPRI Komisi III H. M Aditya Mufti Ariffin, Ketua DPRD Prov. Kalsel H. Nasib Alamsyah, Ketua KPU Prov. Kalsel Dr. Samahuddin, Danrem 101 Antasari Kol. Inf. Suharjono, Kapolda Kalsel Brigjen Pol. Machfud Arifin, dan Sekda Prov. Kalsel Muhammad Arsyadi.


Setelah selesai acara, Gubernur H. Rudy Ariffin mengatakan, ini merupakan salah satu upaya dari KPU Kalsel yang diselenggarakan serentak se Indonesia dengan tujuan memperkenalkan partai politik kepada masyarakat, dan dengan kegiatan ini kita berkeinginan angka partisapsi politik tahun ini bisa meningkat.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kalimantan Selatan untuk menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya pada tanggal 9 April nanti," tutur Rudy.

Sementara itu, Ketua KPU Kalsel Dr. Samahuddin menegaskan, kegiatan ini bukan ajang unjuk kekuatan partai politik, tetapi memberikan pesan moral kepada masyarakat sehingga dapat bersimpati yang puncaknya adalah meningkatnya angka partisipasi politik.

"Selain itu, sebagai pengingat bagi masyarakat karena besok sudah mulai kampanye resmi," ujarnya. (rie/toeb)


Sumber : http://infopublik.org/read/71659/kirab-bukan-ajang-unjuk-kekuatan-parpol.html





Label:

Kunjungan Kerja Kapolda ke Sat Brimobda Kalsel

Posted by Ikhsan Ntd at 15 Maret 2014

POLDA KALSEL, BANJARBARU - Kapolda Kalsel Brigjen Pol Machfud Arifin, SH Melaksanakan Kunjungan Kerja Ke Satuan Brigadir Mobile (Brimob) Daerah Kalsel bertempat di Banjarbaru, Jumat (14/03) Pagi.

Kunjungan kerja Kapolda merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengecek kesiapan pasukan untuk pengamanan Pemilu 2014 bulan april yang akan datang. Kapolda di dampingi para Pejabat Polda Kalsel antara lain Dir Pam Obvit, Dir Binmas, Dir Intelkam, Dir Krimsus, Karo SDM dan Dir Res Narkoba.

Kegiatan kunjungan Kapolda selain mengecek kesiapan anggota juga mengecek kesiapan sararan prasarana Brimob dan kunjungan tersebut di sajikan simulasi Ketangkasan Brimob di Lapangan.




Label:

Sholat Hajat dan Istighatsah untuk Pemillu Damai 2014

Posted by Ikhsan Ntd at 14 Maret 2014


POLDA KALSEL,BANJARMASIN - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalsel kerjasama dengan Polda Kalsel menggelar Salat Hajat berjemaah, berdoa agar penyelenggaraan pemilu berlangsung damai. Kegiatan itu digelar di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Kamis (13/2/2014).


Salat Hajat didahului dengan Salat Maghrib berjemaah. Kegiatan itu didukung Gubernur Kalsel Rudy Ariffin, Kapolda Kalsel Brigjend Machfud Ariffin, serta Banjarmasin Post Group.

Kegiatan ini dihadiri Forum Kordinasi Pimpinan Daerah, pengurus partai politik serta jemaah Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Bersama-sama berdoa agar penyelenggaraan Pemilu damai,,Rabu (12/3/2014).


Label:

Kapolda Kalsel kembali melanjutkan kunjungannya sejumlah kantor partai politik

Posted by Ikhsan Ntd at

POLDA KALSEL, BANJARMASIN – Setelah kemarin mengunjungi tujuh kantor partai politik , Kapolda Kalsel Brigjen Pol Machfud Arifin kembali melanjutkan kunjungannya sejumlah  kantor partai politik yang belum didatangi, Kamis (13/3) pagi.

Didampingi Komandan Korem 101/Antasari, ia mengunjungi Partai Hanura, Nasdem, PKPI, PDI Perjuangan, dan Partai Gerindra. Kapolda berharap  seluruh partai agar dalam pelaksanaan kampanye pada pemilu mendatang agar mengurangi dalam mendatangkan artis.

“Jangan terlalu berhura-hura karena esensinya tidak begitu, lebih santun, boleh saja tidak kita larang, silakan saja, hanya saja kalau bisa dikurangilah,” kata Machfud.

Menurut Kapolda, kegiatan kampanye dapat diisi dengan kegiatan lainnya seperti melakukan doa bersama atau zikir bersama. Karena masyarakat pasti menginginkan pelaksanaan Pemilu mendatang dapat berjalan dengan aman dan lancar. “Demi lancarnya pelaksanaan pemilu ini kita sudah melakukan doa dan zikir bersama. Memohon agar Pemilu berjalan dengan aman dan lancar,” ucapnya.

Harapan lainnya yang diutarakan orang nomor satu di Polda Kalsel ini kepada seluruh partai, agar dapat menggelorakan pemilu damai dan menggelorakan supaya masyarakat turut berpartisipasi dalam pemilu nanti.

“Seluruh pengurus-pengurusnya agar menggelorakan pemilu damai dan sama-sama menggelorakan agar masyarakat tidak golput, supaya bisa berpartisipasi dalam memilih sesuai dengan hati nuraninya,” harapnya.

Senada dengan Kapolda, Ketua DPD Gerindra H Abidin dalam kesempatan itu mengatakan sudah mengimbau kepada seluruh cabang dan ranting Gerindra agar mengurangi hal yang demikian. Meskipun kampanye tetap berjalan, hendaknya memperbanyak mengadakan doa bersama.

“Kami sudah mengarahkan seluruh jajaran cabang dan ranting untuk memperbanyak tausiah dan doa dalam menghadapi jalannya pemilu yang sebentar lagi akan dilaksanakan," ujarnya. (gmp)


Sumber Radar Banjarmasin Online


Label:

Gelar Kasus Perkara Di Polda Kalsel di Jaga Ketat

Posted by Ikhsan Ntd at 13 Maret 2014

POLDA KALSEL, BANJARMASIN -  Puluhan tahanan dihadirkan di acara gelar kasus di lapangan Mapolda Kalsel dengan penjagaan ketat oleh puluhan petugas, Rabu (12/3) siang.

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan kembali memusnahkan barang bukti narkotika dan obat-obatan berbahaya terdiri berbagai jenis hasil penangkapan hingga 2014 dalam gelar kasus di markas polda di Banjarmasin, Rabu.

Kepala Kepolisian Daerah Kalsel Brigjen Polisi Makhfud Arifin pada pemusnahan barang bukti narkoba itu, mengatakan, pelaksaan gelar kasus dan pemusnahan barang bukti tersebut merupakan hasil razia cipta kondisi terkait persiapan pemilihan umum yang dijadwalkan pada 9 April 2014.


Kapolda berharap, seluruh pihak mewaspadai berbagai kemungkinan yang terjadi menjelang hingga selesainya pelaksanaan pemilu, karena berbagai tindak kejahatan akan selalu muncul, terbukti dengan adanya puluhan jenis barang bukti tersebut.

Pemusnahan dan gelar kasus tersebut, juga dihadiri berbagai pihak, antara lain dari kejaksaan, tokoh masyarakat, pejabat muspida dan beberapa pihak terkait lainnya.

Barang bukti yang dimusnahkan berupa sabu 1.542 gram, ekstasi sebanyak 9.527 butir serta 23o pesawat telepon seluler (HP) yang berasal dari tangan para terpidana yang meringkuk di Lembaga Pemasyarakatan Teluk Dalam Banjarmasin.

Pada kesempatan tersebut, kapolda juga menyampaikan hasil dari pengungkapan tindak kejahatan sejak 2012 hingga 2014. Untuk kasus narkoba tahun 2012, tindak pidananya mencapai 1.178 kasus, dengan 1.577 orang tersangka.

Dari penangkapan tersebut, polda berhasil mengumpulkan barang bukti ganja sebanyak 76,64 gram, ekstasi 3.373 butir, sabu 4.385,97 gram, putau 79,64 gram, obat golongan empat 553.287 butir dan baya 13.736 botol ditambah 95 liter dan 49.520 butir.


Sedangkan pada 2013 terjadi tindak pidana sebanyak 1.367 kasus yang melibatkan 1.796 orang tersangka, dengan barang bukti berupa ganja 1.640 gram, ekstasi 3.098 butir, sabu 5.249 butir.

Pada 2014, terjadi tindak pidana sebanyak 280 kasus dengan melibatkan 358 tersangka dengan barang bukti berupa ganja 105,6 gram, ekstasi 9.935 butir, sabu 1.974 gram dan golongan empat 49.018 butir.

Seluruh barang bukti tersebut diblender dan dibakar bersama dengan barang bukti berupa obat-obatan terlarang lainnya seperti minuman keras, yang juga mencapai ribuan botol.



Pengungkapan kasus Bandar Judi Kupu dengan barang bukti uang tunai mencapai Rp. 380.202.000,-
Operasi Jaran Intan 2014 dengan hasil 79 tersangka barang bukti terdiri dari R2 sebanyak 80 unit, R2 sebanyak 20 unit (temuan), R4 sebanyak 5 unit.

Selain memusnahkan barang bukti, Polda Kalsel juga menggelar seluruh tersangka yang terlibat dalam aksi tindak pidana tersebut.

süt ürünleri

Label:

Kapolda Bersilaturahmi dengan Ketua Paguyuban Suku Adat

Posted by Ikhsan Ntd at

POLDA KALSEL, BANJARMASIN - Peranan paguyuban penting dalam meningkatkan tali silaturahmai antar warga. Melalui forum Silaturahmi Kapolda dengan Suku Paguyuban untuk menciptakan situasi kondusif untuk mensukseskan Pemilu 2014. Acara ini dihadiri hampir seluruh perwakilan tokoh paguyuban  13 Kabupaten di Kalimantan Selatan




Pimpinan umum Banjarmasin Post Group Pangeran HG Rusdi Effendi AR memberikan sambutan di acara silaturahmi Ketua Paguyuban Suku Adat dengan Kapolda Kalsel Brigjen Pol Machfud Arifin, SH di Rupatama Mapolda Kalsel, Rabu (12/3)

Label:

Kapolda Mengunjungi Tujuh Partai Politik

Posted by Ikhsan Ntd at 12 Maret 2014

POLDA KALSEL, BANJARMASIN – Setelah kemarin mengunjungi tujuh kantor partai politik , Kapolda Kalsel Brigjen Pol Machfud Arifin didampingi Komandan Korem 101/Antasari Kolonel Inf Suharjono mengunjungi tujuh kantor Partai Politik, Selasa (11/3) siang.

1. Kunjungan ke Partai Demokrat
 Partai yang di kunjungi Kapolda dan Danrem yaitu, Partai Demokrat, Partai PPP, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Pan, Partai Golkar, Partai PKB dan Partai Bulan Bintang.
2. Kunjungan Ke Partai PPP
Menurut Kapolda, kegiatan kampanye dapat diisi dengan kegiatan lainnya seperti melakukan doa bersama atau zikir bersama. Karena masyarakat pasti menginginkan pelaksanaan Pemilu mendatang dapat berjalan dengan aman dan lancar. “Demi lancarnya pelaksanaan pemilu ini kita sudah melakukan doa dan zikir bersama. Memohon agar Pemilu berjalan dengan aman dan lancar,” ucapnya.
3. Kunjungan Ke Partai Keadilan Sejahtera
4. Kunjungan Ke Partai PAN
Harapan lainnya yang diutarakan orang nomor satu di Polda Kalsel ini kepada seluruh partai, agar dapat menggelorakan pemilu damai dan menggelorakan supaya masyarakat turut berpartisipasi dalam pemilu nanti.
“Seluruh pengurus-pengurusnya agar menggelorakan pemilu damai dan sama-sama menggelorakan agar masyarakat tidak golput, supaya bisa berpartisipasi dalam memilih sesuai dengan hati nuraninya,” harapnya.

5. Kunjungan Ke Partai Golkar
"Kekuatan Saya Bukan dari Pasukan Polri-TNI yang di persenjatai lengkap tetapi kekuatan tersebut ialah masyarakatlah yang menghendaki kedamaian" Penutup Kapolda
 
6. Kunjungan Ke Partai PKB


7. Kunjungan Ke Partai Bulan Bintang



Label:

KAPOLDA MENGHADIRI UNDANGAN PEKAN PANUTAN PENYAMPAIAN SPT TAHUNAN 2013

Posted by Ikhsan Ntd at

BANJARMASIN - Pendapatan dari pajak masih menjadi tumpuan untuk pembangunan di daerah. Bahkan untuk 2014, Kalsel ditargetkan mampu mengeruk pajak Rp 6,43 Triliun. Angka ini cukup tinggi dibanding tahun sebelumnya yang hanya dipatok Rp 5 Triliun. Bila dibandingkan dengan Kalteng cukup jauh perbedaannya. Provinsi tetangga hanya ditarget Rp 4,11 Triliun.

Mekar Satria Utama, Kakanwil Dirjen Pajak Kalselteng mengatakan, ada lima unggulan andalan potensi pajak Kalselteng.

Hal itu diharapkannya akan semakin meningkat mengingat DJP dan berkejasama dengan para konsultan pajak yang tergabung dalam Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI).

e-Filing adalah sistem pelaporan SPT menggunakan sarana internet tanpa melalui pihak lain dan tanpa biaya apapun, yang dibuat oleh DJP untuk memberikan kemudahan bagi WP dalam pembuatan dan penyerahan laporan SPT kepada DJP secara lebih mudah, lebih cepat, dan lebih murah.

Dengan e-Filing, WP tidak perlu lagi menunggu antrian panjang di lokasi Dropbox maupun Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Hal ini merupakan salah satu terobosan baru pelaporan SPT yang digulirkan DJP untuk membuat WP semakin mudah dan nyaman dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya.

e-Filing bisa didapatkan dengan melalui situs Direktorat Jenderal Pajak (DJP), yang beralamatkan di www.pajak.go.id. 

"Salah satunya pertambangan batu bara, sawit, perdagangan besar, jasa konstruksi dan sektor bendahara," ucap Satria yang ditemui usai acara pekan panutan penyampaian SPT Tahunan 2013 bersama Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin di Hotel Mercure, Selasa (11/3/2014) siang. Turut Hadir Kapolda Kalsel Brigjen Pol Machfud Arifin, SH  uji coba Pajak Online tersebut.





Label:

Upacara Pelatihan Praoperasi Mantab Brata Intan 2014 Di Murjani Banjarbaru

Posted by Ikhsan Ntd at 01 Maret 2014

BANJARBARU - Ratusan jajaran polisi Polda kalsel memenuhi Lapangan Murjani Banjarbaru mengikuti upacara Pelatihan Praoperasi Mantap Brata Intan 2014 dalam menghadapi pengamanan Pemilu, Jumat (28/2/2014).

Kegiatan bertema Dengan Penguatan Fungsi Operasional Kepolisian yang Tinggi Polri Siap Mengamankan Pemilu Tahun 2014 di Provinsi Kalsel. Upacara langsung dipimpin Kapolda Kalsel Brigjen Pol Mahfud Arifin.

"Apakah Anda sudah siap," ucap dia kepada peserta upacara yang akan mengamankan Pemilu nanti. Para jajaran pun langsung menjawab siap.


"Siap," balas jajaran Polri dan TNI yang berbaris rapi.

Label: