Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Release Kapolda Kalsel : Warning Ormas Anarkis

Posted by Ikhsan Ntd at 25 Juli 2013

Secara mendadak Kapolda Kalsel Brigjen Pol Taufik Ansorie, kemaren malam (24/07) sekitar jam 21.00 Wita, mengumpulkan pejabat beserta wartawan media cetak dan elektronil lokal maupun nasional, untuk menggelar Release di ruang Rupatama Polda Kalsel.
vital tips on how to prevent and remove pimples

Kapolda menegaskan kepada wartawan didampingi sejumlah Direktur dan pejabat utama polda kalsel berjanji akan menindak tegas terhadap organisasi masyarakat (ormas) atau perorangan, yang membuat anarkis.

"Kami menjamin kamtibmas warga kalsel yang menjalankan ibadah puasa kali ini, dari gangguan-gangguan perorangan atau kelompok ormas yang kerap melakukan tindakan anarkis. Pertama kami akan langsung menindak tegas oknum-oknum pelaku tindak pidana kekerasan, baik perorangan maupun berkelompok seperti ormas anarkis, tentunya sesuai aturan hukum yang berlaku,"tegasnya.

Kepada seluruh warga Kalsel, Kapolda mengimbau agar segera melaporkan ke pihak berwajib jika ada sinyalemen ormas-ormas yang akan melakukan hal-hal anarkis seperti itu.


Polri akan sepenuhnya menjaga dari gangguan para ormas yang akan mengganggu keamanan, oleh sebab itulah anggota Polda kalsel sudah melaksanakan dengan beberapa sandi.

Sandi yang digunakan antara lain, Barito intan, ini difokuskan dengan Polisi perairan, dimana anggota polisi perairan melaksanakan keamana di Air dan premanisme terjadi di perairan kalimantan selatan.

Sandi kedua yaitu operasi patuh Intan dimana difokuskan dengan keamanan berlalu lintas, dalam kegiatan masyarakat merasa aman menggunakan lalu lintas tanpa ada rintangan sampai Hari Raya Idul Fitri.

Sandi Ketiga yaitu Operasi Sikat Intan, difokuskan anggota sabhara dalam keamanan di masyarakat untuk memberantas para premanisme yang bisa mengganggu keamanan tertib masyarakat.

Adanya operasi ini kata Kapolda, anggota bisa melakukan tindakan yang melanggar peraturan hukum para oknum-oknum maupun para ormas yang mengganggu keamanan tersebut.

Dimana komitmen para anggota polri untuk memberantas para oknum-oknum dan ormas yang melakukan pelanggaran hukum akan lebih tegas ditindak lanjuti.

"Dan, terakhir, saya pesan agar masyarakat jangan main hakim sendiri. Percayakan semuanya kepada kami mulai dari Polda hingga jajaran polsek, pasti kami tindak tegas," kata kapolda mengisyaratkan bahwa jajarannya tidak main-main lagi untuk ambil tindakan tegas terhadap ormas yang berlaku anarkis.

"Mari sama-sama kita menjaga kondisi Kalsel yang sudah kondusif," kata Kapolda

Label:

Rakor Operasi Ketupat 2013 Polda Kalsel

Posted by Ikhsan Ntd at

POLDA KALSEL, Bertempat di ruang Rupatama Mapolda Kalsel, Rapat Koordinasi Instansi terkait pengamanan Lebaran Idul Fitri 1434 H diantaranya Dishub, Pol PP, Jasa Raharja, Kabinda, TNI Serta Instansi insntasi lainnya, Kamis (25/7) pagi.

Polda Kalsel selaku penjaga keamanan wilayah mulai bersiap antisipasi kejadian kejadian dalam pengamanan datangnya hari raya umat Islam tersebut biasanya ditandai dengan arus mudik besar-besaran. Tak jarang dalam melaksanakan kegiatan pulang ke kampung halaman tersebut sering terjadi kejadian-kejadian yang merugikan masyarakat. Salah satunya yang paling rawan adalah kecelakaan di jalan raya.

Operasi dengan sandi Ketupat Intan 2013 ini sendiri rencananya akan dimulai H -7 Hari Raya hingga H + 7. "Tadi rapat dipimpin langsung Wakapolda Kalsel, Kombes Pol Suprodjo. WS," kata Sunyipto.

Dalam Rapat tersebut, kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu yang disoroti. Sebabnya tak bisa dipungkiri arus mudik dan arus balik lebaran sering kali disertai dengan tingginya angka kecelakaan.

Label:

Nuzulul Quran 1434 H / 2013

Posted by Ikhsan Ntd at


Kapolda Kalsel Brigjen Pol Taufik Ansorie bersama pejabat utama beserta jajaran anggota polri, pns polri dan masyarakat memperingati Nuzulul Qur'an 1434 H / 2013 di Mesjid Al-Muhtadin Mapolda Kalsel malam 17 Ramadhan, Kamis (25/7) malam.

Yang bertemakan "Ibadah Ramdhan, Nuzulul Qur'an dan Idul Fitri Menanamkan sikap jujur, disiplin dan peduli bagi anggota dalam pelaksanaan tugas guna mewujudkan kamtibmas" 

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran yang. Dilanjutkan dengan sambutan Kapolda Kalsel Brigjen Pol Taufik Ansorie.

Diisi dengan ceramah agama oleh Bapak Abdul Rahman. Dilanjutkan dengan buka puasa dan sholat maghrib berjamaah

Label:

Seorang Pembunuh Pratu David Berhasil Dibekuk

Posted by Ikhsan Ntd at 24 Juli 2013

Seorang Pembunuh Pratu David Berhasil Dibekuk
Banjarmasin Post
Kronologis keributan di tempat hiburan malam Grand Discothiq di Jalan Pangeran Antasari, Banjarmasin yang menewaskan Pratu David Eka. 
 
BANJARMASIN - Perburuan terhadap pembunuh personel Korem 101/Antasari Pratu David Eka Ariffin (22) di Diskotek Grand Banjarmasin, mulai membuahkan hasil.
Salah seorang tersangka dibekuk tim gabungan Polri dan TNI di rumahnya, kawasan Tabunganen, Barito Kuala (Batola).
Saat ini, tim yang dipimpin Kapolsek Banjarmasin Tengah Kompol Raymond Masenghi dan Komandan Intel Korem Kapten Hadi S masih mengejar tersangka lain yang diduga kabur ke Malaysia.
Informasi yang diperoleh BPost, penangkapan terhadap pria berinisial JI (kabarnya bernama Jumai) itu terjadi Senin (8/7/2013) sore. Tim  harus menumpang dua speedboat saat menuju rumah JI.
Saat digerebek anggota tim yang kesemuanya tidak mengenakan pakaian dinas, JI tidak melakukan perlawanan.
Semula dia membantah terlibat kasus yang mendapat perhatian langsung dari Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono itu. Namun, setelah ditunjukkan sejumlah barang bukti dan keterangan beberapa saksi, dia tidak bisa mengelak.
Kepada penyidik, JI mengaku menusuk David karena membela temannya, AL yang kini masih buron. Dia juga mengatakan sebelum masuk ke Diskotek Grand, menelan pil dekstro, pil zenith dan alkohol murni.
Disebutkan, JI berangkat ke diskotek itu bersama dua rekannya. Di tempat hiburan malam (THM) itulah, mereka bertemu AL. Di dalam diskotek, kabarnya terjadi adu mulut berlanjut perkelahian antara AL dan David. Pada perkelahian itu, AL menggunakan senjata tajam.
Melihat itu, JI yang juga membawa senjata tajam, langsung ikut mengeroyok dan beberapa kali menusuk tubuh David. Melihat seterunya ambruk bersimbah darah, AL dan JI langsung meninggalkan diskotek.
Kabarnya, dari Batola, JI dijebloskan ke tahanan Mapolsek Banjarmasin Tengah.
“Operasi itu tertutup, hanya orang tertentu yang tahu sehingga saat dibawa ke Polsek Banjarmasin Tengah, tidak semua anggota (polisi) mengetahui dia adalah tersangka pembunuh David,” tegas sumber koran ini di Polda Kalsel, kemarin.
Namun, JI tidak lama di Mapolsek Banjarmasin Tengah. Dia kini berada di tempat penahanan rahasia karena khawatir terjadi kasus seperti penyerbuan ke Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta, oleh personel Kopassus.
Informasi lain menyebutkan, berdasar hasil penyelidikan, tim mengetahui ciri-ciri pelaku. Namun, mereka sempat salah tangkap.
Seseorang yang memiliki kemiripan wajah dengan JI, ditangkap dan diperiksa di Mapolsek Banjarmasin Tengah. Setelah mengetahui pria itu bukan ‘target’, tim melepasnya.
Kapolresta Banjarmasin, Kombes Suharyono ketika dikonfirmasi mengenai penangkapan itu menolak berkomentar. Dia beralasan harus seizin pimpinan dan mengaca kasus di Lapas Cebongan.
Sementara Danrem 101 Antasari, Kolonel (Inf) Herindra saat dihubungi mengaku belum mengetahui penangkapan tersebut. Dia hanya menegaskan, jika memang itu pelakunya, segera diajukan ke persidangan.
Pembenaran datang dari Direktur Reskrimum Polda Kalsel, Kombes Mustar Manurung.
“Memang kami mengamankan pelaku. Saat ini kami melakukan pengembangan untuk memburu pelaku lain. Saya minta semua membantu, tidak harus membeberkan penyelidikan,” kata Mustar yang menolak mengungkapkan jatidiri tersangka yang dibekuk tersebut.
Saat ditemui di Banjarbaru, Kapolda Kalsel, Brigjen Taufik Anshorie juga menegaskan terjadinya penangkapan itu.
“Iya benar, memang telah diamankan satu pelaku. Benar itu,” ujar dia.
Taufik menegaskan, polisi tidak menutupi pengungkapan kasus tersebut. “Nanti pasti diekspose, menunggu waktu saja. Mungkin masih dalam pemeriksaan dan pengembangan. Pasti diekspose ke media, itu juga buat keamanan dan ketertiban semua,” tegas Taufik.
Sebagaimana beberapa kali diwartakan BPost, pada Selasa (25/6/2013) dini hari, David ditemukan tewas di tengah keramaian orang yang sedang ‘berdugem ria’.
Kondisinya, sangat mengenaskan. Setidaknya ada 21 luka bekas tusukan di tubuh David yang baru enam bulan diperbantukan di Korem 101/Antasari dari Batalion 621/Manuntung, Barabai itu.
Informasi yang dihimpun koran ini sehari setelah kejadian menyebutkan, pelakunya lebih dari satu orang.
“Mereka berombongan datangnya. Tiba-tiba ada perkelahian, korban dikeroyok hingga tersungkur,” ucap salah seorang pengunjung saat kejadian.
Apa motifnya? Dia tidak bisa memastikan. “Macam-macam orang ngomong. Ada yang bilang masalah perempuan, ada juga yang mengatakan karena senggolan. Ya, kesalahpahaman yang berlanjut perkelahian,” ujar dia.
Setelah membekuk JI, tim kini memburu AL. Kabarnya, mereka berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Kelas IA Banjarmasin di Landasan Ulin Banjarbaru Kalsel karena ada dugaan pria yang pernah menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) itu kabur ke Malaysia.
Namun, Kepala Kantor Imigrasi Kelas IA Banjarmasin, M Aksom Effendi ketika dikonfirmasi mengatakan, selama seminggu ini menduduki jabatan itu, belum ada surat permohonan kordinasi dari instansi Polri atau TNI. “Jika ada, kami tentu siap berkoordinasi sesuai tugas dan fungsi kantor imigrasi,” ujar dia.

Sumber : Banjarmasin Post

Label:

Pembunuh Bos Alat Berat dari Martapura Ditembak

Posted by Ikhsan Ntd at 18 Juli 2013

POLDA KALSEL, BANJARMASIN -  Berakhir sudah pelarian, Tohir Santoso (40). Pelaku utama pembunuhan dua pengusaha alat berat yang tewas dengan cara dikubur bersama mobilnya itu dibekuk Subdit III Ditreskrimum Polda Kalsel, Rabu (17/7/2013).

Tohir dibekuk saat sedang berada di atas ekskavator saat bekerja di Jalan Pacuan Kuda Kecamatan Sawan, Surabaya, Jawa Timur.

Karena berusaha kabur saat hendak ditangkap, polisi terpaksa melepaskan tembakan ke arah kedua kakinya. Usai mengalami perawatan singkat di salah satu rumah sakit Surabaya, Tohir langsung dibawa kembali ke Banjarmasin menggunakan pesawat udara, Rabu (17/7/2013) sekitar pukul 23.00 Wita.

Sebelum Tohir, polisi sudah membekuk rekannya, Danu Surya. Dari keterangan Danu inilah disebutkan Tohir sebagai pelaku utama.

Kabid Humas Polda Kalsel, AKBP Sunyipto mengaku pengungkapan kasus ini berkat usaha pihaknya dalam melakukan pengusutan. "Kita berikan apresiasi kepada anggota yang rajin melakukan pencarian," ujar dia.

"Lalu diketahui Tohir barada di Surabaya dekat dengan tempat kelahirannya," sebut dia.
Dalam aksi pembunuhan sadis di lokasi pertambangan kawasan areal HTI di Km 28 Alamunda, perbatasan Kecamatan Satui, Angsana dan Sungailoban, Tanahbumbu, Jumat (21/6/2013), Danu hanya membantu membuatkan lubang untuk mengubur korban dan mobilnya menggunakan ekskavator.

Pembunuhan ini termasuk pembunuhan berencana. Saat itu pelaku yang mencari alat beratnya bertemu Syaifullah yang ditemani sepupunya Kasful Anwar.

Pelaku menggencet kedua korban yang masih berada di dalam mobil dengan ekskavator.
Setelah yakin korbannya tewas dengan kondisi mobil gepeng, para pelaku lalu mengubur korban ke dalam lubang yang sebelumnya sudah digali. Setelah melakukan aksinya para pelaku lalu kabur.

Aksi keji itu terungkap berkat laporan keluarga korban ke Polda Kalsel, Kamis (20/6/2013). Pihak keluarga melaporkan kehilangan kontak dan kesulitan mencari korban.

Identitas pelaku diperoleh setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi, Senin kemarin. Empat orang itu yakni karyawan korban, pihak keluarga dan saksi kunci operator alat berat berinisial AM.

Label:

Gelar Operasi Patuh Intan 2013 Cipta Kondisi Menjelang Ramadhan

Posted by Ikhsan Ntd at 04 Juli 2013

POLDA KALSEL - Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel kembali menggelar Operasi Patuh Intan 2013 (4/7), mulai 4 Juli hingga 17 Juli mendatang.

Pada operasi patuh intan, setiap pengendara baik roda dua maupun roda tiga harus melengkapi dirinya dengan kelengkapan dan perlengkapan berkendara, seperti SIM, STNK, menyalalakan lampu pada siang hari dan memasang sabuk pengaman bagi pengendara roda empat.

 “Konsep operasi patuh intan ini adalah 25 persen secara preventif, 25 persen secara represif, dan 50 persen dengan melakukan tindakan penegakan hukum terhadap pelanggaran yang dilakukan”
Tujuan utama operasi ini agar penegakan disiplin terhadap pengguna jalan

"Setiap pengendara harus selalu patuh terhadap aturan lalu lintas dan melengkapi kendaraannya sesuai dengan yang sudah ditetapkan. Dalam operasi ini kita akan melakukan tindakan tegas terhadap pengendara yang melanggar aturan lalu lintas," dalam amanat kapolda yang di bacakan oleh Wakapolda Kalsel Kombes Pol Suprodjo ws

operasi patuh ini dilaksanakan


untuk seluruh jajaran Satuan Lalu Lintas di Polres-Polres jajaran Polda Kalsel sebagai cipta kondisi menjelang kedatangan bulan suci Ramadhan. написание студенческих работ

Label:

1.256 Gram Sabu dan 3.558 Miras Hasil Tangkapan Polda Kalsel di Leburkan

Posted by Ikhsan Ntd at 03 Juli 2013

 POLDA KALSEL, BANJARMASIN- Sebanyak 1.256,5 gram sabu dan 323 ekstasi hasil tangkapan Direktorat Reskrim Narkoba Polda Kalsel dimusnahkan di halaman Mapolda Kalsel, Rabu (3/7) pagi.
Uniknya pemusnahan sabu dan ekstasi hampir satu miliar itu dilakukan dengan cara dimasukan ke dalam ember berisi sabun cuci melainkan diblender.

Pemusnahan dilakukan langsung Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Taufik Ansorie dan disaksikan langsung pejabat terkait.

Setelah melakukan pemusnahan sabu dan ekstasi kemudian dilanjutkan memusnahkan ganja seberat 26,3 gram dan obat daftar G sebanyak 69.120 butir.

Pemusnahan juga dilakukan kepada barang bukti ilegal lain yakni minuman keras, sim card dan handphone.

Untuk miras sebanyak 3.558 botol dilakukan dengan cara digilas menggunakan alat berat. Sementara Hp sebanyak 615 buah dan sim card dengan cara dibakar.

Label:

Perayaan Dirgahayu Bhayangkara ke 67 dengan Penampilan Seni Bela Diri Polri

Posted by Ikhsan Ntd at 01 Juli 2013

POLDA KALSEL, BANJARBARU - Inspektur Upacara HUT ke 67 Bhayangkara, Gubernur Kalsel Rudy Ariffin mengawali sambutannya dengan ucapan selamat kepada Polri.   

"Sinergisitas, loyalitas, kemitraan, menjadikan Polri sudah mampu menjaga kondisi kondusif di Kalsel. Kita patut bersyukur telah mendapat apresiasi, beberapa kasus menonjol, terorisme, ilegal logging, mining, premanisme dan sejenisnya telah diungkap," ujar Rudy.
  
Hadir Jajaran Pimpinan Polda Kalsel dikomandoi Kapolda Kalsel, Brigjend Pol Drs Taufik Anshori, jajaran pimpinan TNI dikomandoi oleh Danrem 101 Antasari Kol Inf M Herindra, unsur muspida tingkat I dan II, dan undangan lainnya.  

Tema HUT Bhayangkara kali ini "Sinergisitas kemitraan dan anti-KKN, wujudkan pelayanan prima, Gakum dan kamandagri mantap, sukseskan pemilu 2014".

Upacara peringatan hari Ulang Tahun Bhayangkara, ke 67 di Kalimantan Selatan di lapangan Makosat Brimobda Polda Kalsel di Banjarbaru, Senin (1/7).

Ribuan pasukan dari semua lini, termasuk Polri, TNI, Satpam, Pramuka mengikuti upacara yang langsung dipimpin Gubernur Kalsel Rudy Ariffin sebagai Inspektur upacara.

Sekitar 2.500 orang yang mengikuti upacara. "Perigatan HUT Kali ini diinspekturi oleh gubernur langsung," ujar Kabid Humas Polda Kalsel, AKBP Drs Sunyipto.

Adapun kegiatan HUT Bhayangkara ke 67 ini dilakukan bela diri Polri oleh para birgadir brigadir polisi perwakilan di wilayah polda kalsel diantaranya lompat harimau melewati senjata serta
 lingkaran berapi dan pemecahan benda keras.

Usai upacara, acara dilanjutkan dengan acara syukuran dan ramah tamah di Hanggar Mako Brimobda Kalsel.

Label: