Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Kapolda : Janji Tindak Polisi Pemeres

Posted by Unknown at 03 Mei 2013

BANJARMASIN  - Dugaan pemerasan yang dilakukan aparat Polsek Tabunganen terhadap Muji, tersangka pembawa solar dan senjata tajam, membuat Kapolda Kalsel, Brigjen Taufik Ansorie geram.
Orang nomor satu di Polda Kalsel ini berjanji akan menindak tegas anggota polisi yang melakukan pemerasan, jika informasi ini terbukti benar.

“Kapolda marah dan berjanji menindak tegas polisi pemeras jika nanti terbukti,” ujar Kabid Humas Polda Kalsel, AKBP Sunyipto, Rabu (1/5).

Sunyipto menambahkan, tindakan tegas tidak hanya bagi anggota Polsek Tabunganan yang diduga melakukan pemerasa, tapi seluruh anggota kepolisian jika benar terbukti ada melakukan pemerasan di wilayah hukumnnya. “Mengenai sanksi dilihat tingkat kesalahannya,” kata dia.

Demi mengecek kebenaran adanya dugaan pemerasan, Bidang Propam Polda Kalsel melalui Subdit Profesi melakukan audit investigasi.” Audit investigasi dilakukan dengan langsung turun ke Polsek Tabunganen,” ujar Subyipto.

Sejumlah pihak yang terlibat mulai dari Kapolsek, Kanit hingga anggota polisi yang melakukan piket pada kejadian langsung diintrogasi. “Audit investigasi juga dilakukan terhadap Suryani selaku pelapor,” tambah dia.

Hasil audit investigasi ini dikumpulkan untuk menganalisa kebenaran adanya dugaan pemerasan. “Jika sudah dilakukan audit maka kita akan melanjutkan apakah kasus ini ditingkatkan kepenyelidikan atau tidak ada pelanggaran, “ tambah dia.

Seperti diketahui, Suryani melapor ke Bid Propam Polda Kalsel terkait adanya oknum Polsek Tabunganen meminta Rp 9 juta kepada tersangka pelaku pembawa senjata tajam, Muji (30).

Tujuannya agar kasus yang dialami warga Aluh-Aluh besar Rt 7 Kabupaten Banjar itu selesai tidak sampai ke meja pengadilan. Meski menuruti kemauan anggota polisi itu, namun Muji hanya memberikan uang sebesar Rp 2,5 JUTA.(arl)

Label:

0 komentar:

Posting Komentar