Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Penyuluhan Penyakit Jantung dan Aktifitas Seks

Posted by Ikhsan Ntd at 11 Desember 2012

Jantung merupakan organ yang sangat penting bagi manusia, karena jantung merupakan pemompa darah ke seluruh tubuh sehingga tubuh mendapatkan oksigen dan sari makanan yang sangat dibutuhkan dalam metabolisme tubuh.oleh karena itu, jantung perlu dijaga agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik.


Penyakit jantung kini sedang trend disemua kalangan, tidak melihat dari latar belakang dan kondisi perekonomian. Salah satu yang perlu dihindari adalah penyakit jantung koroner yang merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya yang bisa menyebabkan serangan jantung. Oleh karena itu, kita harus bisa mengetahui gejala-gejala penyakit jantung sejak awal agar penanganan sekaligus pencegahan bisa dilakukan sedini mungkin.


Penyuluhan kesehatan tentang penyakit jantung dan pembuluh darah yang diadakan Bid Dokkes Polda Kalsel di Aula Bhayangkara (11/12/12) dibuka oleh Kabid Dokkes AKBP Dr Hery Wijatmoko SPF dan dihadiri oleh para Perwira, Brigadir, PNS Polri Polda Kalsel dan Dr. Adiputro, Sp.JP (narasumber). Untuk meningkatkan pengetahuan para personil Polda Kalsel tentang penyebab, gejala-gejalanya serta cara pencegahan maupun penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah sejak dini demi terciptanya kondisi kesehatan yang prima bagi personil Polda Kalsel.

Dr. Adiputro, Sp.JP menerangkan “Penyakit jantung dan pembuluh darah salah satunya disebabkan oleh Komplikasi Hipertensi, kerusakan ini disebabkan oleh Hipertensi jantung yaitu besarnya peningkatan tekanan darah, lamanya kondisi tekanan darah yang tidak terdiagnosis dan tidak diobati. Gejala klinis yaitu nyeri dada retrosternal, nyeri dapat menjalar ke lengan (umumnya dikiri), bahu, leher, rahang, punggung dan epigastrium, nyeri lebih lama dari angina pectoris biasa dan tak responsive terhadap NTG, mual, muntah, sesak, keringat dingin, pusing, jantung berdebar-debar.”

aktivitas seksual secara umum tidak berbahaya untuk para penderita penyakit jantung. Meski begitu pasien harus memeriksakan diri secara teratur ke dokter.

Aktivitas seksual perlu diwaspadai apa bila penyakitnya tidak terkontrol. Asosiasi jantung tersebut juga menambahkan bahwa diperlukan riset yang lebih dalam mengenai pengaruh hubungan seksual terhadap sistem kardiovaskular kaum wanita dan orang lanjut usia yang memiliki kondisi khusus.

Kegiatan seksual dinyatakan masuk akal untuk pasien angina ringan (nyeri dada) dan mereka yang menderita penyakit jantung ringan, dan pasien penyakit jantung yang tidak ada keluhan. Pasien yang mender

ita gangguan detak jantung (atrial fibrillation) yang terkontrol juga aman berhubungan seks.
Dalam pernyataan tersebut juga disebutkan pasien penyakit jantung yang penyakitnya tidak stabil atau gejalanya cukup parah memang sebaiknya menghindari aktivitas seksual seperti halnya olahraga beresiko.

Hal yang harus dihindari adalah konsumsi obat disfungsi ereksi pada pasien yang menderita nyeri dada. Namun pada pasien wanita yang sudah menopause, penggunaan estrogen yang dioles atau dimasukkan ke vagina untuk mengurangi nyeri saat penetrasi dinyatakan aman.

Label:

0 komentar:

Posting Komentar