Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

POLDA RAZIA PETI BESAR-BESARAN

Posted by Ikhsan Ntd at 20 November 2012

Sita 4 Alat Berat dari di Satui

BANJARMASIN - Tak mau kalah dengan Direktorat Pam Obvit (Pengamanan Obyek Vital) Polda Kalsel yang mengamankan 2 unit eksavator yang melakukan aktivitas Peti (Penambangan Tanpa Izin) di kam 48, Desa Mantewe, Tanah Bumbu, giliran jajaran Subdit IV Tipiter (tindak pidana tertentu) Ditreskrimsus Polda Kalsel yang melakukan razia pertambangan batubara ilegal di kawasan yang sama.

Operasi illegal mining (pertambangan ilegal) yang dilakukan Subdit IV Tipiter tersebut merupakan operasi lanjutan, setelah sebelumnya petugas mengamankan 3 unit eksavator dan 1 unit dozer di kawasan tambang milik PT Arutimin Indonesia di km 33, Desa Mantewe. Dalam operasi yang kedua ini sasaran lokasi tambang ilegal yang ditertibkan berada di km 9, Satui, Tanbu, Minggu (18/11). Dari lokasi tersebut disita 4 unit alat berat, diantaranya 3 unit eksavator merek Komatsu dan 1 unit dozer merek Komatsu.

Selain menyita 4 alat berat, jajaran Ditkrimsus juga mengamankan 4 operator alat berat tersebut. Kasubdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Rizal Irawan membenarkan pihaknya saat ini sedang menggelar operasi illegal mining di wilayah Kabupaten Tanbu.

Ada sekitar 5 titik atau lokasi Peti yang menjadi sasaran dalam operasi ini, Dari kelima lokasi tambang batubara ilegal tersebut, Subdit IV Tipiter Ditreskrimsus yang dipimpin Kanit II Kompol Endang berhasil menyita 8 unit alat berat dan mengamankan 5 orang operator yang statusnya masih sebagai saksi. "Sasaran lokasi Peti tersebut berada di dalam kawasan PKP2B PT Arutimn," Ujar Rizal.
http://shopate.com/store/soobest/

Diakuinya, dari hasil lidik dan laporan masyarakat memang sekarang ini marak terjadi aktivitas Peti di kawasan Kabupaten Tanbu. "Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dengan untuk mengetahui siapa pemilik alat berat tersebut dan siapa yang menyuruh operator tersebut melakukan aktivitas Peti di kawasan tambang milik Arutmin," tegasnya.

Ri\al mengungkapkan, sampai sekarang petugas yang melakukan operasi masih berada di kawasan Tanbu. "Untuk alat berat yang disita kita manakan smentara di Polsek terdekat. Begitu juga dengan para saksi masih dilakukan pemeriksaan di Polsek terdekat," imbuhnya. (bhi/at/tof)

Sumber : Radar Banjarmasin, 20 November 2012 hal 8

Label:

0 komentar:

Posting Komentar