Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

Reka Ulang Pembunuhan Amuk Warga Desa Bago Tanggul HSS

Posted by Ikhsan Ntd at 26 Mei 2012

POLDA KASEL, BANJARMASIN – Masih ingat dengan kasus amuk warga di Desa BagoTanggul, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, yang menewaskan
Yusri alias Amak.

    Kemarin (24/5) pagi pembunuhan sadis yang dilakukan para pelaku direka ulang oleh Ditreskrimum Polda di halaman Mapolda Kalsel.


    Pelaksanaan reka ulang yang disaksikan oleh jaksa dan LBH Unlam tersebut hanya diperagakan oleh delapan pelaku, yakni  Apau alias Amang Apau, Gajali alias Jali, Ibransah alias Abuk, Jainur alias Safar, Yusran alias Iyus, Basit, Halidi alias Guru Halidi, Muhlis alias Ulis.
    Sementara 6 orang lainnya yang masih buron digantikan oleh penyidik. Dalam reka ulang diperlihatkan bagaimana para pelaku telah merencanakan pembunuhan terhadap Amak.
    Seperti terlihat pada salah satu adegan, saat korban Yusri alias Amak tengah duduk santai di warung, datang tiga orang pelaku Basit, Ibransah dan Rusli. Masing-masing menenteng sebilah parang sambil mendekati korban.

    Basit yang berada paling depan langsung melayangkan parang tersebut ke tubuh korban, tapi ternyata tak mempan. Amak spontan langsung meloncat dan lari menyelamatkan diri.

    Korban yang saat itu bersembunyi di bawah kolong salah satu rumah warga, langung diserang dengan tombak oleh beberapa warga. Serangan yang datang bertubi-tubi membuat korban tak dapat menahan.

    Hingga salah satu pelaku berhasil menyarangkan mata tombaknya ke kaki kiri dan memotong kaki korban.Setelah korban terkapar, para pelaku menggotong keluar dan merebahkannya di tanah.

     Pada adegan ini diperlihatkan salah satu pelaku yang s masih buron memotong kemaluan korban dengan sampai putus. Menariknya, dari keseluruhan adegan yang diperagakan, usai menghabisi Amak seluruh pelaku berkumpul di rumah Rusli untuk mengadakan selamatan atas keberhasilan itu.
   
Kasubdit III  Krimum AKBP Frans Tanau mengatakan, reka ulang sebanyak 14 adegan sudah sesuai dengan keterangan yang diberikan oleh pelaku.  “Isi dari setiap adegan itu ada beberapa adegan lagi. Jadi jumlah adegan yang dilakukan sebanyak 43 adegan,” ucap Frans.

    Ditambahkannya, dalam reka ulang dilihat mana diantara para pelaku yang lebih berperan dalam pembunuhan itu. “Empat orang yang lebih dominan, yaitu Abuk, Jali , Amang Apau dan Halidi,” tandasnya. Dengan begitu, lanjutnya, penyidik dapat menentukan pasal yang akan dikenakan bagi masing-masing pelaku. “Setiap pelaku dijerat pasal yang beda,” pungkasnya. (gmp)

Label:

0 komentar:

Posting Komentar