Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

PERTAMINA JANGAN TAMBAH BEBAN RAKYAT

Posted by Ikhsan Ntd at 11 Maret 2012

Selama beberapa bulan terakhir, anteran panjang di setiap SPBU sudah menjadi pemandangan rutin dan tak pernah bisa dipecahkan oleh PT Pertamina. Ditambah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi di awal April 2012 yang bakal menimbulkan dampak yang luar biasa besar, menambah satu lagi beban yang akan dihadapi sleruh elemen masyarakat.

Melalui wartawan, (8/3) kemarin, Kapolda Kalsel Brigjen Pol Syafruddin mengingatkan kepada pertamina agar jangan lagi menambah beban ketiga, di tengah ancaman kenaikan harga sembako yang makin hari makin menghantui masyarakat.

beban ketiga yang dimaksudkannya, adalah keterlambatan pasokan BBM dari Pertamina ke setiap SPBU yang tersebar di Kalsel.

Dia mengakui merupakan beban berat bagi kepolisian dalam melakukan pengamanan setiap melihat panjangnya anteran di SPBU. belum lagi beban baru dari ekses kenaikan harga BBM, yang tentunya menimbulkan gejolak, sperti maraknya demonstrasi masyarakat yang menolaknya.

"otomatis, kerja kita menjadi ekstra berat. makanya, saya ingatkan Pertamina, jangan sampai lagi menambah beban ketiga, yaitu penyaluran BBM yang selalu terlambat, dipastikan akan lebih merepotkan kami lagi," kecam Kapoloda dengan mimik serius.


Satu masalah 'klasik' yang tak pernah bisa dipecahkan pemerintah pusat, lanjutnya, yakni kuota BBM untuk Kalsel tidak diupayakan untuk ditambah.

"Dari laporan yang saya terima, kuota Kalsel dari pemerintah pusat masih memakai kuota 2011, dan penambahan kuota untuk 2012 belum ada titik terangnya. Belum lagi massalah ini ada solusinya, masyarkat harus dihadapkan lagi dengan rencana kenaikan BBM. Semuanya ini memang wewenang pemerintah pusat dalam menentukan kuota dan harga, namun masyarakat pasti tidak akan tinggal diam karena persoalan BBM adalah persoalan bangsa,: bebernya

Untuk itu, lanjut Kapolda, pada 13 maret 2012, pihakna akan menggelar rapat kordinasi dengan menghadirkan PT Pertamina dan mengundang seluruh elemen masyarkat, LSM, dan pimpinan media di Kalsel. "dalam rakor itu, silahkan semua pihak engeluarkan uneg-unegnya, sampaikan semua keluhan masyarakat, dan semoga nantinya bisa dipecahkan bersama-sama khususnya oleh pihak Pertamina," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda meminta masyarakat melapor jika menemukan ada orang yang mencoba mencari keuntungan dengan menimbun BBM.


Di Kalsel,sejak Januari 2012, Polda tewlah mengungkap 13 kasus peyalahgunaan bahan bakar bersubsidi dengan volume mencapai 20.712 liter solar dan 1.000 liter minyak tanah. Dari jumlah tersebut diamankan 12 pelaku



Sumber : Barito Post

Label:

0 komentar:

Posting Komentar