Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

PRESS RELEASE SINDIKAT PEMBOBOL BRANKAS ANTAR PROPINSI

Posted by Ikhsan Ntd at 05 Februari 2012

Setelah melakukan perburuan selama satu bulan lebih, akhirnya anggota Ditreskrimum Polda Kalsel,reskrim polresta banjarmasin diback up Mabes Polri dan Polda Metro Jaya berhasil mengungkap sekaligus menangkap para pelaku atau jaringan sindikat perampokan dan pembobol brankas yang sering beraksi di Kalimantan Selatan.Empat dari lima pelaku yang berasal dari Ambon, Maluku, terpaksa ditembak kakinya karena berusaha menyerang petugas ketika diciduk. Keempat pelaku yang ditembak adalah Salim Lestaluhu alias Salim, Irfan alias Rano, M Soleh alias Nyoleh, dan Iskandar alias Acok. Sedangkan M Fauzi alias Awal, masih bisa bernapas lega, karena nasibnya tak sama dengan keempat rekannya yang harus berjalan pincang akibat luka tembak di kaki.

Kronologis penangkapan pada hari senin tanggal 30 januari 2012 mendapatkan informasi bahwa 2 orang tersangka berada di Banjarmasin. Stelah dilakukan Penyeldikan bahwa keberadaan 2 tersangka tersebut berada di sebuah Hotel yang bernama Hotle Kharisma di Kamar 215. Setelah dilakukan pengintaian di dapat 1 orang tersangka berda di teras lantai 2 hotle Kharisma yang bernama SALIM LESTALUHU als SALIM, kemudian dilakukan penggeledahan 215 dan ditangkap 1 orang tersangka lagi yang bernama M. FAUZI als AWAL als TOKEK. Setelah itu dilakukan interogasi terhadap 2 tersangka tersebut dan didapat informasi bahwa 2 orang temannya lagi juga berada di Banjarmasin yang belum diketahui keberadaannya.

Pada hari Selasa tanggal 31 Januari 2012 sekitar pukul 03.00 wita diketahui bahwa tersangka bukan 2 orang tetapi 3 orang, kemudian dilakukan pengejaran sampai daerah Palangkaraya. Sesampainya di jalan Samudin aman tersangka yang bernama M. FAUZI als AWAL als TOKEK menunjukkan kawannya yang bernama M. SOLEH Als NYOLEH sedang berda di depan sebuah Hotel. Selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap tersangka tersebut. Selanjutnya melakukan penggeledahan di Hotel tersebut dan didapatkan 2 Orang tersangka lagi di dalam kamar 106 yang bernama IRFAN als RANO als IRWAKAN dan SUWARDI ISKANDAR als ACOK. Setelah melakukan pengakapan Tim kembali ke Banjarmasin.

Dari keterangan para pelaku, semua mengakui telah melakukan empat kasus yang diakui diantaranya\
1. 27 Desember 2011 Kantor INHUTANI Banjarbaru
2. 26 Desember 2011 Kantor Dinas Sosial (Panti Asuhan Budi Luhur) Banjarbaru
3. 28 Januari 2012 batulicin ( 2 Buah laptop dan 1 HP)
4. 29 Januari 2012 Kantor Kopertis banjarmasin

Bukti yang disita 2 buah laptop dan 1 buah teropong, 1 hp, 1 buah linggis (BB lain sdg dikembangkan krn dibuang tsk)

Dari pengakuan Rano, usai beraksi ia dan rekan-rekannya langsung meninggalkan daerah yang menjadi sasarannya. “Pembobolan brankas ini tidak direncanakan. Setiap kami mampir di suatu daerah kami melakukan pengintaian terhadap tempat atau lokasi yang menjadi sasaran pembobolan brankas,” ujarnya sambil memegang kakinya yang terluka.Dibeberkannya, selama beraksi di lima tempat ia dan temannya tak pernah mendapatkan uang di dalam brankas. “Pembobolan brankas yang terakhir kami lakukan di Kantor Kopertis,” katanya yang mengaku usai beraksi ia berencana ke Kalteng dan setelah itu kembali ke kampung halaman di Ambon.Rano menuturkan, ia bertugas mengawasi situasi di sekitar lokasi di mana teman-temannya beraksi.

Pasal yang dikenakan :
Pasal 351 AYAT 3, 170, 365 ayat (3) KUHP.

Label:

0 komentar:

Posting Komentar