Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

PENEMBAKAN MESIN KAPAL MENGENAI NELAYAN D PERAIRAN TANJUNG MANGKOK OLEH BRIMOB

Posted by Ikhsan Ntd at 16 Januari 2012

POLDA KALSEL, Dua Oknum Brimob Kelapa Dua Jakarta, Brigadir DRP dan Briptu JM, yang diduga menjadi pelaku penembakan terhadap kapal nelayan, di perairan Tanjung Mangkok, Kecamatan Pula Sebuku, hingga mengakibatkan satu warga tewas, sudah mejalani pemeriksaan di Mapolda Kalsel, Jumat (13/1).
Menurut Pjs Kabid Humas Polda Kalsel, AKBP Aby Nursetyanto, keduanya akan menjalani pemeriksaan ketat dan berlapis dan secra koneksitas. Berlapis, antara pihak Propam Polda Kalsel dan Krimum bekerja sama dengan Mabes Polri.
"Akan di cek administrasi perjalanan mereka, seperti surat perintah dan surat perjalanan dan sebagainya. Polda Kalsel yang akan proses bersama mabes polri dan propam, karena kejadian di Kalsel. Jadi hingga kasus ini terungkap oknum brimob itu akan ditahan di Polda Kalsel,"
Dari keterangan sementara, melalui Kabid humas dalam pengakuan Oknum Brimob itu sebenarnya tidak ingin menembak badan nelayan. Dia ingin menembak mesin kapal nelayan tetapi peluru malah nyasar dan mengenai nelayan. dan akan menyelidiki apakah sudah ada tembakan peringatan atau belum.
Diakui Aby, saat menjalani tugas kedua oknum brimob itu menggunakan seragam dan membawa senjata organik laras panjang jenis SS1. Mereka mengawal tongkang Tanjungh Priok 9 berisi petikemas.
Jika terbukti melanggar, Brigadir DRP dan Briptu JM bisa dipecat dan dihukum pidana. Kini tim sedang menuju kembali ke kapal untuk olah TKP. Untuk mengungkap kasusu tersebut, kata aby, Propam Polda Kalsel dan Mabes Polri juga akan memeriksa saksi dan korban.
versi dari kedua oknum brimob saat diperiksa, oknum masyarakat atau nelayan ini naik ke tugboat karena akan dan ingin mencuri kompresor tugboat, diperintah turun lalu hingga terjadinya penembakan. dengan adanya perbedaan versi cerita dari nelayan dan brimob tentu akan disidik, siapa yang terbukti, akan diperoses secara adil. Nanti ada laporan dari pihak kapal. Akan di ungkap pengakuan dari kedua oknum itu dan menunggu hasil cek mayat.

Label:

0 komentar:

Posting Komentar