Hotline: 0511-66235/68572, email: bidhumaskalsel@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

TIM HUMAS POLDA KALSEL

Video

Kapolda Kalsel

PENSAT BULAN JULI MINGGU KE 2

Posted by Ikhsan Ntd at 02 Juli 2011






PENERANGAN KESATUAN

DITERBITKAN OLEH BIDHUMAS POLDA KALSEL


 

 
AMANAT
KEPALA KEPOLISIAN DAERAH KALSEL
PADA UPACARA KORPS RAPORT KENAIKAN PANGKAT
HARI KAMIS TANGGAL 30 JUNI 2011

 
NOMOR : /VII/2011/PENSAT

 

 
    KENAIKAN PANGKAT YANG DITANDAI DENGAN PELAKSANAAN KORPS RAPORT INI MERUPAKAN SALAH SATU PROGRAM PEMBINAAN KARIER BAGI PERSONEL POLRI YANG DIDASARKAN PADA MERIT SYSTEM AND ACHIEVEMENT YANG DILAKSANAKAN SECARA OBYEKTIF, ADIL DAN KONSISTEN SESUAI DENGAN KETENTUAN YANG BERLAKU DENGAN MEMPERHATIKAN PADA PENILAIAN ASPEK MORAL/ MENTAL KEPRIBADIAN, KEMAMPUAN, PRESTASI KINERJA, PENDIDIKAN SERTA ASPEK SENIORITAS DENGAN TANPA MENGORBANKAN
KUALITAS. DALAM PELAKSANAAN SISTEM PENILAIAN PERSONEL BERDASARKAN KOMPETENSI TERHADAP TUGAS POKOK POLRI DAN UKURAN PRESTASI YANG DINILAI MELALUI DEWAN KEBIJAKAN KARIER SEHINGGA ANGGOTA POLRI YANG BERPRESTASI AKAN DIBERIKAN REWARD ATAU PENGHARGAAN, SEDANGKAN TERHADAP ANGGOTA POLRI YANG MELAKUKAN PELANGGARAN DISIPILIN, PELANGGARAN KODE ETIK MAUPUN PIDANA UMUM AKAN DIBERIKAN PUNISHMENT ATAU HUKUMAN SESUIA DENGAN TINGKAT KESALAHAN YANG DILAKUKAN.

 
    NAMUN DEMIKIAN REWARD BERUPA KENAIKAN PANGKAT SETINGKAT LEBIH TINGGI YANG TELAH DIANUGERAHKAN PIMPINAN POLRI TERSEBUT HARUSLAH DITINDAK LANJUTI DENGAN KUALITAS KEMAMPUAN PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KEDEPAN YANG LEBIH BAIK BAIK, SESUAI DENGAN PEPANGKATANNYA ARTINYA PANGKAT YANG ADA DIPUNDAK ITU ADALAH SEBAGAI CERMIN KUALITAS KEMAMPUAN SESEORANG.

 
    PADA KESEMPATAN KORPS RAPORT KALI INI ADA 482 PERSONEL POLDA KALSEL YANG BERHASIL MENDAPATKAN KENAIKAN PANGKAT DENGAN RINCIAN SEBAGAI BERIKUT :

 
    BRIPDA KE BRIPTU    : 128 ORANG
    BRIPTU KE BRIGADIR : 185 ORANG
    BRIGADIR KE BRIPKA : 88 ORANG
    BRIPKA KE AIPDA : 42 ORANG
    AIPDA KE AIPTU : 16 ORANG
    AIPTU KE IPDA HAR : 1 ORANG
    IPDA KE IPTU : 1 ORANG
    AKP KE KOMPOL : 7 ORANG
    KOMPOL KE AKBP : 11 ORANG
    AKBP KE KOMBES POL : 3 ORANG
    PERLU DIKETAHUI BAHWA KENAIKAN PANGKAT INI BUKANLAH SEMATA-MATA SUATU HAK SAJA, AKAN TETAPI JUGA SEBAGAI PENGHARGAAN DARI INSTITUSI POLRI KEPADA PERSONEL YANG BERPRESTASI. OLEH KARENA ITU SAYA MINTA KEPADA SELURUH PERSONEL TEMPATKANLAH DIRI DAN HARGAILAH DIRI ANDA SESUAI DENGAN JENJANG KEPANGKATAN YANG ADA DIPUNDAK ANDA. KARENA PADA HAKIKATNYA PAGKAT YANG MENEMPEL DIPUNDAK BUKAN HANYA HIASAN BELAK, AKAN TETAPI SEBAGAI CERMIN KUALITAS PRIBADI DAN KUALITAS KEMAMPUAN.

 
    UPACARA KORPS RAPORT KENAIKAN PANGKAT YANG KITA LAKSANAKAN PADA HARI INI DIWARNAI DENGAN SUASANA DAN SEMANGAT PERINGATAN HARI BHAYANGKARA KE- 65. DIUSIA YANG KE-65 INI POLRI MASIH MENGHADAPI BERBAGAI TANTANGAN INTERNAL MAUPUN EKSTERNAL.

 
    MENYIKAPI TANTANGAN TUGAS TERSEBUT TENTUNNYA INSTITUSI POLRI HARUS MELAKUKAN BERBAGAI UPAYA PEMBENAHAN-PEMBENAHAN YANG BERKESINAMBUNGAN MELALUI REDEFINISI, REPOSISI DAN RESTRUKTURISASI KELEMBAGAAN DALAM RANGKA MEWUJUDKAN POLRI SEBAGAI LEMBAGA KEPOLISIAN YANG BERORIENTASI SIPIL (CIVIL POLICE) YANG TANGGUH DAN UNGGUL DALAM MELAKSANAKAN TUGAS POKOKNYA SEBAGAI PELINDUNG, PENGAYOM DAN PELAYAN MASYARAKAT SEKALIGUS SEBAGAI APARAT NEGARA PENEGAK HUKUM SEBAGAIMANA TELAH DIAMANATKAN DALAM UU NO.2 TAHUN 2002 TENTANG KEPOLISIAN NEGARA RI.

 
    SEBELUM MENGAKHIRI AMANAT INI, SAYA ATAS NAMA PRIBADI DAN PIMPINAN POLDA KALSEL MENGUCAPKAN "SELAMAT" BAGI ANGGOTA POLRI POLDA KALSEL YANG MENDAPATKAN KENAIKAN PANGKAT SETINGKAT LEBIH TINGGI, DEMIKIAN JUGA BAGI ISTRI, ORANG TUA DAN KELUARGA SAUDARA YANG SENANTIASA MENDAMPINGI DAN MENDORONG TUGAS-TUGAS SAUDARA SEHINGGA DAPAT MERAIH PRESTASI YANG DAPAT DIRASAKAN DAN DIBANGGAKAN BERSAMA.

 
    KHUSUSNYA KEPADA PARA PERWIRA MENENGAH YANG BARU SAJA MENDAPATKAN PERUBAHAN GOLONGAN KEPANGKATAN DARI PAMA MENJADI PAMEN, SAYA HARAPKAN AGAR SEGERA MENYESUAIKAN DIRI DAN HENDAKNYA MEMILIKI SIKAP DAN PRILAKU YANG DAPAT DIJADIKAN SURI TAULADAN BAGI BAWAHANNYA. SAUDARA HARUS MAMPU BERTINDAK PROAKTIF, INOVATIF, KREATIF DAN PENUH DENGAN INISIATIF SERTA SECARA DINAMIS MAMPU MENGEMBANGKAN IDE DAN GAGASAN DEMI KEMAJUAN ORGANISASI POLRI KHUSUSNYA POLDA KALSEL INI.

 
UNTUK DIKETAHUI, DIPAHAMI DAN DILAKSANAKAN
OLEH SETIAP ANGGOTA POLRI DAN PNS POLRI
……..0…….
PENSAT

 

 


 


 


PENERANGAN KESATUAN

DITERBITKAN OLEH BIDHUMAS POLDA KALSEL

 

 


 


 


 


 


 


 


 

SAMBUTAN
KEPALA KEPOLISIAN DAERAH KALSEL
PADA ACARA PELEPASAN PESERTA LOMBA BERBURU
HARI BHAYANGKARA KE-65 TAHUN 2011 TANGGAL 24 JUNI 2011

 
NOMOR : / /2011/PENSAT

 

 
    KITA KETAHUI BERSAMA, BAHWA KEGIATAN LOMBA BERBURU ADALAH MERUPAKAN KALENDER KEGIATAN TETAP DARI PERBAKIN KALIMANTAN SELATAN YANG BEKERJASAMA DENGAN PANITIA HARI BHAYANGKARA KE-65 TAHUN 2011 POLDA KALSEL, SEKALIGUS SEBAGAI WUJUD BHAKTI SOSIAL KEPADA MASYARAKAT PELADANG DAN PETANI YANG SANGAT MEMERLUKAN BANTUAN UNTUK MEMBERANTAS HAMA BABI HUTAN YANG SERING MENGGANGGU TANAMAN DAN LADANG MEREKA.

 
    TAHUN INI, LOKASI BERBURU KEMBALI DIARAHKAN DI KABUPATEN TANAH LAUT, TANAH BUMBU DAN KOTA BARU DIMANA KETIGA DAERAH INI CUKUP BANYAK HAMA BABI
HUTAN YANG SERING MENGGANGGU DAN MERUGIKAN PETANI, SEHIGGA MEREKA SERING MENGALAMI GAGAL PANEN HASIL BUMI YANG DIHARAPKAN UNTUK MENYAMBUNG HIDUP.

 
    OLEH KARENA ITU, MELALUI KEGIATAN BERBURU INI, SETIDAKNYA KITA DAPAT MEMBANTU MEREKA DENGAN MENGURANGI POPULASINYA.

 
    SELAIN MERUPAKAN RANGKAIAN KEGIATAN HARI BHAYANGKARA KE-65 TAHUN 2011 DAN PENYALURAN HOBI OLAHRAGA, LOMBA BERBURU JUGA SEBAGAI SARANA PENGAWASAN SERTA PENGENDALIAN PENGGUNAAN SENJATA API BAGI PEMILIK MAUPUN PEMEGANG SENJATA BAGI ANGGOTA PERBAKIN.

 
    MANFAATKAN SEBAGAI WADAH MEMBIASAKAN DIRI UNTUK SELALU MEMPERHATIKAN PROSEDUR YANG BENAR, MEMPERHATIKAN KEAMANAN, DAN PENGAMANAN PENGGUNAAN, MAUPUN PENYIMPANANNYA SERTA KELENGKAPAN ADMINISTRASI MAUPUN CARA MENEMBAK ITU SENDIRI KARENA SENJATA ADALAH BENDA YANG SANGAT BERBAHAYA BAIK BAGI LINGKUNGAN MAUPUN DIRI SENDIRI, OLEH KARENANYA PENGENDALIAN DIRI ADALAH MENJADI PRIORITAS UTAMA, KARENA BANYAK CONTOH KASUS PENYALAHGUNAAN SENJATA DIMANA-MANA, YANG BERAKIBAT PADA LUKA ATAU KEMATIAN SESEORANG BAHKAN PEMEGANG SENJATA ITU SENDIRI.PADA KESEMPATAN INI, SAYA INGATKAN KEPADA PANITIA DAN FUNGSI TERKAIT, AGAR MEMBANTU MEMPERSIAPKAN SEGALA SESUATU YANG BERKAITAN DENGAN KELENGKAPAN BERBURU, TERUTAMA DOKUMEN PERIJINAN YANG LENGKAP DAN SAH, BAIK PERMOHONAN BANTUAN DARI PEMERINTAH KABUPATEN MAUPUN IJIN ANGKUT SENJATA API YANG DIGUNAKAN, SEHINGGA KEGIATAN BERBURU TERLAKSANA SESUAI PROSEDUR.

 
    SETIBANYA SAUDARA DI LOKASI BERBURU, SESEGERA MUNGKIN MELAPORKAN DIRI KEPADA POLRES, POLSEK SETEMPAT DAN PANITIA PELAKSANA DI POSKO, BAIK SEBELUM, SELAMA MAUPUN SETELAH MELAKSANAKAN KEGIATAN, KARENA MELAPORKAN DIRI BAGI PEMILIK DAN PEMEGANG SENJATA API ADALAH SUATU KEWAJIBAN SEKALIGUS SARANA PENGAWASAN TERHADAP DISIPLIN, KETERTIBAN DAN KEAMANAN DALAM PELAKSANAAN LOMBA.

 
    OLEH KARENA ITU, GUNA MENGANTISIPASI HAL-HAL YANG TIDAK DIINGINKAN ATAU DILUAR PROSEDUR, SAYA PERINTAHKAN KEPADA PANITIA PELAKSANA, UNTUK MEMBAWA SENJATA API SETANGAN, GUNAKAN ALAT ANGKUT YANG AMAN DAN LAYAK PAKAI, SELANJUTNYA DISERAHKAN KEPADA PESERTA SETELAH SAMPAI DI POSKO UTAMA DI KABUPATEN TANAH BUMBU.

 
    KEMUDIAN SERAH TERIMA KE DAN DARI PESERTA LOMBA, DILAKSANAKAN LANGSUNG OLEH PANITIA SEBELUM DAN SETELAH PELAKSANAAN LOMBA BERBURU DI POSKO PENGENDALI DENGAN PERTANGGUNGJAWABAN YAG AUTHENTIK. DAN SETELAH SELESAI KEGIATAN, LANGSUNG DISIMPAN KEMBALI DI GUDANG SENJATA DIREKTORAT INTELKAM POLDA KALSEL.

 
    HAL TERSEBUT PERLU SAYA TEGASKAN, DIMAKSUDKAN UNTUK PENGAWASAN DAN PENGANDALIAN AGAR TERHINDAR DARI HAL-HAL YANG TIDAK DIINGINKAN. MARILAH KITA CIPTAKAN DAN WUJUDKAN DAERAH KALIMANTAN SELATAN KEPADA SITUASI YANG BENAR-BENAR KONDUSIF, JANGAN SAMPAI TERCELA HANYA KARENA LALAI ATAU AROGAN KITA SAAT MEMEGANG SENJATA.

 
    SAAT SAUDARA-SAUDARA, MEMASUKI LOKASI PERBURUAN, SEGERALAH BERADAPTASI DENGAN LINGKUNGAN, PERHATIKAN ETIKA BERBURU DENGAN MENJAGA KELESTARIAN LINGKUNGAN DAN ADAT ISTIADAT MASYARAKAT SETEMPAT, HORMATI NILAI-NILAI KEMANUSIAN,AGAMA, BERIKAN DAN TINGGALKAN KESAN YAG POSITIF BAGI CITRA PEMBURU KHUSUSNYA DAN PERBAKIN PADA UMUMNYA, KEPADA MASYARAKAT SETEMPAT, BAHWA TUJUAN UTAMA KEBERADAAN SAUDARA DI LOKASI TERSEBUT ADALAH BHAKTI SOSIAL MEMENUHI PERMINTAAN MEREKA UNTUK MERINGANKAN BEBAN DARI GANGGUAN HAMA BABI HUTAN YANG MERASAHKAN.

 
    SEBAGAI SESAMA UMAT DAN WARGA NEGARA INDONESIA YANG SADAR DENGAN KEPEDULIAN, MAKA HILANGKAN SIFAT EGO YANG HANYA SEKEDAR MENGEJAR TARGET LOMBA ATAU SEKEDAR MENYALURKAN HOBI TANPA MEMPERHATIKAN ETIKA BERBURU YANG SUDAH SAUDARA KETAHUI SEMUA.

 
    PERHATIKAN PROSEDUR PENEMBAKAN AGAR TERCAPAI SASARAN YANG TEPAT DAN AMAN, HINDARI SALAH TEMBAK, KARENA HAL TERSEBUT JUSTRU AKAN MERUSAK CITRA PERBAKIN ITU SENDIRI, KHUSUSNYA PARA PEMBURU.

 
BEBERAPA PENEKANAN YANG HARUS DIPEDOMANI YAITU :

 
  1. JANGAN MENEMBAK, KALAU HANYA KARENA MELIHAT SESUATU YANG BERGERAK.
  2. JANGAN MENEMBAK, KALAU HANYA MELIHAT WARNA.
  3. JANGAN MENEMBAK, KALAU HANYA KARENA MELIHAT BENTUK ATAU BAYANGAN.
  4. JANGAN MENEMBAK, KALAU HANYA KARENA MENDENGAR SUARA.
  5. KEGAGLAN MENENTUKAN IDENTITAS SASARAN YANG SEPASTI-PASTINYA, ADALAH MERUPAKAN SALAH SATU PENYEBAB UTAMA KEMATIAN DAN CEDERA DALAM PENGGUNAAN SENJATA API.

 
    PADA KESEMPATAN INI PULA, SAYA SAMPAIKAN TERIMA KASIH DAN PENGHARGAAN KEPADA PANITIA HARI BHAYANGKARA KE-65 TAHUN 2011 YANG BEKERJASAMA DENGAN PERBAKIN KALSEL UNTUK MENYELENGGARAKAN KEGIATAN INI.

 
    SAYA BERHARAP KEGIATAN INI BENAR-BENAR MEMBERIKAN MANFAAT DAN KETENANGAN BAGI MASYARAKAT DALAM MELAKSANAKAN DHARMA BHAKTINYA DALAM KEHIDUPAN INI.

 
SEBELUM MENGAKHIRI AMANAT SAYA, KEPADA PARA PESERTA LOMBA, SAYA UCAPKAN SELAMAT BERLOMBA, JUNJUNG TINGGI SPORTIFITAS, UTAMAKAN DISIPLIN, KESELAMATAN, KETERTIBAN, KEAMANAN DAN PENGAMANAN, RAIH PRESTASI SEBAGAI PETEMBAK BERBURU YANG HANDAL DAN PEROLEH HASIL BURUAN SEBANYAK-BANYAKNYA AGAR MASYARAKAT TERBANTU DENGAN PEMBASMIAN HAMA BABI.

 
    KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN DALAM LOMBA ADALAH HAL YANG WAJAR, YANG TERPENTING DALAM LOMBA ADALAH MEMUPUK RASA KEBERSAMAAN, KEPEDULIAN DAN RAMAH TERHADAP LINGKUNGAN.

 
    TETAP PEDOMANI PERATURAN DAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU KHUSUSNYA UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1990 TENTANG KONSERVASI SUMBER DAYA MANUSIA HAYATI DAN EKOSISTEMNYA.

 
    PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 13 TAHUN 1994 TENTANG PERBURUAN SATWA BURU DAN PERATURAN KAPOLRI NO.POL.: PERKAP / 13/ X/ 2006 TANGGAL 3 OKTOBER 2006 TENTANG PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN SENJATA API NON ORGANIK TNI/POLRI UNTUK KEPENTINGAN OLAHRAGA.   
   

 
PERLU UNTUK DIKETAHUI, DIPAHAMI DAN DILAKSANAKAN
OLEH SETIAP BHAYANGKARI
----- 0 ----
PENSAT

Label:

0 komentar:

Posting Komentar